<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Kajangkoso Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/desa-kajangkoso/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Feb 2024 14:56:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Desa Kajangkoso Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pentingnya Pemahaman dan Edukasi Tentang Pamsimas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/18/pentingnya-pemahaman-dan-edukasi-tentang-pamsimas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2024 14:56:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kajangkoso]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Undip]]></category>
		<category><![CDATA[pamsimas]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399946</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Penyediaan akses air minum dan sanitasi yang layak dan aman, telah menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir ini. Salah satu upaya pemerintah mewujudkan hal itu, dengan melakukan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Mengutip dari www.pamsimas.pu.go.id, Pamsimas merupakan platform pembangunan air minum dan sanitasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/18/pentingnya-pemahaman-dan-edukasi-tentang-pamsimas">Pentingnya Pemahaman dan Edukasi Tentang Pamsimas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Penyediaan akses air minum dan sanitasi yang layak dan aman, telah menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir ini. Salah satu upaya pemerintah mewujudkan hal itu, dengan melakukan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).</p>
<p>Mengutip dari <a href="http://www.pamsimas.pu.go.id"><em>www.pamsimas.pu.go.id</em></a>, Pamsimas merupakan platform pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan, yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat.</p>
<p>Saat ini Pamsimas telah berhasil menambah akses air minum aman bagi berbagai warga yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan menyasar lebih dari 15 ribu desa. Salah satu desa yang menjadi sasaran Pamsimas adalah Desa Kajangkoso.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/18/47-peserta-ikuti-diklatsar-ksr-pmi-kebumen-di-buper-widoro">47 Peserta Ikuti Diklatsar KSR PMI Kebumen di Buper Widoro</a></strong></p>
<p>Pamsimas yang ada di desa itu, baru dibangun pada tahun 2023, dan manfaatnya baru dirasakan warga dalam kurun waktu tiga bulan terakhir ini. Sebelumnya, warga setempat kerap kesulitan mengakses air, terutama pada musim kemarau.</p>
<p>Karena tidak meratanya informasi itulah, yang mendasari kegiatan mahasiswa KKN Tim I Undip, melakukan program nyata di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, belum lama ini.</p>
<p>Salah satu mahasiswi yang melakukan KKN di desa itu, Faathimah Rizqi ‘Azzahro menyebutkan, belum semua warga di Desa Kajangkoso menerima akses air minum dan sanitasi dari Pamsimas. Bahkan masih terdapat warga yang tidak mengetahui apa itu Pamsimas.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/18/peningkatan-kompetensi-guru-untuk-wujudkan-generasi-unggul">Peningkatan Kompetensi Guru untuk Wujudkan Generasi Unggul</a></strong></p>
<p>&#8221;Karena tidak meratanya informasi itulah, kami kemudian melakukan sosialisasi Pamsimas pada masyarakat,&#8221; kata Faathimah dalam keterangan tertulisnya Minggu (18/2/2024).</p>
<p>Diungkapkan dia, kegiatan itu dilaksanakan pada Kamis (1/2/2024) dengan memberikan edukasi mengenai Pamsimas melalui poster dan booklet. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan penyerahan poster serta booklet kepada perangkat desa, Senin (5/2/2024).</p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN Undip ini, mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun perangkat desa. Mereka berharap, dengan adanya kegiatan ini masyarakat menjadi lebih tahu, mengenai cara memperoleh akses air minum dan sanitasi yang layak serta aman.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/18/pentingnya-pemahaman-dan-edukasi-tentang-pamsimas">Pentingnya Pemahaman dan Edukasi Tentang Pamsimas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaku UMKM Kembang Goyang Wijen &#8216;Naik Kelas&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/18/pelaku-umkm-kembang-goyang-wijen-naik-kelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2024 00:36:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kajangkoso]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399906</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Industri Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), menjadi salah satu daya tarik yang ada di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Selain potensinya di bidang pertanian cabai dan produksi bunga mawarnya, UMKM di desa ini juga banyak bergelut di bidang usaha makanan ringan. Salah satunya yakni produksi makanan ringan Kembang Goyang Wijen, dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/18/pelaku-umkm-kembang-goyang-wijen-naik-kelas">Pelaku UMKM Kembang Goyang Wijen &#8216;Naik Kelas&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Industri Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), menjadi salah satu daya tarik yang ada di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.</p>
<p>Selain potensinya di bidang pertanian cabai dan produksi bunga mawarnya, UMKM di desa ini juga banyak bergelut di bidang usaha makanan ringan. Salah satunya yakni produksi makanan ringan Kembang Goyang Wijen, dengan nama &#8216;Kemgoku&#8217;.</p>
<p>Mahasiswa KKN Undip yang ada di desa itu, Anggita Zahra Primasty Santosa, kemudian melakukan pendampingan dalam aspek pemasaran digital, kepada pemilik usaha atau UMKM itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/18/gunakan-knalpot-brong-dan-pesta-miras-sejumlah-remaja-diamankan-kapolres-jepara-ini-penanaman-disiplin">Gunakan Knalpot Brong dan Pesta Miras Sejumlah Remaja Diamankan, Kapolres Jepara: Ini Penanaman Disiplin</a></strong></p>
<figure id="attachment_399922" aria-describedby="caption-attachment-399922" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-399922 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/anggi.jpg" alt="" width="681" height="508" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/anggi.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/anggi-400x298.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/anggi-150x112.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/anggi-80x60.jpg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/anggi-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/anggi-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/anggi-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-399922" class="wp-caption-text">Anggita terlibat dalam pendampingan pembuatan media pemasaran, bersama pemilik UMKM. Foto: dok</figcaption></figure>
<p>&#8221;Pertemuan dengan pemilik usaha ini cukup unik, dimana kami bertemu ketika melakukan sensus penduduk, dan pemilik sedang melakukan proses produksi,&#8221; kata mahasiswi jurusan Hubungan Internasional itu, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/2/2024).</p>
<p>Diungkapkan juga, dalam pendampingan itu diawali dengan sesi pemaparan, mengenai perbedaan antara pemasaran langsung dan digital. Dia juga memberikan perspektif baru kepada pemilik UMKM, khususnya dalam memanfaatkan platform sosial media seperti Instagram dan WhatsApp.</p>
<p>Menurutnya, pendampingan ini menghadirkan pemahaman mengenai cara mendapatkan impresi, serta memberikan tips dan trik bagi pemilik UMKM, untuk mengoptimalkan konten digital mereka. Konten pemasaran yang diperkenalkan termasuk <em>flyer</em> digital, <em>flyer</em> cetak, dan video pemasaran produk.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/18/tingkatkan-kinerja-pelayanan-rsud-r-a-kartini-jepara-gelar-forum-konsultasi-publik">Tingkatkan Kinerja Pelayanan, RSUD R.A. Kartini Jepara Gelar Forum Konsultasi Publik</a></strong></p>
<p>Sebagai bagian dari praktik langsung, Anggita secara intensif membimbing pemilik UMKM, dalam proses pembuatan video pemasarannya. &#8221;Pemilik UMKM juga kami libatkan dalam tata cara mengunggah konten ke platform sosial media,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Respon positif pun datang dari pemilik UMKM, Mugiati, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. &#8221;Saya senang mendapatkan bantuan dari mahasiswa KKN Undip. Tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga terlibat langsung dalam praktiknya. Saya juga bisa memperluas pemasaran produknya,&#8221; terang dia.</p>
<p>Dengan adanya kontribusi dari mahasiswa KKN Undip ini, diharapkan UMKM di Desa Kajangkoso, dapat terus berkembang dalam era digital ini. Melalui kombinasi pemasaran langsung dan digital, mereka diharapkan mampu meningkatkan visibilitas dan daya saing produk lokal.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/18/pelaku-umkm-kembang-goyang-wijen-naik-kelas">Pelaku UMKM Kembang Goyang Wijen &#8216;Naik Kelas&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Edukasi Konsep Budaya 5S pada Perangkat Desa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/17/edukasi-konsep-budaya-5s-pada-perangkat-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Feb 2024 02:28:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kajangkoso]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Teknik]]></category>
		<category><![CDATA[Jurusan Teknik Industri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Undip]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399784</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Penerapan konsep budaya 5S, Seiri (Ringkas), Seiton (Rapih), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), dan Shitsuke (Rajin), diperkenalkan mahasiswa Undip, saat melakukan KKN di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, belum lama ini. Tujuan dari program 5S ini, untuk menerapkan disiplin dan kerapian dalam tiap aspek pekerjaan. Dengan harapan, mampu menciptakan suasana kerja yang lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/17/edukasi-konsep-budaya-5s-pada-perangkat-desa">Edukasi Konsep Budaya 5S pada Perangkat Desa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Penerapan konsep budaya 5S, Seiri (Ringkas), Seiton (Rapih), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), dan Shitsuke (Rajin), diperkenalkan mahasiswa Undip, saat melakukan KKN di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, belum lama ini.</p>
<p>Tujuan dari program 5S ini, untuk menerapkan disiplin dan kerapian dalam tiap aspek pekerjaan. Dengan harapan, mampu menciptakan suasana kerja yang lebih teratur dan harmonis.</p>
<p>&#8221;Dengan 5S, kami ingin semangat kerja seluruh perangkat Desa Kajangkoso meningkat, menghasilkan dampak positif, efisien, produktif, dan adanya rasa kebersamaan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan, untuk kemajuan desa,&#8221; kata Muhammad Fadlan Zamzami, mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri itu, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/2/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/17/beredarnya-hasil-sementara-pileg-dprd-kota-semarang-dinilai-sebagai-penggiringan-opini">Beredarnya Hasil Sementara Pileg DPRD Kota Semarang Dinilai sebagai Penggiringan Opini</a></strong></p>
<p>Dia berharap, dengan memberikan pemahaman dan imbauan mengenai pentingnya pemeliharaan tempat kerja, bisa menjadi dasar yang kuat untuk menginspirasi setiap individu, dalam menghargai keteraturan dan kerapian di lingkungan kerjanya.</p>
<p>Selain itu, program ini juga menyediakan luaran berupa poster panduan, mengenai penerapan konsep budaya 5S kepada perangkat Desa Kajangkoso. Dengan adanya poster ini, kepala desa beserta perangkatnya, bisa lebih memahami pentingnya menerapkan konsep budaya 5S, dalam lingkungan kerja mereka.</p>
<p>&#8221;Dengan semangat dan keinginan untuk tumbuh bersama, maka akan membuka jalan mereka menuju pencapaian yang lebih tinggi, untuk Desa Kajangkoso agar lebih maju kedepannya,&#8221; tukasnya.</p>
<div style="display:none;">
<a href="https://bridgejunks.com/">https://bridgejunks.com/</a><br />
<a href="https://crownmakesense.com/">https://crownmakesense.com/</a><br />
<a href="https://brithaniabookjudges.com/">https://brithaniabookjudges.com/</a><br />
<a href="https://hughesroyality.com/">https://hughesroyality.com/</a><br />
<a href="https://rhythmholic.com/">https://rhythmholic.com/</a>
</div>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/17/edukasi-konsep-budaya-5s-pada-perangkat-desa">Edukasi Konsep Budaya 5S pada Perangkat Desa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alat Penabur Pupuk Sederhana Kejutkan Petani di Desa Kajangkoso</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/17/alat-penabur-pupuk-sederhana-kejutkan-petani-di-desa-kajangkoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Feb 2024 00:50:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kajangkoso]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Undip]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Mesin]]></category>
		<category><![CDATA[undip]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399815</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Mahasiswa S1 Jurusan Teknik Mesin Undip, Roihan Aristo Faizal, berhasil menciptakan terobosan baru dengan merancang alat penabur pupuk sederhana. Alat itu kemudian dia kenalkan, saat melakukan KKN di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, belum lama ini. Menurut dia, alat ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dalam penyebaran pupuk. Dan salah satu tujuan utamanya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/17/alat-penabur-pupuk-sederhana-kejutkan-petani-di-desa-kajangkoso">Alat Penabur Pupuk Sederhana Kejutkan Petani di Desa Kajangkoso</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Mahasiswa S1 Jurusan Teknik Mesin Undip, Roihan Aristo Faizal, berhasil menciptakan terobosan baru dengan merancang alat penabur pupuk sederhana. Alat itu kemudian dia kenalkan, saat melakukan KKN di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, belum lama ini.</p>
<p>Menurut dia, alat ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dalam penyebaran pupuk. Dan salah satu tujuan utamanya, untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah desa setempat.</p>
<p>&#8221;Saat ini penaburan pupuk yang dilakukan petani di Desa Kajangkoso masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efektif dan efisien,&#8221; kata Roihan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/2/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/17/muncul-wacana-pemerataan-medali-porwanas-di-rakernas-siwo-pwi">Muncul Wacana Pemerataan Medali Porwanas di Rakernas Siwo PWI</a></strong></p>
<p>Disampaikan dia, dengan pengetahuan dan keterampilan yang didapatkannya selama perkuliahan, lalu dirancanglah alat penabur pupuk yang mudah digunakan, ekonomis, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan berbagai jenis tanaman.</p>
<p>Alat penabur pupuk sederhana ini, imbuhnya, dapat dibuat sendiri oleh masyarakat setempat, karena bahan-bahan yang digunakan sangatlah mudah ditemukan. Pembuatannya pun juga sangat sederhana, sehingga mudah untuk digunakan.</p>
<p>Dengan adanya alat itu, warga dan petani di Desa Kajangkoso yang mengikuti kegiatan ini menyampaikan, mendapatkan wawasan baru terkait inovasi dalam bidang pertanian. Sehingga memudahkan petani, khususnya dalam proses pemupukan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/17/digelar-doa-lintas-agama-dan-ruwatan-ageng-karimunjawa-lestari">Digelar Doa Lintas Agama dan Ruwatan Ageng Karimunjawa Lestari</a></strong></p>
<p>&#8221;Demonstrasi pembuatan alat penabur pupuk sederhana ini, telah memberi wawasan pada kami selaku petani, untuk membuat alat itu. Sehingga dapat memudahkan kami dalam proses pemupukan,&#8221; ucap Agus, salah satu petani di Desa Kajangkoso.</p>
<p>Alat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil pertanian, mengurangi biaya produksi, dan bisa memberdayakan petani di desa itu.</p>
<p>&#8221;Publikasi ini menggambarkan perjalanan mahasiswa KKN, yang tidak hanya fokus pada penelitian dan pengembangan teknologi, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pertanian,&#8221; tukas Roihan.</p>
<div style="display:none;">
<a href="https://bridgejunks.com/">https://bridgejunks.com/</a><br />
<a href="https://crownmakesense.com/">https://crownmakesense.com/</a><br />
<a href="https://brithaniabookjudges.com/">https://brithaniabookjudges.com/</a><br />
<a href="https://hughesroyality.com/">https://hughesroyality.com/</a><br />
<a href="https://rhythmholic.com/">https://rhythmholic.com/</a>
</div>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/17/alat-penabur-pupuk-sederhana-kejutkan-petani-di-desa-kajangkoso">Alat Penabur Pupuk Sederhana Kejutkan Petani di Desa Kajangkoso</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Solusi Jitu, Ubah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Kompos</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/16/solusi-jitu-ubah-limbah-rumah-tangga-jadi-pupuk-kompos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2024 03:02:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kajangkoso]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah Organik]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Kompos]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[universitas diponegoro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399701</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sebuah tindakan nyata dan berani dilakukan salah satu mahasiswa KKN Tim I Undip, Dzaky Maulana, di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Dia mengambil langkah berani, untuk mengatasi limbah rumah tangga yang diubahnya menjadi pupuk kompos. Bukan hanya sekedar solusi untuk pembakaran sampah, tetapi juga sebagai kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan dan kesehatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/16/solusi-jitu-ubah-limbah-rumah-tangga-jadi-pupuk-kompos">Solusi Jitu, Ubah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Kompos</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sebuah tindakan nyata dan berani dilakukan salah satu mahasiswa KKN Tim I Undip, Dzaky Maulana, di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Dia mengambil langkah berani, untuk mengatasi limbah rumah tangga yang diubahnya menjadi pupuk kompos.</p>
<p>Bukan hanya sekedar solusi untuk pembakaran sampah, tetapi juga sebagai kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Menurut dia, Desa Kajangkoso masih menghadapi masalah serius, terkait pembakaran sampah.</p>
<p>&#8221;Kebiasaan ini tidak hanya menciptakan polusi udara yang merugikan, tetapi juga menghasilkan zat kimia berbahaya, yang dapat merusak tanah dan air. Dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sangatlah besar,&#8221; kata Dzaky dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/2/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/16/27-pompa-air-dioperasikan-banjir-demak-sudah-mulai-surut">27 Pompa Air Dioperasikan, Banjir Demak Sudah Mulai Surut</a></strong></p>
<figure id="attachment_399703" aria-describedby="caption-attachment-399703" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-399703 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/d.jpg" alt="" width="681" height="439" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/d.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/d-400x258.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/d-150x97.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/d-300x194.jpg 300w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-399703" class="wp-caption-text">Penyerahan poster pupuk kompos ke masyarakat Desa Kajangkoso. Foto: dok</figcaption></figure>
<p>Dia kemudian memperkenalkan program pengolahan limbah rumah tangga, menjadi pupuk kompos. Dalam pelaksanaannya, dimulai dari sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, pengumpulan limbah organik, hingga proses pembuatan pupuk kompos.</p>
<p>Melalui inisiatif dari mahasiswa jurusan Teknik Kimia itu, Desa Kajangkoso kini menemukan solusi yang efektif, untuk mengatasi masalah pembakaran sampah. Material yang digunakan pun mudah didapat.</p>
<p>&#8221;Pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos, tidak hanya menjadi solusi praktis, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan,&#8221; tukas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/16/solusi-jitu-ubah-limbah-rumah-tangga-jadi-pupuk-kompos">Solusi Jitu, Ubah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Kompos</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peta Kepemilikan Tanah sebagai Upaya Percepatan Pembangunan Desa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/16/peta-kepemilikan-tanah-sebagai-upaya-percepatan-pembangunan-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2024 00:03:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kajangkoso]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Undip]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399654</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Undip di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, membantu desa setempat membuat peta kepemilikan tanah yang lebih terstruktur dan informatif. Hal itu dilakukan, guna menjadi landasan penting untuk merencanakan dan mengimplementasikan berbagai program pembangunan. Peta kepemilikan tanah yang dibuat mahasiswa KKN Tim 1 Undip, Dina Auliya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/16/peta-kepemilikan-tanah-sebagai-upaya-percepatan-pembangunan-desa">Peta Kepemilikan Tanah sebagai Upaya Percepatan Pembangunan Desa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Undip di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, membantu desa setempat membuat peta kepemilikan tanah yang lebih terstruktur dan informatif.</p>
<p>Hal itu dilakukan, guna menjadi landasan penting untuk merencanakan dan mengimplementasikan berbagai program pembangunan.</p>
<p>Peta kepemilikan tanah yang dibuat mahasiswa KKN Tim 1 Undip, Dina Auliya Kharisma itu, bukan hanya sekadar gambaran visual saja. Melainkan sebuah instrumen strategis, yang memberikan pandangan mendalam tentang struktur lahan di Desa Kajangkoso.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/16/pemkab-kudus-siapkan-26-jenis-pelatihan-kerja-gratis-dbhcht-di-tahun-2024">Pemkab Kudus Siapkan 26 Jenis Pelatihan Kerja Gratis DBHCHT di tahun 2024</a></strong></p>
<figure id="attachment_399661" aria-describedby="caption-attachment-399661" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-399661 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/1-1.jpg" alt="" width="681" height="404" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/1-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/1-1-400x237.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/1-1-150x89.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-399661" class="wp-caption-text">Penyerahan peta kepemilikan tanah Desa Kajangkoso kepada Kepala Desa setempat. Foto: dok</figcaption></figure>
<p>&#8221;Dengan akurasi tinggi dan pemetaan yang cermat, peta ini tidak hanya mencerminkan potensi lahan, tetapi juga memberikan informasi yang sangat dibutuhkan, untuk pengembangan infrastruktur, penataan ruang, dan pengelolaan sumber daya desa secara efisien,&#8221; kata Dina dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/2/2024).</p>
<p>Ditambahkan dia, dalam peta kepemilikan tanah ini juga dilengkapi dengan persebaran sarana prasarana desa, sesuai lokasi eksisting di Desa Kajangkoso.</p>
<p>Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang erat antara mahasiswa KKN Tim 1 Undip, perangkat desa dan masyarakat setempat. Proses pemetaan tidak hanya melibatkan pemahaman teknis, tetapi juga dialog yang intens dengan masyarakat setempat, sebagai pemilik tanah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/16/amm-sragen-tuding-ada-penggelembungan-suara-02-dan-03-untuk-kalahkan-amin">AMM Sragen Tuding Ada Penggelembungan Suara 02 dan 03 untuk Kalahkan AMIN</a></strong></p>
<p>&#8221;Dengan peta kepemilikan tanah sebagai panduan, pemerintah desa dapat merancang program pembangunan yang lebih terarah dan efektif. Proyek-proyek pembangunan infrastruktur, seperti jalan, irigasi, dan sarana umum lainnya, dapat direncanakan dengan lebih tepat sasaran,&#8221; terang dia lagi.</p>
<p>Menurut Dian, peta ini juga menjadi instrumen penunjang bagi kegiatan pertanian dan pengelolaan sumber daya alam, membuka peluang baru untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.</p>
<p>Keberhasilan ini tidak hanya menjadi catatan penting dalam sejarah Desa Kajangkoso, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa KKN lainnya, untuk melibatkan diri aktif dalam proyek ataupun kegiatan yang memiliki dampak positif bagi masyarakat setempat.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/16/peta-kepemilikan-tanah-sebagai-upaya-percepatan-pembangunan-desa">Peta Kepemilikan Tanah sebagai Upaya Percepatan Pembangunan Desa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Program Gemari</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/15/mahasiswa-kkn-undip-kenalkan-program-gemari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2024 14:42:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kajangkoso]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Mengajar Teknologi (Gemari).]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Undip]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399526</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Di tengah arus perkembangan teknologi yang begitu pesat, pemahaman dan penguasaan terhadap teknologi informasi menjadi keterampilan yang sangat penting. Dan untuk mendukung upaya pemberdayaan perangkat desa, sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Undip, di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, menginisiasi program Gerakan Mengajar Teknologi (Gemari). Ketua Kelompok KKN Desa Kajangkoso, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/15/mahasiswa-kkn-undip-kenalkan-program-gemari">Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Program Gemari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Di tengah arus perkembangan teknologi yang begitu pesat, pemahaman dan penguasaan terhadap teknologi informasi menjadi keterampilan yang sangat penting.</p>
<p>Dan untuk mendukung upaya pemberdayaan perangkat desa, sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Undip, di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, menginisiasi program Gerakan Mengajar Teknologi (Gemari).</p>
<p>Ketua Kelompok KKN Desa Kajangkoso, Dzaky Maulana menyebutkan, program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan <em>Microsoft Office</em> kepada perangkat desa, guna meningkatkan kapasitas dan efisiensi pekerjaan mereka.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/15/viral-video-surat-suara-ditempeli-kertas-gambar-palu-arit-gegerkan-warga-kota-semarang">Viral Video Surat Suara Ditempeli Kertas Gambar Palu Arit Gegerkan Warga Kota Semarang</a></strong></p>
<figure id="attachment_399552" aria-describedby="caption-attachment-399552" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-399552 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/owen-1.jpg" alt="" width="681" height="403" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/owen-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/owen-1-400x237.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/owen-1-150x89.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-399552" class="wp-caption-text">Tim Pelatihan Teknologi Informasi berfoto bersama perangkat desa Kajangkoso, usai acara. Foto: dok</figcaption></figure>
<p>&#8221;Pemberdayaan perangkat desa ini, untuk peningkatan keterampilan dan pengetahuan dalam menggunakan teknologi. Sebagai langkah awal, kami mengenalkan penggunaan <em>Microsoft Office (Word, Excel, dan Power Point)</em>, agar menjadi dasar penting bagi kegiatan administrasi dan dokumentasi di tingkat desa,&#8221; kata Dzaky dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/2/2024).</p>
<p>Menurut dia, program Gemari dilaksanakan pada 26 Januari 2024 lalu, di Balai Desa Kajangkoso. Para mahasiswa KKN terlibat langsung, dalam memberikan pelatihan dengan metode pengajaran yang interaktif dan praktik secara langsung.</p>
<p>Sejumlah mahasiswa memberikan informasi umum dan penggunaan Microsoft Office (Word, Excel, dan Power Point) melalui proyektor. Disamping itu, dilakukan pendampingan dan diskusi interaktif, saat melakukan praktik secara langsung.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/15/peduli-banjir-demak-forkommas-serahkan-bantuan-usai-coblosan-pemilu-2024">Peduli Banjir Demak, FORKOMMAS Serahkan Bantuan Usai Coblosan Pemilu 2024</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami menyampaikan terima kasih atas program pelatihan ini. Mereka tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membantu untuk memahami dan mengaplikasikan teknologi itu dalam pekerjaan sehari-hari sebagai perangkat desa,&#8221; ujar Toro, salah satu perangkat Desa Kajangkoso.</p>
<p>Dia berharap, dengan adanya program Gemari ini, bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga merupakan investasi berharga, dalam pengembangan potensi dan keterampilan perangkat desa, dalam menghadapi era globalisasi.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/15/mahasiswa-kkn-undip-kenalkan-program-gemari">Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Program Gemari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Kajangkoso Masuk Kawasan Rawan Tanah Longsor</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/15/desa-kajangkoso-masuk-kawasan-rawan-tanah-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2024 06:32:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kajangkoso]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Undip]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[tanggap-bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399473</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sejumlah mahasiswa Undip yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I, belum lama ini memberikan sosialisasi dan demonstrasi tanggap bencana tanah longsor, kepada warga yang ada di Desa Kajangkoso. Wilayah itu merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, dengan kondisi eksistingnya berupa perbukitan dan dataran tinggi. Daerah itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/15/desa-kajangkoso-masuk-kawasan-rawan-tanah-longsor">Desa Kajangkoso Masuk Kawasan Rawan Tanah Longsor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sejumlah mahasiswa Undip yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I, belum lama ini memberikan sosialisasi dan demonstrasi tanggap bencana tanah longsor, kepada warga yang ada di Desa Kajangkoso.</p>
<p>Wilayah itu merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, dengan kondisi eksistingnya berupa perbukitan dan dataran tinggi. Daerah itu termasuk dalam kawasan rawan bencana, seperti kerentanan adanya tanah longsor.</p>
<p>&#8221;Berdasarkan hasil diskusi bersama pihak desa, ada beberapa lokasi yang sering terjadi longsor. Namun masih banyak masyarakat desa yang awam, dan belum paham akan pentingnya mitigasi bencana tanah longsor,&#8221; kata Alfia Maulida Salma, mahasiswi jurusan Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, Undip, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/2/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/15/gomi-no-bunbetsu-pemilahan-sampah-ala-jepang">‘Gomi No Bunbetsu’ Pemilahan Sampah ala Jepang</a></strong></p>
<p>Menurut dia, tanah longsor adalah suatu pergerakan massa tanah, batuan, atau material longgar lainnya, di lereng atau dataran tinggi. Gerakan itu terjadi secara tiba-tiba atau berangsur-angsur.</p>
<p>Pergerakan tanah itu, dapat melibatkan berbagai jenis material, seperti tanah, bebatuan, kerikil, dan lumpur. Tanah longsor dapat terjadi akibat berbagai faktor, termasuk hujan lebat, gempa bumi, perubahan tata guna lahan, atau aktivitas manusia lainnya yang merusak stabilitas lereng.</p>
<p>&#8221;Tanah longsor dapat memiliki dampak serius terhadap lingkungan, masyarakat dan ekonomi. Dampaknya meliputi kerusakan pada properti, infrastruktur, kehilangan nyawa, dan terganggunya aktivitas ekonomi,&#8221; sebut dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/15/246-remaja-ikuti-pendidikan-pembentukan-bintara-polri-di-spn-polda-jateng">246 Remaja Ikuti Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jateng</a></strong></p>
<p>Kegiatan mitigasi bencana tanah longsor itu telah dilakukan pada Minggu (28/1/2024) lalu, berisi tentang edukasi kepada masyarakat desa mengenai penyebab dan gejala tanah longsor, serta bagaimana penanggulangan pra bencana, saat bencana, dan pascabencana tanah longsor.</p>
<p>&#8221;Kami juga melakukan pelatihan tanggap bencana, sebagai bentuk langkah preventif. Kami juga membuat sebuah poster, untu dibagikan kepada warga desa. Harapannya, dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, dan semoga warga Desa Kajangkoso lebih siaga dan dapat hidup dengan aman,&#8221; harap dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/15/desa-kajangkoso-masuk-kawasan-rawan-tanah-longsor">Desa Kajangkoso Masuk Kawasan Rawan Tanah Longsor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Gomi No Bunbetsu&#8217; Pemilahan Sampah ala Jepang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/15/gomi-no-bunbetsu-pemilahan-sampah-ala-jepang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2024 04:51:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kajangkoso]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Diponegoro (Undip)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399459</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kurangnya kesadaran masyarakat di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, dalam memilah sampah, masih menjadi masalah serius. Masyarakat masih membuang sampah di tempat-tempat yang tidak semestinya, seperti di pekarangan, kebun, dan sungai. Salah satu mahasiswa dari jurusan Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Owen, menyusun sebuah program kerja yang bertujuan untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/15/gomi-no-bunbetsu-pemilahan-sampah-ala-jepang">&#8216;Gomi No Bunbetsu&#8217; Pemilahan Sampah ala Jepang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kurangnya kesadaran masyarakat di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, dalam memilah sampah, masih menjadi masalah serius. Masyarakat masih membuang sampah di tempat-tempat yang tidak semestinya, seperti di pekarangan, kebun, dan sungai.</p>
<p>Salah satu mahasiswa dari jurusan Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Owen, menyusun sebuah program kerja yang bertujuan untuk memberikan sosialisasi, tentang budaya pemilahan sampah ala Jepang, yang dikenal dengan istilah &#8216;<em>Gomi No Bunbetsu</em>&#8216;.</p>
<p>&#8221;Program ini sebenarnya bisa diadopsi masyarakat Indonesia sejak dini. &#8216;<em>Gomi</em>&#8216; berarti sampah, sedangkan &#8216;<em>No Bunbetsu</em>&#8216; berarti pemilahan. Sosialisasi ini mengacu pada praktik pemilahan sampah,&#8221; kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/2/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/15/walikota-tegal-tinjau-tps-unik-dan-tps-lapas">Walikota Tegal Tinjau TPS Unik dan TPS Lapas</a></strong></p>
<figure id="attachment_399467" aria-describedby="caption-attachment-399467" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-399467 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/owen.jpg" alt="" width="681" height="498" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/owen.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/owen-400x293.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/owen-150x110.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/02/owen-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-399467" class="wp-caption-text">Sosialisasi pemilahan sampah ala Jepang, dilakukan pada warga Desa Kajangkoso. Foto: dok</figcaption></figure>
<p>Disebutkan juga, sosialisasi ini sudah dilaksanakan sejak 28 Januari 2024, dengan target utama adalah kelompok warga desa, terutama para ibu di Desa Kajangkoso. Materi sosialisasi disampaikan melalui poster, yang menjelaskan bagaimana cara orang Jepang memilah sampah.</p>
<p>Salah satunya dengan mencuci botol plastik dan kaleng terlebih dahulu sebelum dibuang, untuk menghindari bau tidak sedap. Sampah organik ditempatkan dalam plastik khusus, dan diikat dengan tali, agar tidak berhamburan.</p>
<p>&#8221;Orang Jepang melakukan pemilahan sampah, karena memiliki jadwal khusus untuk membuang sampah. Di Jepang, ada hari-hari tertentu dalam seminggu untuk membuang sampah. Misalnya Rabu dan Sabtu untuk sampah organik, serta Kamis untuk sampah anorganik,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/15/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-pemanfaatan-instagram-sebagai-media-promosi">Tim PkM USM Beri Pelatihan Pemanfaatan Instagram sebagai Media Promosi</a></strong></p>
<p>Menurut dia, program sosialisasi ini juga membahas manfaat dari pemilahan sampah yang dilakukan dengan baik, dan mendapat tanggapan positif dari para peserta. Sosialisasi diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan poster pemilahan sampah untuk dipajang di bank sampah Desa Kajangkoso.</p>
<p>Diungkapkannya, tujuan sosialisasi ini, agar para ibu di desa dapat lebih memanfaatkan bank sampah yang ada. Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemilahan sampah, sebagaimana dilakukan di negara maju seperti Jepang.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, ini menjadi langkah pertama bagi masyarakat Desa Kajangkoso, untuk lebih menyadari manfaat dari pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya, dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; tukasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/15/gomi-no-bunbetsu-pemilahan-sampah-ala-jepang">&#8216;Gomi No Bunbetsu&#8217; Pemilahan Sampah ala Jepang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>