<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Samuel Wattimena Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/samuel-wattimena/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Mar 2025 06:22:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Samuel Wattimena Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tekad Samuel Wattimena Jadikan Sarung &#8216;Go International&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/24/tekad-samuel-wattimena-jadikan-sarung-go-international</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 06:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Perwakilan Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VII]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[reses]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[sarung]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=466947</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam rangka kegiatan reses, anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, menggelar kegiatan seni budaya berupa peragaan busana Nasional dengan materi sarung atau kain sarung. Menurut Bang Sammy, sapaan akrabnya, dia ingin mengangkat sarung menjadi identitas bangsa dan ikon fesyen Nasional. Dan hal itu bisa dimulai dari Kota Semarang. Hal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/24/tekad-samuel-wattimena-jadikan-sarung-go-international">Tekad Samuel Wattimena Jadikan Sarung &#8216;Go International&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dalam rangka kegiatan reses, anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, menggelar kegiatan seni budaya berupa peragaan busana Nasional dengan materi sarung atau kain sarung.</p>
<p>Menurut Bang Sammy, sapaan akrabnya, dia ingin mengangkat sarung menjadi identitas bangsa dan ikon fesyen Nasional. Dan hal itu bisa dimulai dari Kota Semarang.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah 1 ini, saat berkegiatan bersama para pegiat seni tradisional, Indonesian Fashion Chamber (IFC), dan Denok-Kenang Jateng.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/24/posko-angkutan-lebaran-dimulai-kai-daop-4-siagakan-2-862-personel-wujudkan-mudik-tenang-menyenangkan">Posko Angkutan Lebaran Dimulai KAI Daop 4 Siagakan 2.862 Personel, Wujudkan Mudik Tenang Menyenangkan</a></strong></p>
<p>Pada kesempatan itu, Bang Sammy bersama para anggota IFC Kota Semarang dan Denok-Kenang yang hadir, kompak mengenakan sarung batik khas Semarangan. Dirinya juga bertekad untuk menampilkan atau menghadirkan sarung sebagai identitas bangsa, dan lebih tersosialisasi lagi.</p>
<p>&#8221;Saya bersyukur, sekarang sudah banyak orang bersedia mengenakan sarung dengan berbagai model dan gaya. Apakah kemudian dalam keseharian mereka nanti akan melakukan itu? Saya yakin iya, kalau kita terus-menerus melakukan sosialisasi seperti ini,&#8221; kata dia di sela acara yang digelar di Rumah Po Han, kawasan Kota Lama, Semarang, Minggu (23/3/2025)</p>
<p>Diakui juga, Kota Semarang telah ditetapkan sebagai kota fesyen. Dan dirinya yang telah menekuni desainer fesyen sejak 1979, terpilih sebagai legislator, salah satunya mewakili Kota Semarang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/24/kakorlantas-menhub-pantau-hari-pertama-operasi-ketupat-2025">Kakorlantas-Menhub Pantau Hari Pertama Operasi Ketupat 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Saya jadi punya kewajiban, bagaimana benar-benar membuat Kota Semarang menjadi kota fesyen. Sarung sendiri bukan hanya konsumsi untuk segelintir kalangan, tapi harus menjadi konsumsi untuk berbagai bidang. Termasuk bidang tari dan lain-lain,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Karena itu, Bang Sammy juga mengajak serta pada pembatik Semarang, untuk menghadirkan beragam kekayaan lokal khas Semarangan, melalui karya sarungnya.</p>
<p>&#8221;Sarung ini adalah jawaban untuk masa krisis. Karena kita badan membesar, badan mengecil, sarung ini bisa tetap dipakai. Pemeliharaan sarung sangat mudah. Pemakaian dan penyimpanannya juga sangat mudah,&#8221; terang dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/24/aklamasi-wahyu-nugroho-kembali-ditetapkan-sebagai-ketum-askab-pssi-wonosobo">Aklamasi, Wahyu Nugroho Kembali Ditetapkan sebagai Ketum Askab PSSI Wonosobo</a></strong></p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Jessie Setiawati, pembatik tulis asal Semarang, mengaku terinspirasi menjadikan tarian-tarian khas Semarangan, sebagai motif batik sarungnya.</p>
<p>&#8221;Saya ranahnya di batik tulis, jadi kemungkinan besar akan mendesain berkaitan dengan motif-motif yang mengangkat cerita dari tari-tarian tradisional yang ada di Semarang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Disampaikan Jessie, dirinya banyak terinspirasi dari bangunan-bangunan cagar budaya Indonesia, khususnya yang ada di kawasan Kota Lama Semarang, sebagai motif dari batiknya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/24/tekad-samuel-wattimena-jadikan-sarung-go-international">Tekad Samuel Wattimena Jadikan Sarung &#8216;Go International&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebuah Tradisi Akan Jadi Kekuatan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/16/sebuah-tradisi-akan-jadi-kekuatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 04:39:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Komisi VII]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Perwakilan Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Model]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=465620</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena berharap, kebudayaan lokal bisa dijadikan sumber inspirasi untuk perkembangan model bagi anak-anak muda yang berkecimpung di dunia fesyen. Menurut dia, saat ini nyaris tidak ada yang menjadikan kebudayaan lokal Indonesia sebagai inspirasi, dalam membuat karya-karya fesyen. Padahal banyak unsur kebudayaan lokal yang bisa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/16/sebuah-tradisi-akan-jadi-kekuatan">Sebuah Tradisi Akan Jadi Kekuatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena berharap, kebudayaan lokal bisa dijadikan sumber inspirasi untuk perkembangan model bagi anak-anak muda yang berkecimpung di dunia fesyen.</p>
<p>Menurut dia, saat ini nyaris tidak ada yang menjadikan kebudayaan lokal Indonesia sebagai inspirasi, dalam membuat karya-karya fesyen. Padahal banyak unsur kebudayaan lokal yang bisa menjadi sumber inspirasi bagi perkembangan dunia fesyen dunia.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan Bang Sammy, sapaan akrabnya, yang juga desainer dan perancang busana itu, usai bertemu dengan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, di kediaman pribadi orang nomor satu di Kota Semarang itu, Jumat (14/3/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/16/agenda-wisata-jadi-faktor-pembeda-peserta-prolanis-di-puskesmas-limbangan">Agenda Wisata Jadi Faktor Pembeda Peserta Prolanis di Puskesmas Limbangan</a></strong></p>
<p>Diungkapkan juga olehnya, sesuatu yang bersumber dari unsur lokal, sebenarnya menjadi sesuatu yang baru bagi dunia luar, karena tidak dimiliki negara-negara lainnya.</p>
<p>&#8221;Karena kalau kita menggali ide lokal kita, tidak mungkin negara lain memilikinya. Itu kekuatan kita, harus kita munculkan. Karena banyak dari anak-anak SMK, di tugas akhir yang mereka tampilkan inspirasinya dari Walt Disney, Snow White, ataupun Cinderella,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Disampaikan dia, saat ini sudah tahun ke-46 dirinya berkecimpung sebagai perancang busana dan pernah menang ketika mengangkat tema Sekaten. Sehingga Bang Sammy memang sudah akrab dengan hal-hal yang berbau Jawa.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/16/rhyan-darma-saputra-kembali-pimpin-forki-surakarta-terpilih-secara-aklamasi">Rhyan Darma Saputra Kembali Pimpin Forki Surakarta, Terpilih Secara Aklamasi</a></strong></p>
<p>&#8221;Saya melihat sesuatu yang berasal dari tradisi itu adalah kekuatan. Saya sering menyebut, &#8216;local is the new global&#8217;,&#8221; kata legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah 1 ini.</p>
<p>Saat ini, imbuhnya, Kota Semarang juga sudah mendapatkan predikat sebagai kota fesyen, sehingga banyak unsur-unsur kearifan budaya lokal yang bisa diangkat.</p>
<p>Karena itu, Samuel berencana menggandeng beberapa sanggar, komunitas seni, seperti karawitan, jaranan, hingga Denok Kenang, untuk dikumpulkan guna melihat kostum-kostum yang mereka pakai saat pentas.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/16/1-530-paket-sembako-disalurkan-pimajt-bersama-majt-dan-baznas-untuk-kaum-dhuafa">1.530 Paket Sembako Disalurkan PIMAJT Bersama MAJT dan Baznas untuk Kaum Dhuafa</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Agustina Wilujeng menyatakan, Kota Semarang, memiliki kekayaan fesyen yang luar biasa. Hal ini yang membuat cukup banyak orang pergi ke Semarang, untuk mencari model-model baju bagus yang lagi tren.</p>
<p>&#8221;Ada tas yang sangat lucu, yang selalu jadi ikonik. Itu produk dari beberapa teman-teman pengrajin, dan sudah ada yang mendunia. Kami juga sedang berusaha untuk bisa mendorong dengan berbagai macam fasilitas dan anggaran,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Agustina berharap, predikat Kota Semarang sebagai kota fesyen tidak hanya sekadar di atas kertas, tetapi memang benar-benar berkembang dunia mode dan fesyennya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/16/sebuah-tradisi-akan-jadi-kekuatan">Sebuah Tradisi Akan Jadi Kekuatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semarang 10K Punya Daya Pikat Luar Biasa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/15/semarang-10k-punya-daya-pikat-luar-biasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Dec 2024 10:48:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Balaikota]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VII]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[legislator]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang 10K]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=452032</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, memberikan apresiasinya atas pelaksanaan lomba lari Semarang 10K, yang digelar Minggu (15/12/2024). Legislator itu hadir di panggung kehormatan di depan Balaikota Semarang, saat flag off lomba yang diikuti 2.500 runners, dari berbagai kota di Indonesia itu. Menurut perancang mode kenamaan itu, event yang konsisten digelar setiap [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/15/semarang-10k-punya-daya-pikat-luar-biasa">Semarang 10K Punya Daya Pikat Luar Biasa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, memberikan apresiasinya atas pelaksanaan lomba lari Semarang 10K, yang digelar Minggu (15/12/2024). Legislator itu hadir di panggung kehormatan di depan Balaikota Semarang, saat <em>flag off</em> lomba yang diikuti 2.500<em> runners,</em> dari berbagai kota di Indonesia itu.</p>
<p>Menurut perancang mode kenamaan itu, event yang konsisten digelar setiap tahun dengan penanganan profesional ini, menjadi penanda Pemkot Semarang ikut berkontribusi membangun SDM warganya, agar tetap sehat dan bugar.</p>
<p>&#8221;Ini juga sesuai konsesi global SDG&#8217;s pada prinsip ketiga, yaitu <em>Good Health and Well-being</em> (Kehidupan Sehat dan Sejahtera),&#8221; kata Samuel, yang hadir memenuhi undangan panitia penyelenggara. Peserta lomba sendiri dilepas Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mulai pukul 05.15 WIB.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/15/samuel-wattimena-gelar-curah-pikir-bareng-hipmi-dan-mahasiswa">Samuel Wattimena Gelar Curah Pikir Bareng Hipmi dan Mahasiswa</a></strong></p>
<p>Disampaikan juga, kalau kemudian Semarang 10K ini punya daya pikat dengan lanskap kota yang indah, itu hanyalah sebagai faktor pendukung. London Marathon, Tokyo Marathon juga begitu.</p>
<p>&#8221;Tapi titik tekannya adalah, upaya menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan bugar melalui olahraga lari. Apalagi di sini pesertanya lintas usia, ada anak-anak juga. Top banget,&#8221; kata mantan Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak ini.</p>
<p>Dia berharap, Semarang 10K yang ditangani dengan manajemen profesional, bisa menginspirasi kota-kota lain di Indonesia, untuk menggelar kegiatan serupa. Karena sesungguhnya, lari menjadi pilihan aktivitas yang positif dan sehat, bagi masyarakat masa kini.</p>
<p>&#8221;Lomba ini dilaksanakan di pengujung tahun, dan saya merasa kehadiran event ini sangat dinanti-nantikan. Alangkah bagus, lari bisa menjadi aktivitas keseharian, dan menjadi gaya hidup sehat kita,&#8221; ujar anggota Fraksi PDIP dari Dapil Jawa Tengah 1 (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Kota Salatiga) ini.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/15/semarang-10k-punya-daya-pikat-luar-biasa">Semarang 10K Punya Daya Pikat Luar Biasa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samuel Wattimena Pimpin Panen Padi di Desa Sriwulan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/14/samuel-wattimena-pimpin-panen-padi-di-desa-sriwulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 08:55:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sriwulan]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kendal]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Kesek Village]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Limbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VII]]></category>
		<category><![CDATA[reses]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=452025</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDAL (SUARABARU.ID)&#8211; Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, memanfaatkan masa resesnya dengan mengunjungi Wisata Kali Kesek Village, yang ada di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Sabtu (14/12/2024). Ada dua agenda yang diikuti Samuel, yaitu menghadiri acara &#8216;Wiwitan Panen Pari&#8217; atau Memulai Panen Padi, dan bertemu para pelaku UMKM di wilayah Siboli (Singorojo, Boja, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/14/samuel-wattimena-pimpin-panen-padi-di-desa-sriwulan">Samuel Wattimena Pimpin Panen Padi di Desa Sriwulan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDAL (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, memanfaatkan masa resesnya dengan mengunjungi Wisata Kali Kesek Village, yang ada di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Sabtu (14/12/2024).</p>
<p>Ada dua agenda yang diikuti Samuel, yaitu menghadiri acara &#8216;Wiwitan Panen Pari&#8217; atau Memulai Panen Padi, dan bertemu para pelaku UMKM di wilayah Siboli (Singorojo, Boja, Limbangan), untuk melakukan sharing pendapat.</p>
<p>Dipandu Kepala Desa Sriwulan, Sulistyo, usai melakukan doa bersama, perancang mode Nasional itu mendapatkan kesempatan untuk memimpin panen padi. Sambil membawa sabit, Samuel mulai memangkas padi yang sudah menguning. Acara dipungkasi makan bersama, dengan menu nasi urap lengkap dengan ingkung, tempe, telur, krupuk petis dan peyek.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/15/samuel-wattimena-gelar-curah-pikir-bareng-hipmi-dan-mahasiswa">Samuel Wattimena Gelar Curah Pikir Bareng Hipmi dan Mahasiswa</a></strong></p>
<p>Selain perangkat desa, kegiatan itu juga diikuti para sesepuh, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Manajer Unit Wisata Kali Kesek, Suparno. Dalam kesempatan itu, Samuel menyatakan merasa mendapatkan suatu pengalaman yang spesial.</p>
<p>Pasalnya, baru pertama kali legislator dari Dapil Jawa Tengah 1 (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal dan Kota Salatiga) itu, melakukan aktivitas di luar dunianya, fashion dan pemberdayaan wanita.</p>
<p>&#8221;Saya sungguh terpesona dengan alam Kali Kesek, yang indah dengan panorama alamnya. Melakukan panen padi di pedesaan jadi pengalaman pertama saya,&#8221; ujar desainer yang karya-karyanya banyak mendapatkan penghargaan internasional ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/13/solusi-samuel-wattimena-untuk-atasi-darurat-sampah-di-salatiga">Solusi Samuel Wattimena untuk Atasi Darurat Sampah di Salatiga</a></strong></p>
<p>Dia sepakat, Kali Kesek merupakan destinasi wisata yang punya potensi besar untuk dikembangkan. Yang perlu diperhatikan adalah kebersihan, keunikan dan upaya menciptakan ikon.</p>
<p>&#8221;Banyak keunikan yang saya dapatkan di sini. Seperti eduwisata membuat gula aren, kuliner kopi khas Kali Kesek, tiwul, hingga pipis aren. Sekarang pariwisata kan berbasis data, ya bikinlah story telling tentang Kali Kesek,&#8221; pinta Samuel.</p>
<p>Saat bertemu warga, pengurus Pokdarwis, dan pelaku UMKM, Samuel didampingi peneliti kebudayaan dan tradisi lokal, Purna Cipta, dari Komunitas Hysteria, dan Ketua Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang, Dimas Herdy Utomo.</p>
<p>Sementara itu, Kades Sriwulan, Sulistyo mengaku senang, dengan kehadiran Samuel Wattimena ke Kali Kesek bersama tim. Mereka telah memberikan dukungan, saran, dan masukan, agar wisata ini ke depan jauh lebih baik. Setelah dari Kali Kesek, Samuel melanjutkan kunjungannya ke Pabrik Saos Niki Harum, dan Balai Desa Jungsemi.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/14/samuel-wattimena-pimpin-panen-padi-di-desa-sriwulan">Samuel Wattimena Pimpin Panen Padi di Desa Sriwulan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samuel Wattimena Gelar Peragaan Busana di Pasar Blauran 2, Emak-emak Pedagang Ikut Berlenggak-lenggok</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/15/samuel-wattimena-gelar-peragaan-busana-di-pasar-blauran-2-emak-emak-pedagang-ikut-berlenggak-lenggok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2024 07:39:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bnag Sam]]></category>
		<category><![CDATA[Dance Ishak Palit]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tingkir]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Kota Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kutowinangun Kidul]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Blauran 2]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393580</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID)&#8211; Perancang busana kenamaan yang namanya tersohor di semua penjuru Indonesia, Samuel Wattimena, melakukan aksi yang tidak biasa. Bila biasanya dia menggelar peragaan busana di hotel atau tempat khusus, namun kini Bang Sam, sapaan akrabnya, menggelar di sebuah pasar. Ya, tepatnya di Pasar Blauran 2, Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Minggu (14/1/2024), Bang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/15/samuel-wattimena-gelar-peragaan-busana-di-pasar-blauran-2-emak-emak-pedagang-ikut-berlenggak-lenggok">Samuel Wattimena Gelar Peragaan Busana di Pasar Blauran 2, Emak-emak Pedagang Ikut Berlenggak-lenggok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Perancang busana kenamaan yang namanya tersohor di semua penjuru Indonesia, Samuel Wattimena, melakukan aksi yang tidak biasa. Bila biasanya dia menggelar peragaan busana di hotel atau tempat khusus, namun kini Bang Sam, sapaan akrabnya, menggelar di sebuah pasar.</p>
<p>Ya, tepatnya di Pasar Blauran 2, Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Minggu (14/1/2024), Bang Sam menggelar kegiatan itu bersama Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, yang juga politisi PDIP.</p>
<p>Selain berbaur dengan emak-emak pedagang pasar, Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu, juga memberikan tantangan pada emak-emak pedagang pasar, agar mereka berani tampil dalam peragaan busana itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/15/kapolda-jateng-resmikan-12-bangunan-baru-tingkatkan-profesionalisme-dan-layanan-masyarakat">Kapolda Jateng Resmikan 12 Bangunan Baru, Tingkatkan Profesionalisme dan Layanan Masyarakat</a></strong></p>
<p>Gayung pun bersambut, para bakul aneka sayuran dan hasil kebun itu, merespons dengan antusias. Selasar di los pasar berukuran 1,5&#215;30 meter pun, disulap layaknya catwalk, dan dikemas dalam acara berlabel Pasar Bergaya.</p>
<p>Setidaknya ada 16 pedagang yang tampil dalam fashion show itu, bersama puluhan kader Departemen Wanita PDIP Salatiga, model pelajar, dan komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia.</p>
<p>Suasana heboh setiap kali emak-emak pedagang itu berakting dan bergaya. Acara makin hidup, dengan iringan musik yang mengusung lagu-lagu karya Ismail Marzuki yang diaransemen ulang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/15/masyarakat-kebumen-dukung-2024-zero-knalpot-brong">Masyarakat Kebumen Dukung 2024 “Zero” Knalpot Brong</a></strong></p>
<p>Di acara ini, Bang Samuel menggandeng tiga desainer kondang, Zoe Zoe by Sudarna Suwarsa (Semarang), Tya Chandra (Salatiga), dan Yoyo Prasetyo (Jakarta). Kolaborasi empat desainer top itu, memamerkan total 25 busana yang berbahan wastra Nusantara, seperti tenun troso ataupun lurik.</p>
<p>&#8221;Saya sangat bangga dan senang, bagaimana para pedagang ini sangat percaya diri tampil di hadapan banyak orang. Mungkin mereka merasa pasar adalah rumahnya sendiri. Lain halnya kalau tampil di hotel,&#8221; kata desainer yang pernah menjadi komentator ajang pencarian bakat Dangdut Academy 3, dan Liga Dangdut Indosiar itu.</p>
<p>Ditambahkan dia, pihaknya juga sengaja mengajak desainer muda untuk terlibat dalam pergelaran di pasar ini. Karena menurutnya, fashion itu harus bergulir dan berevolusi. Dirinya tidak ingin memonopoli, tapi harus ada regenerasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/15/tempat-karaoke-orange-kota-tegal-terbakar-6-orang-meninggal">Tempat Karaoke Orange Kota Tegal Terbakar, 6 Orang Meninggal</a></strong></p>
<figure id="attachment_393596" aria-describedby="caption-attachment-393596" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-393596 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/DSC_4369.jpg" alt="" width="681" height="469" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/DSC_4369.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/DSC_4369-400x275.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/DSC_4369-150x103.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-393596" class="wp-caption-text">Salah seorang emak-emak pedagang Pasar Blauran 2, terlihat sangat percaya diri, saat berlenggak-lenggok di acara fashion show yang digelar di dalam pasar. Foto: riyan</figcaption></figure>
<p>&#8221;Dalam gagasan dan ide, masyarakat bawah boleh memperoleh kesempatan melihat secara langsung. Meski tak membeli, namun terinspirasi. Fashion itu sebetulnya penyeimbang segala kesibukan, keruwetan, dan keribetan. Bicara fashion selalu menyenangkan,&#8221; beber juara I Penampilan Kostum Terbaik di Budokan Tokyo tahun 1980 itu.</p>
<p>Diungkapkan juga oleh Bang Sam, tujuan dari Pasar Bergaya adalah, upaya menjauhkan masyarakat dari mimpi-mimpi menggunakan produk busana luar negeri. Disebutkan dia, Indonesia sudah menyediakan banyak wastra, dan kain-kain lokal yang sangat menarik.</p>
<p>&#8221;Makanya dalam show di Pasar Blauran 2 itu, kita semua menggunakan brand-brand lokal, seperti tenun troso ataupun lurik. Itu kan dekat dengan masyarakat bawah,&#8221; ujar Caleg DPR RI dari PDIP untuk Dapil Jateng 1 (Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Semarang) itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/15/bolene-mase-relawan-gibran-konsolidasi-di-empat-kecamatan-di-grobogan">Bolene Mase Relawan Gibran Konsolidasi di Empat Kecamatan di Grobogan</a></strong></p>
<p>Bang Sam pun mengaku bersyukur, acara Pasar Bergaya di Salatiga ini mendapatkan apresiasi dari banyak pihak. Bahkan dia memperoleh ide untuk desain koleksinya, usai menyaksikan cara berpakaian para emak-emak pedagang pasar.</p>
<p>&#8221;Saya senang dengan terselenggaranya acara ini, karena bisa berinteraksi dengan mereka. Selain itu, dapat ide membuat desain dari cara mereka berpakaian dan apa adanya itu,&#8221; ungkap anggota Dewan Pengawas Smesco itu.</p>
<p>Pada kesempatan itu, juga dimanfaatkan Bang Sam untuk menyerap aspirasi para pedagang. Salah satunya mereka mengeluhkan kenaikan harga-harga bahan kebutuhan pokok.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/15/samuel-wattimena-gelar-peragaan-busana-di-pasar-blauran-2-emak-emak-pedagang-ikut-berlenggak-lenggok">Samuel Wattimena Gelar Peragaan Busana di Pasar Blauran 2, Emak-emak Pedagang Ikut Berlenggak-lenggok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samuel Wattimena: Spirit Olahraga Membentuk Watak Berani dan Sportif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/07/samuel-wattimena-spirit-olahraga-membentuk-watak-berani-dan-sportif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jan 2024 11:40:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Alex Harijanto]]></category>
		<category><![CDATA[Aula Batalyon Armed 11/GG/22 Kostrad]]></category>
		<category><![CDATA[Hevearita Gunaryanti Rahayu]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum Pengprov TI Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian Kenaikan Tingkat (UKT)]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=392243</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID)- Kehadiran desainer kenamaan Tanah Air, Samuel Wattimena, dalam Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), yang digelar Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Tengah, selama dua hari, Sabtu-Minggu (6-7/1/2024), di Aula Batalyon Armed 11/GG/22 Kostrad, Kota Magelang, menarik perhatian para peserta. Perancang busana ini terlihat menyaksikan dari kursi undangan, dan turun untuk menyapa sejumlah peserta dan berpose bersama. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/07/samuel-wattimena-spirit-olahraga-membentuk-watak-berani-dan-sportif">Samuel Wattimena: Spirit Olahraga Membentuk Watak Berani dan Sportif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Kehadiran desainer kenamaan Tanah Air, Samuel Wattimena, dalam Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), yang digelar Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Tengah, selama dua hari, Sabtu-Minggu (6-7/1/2024), di Aula Batalyon Armed 11/GG/22 Kostrad, Kota Magelang, menarik perhatian para peserta.</p>
<p>Perancang busana ini terlihat menyaksikan dari kursi undangan, dan turun untuk menyapa sejumlah peserta dan berpose bersama. Usut punya usut, Samuel ternyata teman baik dari Ketua Umum Pengprov TI Jateng, Alex Harijanto.</p>
<p>Kedatangan Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di acara olahraga Jateng itu, sebenarnya bukan untuk yang pertama kalinya. Sebelumnya, dia ikut mendampingi Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat memberikan <em>support</em> kepada atlet Kota Semarang, yang menjadi juara umum Porprov 2023.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/07/tiga-event-besar-bakal-digelar-di-grobogan-jelang-akhir-kepengurusan-forki-jawa-tengah-2019-2023">Tiga Event Besar Bakal Digelar di Grobogan Jelang Akhir Kepengurusan FORKI Jawa Tengah 2019-2023</a></strong></p>
<p>Pada kesempatan itu, dia mengaku kagum dengan mentalitas anak-anak kecil ini, yang ikut UKT. Dia menyebut, kalau mereka digembleng seperti ini, maka nggak mungkin Generasi Z akan menjadi generasi yang lemah.</p>
<p>&#8221;Olahraga telah membuat anak muda tahan banting, tak rapuh, dan tak mudah menyerah atau down. Mereka punya kesehatan mental yang prima,&#8221; kata Caleg DPR RI dari PDIP, untuk Dapil Jateng 1 (Kota Semarang, Kota Salatiga, Kendal, dan Kabupaten Semarang) ini, dalam keterangannya di sela UKT, Minggu (7/1/2024).</p>
<p>Ditambahkan dia, spirit olahraga yang membentuk watak berani dan sportif, memang sudah ada sejak dulu. Samuel tak menampik, jika dirinya bisa kuat seperti sekarang, juga karena saat muda menjadi kenshi (atlet kempo).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/07/silatkab-my-pagi-di-wonosobo-dukung-pemenangan-prabowo-gibran-satu-putaran">Silatkab MY Pagi di Wonosobo: “Dukung Pemenangan Prabowo-Gibran Satu Putaran!”</a></strong></p>
<p>Satu hal yang penting dalam kunjungan menyaksikan UKT itu, dirinya sadar bahwa sesungguhnya olahraga akan membuat Generasi Z akan terhindar dari mental illness atau mental disorder.</p>
<p>Mental illness adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, suasana hati, atau kombinasi di antaranya.</p>
<p>&#8221;Olahraga membuat kita bisa menjunjung sportivitas. Gejolak yang ada dalam diri kita, menjadi tersalurkan dengan kegiatan olahraga. Saya berpendapat, lewat olahraga kita bisa untuk melawan mental illness. Bagaimana kesehatan fisik dan mental sangat penting bagi generasi muda kita,&#8221; tandas pria yang pernah mendapatkan Pin Emas dari Kemendikbud tahun 2012 itu.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/07/samuel-wattimena-spirit-olahraga-membentuk-watak-berani-dan-sportif">Samuel Wattimena: Spirit Olahraga Membentuk Watak Berani dan Sportif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Generasi Muda Harus Berani Berpikir Global</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/13/generasi-muda-harus-berani-berpikir-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2023 05:49:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Akademi Entrepreneurship Terang Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Akademi Entrepreneurship Terang Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Erlitawati Kaharudin SE MM]]></category>
		<category><![CDATA[Jateng Dapil 1]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Trisaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=388080</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Samuel Wattimena atau yang biasa disapa Bang Sam, hadir memberikan pencerahan kepada sekitar 40 mahasiswa Akademi Entrepreneurship Terang Bangsa, Semarang, Selasa (12/12/2023). Dalam kegiatan di kampus yang ada di area Kawasan Marina itu, tema yang diangkat yakni, &#8216;Mindset Dan Mentalitas Kewirausahaan Untuk Generasi Muda&#8217;. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/13/generasi-muda-harus-berani-berpikir-global">Generasi Muda Harus Berani Berpikir Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Samuel Wattimena atau yang biasa disapa Bang Sam, hadir memberikan pencerahan kepada sekitar 40 mahasiswa Akademi Entrepreneurship Terang Bangsa, Semarang, Selasa (12/12/2023).</p>
<p>Dalam kegiatan di kampus yang ada di area Kawasan Marina itu, tema yang diangkat yakni, &#8216;Mindset Dan Mentalitas Kewirausahaan Untuk Generasi Muda&#8217;. Banyak hal yang disampaikan para mahasiswa dalam dialog yang berlangsung secara santai dan penuh interaksi itu.</p>
<p>Bang Sam yang telah menggeluti dunia industri kreatif selama 44 tahun itu menyampaikan, antusiasme para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini sangat diapresiasinya. Generasi muda, seperti dikatakannya, sudah mulai berani berpikir secara global. Bagaimana usahanya bisa bersaing secara internasional.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/13/musisi-muda-berbakat-asal-belanda-cello-biennale-amsterdam-suguhkan-konser-di-uksw">Musisi Muda Berbakat Asal Belanda Cello Biennale Amsterdam Suguhkan Konser di UKSW</a></strong></p>
<p>Menurut dia, generasi sekarang kalau memulai usaha harus berani menjadi pemain global. Tetapi akarnya harus kuat, dan berpedoman pada Pancasila sebagai dasar negara serta Trisakti.</p>
<p>&#8221;Kenapa harus ada Trisakti? Karena di dalamnya tercantum berkepribadian dalam kebudayaan. Hal itulah yang harus mendasari mereka dalam mengembangkan usahanya secara global,&#8221; kata dia di hadapan para mahasiswa.</p>
<p>Ditambahkan Bang Sam, berkepribadian dalam kebudayaan itu artinya, apapun yang dilakukan harus kuat di dasarnya. Dicontohkannya, bisnis masakan Padang khas Indonesia, sama dengan masakan Pizza atau Spaghetti asal Italia, kini sangat universal.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/13/program-sport-intelligence-mulai-membuahkan-hasil">Program Sport Intelligence Mulai Membuahkan Hasil</a></strong></p>
<p>&#8221;Seperti yang tadi disampaikan salah satu mahasiswa, yang punya bisnis masakan Padang, dengan beberapa cabangnya. Untuk tampil sebagai pemain global yang universal, jangan ditinggalkan ciri khas ke-Indonesia-annya,&#8221; pesan Caleg DPR RI dari PDIP untuk Jateng Dapil 1 (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Kota Salatiga) itu.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Akademi Entrepreneurship Terang Bangsa, Erlitawati Kaharudin SE MM menyatakan, Bang Sam merupakan salah satu yang sukses sebagai entrepreneur sejak muda, sehingga pihaknya berkeinginan untuk mengundangnya guna berbagai pengalaman.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, setelah adanya pencerahan dari Bang Samuel Wattimena, para mahasiswa bisa mengubah <em>mindset-</em>nya. Para mahasiswa tidak hanya sekadar mendapat teori dari kampus saja, melainkan harus mempraktikkannya juga dalam keseharian. Mereka Harus punya karakter yang unggul dan memahami budaya Indonesia,&#8221; terang Erlita.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/13/generasi-muda-harus-berani-berpikir-global">Generasi Muda Harus Berani Berpikir Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nusantara Jadi Mata Air Ide bagi Generasi Muda Kreatif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/11/nusantara-jadi-mata-air-ide-bagi-generasi-muda-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2023 03:36:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Pengawas LLP KUKM Smesco]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Ir Arlinda MA]]></category>
		<category><![CDATA[Jateng Dapil 1]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[Setyo Budi]]></category>
		<category><![CDATA[Stafsus Kementerian PPPA]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Dian Nuswantoro (Udinus)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=387637</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Bertempat di Auditorium Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Kamis (7/12/2023), Dewan Pengawas LLP KUKM Smesco, Samuel Wattimena, kembali berbagi ilmu tentang dunia kewirausahaan. Desainer kondang itu menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Berbagi Bersama Ilmu Komunikasi (Basa Basi) &#8216;Pathway To Prosperity&#8217;. Dalam seminar itu, hadir juga narasumber lainnya Setyo Budi (Owner Bebek dan Ayam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/11/nusantara-jadi-mata-air-ide-bagi-generasi-muda-kreatif">Nusantara Jadi Mata Air Ide bagi Generasi Muda Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Bertempat di Auditorium Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Kamis (7/12/2023), Dewan Pengawas LLP KUKM Smesco, Samuel Wattimena, kembali berbagi ilmu tentang dunia kewirausahaan. Desainer kondang itu menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Berbagi Bersama Ilmu Komunikasi (Basa Basi) &#8216;Pathway To Prosperity&#8217;.</p>
<p>Dalam seminar itu, hadir juga narasumber lainnya Setyo Budi (Owner Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi), dan Ir Arlinda MA (Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI Periode 2016-2019).</p>
<p>Pada forum itu Samuel menyampaikan, generasi muda sebaiknya tak terbelenggu oleh pikiran bagaimana mencari gagasan dalam bisnis. Pasalnya, Nusantara adalah mata air ide yang tak akan pernah habis digali.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/11/berawal-dari-pencurian-polres-wonogiri-tetapkan-sm-tersangka-kasus-pembunuhan-berantai">Berawal dari Pencurian, Polres Wonogiri Tetapkan SM Tersangka Kasus Pembunuhan Berantai</a></strong></p>
<figure id="attachment_387666" aria-describedby="caption-attachment-387666" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-387666" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-17.37.10.jpg" alt="" width="681" height="498" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-17.37.10.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-17.37.10-400x293.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-17.37.10-150x110.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-08-at-17.37.10-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-387666" class="wp-caption-text">Samuel Wattimena menjadi salah satu narasumber dalam seminar nasional di Udinus, dengan tema &#8216;Berbagi Bersama Ilmu Komunikasi (Basa Basi) Pathway To Prosperity&#8217;. Foto: dok/sw</figcaption></figure>
<p>Stafsus Kementerian PPPA yang telah menggeluti dunia industri kreatif selama 44 tahun itu menambahkan, Indonesia kaya dengan warisan dari para nenek moyang.</p>
<p>&#8221;Di Indonesia ini mata air ide, inspirasi tak pernah habis. Bahkan ngomongin soal batik tulis, saya tidak pernah menemukan yang sama. Saya yakin, dengan isi kepala dan rasa kita, gagasan itu bisa kita temukan,&#8221; kata Samuel.</p>
<p>Dia juga mengajak para mahasiswa yang ingin menjadi wirausahawan atau entrepreneur, untuk peka terhadap tren yang ada. Hal ini guna memperoleh ide dan peluang usaha, dan yang sedang diperbincangkan atau diminati banyak orang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/11/harga-mati-kontestan-pemilu-jangan-menarik-asn-dan-perangkat-desa-untuk-kepentingan-politik">Harga Mati, Kontestan Pemilu Jangan Menarik ASN dan Perangkat Desa untuk Kepentingan Politik</a></strong></p>
<p>&#8221;Kita bisa memulai usaha kapan saja, di mana saja. Yang paling utama, pelajari dengan serius dan detail soal ekosistem. Kita harus terlibat dalam sebuah mata rantai usaha,&#8221; ujar Caleg DPR RI dari PDIP Jateng Dapil 1 (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Kota Salatiga) itu.</p>
<p>Dia juga menyarankan, dalam menjalankan bisnis harus sesuai passion atau yang dicintai. Karena jika sesuatu dijalani selaras dengan passion yang dimiliki, kesulitan dan tantangan yang dihadapi, pasti akan mudah diselesaikan.</p>
<p>Samuel Wattimena merupakan sosok perancang busana senior di Indonesia, yang sering mengambil inspirasi dan material wastra tradisional Nusantara, dalam busana-busana rancangannya.</p>
<p>Perancang busana ini pernah meraih penghargaan The Best Designer se-Pasifik, pada acara Fiji Fashion Week (2013). Bang Sam, panggilan akrabnya, juga banyak perperan penting dalam sejumlah projek musik, teater, orkestra, serta terlibat dalam film Di Bawah Lindungan Ka’bah, dan Tenggelamnya Kapal Van der Wijk.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/11/nusantara-jadi-mata-air-ide-bagi-generasi-muda-kreatif">Nusantara Jadi Mata Air Ide bagi Generasi Muda Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kekayaan Alam dan Budaya Indonesia Jadi Sumber Inspirasi Tiada Habis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/22/kekayaan-alam-dan-budaya-indonesia-jadi-sumber-inspirasi-tiada-habis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 04:36:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aula Kewirausahaan FEB Undip]]></category>
		<category><![CDATA[Diponegoro University Entrepreneur Awards (DUEA)]]></category>
		<category><![CDATA[Hevearita Gunaryanti Rahayu]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP KUKM)]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=383800</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dewan Pengawas Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP KUKM) Smesco Indonesia, Samuel Wattimena mengatakan, warisan kekayaan alam dan budaya, sesungguhnya menjadi sumber inspirasi yang tiada habis. Menurut dia, generasi muda tinggal mencari tahu, mengambil manfaat, dan mengkapitalisasi, agar menjadi pemain global. Indonesia sudah memiliki identitas lokal untuk menjadi bagian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/22/kekayaan-alam-dan-budaya-indonesia-jadi-sumber-inspirasi-tiada-habis">Kekayaan Alam dan Budaya Indonesia Jadi Sumber Inspirasi Tiada Habis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dewan Pengawas Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP KUKM) Smesco Indonesia, Samuel Wattimena mengatakan, warisan kekayaan alam dan budaya, sesungguhnya menjadi sumber inspirasi yang tiada habis.</p>
<p>Menurut dia, generasi muda tinggal mencari tahu, mengambil manfaat, dan mengkapitalisasi, agar menjadi pemain global. Indonesia sudah memiliki identitas lokal untuk menjadi bagian dari dunia global.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan Bang Sam, sapaan akrabnya, saat menjadi narasumber dalam Seminar dan Awarding Nasional Wirausaha bertajuk &#8216;Bisnis Beyond Borders: Menggali dan Mengoptimalkan Peluang Bisnis di era Digital untuk Mendorong Kemajuan Ekonomi Indonesia&#8217;, yang digelar di Aula Kewirausahaan FEB Undip, Selasa (21/11/2023).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/11/22/pers-harus-jaga-ruang-digital-dan-netralitas-dalam-pemilu-2024">Pers Harus Jaga Ruang Digital dan Netralitas dalam Pemilu 2024</a></strong></p>
<p>Pelaksanaan event Diponegoro University Entrepreneur Awards (DUEA), yang digagas Bidang Ekonomi Kreatif BEM Undip itu, juga menghadirkan Setyo Budi (Owner Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi), dan Ir Arlinda MA (Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI Periode 2016-2019). Bertindak sebagai keynote speaker, Kepala Bappeda Kota Semarang, Budi Prakosa, yang mewakili wali kota.</p>
<p>&#8221;Tanah air Indonesia memberikan warisan begitu besar bagi kita semua. Manfaatkan itu, dalami, pelajari, kembangkan, kapitalisasi. Tingkatkan kemampuan diri, untuk menjadi pemain global,&#8221; ujar perancang busana kenamaan Nusantara itu.</p>
<p>Disebutkan dia, Indonesia kaya dengan keanekaragaman budaya. Apapun yang diusahakan, sepanjang berpegang teguh pada akar kebudayaan, maka kita akan memiliki identitas yang kuat sebagai pemain dunia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/11/22/pemkot-tegal-tanda-tangani-kesepakatan-bersama-dengan-pt-bank-mandiri">Pemkot Tegal Tanda Tangani Kesepakatan Bersama dengan PT Bank Mandiri</a></strong></p>
<p>&#8221;Tapi apakah kita bisa melihat potensi diri, apakah kita sudah menjual kemampuan kita untuk dunia? Kalau kita tak punya identitas, maka bakal tersapu oleh kapasitas pelaku dari dunia lain,&#8221; tukas Desainer Terbaik Tahun 1979 versi Majalah Femina itu.</p>
<p>Bang Sam lalu mencontohkan kisah sukses Mas Budi, dengan ayam dan bebek gorengnya. Menurut penata kostum film Naga Bonar 2 dan nomine Piala Citra untuk penata busana terbaik film Tenggelamnya Kapal Van de Wijck itu, kesukaan Setyo Budi memasak ayam dan bebek, ternyata mampu mengkapitalisasi selama empat tahun menjadi 170 outlet, di tujuh provinsi.</p>
<p>&#8221;Kalau tidak punya mimpi, beliau tidak mungkin seperti ini. Adik-adik yang saat ini kuliah, harus bersyukur karena punya banyak kesempatan untuk belajar. Manfaatkan kampus untuk menempa dan mengembangkan diri jadi wirausahawan,&#8221; tambah caleg DPR RI daerah pemilihan Jateng 1 itu, di hadapan ratusan mahasiswa yang mengikuti acara ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/11/22/pmi-wonosobo-berhasil-himpun-dana-rp-16-miliar">PMI Wonosobo Berhasil Himpun Dana Rp 1,6 Miliar</a></strong></p>
<p>Perancang mode yang fokus pada wastra Nusantara itu sangat yakin, anak-anak muda Indonesia bisa menghasilkan produk lokal yang mendunia. Dia optimistis, local is the new global.</p>
<p>Maka setiap berkunjung ke Semarang, dia selalu memompa generasi milenial, untuk unjuk gigi dengan lebih intens mengasah talenta. Bersinergi dengan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dia lebih banyak mengedepankan kebanggaan pada produk-produk lokal.</p>
<p>Beberapa kali kontribusi kurator Pekan Kebudayaan Nasional 2021 itu, menggelar kegiatan Semarang Fashion Trend, Pemeran Pikat Wastra Nusantara &amp; Funky Kebaya, Sarasehan Review Produk UMKM, dan hadir di Car Free Day Simpanglima, untuk mendukung program Pemkot terkait pangan non-beras.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/22/kekayaan-alam-dan-budaya-indonesia-jadi-sumber-inspirasi-tiada-habis">Kekayaan Alam dan Budaya Indonesia Jadi Sumber Inspirasi Tiada Habis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Problematika Pelaku UMKM Masih Sama, Modal dan Pemasaran</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/16/problematika-pelaku-umkm-masih-sama-modal-dan-pemasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2023 03:36:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Gondoriyo]]></category>
		<category><![CDATA[Ngaliyan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Ekonomi Perempuan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Wattimena]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Usaha Mikro Kecil Menengah]]></category>
		<category><![CDATA[Warkop Wardana Kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=374921</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Samuel Wattimena mengatakan, mayoritas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di berbagai daerah, memiliki problematika yang sama, pelaku selalu dihinggapi pemikiran soal modal dan pemasaran. Menurut Samuel, mereka sering berpikir kapan saatnya bisa menjangkau pasar besar, padahal untuk lingkup pasar terkecil sekali pun, tak pernah dilakukan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/16/problematika-pelaku-umkm-masih-sama-modal-dan-pemasaran">Problematika Pelaku UMKM Masih Sama, Modal dan Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Samuel Wattimena mengatakan, mayoritas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di berbagai daerah, memiliki problematika yang sama, pelaku selalu dihinggapi pemikiran soal modal dan pemasaran.</p>
<p>Menurut Samuel, mereka sering berpikir kapan saatnya bisa menjangkau pasar besar, padahal untuk lingkup pasar terkecil sekali pun, tak pernah dilakukan.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, saat menjadi narasumber dalam Sarasehan Review Produk, di Warkop Wardana Kopi, Gondoriyo, Ngaliyan, Semarang, belum lama ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/16/jaga-semangat-kerja-pppk-edy-sujatmiko-jangan-matre-jangan-kalap-utang">Jaga Semangat Kerja PPPK, Edy Sujatmiko: Jangan Matre, Jangan Kalap Utang</a></strong></p>
<p>Acara yang digagas Pengembangan Ekonomi Perempuan Indonesia (PEPI) ini, juga menghadirkan <em>founder</em> PEPI Endang Sri Iriani. Ada 42 pelaku UMKM yang hadir dari Kabupaten Kendal, Kota Semarang, dan Kabupaten Semarang.</p>
<p>Menurut Bang Sam, panggilan akrabnya, sebaiknya pelaku UMKM memasarkan produknya mulai dari lingkup terkecil dulu, supaya dapat respons atau masukan. Dengan hal itu, pebisnis bisa langsung mendata dan melakukan koreksi.</p>
<p>&#8221;Pasarkan dari lingkup kecil dulu. Begitu ada komentar, maka langsung dibenahi,&#8221; saran dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/16/tim-siwo-pwi-jateng-jalin-silaturahmi-dengan-distaru-lewat-sepak-bola">Tim Siwo PWI Jateng Jalin Silaturahmi dengan Distaru Lewat Sepak Bola</a></strong></p>
<p>Dikatakannya, hal lain yang perlu diperhatikan yakni, kemampuan melakukan self criticism, atau kritik diri. Dengan sikap ini, pelaku bisa memahami kapasitas dan kemampuannya agar bisa bebenah dan berinovasi.</p>
<p>Sosok yang pernah menerima penghargaan Upakarti ini, memang banyak memberikan motivasi bagaimana pentingnya produk UMKM. Dia juga me-review produk peserta, di antaranya mi ayam bakso, jamu, cireng, molen, peyek, tahu bakso, oseng-oseng cumi, bandeng presto, jamu, sarung tangan, dan batik.</p>
<p>Beberapa masukan yang diberikan Samuel misalnya soal sticker dan kemasan. Menurut, ada sejumlan produk yang stickernya masih terlalu kecil dan tidak ada nomor kontak yang bisa dihubungi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/16/serai-rumput-rumputan-yang-banyak-manfaat-bagi-tubuh">Serai, Rumput-Rumputan yang Banyak Manfaat bagi Tubuh</a></strong></p>
<p>&#8221;Ini hal teknis dan praktis yang perlu diketahui pelaku UMKM,&#8221; beber Samuel yang nyaleg menjadi anggota DPR RI dari PDIP, di Dapil Jateng 1 ini.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Asosiasi Kuliner Indonesia Jateng, Agus Dani yang mengikuti kegiatan ini, mengapresiasi acara sarasehan yang diinisiasi PEPI. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat, karena pelaku bisa mengetahui dengan jelas, bagaimana mengelola UMKM yang berdaya saing.</p>
<p>&#8221;Masukan dari Pak Samuel sangat taktis dan komunikatif. Bikin kami mendapatkan ilmu baru, bagaimana agar produk kita berkembang dan bisa diterima pasar,&#8221; tukas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/16/problematika-pelaku-umkm-masih-sama-modal-dan-pemasaran">Problematika Pelaku UMKM Masih Sama, Modal dan Pemasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>