<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>who Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/who/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Oct 2023 11:55:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>who Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peningkatan SDM untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/20/peningkatan-sdm-untuk-tingkatkan-layanan-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 11:55:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=376204</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, pentingnya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dengan langkah nyata, dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan terhadap masyarakat. &#8221;Upaya mewujudkan pemerataan ketersediaan SDM kesehatan di berbagai daerah harus konsisten dilakukan, sebagai bagian peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,&#8221; kata Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/10/2023). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/20/peningkatan-sdm-untuk-tingkatkan-layanan-kesehatan">Peningkatan SDM untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, pentingnya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dengan langkah nyata, dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan terhadap masyarakat.</p>
<p>&#8221;Upaya mewujudkan pemerataan ketersediaan SDM kesehatan di berbagai daerah harus konsisten dilakukan, sebagai bagian peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,&#8221; kata Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/10/2023).</p>
<p>Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengungkapkan, ketimpangan pemerataan SDM bidang kesehatan akan berpengaruh pada ketidaksetaraan layanan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/20/jelang-hari-santri-nasional-2023-pengurus-jqh-nu-jepara-gelar-khotmil-quran-di-makam-mbah-jogo-laut">Jelang Hari Santri Nasional 2023, Pengurus JQH NU Jepara Gelar Khotmil Qur’an di Makam Mbah Jogo Laut</a></strong></p>
<p>Pemenuhan SDM kesehatan masih menjadi masalah utama, dalam pembangunan sektor kesehatan di Indonesia. Saat ini, hanya tersedia 0,68 dokter termasuk dokter spesialis per 1.000 populasi Indonesia.</p>
<p>Padahal standar WHO mensyaratkan 1 dokter per 1.000 populasi, untuk pelayanan kesehatan minimal. Catatan Kemenko PMK saat ini, Indonesia masih kekurangan 31.481 dokter spesialis, untuk melayani 277,43 juta penduduk.</p>
<p>Sebanyak 47 persen RSUD di tingkat kabupaten/kota, belum sepenuhnya memiliki tujuh dokter spesialis. Sejumlah catatan dari Kemenko PMK itu, menurut Lestari, harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan di sektor kesehatan, dan segera ditemukan solusinya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/20/polres-kudus-gelar-apel-pasukan-operasi-mantap-brata-candi-2023-2024">Polres Kudus Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024</a></strong></p>
<p>Berbagai upaya melalui kebijakan dan peran aktif sejumlah pihak lintas sektor, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus mampu mewujudkan solusi dari sejumlah kendala yang dihadapi, dalam mewujudkan peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat.</p>
<p>Kolaborasi kebijakan yang saling melengkapi antara sektor kesehatan dan pendidikan, tambah Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus melahirkan SDM sektor kesehatan yang mampu menjawab sejumlah tantangan.</p>
<p>Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu sangat berharap, sejumlah tantangan terkait pemerataan dan kualitas SDM kesehatan di negeri ini, dapat segera dijawab dengan langkah nyata, sehingga masyarakat dapat segera menikmati layanan kesehatan yang lebih baik.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/20/peningkatan-sdm-untuk-tingkatkan-layanan-kesehatan">Peningkatan SDM untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Deteksi Dini Harus Diperluas Guna Antisipasi Kasus TB</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/07/22/deteksi-dini-harus-diperluas-guna-antisipasi-kasus-tb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jul 2023 10:42:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Global TB Report]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Kesehatan Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tuberkulosis]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=353973</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Perlunya kewaspadaan dan antisipasi adanya tren peningkatan kasus Tuberkulosis (TB), dengan upaya perluasan deteksi dini TB di Tanah Air. Upaya pencegahan dan penyebaran sejumlah penyakit menular, harus ditingkatkan. &#8221;Kewaspadaan perlu dilakukan dengan memperluas cakupan deteksi dini TB di sejumlah daerah yang rawan peningkatan kasus, untuk mencegah meningkatnya potensi kasus TB di Tanah Air,&#8221; [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/22/deteksi-dini-harus-diperluas-guna-antisipasi-kasus-tb">Deteksi Dini Harus Diperluas Guna Antisipasi Kasus TB</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Perlunya kewaspadaan dan antisipasi adanya tren peningkatan kasus Tuberkulosis (TB), dengan upaya perluasan deteksi dini TB di Tanah Air. Upaya pencegahan dan penyebaran sejumlah penyakit menular, harus ditingkatkan.</p>
<p>&#8221;Kewaspadaan perlu dilakukan dengan memperluas cakupan deteksi dini TB di sejumlah daerah yang rawan peningkatan kasus, untuk mencegah meningkatnya potensi kasus TB di Tanah Air,&#8221; kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/7/2023).</p>
<p>Pertama kali dalam 10 tahun terakhir, kasus infeksi TB kembali meningkat pada 2021. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, kasus infeksi TB dunia terus menurun setiap tahun, dan mencapai angka terendah pada 2020, yaitu 10,1 juta kasus.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/07/22/banyak-koperasi-beroperasi-tak-sesuai-azas">Banyak Koperasi Beroperasi Tak Sesuai Azas</a></strong></p>
<p>Namun pada 2021, kasus infeksi TB kembali meningkat jadi 10,5 juta. Kasus kematian akibat TB pun menunjukkan tren meningkat pada 2020, menjadi 1,5 juta. Lalu pada 2021, kasus kematian tuberkulosis di dunia kembali meningkat jadi 1,6 juta.</p>
<p>Berdasarkan Global TB Report tahun 2022, jumlah kasus TB terbanyak di dunia pada kelompok usia produktif, yaitu usia 25-34 tahun. Di Indonesia, jumlah kasus TB terbanyak pada kelompok usia 45-54 tahun.</p>
<p>Menurut Lestari, sejumlah catatan peningkatan kasus TB yang juga menyebabkan peningkatan jumlah kematian itu, harus benar-benar mendapatkan perhatian serius dari para pemangku kebijakan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/07/22/filosofi-pemberani-ala-pochettino-menuju-standar-chelsea">Filosofi “Pemberani” ala Pochettino Menuju “Standar Chelsea”</a></strong></p>
<p>Sejumlah strategi pencegahan, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus secara konsisten dikedepankan, dalam bentuk perluasan upaya deteksi dini di tengah masyarakat, penerapan pola hidup sehat, dan peningkatan pemahaman masyarakat terkait gejala dan pengobatan TB.</p>
<p>Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu mendorong, agar pemerintah di tingkat pusat dan daerah, proaktif melakukan upaya promotif dan preventif dalam mencegah peningkatan kasus TB.</p>
<p>Apalagi, ujar anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, proses pengobatan TB yang relatif lama, membutuhkan pemahaman yang baik dari masyarakat, agar proses penularan dan jumlah kematian akibat TB bisa ditekan.</p>
<p>&#8221;Para pemangku kepentingan, baik pemerintah dan masyarakat melalui sejumlah program, dapat membangun kolaborasi yang kuat dalam penanganan pencegahan penyebaran penyakit di Tanah Air,&#8221; harap Rerie.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/22/deteksi-dini-harus-diperluas-guna-antisipasi-kasus-tb">Deteksi Dini Harus Diperluas Guna Antisipasi Kasus TB</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penguatan Kesehatan Jasmani dan Mental Generasi Muda Harus Serius Dilakukan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/05/29/penguatan-kesehatan-jasmani-dan-mental-generasi-muda-harus-serius-dilakukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 May 2023 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Survei Status Gizi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[The Indonesia National Adolescent Mental Health Survey]]></category>
		<category><![CDATA[universitas gadjah mada]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=340829</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Penguatan generasi muda secara jasmani dan mental harus secara serius dilakukan, untuk menjamin proses pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Nasional. Hal itu mutlak harus dilakukan, agar menghasilkan generasi yang tangguh dan berdaya saing. &#8221;Selain meningkatkan kualitas SDM secara jasmani, penting untuk mewujudkan kualitas mental yang tangguh dan berkarakter kuat, bagi generasi penerus bangsa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/29/penguatan-kesehatan-jasmani-dan-mental-generasi-muda-harus-serius-dilakukan">Penguatan Kesehatan Jasmani dan Mental Generasi Muda Harus Serius Dilakukan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Penguatan generasi muda secara jasmani dan mental harus secara serius dilakukan, untuk menjamin proses pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Nasional. Hal itu mutlak harus dilakukan, agar menghasilkan generasi yang tangguh dan berdaya saing.</p>
<p>&#8221;Selain meningkatkan kualitas SDM secara jasmani, penting untuk mewujudkan kualitas mental yang tangguh dan berkarakter kuat, bagi generasi penerus bangsa ini,&#8221; kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/5/2023).</p>
<p>Penelitian yang dilakukan The Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada, yang dirilis akhir tahun 2022, menemukan sebanyak 2,45 juta remaja Indonesia, didiagnosis menderita gangguan jiwa, dan 15,5 juta remaja kesehatan jiwanya terganggu dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/05/29/iptu-slamet-riyanto-jabat-kapolsek-sukoharjo-wonosobo">IPTU Slamet Riyanto Jabat Kapolsek Sukoharjo Wonosobo</a></strong></p>
<p>Gangguan jiwa menurut Kemenkes RI, adalah suatu perubahan pada fungsi jiwa yang menyebabkan adanya gangguan pada fungsi jiwa, sehingga dapat menimbulkan penderitaan pada individu, dan atau hambatan dalam melaksanakan peran sosial.</p>
<p>Sedangkan kesehatan jiwa adalah, suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang, dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain.</p>
<p>Menurut Lestari, temuan dalam survei itu harus menjadi perhatian para pemangku kebijakan, agar potensi kendala dalam proses pembangunan SDM Nasional dapat diantisipasi dengan baik.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/05/29/ribuan-jamaah-hadiri-ngaji-syuriyahan-lintas-kecamatan">Ribuan Jamaah Hadiri Ngaji Syuriyahan Lintas Kecamatan</a></strong></p>
<p>Diakui Rerie sapaan akrab Lestari, pembangunan SDM secara fisik, melalui peningkatan kualitas kesehatan jasmani, dengan upaya pemenuhan gizi seimbang dan pelayanan kesehatan yang baik, masih menghadapi sejumlah tantangan.</p>
<p>Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) terbaru pada 2022, angka stunting Indonesia pun tercatat 21,6 persen, atau masih di atas standard WHO yang menolerir prevalensi stunting di bawah 20 persen.</p>
<p>Namun, tambah Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, tantangan pembangunan SDM secara jasmani dan kejiwaan harus dijawab secara bersamaan, agar setiap generasi penerus bangsa dapat berkontribusi secara maksimal, dalam proses pembangunan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/05/29/sosialisasi-pencegahan-tindak-pelecehan-seksual-pada-anak">Sosialisasi Pencegahan Tindak Pelecehan Seksual Pada Anak</a></strong></p>
<p>Jangan sampai, ujar anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, secara jasmani generasi penerus bangsa tumbuh dengan baik, tetapi secara mental terganggu kesehatannya.</p>
<p>Diakui Rerie, upaya meningkatkan kualitas kesehatan jiwa generasi muda merupakan langkah strategis dalam proses pembangunan SDM Nasional yang berkarakter kuat dan berdaya saing.</p>
<p>&#8221;Karena itu, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, harus mampu berkolaborasi dengan baik, untuk mewujudkan kesehatan jasmani dan mental dari setiap anak bangsa di negeri ini,&#8221; tegas Rerie.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/29/penguatan-kesehatan-jasmani-dan-mental-generasi-muda-harus-serius-dilakukan">Penguatan Kesehatan Jasmani dan Mental Generasi Muda Harus Serius Dilakukan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Covid-19 Melonjak, Kondisi Kenormalan Baru Harus Dipahami Semua Pihak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/05/08/kasus-covid-19-melonjak-kondisi-kenormalan-baru-harus-dipahami-semua-pihak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 May 2023 09:18:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=335568</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kondisi kenormalan baru pascapandemi, harus benar-benar dipahami masyarakat, untuk menghindari lonjakan kasus covid-19, akibat merebaknya varian baru. &#8221;Tren peningkatan kasus covid-19 akibat paparan varian baru, harus diimbangi dengan peningkatan pemahaman masyarakat, terkait kondisi kenormalan baru pascapandemi,&#8221; kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/5/2023). Hal itu seperti yang disampaikan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/08/kasus-covid-19-melonjak-kondisi-kenormalan-baru-harus-dipahami-semua-pihak">Kasus Covid-19 Melonjak, Kondisi Kenormalan Baru Harus Dipahami Semua Pihak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kondisi kenormalan baru pascapandemi, harus benar-benar dipahami masyarakat, untuk menghindari lonjakan kasus covid-19, akibat merebaknya varian baru.</p>
<p>&#8221;Tren peningkatan kasus covid-19 akibat paparan varian baru, harus diimbangi dengan peningkatan pemahaman masyarakat, terkait kondisi kenormalan baru pascapandemi,&#8221; kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/5/2023).</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan, menyikapi meningkatnya kembali kasus covid-19 di Tanah Air, yang diduga akibat penyebaran virus korona subvarian baru, XBB 1.15 atau Kraken dan XBB.1.16 atau Arcturus.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/05/08/wakapolda-jatim-melakukan-groundbreaking-di-pacitan">Wakapolda Jatim Melakukan Groundbreaking di Pacitan</a></strong></p>
<p>Catatan Kementerian Kesehatan, sejak merebaknya subvarian baru virus korona di awal 2023, Indonesia mencatat 1.295 kasus baru covid-19, per Minggu (7/5/2023). Seiring itu, terdapat kasus sembuh sebanyak 1.259, dan 20 pasien covid-19 meninggal dunia.</p>
<p>Berdasarkan kondisi itu, menurut Lestari, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, harus benar-benar mempersiapkan masa transisi dari pandemi ke endemi dengan baik, melalui sejumlah pemahaman terkait kenormalan baru yang akan dijalani masyarakat.</p>
<p>Apalagi, pada Jumat (5/5/2023), melalui siaran persnya, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), telah mencabut status darurat covid-19. Diketahui, covid-19 telah menewaskan lebih dari 6,9 juta orang di berbagai negara.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/05/08/dokter-lulusan-unissula-harus-memiliki-ahlaq-terpuji-birrul-walidain">Dokter Lulusan Unissula Harus Memiliki Ahlaq Terpuji Birrul Walidain</a></strong></p>
<p>Kenormalan baru pascapandemi, ujar Rerie sapaan akrab Lestari, harus disikapi para pemangku kepentingan dan masyarakat, dengan sebaik-baiknya.</p>
<p>Penyikapan itu, tambah Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, bisa dalam bentuk penguatan surveilans kesehatan di masyarakat, dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dan obat-obatan, serta mempersiapkan kebijakan kesehatan lainnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ujar anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, masyarakat juga dihimbau agar tetap memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/05/08/vita-ervina-pupuk-organik-bisa-tingkatkan-produk-pertanian">Vita Ervina : Pupuk Organik Bisa Tingkatkan Produk Pertanian</a></strong></p>
<p>Selain itu, tegas Rerie, upaya vaksinasi juga terus dijalankan, terutama untuk meningkatkan perlindungan bagi kelompok masyarakat yang paling berisiko.</p>
<p>&#8221;Pemahaman terkait kondisi kenormalan baru ini, harus dipastikan menjadi pemahaman bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan, dalam upaya mengantisipasi potensi melonjaknya jumlah kasus covid-19 di masa datangm&#8221; tukas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/08/kasus-covid-19-melonjak-kondisi-kenormalan-baru-harus-dipahami-semua-pihak">Kasus Covid-19 Melonjak, Kondisi Kenormalan Baru Harus Dipahami Semua Pihak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penurunan Prevalensi Stunting Harus Fokus Atasi Faktor Penyebabnya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/28/penurunan-prevalensi-stunting-harus-fokus-atasi-faktor-penyebabnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Apr 2023 10:32:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Kesehatan Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Survei Status Gizi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=333245</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Percepatan penurunan prevalensi stunting di Tanah Air, harus fokus pada upaya mengatasi sejumlah faktor penyebabnya. Sejumlah pihak terkait, harus benar-benar fokus mendukung gerakan penyelamatan generasi penerus bangsa dari stunting. &#8221;Pencapaian target prevalensi stunting Nasional harus mendapat dukungan semua pihak terkait, dalam rangka membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan tangguh di masa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/28/penurunan-prevalensi-stunting-harus-fokus-atasi-faktor-penyebabnya">Penurunan Prevalensi Stunting Harus Fokus Atasi Faktor Penyebabnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Percepatan penurunan prevalensi stunting di Tanah Air, harus fokus pada upaya mengatasi sejumlah faktor penyebabnya. Sejumlah pihak terkait, harus benar-benar fokus mendukung gerakan penyelamatan generasi penerus bangsa dari stunting.</p>
<p>&#8221;Pencapaian target prevalensi stunting Nasional harus mendapat dukungan semua pihak terkait, dalam rangka membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan tangguh di masa depan,&#8221; kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/4/2023).</p>
<p>Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan, prevalensi balita stunting di Indonesia mencapai 21,6 persen pada 2022. Meskipun angka itu lebih rendah daripada angka tahun sebelumnya, namun masih berada di atas angka standar prevalensi stunting Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu di bawah 20 persen.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/28/polres-kudus-berangkatkan-76-warga-untuk-balik-mudik-gratis">Polres Kudus Berangkatkan 76 Warga untuk Balik Mudik Gratis</a></strong></p>
<p>Survei Litbang <em>Kompas</em> pada awal April 2023, mencatat sejumlah penyebab utama anak mengalami stunting, yaitu karena asupan makanan yang tak bergizi (32,4%), kurangnya gizi ibu hamil (28,2%), kebersihan tidak terjaga (4,8%), infeksi virus atau bakteri (4,1%), dan tingkat ekonomi rendah (2,8%).</p>
<p>Berdasarkan hasil itu, menurut Lestari, peran orang tua sangat penting dalam upaya mengatasi kondisi stunting pada anak, melalui pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.</p>
<p>Karena itu, ujar Rerie sapaan akrab Lestari, faktor ekonomi dan pemberdayaan ibu dari sisi literasi tentang gizi keluarga, harus menjadi kepedulian bersama untuk segera ditingkatkan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/28/puluhan-seniman-tari-pacitan-unjuk-kebolehan-di-bandung-festival">Puluhan Seniman Tari Pacitan Unjuk Kebolehan di Bandung Festival</a></strong></p>
<p>Para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, tambah Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus mampu menerapkan sejumlah langkah strategis, yang bisa mengatasi berbagai penyebab stunting pada balita.</p>
<p>&#8221;Pertukaran pengalaman antardaerah yang sukses menekan prevalensi stunting dengan daerah yang memiliki prevalensi stunting yang relatif tinggi, harus dilakukan demi mengakselerasi penurunan prevalensi stunting secara Nasional,&#8221; ungkap anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem ini.</p>
<p>Rerie mendorong semua pihak, agar mampu berkolaborasi dengan baik dalam mencapai target prevalensi stunting Nasional sebesar 14 persen pada 2024.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/28/penurunan-prevalensi-stunting-harus-fokus-atasi-faktor-penyebabnya">Penurunan Prevalensi Stunting Harus Fokus Atasi Faktor Penyebabnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank Jateng Dukung Penanganan Stunting lewat Bantuan Beras Fortifikasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/02/02/bank-jateng-dukung-penanganan-stunting-lewat-bantuan-beras-fortifikasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2023 08:08:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=312541</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID)- Penanggulangan tengkes (stunting) sangat mendesak untuk dilakukan di Indonesia. Terlebih, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan penurunan prevalensi tengkes pada balita sebesar 40 persen pada 2025 (Global Nutrition Targets, 2014). Senada dengan risalah kebijakan Global Nutrition Targets, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam laporan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030, berupaya menghilangkan segala bentuk kekurangan gizi dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/02/bank-jateng-dukung-penanganan-stunting-lewat-bantuan-beras-fortifikasi">Bank Jateng Dukung Penanganan Stunting lewat Bantuan Beras Fortifikasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (SUARABARU.ID)-</strong> Penanggulangan tengkes (stunting) sangat mendesak untuk dilakukan di Indonesia. Terlebih, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan penurunan prevalensi tengkes pada balita sebesar 40 persen pada 2025 (Global Nutrition Targets, 2014).</p>
<p>Senada dengan risalah kebijakan Global Nutrition Targets, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam laporan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030, berupaya menghilangkan segala bentuk kekurangan gizi dan memenuhi kebutuhan gizi remaja perempuan, ibu hamil dan menyusui, serta lanjut usia.</p>
<p>Laporan ADB 2021 menunjukkan prevalensi tengkes di Indonesia merupakan yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara, yakni sebesar 31,8 persen. Bahkan, hasil ini lebih tinggi dibandingkan rerata prevalensi tengkes di Asia Tenggara sebesar 27,41 persen.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/01/19/bank-jateng-serahkan-1-unit-ambulance-kepada-rsud-banyumas">Bank Jateng Serahkan 1 Unit Ambulance Kepada RSUD Banyumas</a></strong></p>
<p>Percepatan penanganan tengkes telah menjadi kebijakan prioritas nasional dan daerah. Provinsi Jawa Tengah, misalnya, yang mencatat angka prevalensi tengkes pada anak balita sebesar 20,8 persen pada 2022 yang dapat diartikan bahwa 1 dari 5 balita dalam kondisi tengkes.</p>
<p>Di tingkat kabupaten/kota di Jateng sendiri ada lima wilayah yang memiliki prevalensi tengkes tertinggi, yaitu Kabupaten Brebes (29,1 persen), Kabupaten Temanggung (28,9 persen), Kabupaten Magelang (28,2 persen), Kabupaten Purbalingga (26,8 persen), dan Kabupaten Blora (25,8 persen).</p>
<p>Merespons risiko dan dampak tengkes berupa penurunan produktivitas sumber daya manusia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bank Jateng, dan Universitas Gadjah Mada berkolaborasi untuk mempercepat penurunan tengkes melalui pemberian beras fortifikasi kepada masyarakat sebagai bentuk intervensi spesifik.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/01/30/tingkatkan-pelayanan-berbasis-digital-bank-jateng-dan-pemkab-kendal-launching-host-to-host-sp2d-online">Tingkatkan Pelayanan Berbasis Digital, Bank Jateng dan Pemkab Kendal Launching ‘Host To Host SP2D Online</a></strong></p>
<p>Beras fortifikasi adalah beras yang telah dicampur dengan kernel mix dengan proporsi tertentu yang berisi kandungan berbagai vitamin dan mineral sesuai dengan kebutuhan kecukupan gizi.</p>
<p>Direktur Teknologi Informasi (TI) Konsumer dan Jaringan Bank Jateng Dodit Wiweko Probojakti mengatakan, pihaknya, sebagai BUMD, memiliki kemampuan untuk mendukung program-program dari Pemprov Jateng. Yakni dengan memberikan dana sebagai wujud nyata partisipasi dalam penyelesaian problem strategis di daerah.</p>
<p>“Penanganan prevalensi stunting merupakan program strategis dari pemerintah (pusat), sehingga harus didukung oleh seluruh pemerintah provinsi, dan tentu didukung oleh BUMD, termasuk Bank Jateng,” jelas Dodit, Selasa (31/1/2023).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/01/18/bank-jateng-serahkan-bantuan-200-juta-untuk-jamban-sehat">Bank Jateng Serahkan Bantuan 200 Juta untuk Jamban Sehat</a></strong></p>
<p>Untuk menandai peluncuran pilot project penanganan tengkes dengan beras fortifikasi itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan penyerahan beras fortifikasi kepada perwakilan ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis di Balai Desa Donorojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa.</p>
<p>UGM, dalam hal ini, berkontribusi dengan pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik dan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) membangun desa dan magang. Mahasiswa berikut dosen pendamping lapangan akan melakukan pendampingan dan pengawasan selama lima bulan.</p>
<p>Melalui intervensi penanganan tengkes dengan konsumsi beras fortifikasi, diharapkan bisa menurunkan angka prevalensi tengkes secara nasional sebesar 14 persen pada 2024.</p>
<p><em><strong>Bank Jateng </strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/02/bank-jateng-dukung-penanganan-stunting-lewat-bantuan-beras-fortifikasi">Bank Jateng Dukung Penanganan Stunting lewat Bantuan Beras Fortifikasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Target Pencapaian Prevalensi Stunting Harus Segera Direalisasikan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/11/01/target-pencapaian-prevalensi-stunting-harus-segera-direalisasikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2022 13:44:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Kesehatan Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[Studi Status Gizi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=288990</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Langkah strategis yang konsisten dan terukur untuk menurunkan angka prevalensi stunting, harus segera direalisasikan. Hal ini untuk mengakselerasi pencapaian prevalensi stunting 14 persen pada 2024, di tengah potensi dampak krisis global di Tanah Air. &#8221;Catatan prevalensi stunting di Indonesia memang memperlihatkan kecenderungan turun, pada beberapa tahun terakhir. Namun potensi ancaman dampak sejumlah krisis [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/01/target-pencapaian-prevalensi-stunting-harus-segera-direalisasikan">Target Pencapaian Prevalensi Stunting Harus Segera Direalisasikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Langkah strategis yang konsisten dan terukur untuk menurunkan angka prevalensi stunting, harus segera direalisasikan. Hal ini untuk mengakselerasi pencapaian prevalensi stunting 14 persen pada 2024, di tengah potensi dampak krisis global di Tanah Air.</p>
<p>&#8221;Catatan prevalensi stunting di Indonesia memang memperlihatkan kecenderungan turun, pada beberapa tahun terakhir. Namun potensi ancaman dampak sejumlah krisis global, harus diantisipasi dengan langkah-langkah strategis, agar kebutuhan gizi keluarga tetap terpenuhi,&#8221; kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/11/2022).</p>
<p>Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting Balita Indonesia mencapai 24,4 persen pada 2021. Sedangkan untuk kategori prevalensi stunting yang dibuat Badan Kesehatan Dunia (WHO), capaian Indonesia itu masuk kategori prevalensi stunting menengah (20%-29%).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/11/01/rsud-sultan-fattah-demak-peringati-hari-inovasi-indonesia-dengan-upacara-bendera">Best Printed Company Profile dan Best Video Company Profile Semen Gresik Raih Penghargaan BUMN Awards</a></strong></p>
<p>Di tengah potensi ancaman dampak krisis global saat ini, Pemerintah menargetkan penurunan angka prevalensi stunting berlanjut, hingga tercatat 14 persen pada 2024.</p>
<p>Menurut Lestari, berbagai langkah strategis harus segera direalisasikan lewat pemanfaatan sejumlah sumber daya yang dimiliki setiap daerah. Praktik itu harus dilakukan, dalam pemenuhan gizi seimbang bagi setiap keluarga.</p>
<p>Kesiapan setiap pemangku kepentingan di pusat dan daerah, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, harus dipastikan, agar strategi yang telah dirancang dapat berjalan sesuai rencana.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/11/01/rsud-sultan-fattah-demak-peringati-hari-inovasi-indonesia-dengan-upacara-bendera">RSUD Sultan Fattah Demak Peringati Hari Inovasi Indonesia dengan Upacara Bendera</a></strong></p>
<p>Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, mendorong semua pihak, kementerian dan lembaga, serta masyarakat, untuk bahu membahu lewat kolaborasi yang baik, guna merealisasikan pemenuhan gizi seimbang bagi setiap keluarga.</p>
<p>Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu berpendapat, perlu sebuah gerakan yang masif, untuk mengakselerasi pemenuhan gizi seimbang pada setiap anggota keluarga di Indonesia, agar target prevalensi stunting Nasional tercapai.</p>
<p>&#8221;Hal itu karena, pencapaian prevalensi stunting 14 persen pada 2024, bukanlah hal yang mudah. Tanpa gerak bersama dari semua pihak, sulit untuk mewujudkannya,&#8221; tegas Rerie.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/01/target-pencapaian-prevalensi-stunting-harus-segera-direalisasikan">Target Pencapaian Prevalensi Stunting Harus Segera Direalisasikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dapat Turunkan Tekanan Darah Hingga Penyakit Jantung, Manfaat Rutin Mengonsumsi Biji-bijian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/29/dapat-turunkan-tekanan-darah-hingga-penyakit-jantung-manfaat-rutin-mengonsumsi-biji-bijian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2022 03:46:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Penyekit jangtun]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan darah]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=281595</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa tingkat kematian akibat penyakit jantung tergolong tinggi. Untuk meminimalisir terserang penyakit jantung tersebut, tentu saja dibutuhkan pola hidup sehat seperti salah satunya rutin mengonsumsi makanan bergizi, contohnya biji-bijian. Dilansir dari Suara.com pada Kamis (29/9/2022), biji-bijian menurut ahli gizi mengandung nutrisi yang mampu memaksimalkan energi. Baca Juga: Sering Dianggap [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/29/dapat-turunkan-tekanan-darah-hingga-penyakit-jantung-manfaat-rutin-mengonsumsi-biji-bijian">Dapat Turunkan Tekanan Darah Hingga Penyakit Jantung, Manfaat Rutin Mengonsumsi Biji-bijian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)-</strong> World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa tingkat kematian akibat penyakit jantung tergolong tinggi.</p>
<p>Untuk meminimalisir terserang penyakit jantung tersebut, tentu saja dibutuhkan pola hidup sehat seperti salah satunya rutin mengonsumsi makanan bergizi, contohnya biji-bijian.</p>
<p>Dilansir dari <em>Suara.com</em> pada Kamis (29/9/2022), biji-bijian menurut ahli gizi mengandung nutrisi yang mampu memaksimalkan energi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/09/27/sering-dianggap-rumput-biasa-enam-manfaat-daun-sirih-cina-untuk-kesehatan">Sering Dianggap Rumput Biasa, Enam Manfaat Daun Sirih Cina untuk Kesehatan</a></strong></p>
<p>Biji-bijian juga memiliki kandungan kalium serta magnesium yang berfungsi membantu menurunkan tekanan darah seseorang.</p>
<p>Dihimpun dari laman Hops.id Jaringan Suara.com, vitamin B dalam biji-bijian diklaim pula menjadikan metabolisme tubuh berfungsi dengan baik. Lonjakan gula darah seseorang juga dikatakan mampu diminimalisir dengan rutin mengonsumsi biji-bijian.</p>
<p>Karbohidrat olahan, di sisi lain, sangat rendah nutrisi dan serat yang menyebabkan gula darah naik dengan cepat. Departemen Pertanian AS (USDA), di situs resminya, menyarankan agar kamu makan setidaknya setengah dari asupan nutrisi harianmu adalah biji-bijian.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/09/26/tujuh-khasiat-lotus-root-powder-bagi-kesehatan">Tujuh Khasiat Lotus Root Powder Bagi Kesehatan</a></strong></p>
<p>Jika kamu memikirkan whole grain, pasti sering memikirkan beras merah. Namun, belakangan ini semakin banyak jenis whole grain, jadi kamu bisa memilih sesuai selera.</p>
<p>Secara khusus, gandum, yang disebut rajanya biji-bijian, adalah biji-bijian yang direkomendasikan oleh banyak ahli gizi, karena biji-bijian terpilih sebagai salah satu dari 10 makanan super teratas oleh Institut Kesehatan Masyarakat Harvard di Amerika Serikat pada tahun 2019.</p>
<p>Pilihan lainnya untuk menghindari penyakit jantung adalah menggunakan produk gandum utuh, seperti oatmeal atau granola yang terbuat dari gandum, atau pasta gandum utuh atau roti gandum hitam.</p>
<p>Selain makan biji-bijian dan mengonsumsi beberapa makanan tinggi serat, jangan lupa juga untuk rutin berolahraga agar tubuh sehat bugar terhindar dari berbagai macam penyakit mematikan.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/29/dapat-turunkan-tekanan-darah-hingga-penyakit-jantung-manfaat-rutin-mengonsumsi-biji-bijian">Dapat Turunkan Tekanan Darah Hingga Penyakit Jantung, Manfaat Rutin Mengonsumsi Biji-bijian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenali Gejala Hingga Cara Pencegahan AIDS</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/01/kenali-gejala-hingga-cara-pencegahan-aids</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2021 06:02:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Aids]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Pencegahaan AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[Gejal AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[hiv]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=214669</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Human immunodeficiency virus (HIV) menargetkan sistem kekebalan dan melemahkan pertahanan orang terhadap banyak infeksi dan beberapa jenis kanker yang dapat dilawan oleh orang dengan sistem kekebalan yang sehat. Saat virus menghancurkan dan merusak fungsi sel kekebalan, individu yang terinfeksi secara bertahap menjadi kekurangan kekebalan. Fungsi kekebalan biasanya diukur dengan jumlah CD4. Tahap paling [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/01/kenali-gejala-hingga-cara-pencegahan-aids">Kenali Gejala Hingga Cara Pencegahan AIDS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)-</strong> Human immunodeficiency virus (HIV) menargetkan sistem kekebalan dan melemahkan pertahanan orang terhadap banyak infeksi dan beberapa jenis kanker yang dapat dilawan oleh orang dengan sistem kekebalan yang sehat.</p>
<p>Saat virus menghancurkan dan merusak fungsi sel kekebalan, individu yang terinfeksi secara bertahap menjadi kekurangan kekebalan. Fungsi kekebalan biasanya diukur dengan jumlah CD4.</p>
<p>Tahap paling lanjut dari infeksi HIV adalah Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), yang dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk berkembang jika tidak diobati, tergantung pada individunya, Rabu (1/12/2021).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/01/fitur-baru-joox-rooms-hadirkan-musim-kedua-idol-station/">Fitur Baru Joox Rooms Hadirkan Musim Kedua “Idol Station”</a></strong></p>
<p>Organisasi kesehatan dunia WHO mendefinisikan AIDS dengan perkembangan kanker tertentu, infeksi atau manifestasi klinis jangka panjang yang parah.</p>
<p>Berikut ini adalah tanda, penularan, faktor risiko, diagnosa hingga pencegahan HIV dilansir dari laman resmi WHO.</p>
<p><strong>Tanda dan gejala</strong></p>
<p>Gejala HIV bervariasi tergantung pada stadium infeksi. Meskipun orang yang hidup dengan HIV cenderung paling menular dalam beberapa bulan pertama setelah terinfeksi, banyak yang tidak menyadari status mereka sampai tahap selanjutnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/30/kesan-jung-hae-in-dan-jisoo-blackpink-dalam-pembacaan-naskah-pertama-snowdrop/">Kesan Jung Hae In dan Jisoo Blackpink Dalam Pembacaan Naskah Pertama “Snowdrop”</a></strong></p>
<p>Dalam beberapa minggu pertama setelah infeksi awal orang mungkin tidak mengalami gejala atau penyakit seperti influenza termasuk demam, sakit kepala, ruam atau sakit tenggorokan.</p>
<p>Ketika infeksi semakin melemahkan sistem kekebalan, virus ini dapat mengembangkan tanda dan gejala lain, seperti pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat badan, demam, diare dan batuk.</p>
<p>Tanpa pengobatan, pasien dengan HIV juga dapat mengalami penyakit parah seperti tuberkulosis (TB), meningitis kriptokokus, infeksi bakteri parah, dan kanker seperti limfoma dan sarkoma Kaposi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/30/who-vaksinasi-masih-penting-untuk-lawan-varian-baru-omicron/">WHO: Vaksinasi Masih Penting untuk Lawan Varian Baru Omicron</a></strong></p>
<p><strong>Penularan</strong></p>
<p>HIV dapat ditularkan melalui pertukaran berbagai cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, seperti darah, ASI, air mani dan cairan vagina. HIV juga dapat ditularkan dari ibu ke anaknya selama kehamilan dan persalinan. Individu tidak dapat terinfeksi melalui kontak biasa sehari-hari seperti berciuman, berpelukan, berjabat tangan, atau berbagi benda pribadi, makanan atau air.</p>
<p>Penting untuk dicatat bahwa orang dengan HIV yang menjalani antiretroviral therapy (ART) dan obat penekan virus, tidak menularkan HIV ke pasangan seksual mereka.</p>
<p>Oleh karena itu, akses dini ke ART dan dukungan untuk tetap menggunakan pengobatan sangat penting tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan orang dengan HIV tetapi juga untuk mencegah penularan HIV.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/29/ganjar-terpingkal-pingkal-nonton-film-yowis-ben-3/">Ganjar Terpingkal-pingkal Nonton Film ‘Yowis Ben 3’</a></strong></p>
<p><strong>Faktor risiko</strong></p>
<p>Terdapat sejumlah perilaku dan kondisi yang menempatkan individu pada risiko yang lebih besar tertular HIV meliputi; melakukan hubungan seks anal atau vagina tanpa kondom. Kemudian memiliki infeksi menular seksual (IMS) lain seperti sifilis, herpes, klamidia, gonore dan vaginosis bakteri.</p>
<p>Risiko tinggi lain juga terjadi saat seseorang berbagi jarum suntik yang terkontaminasi, alat suntik dan peralatan suntik lainnya serta larutan obat saat menyuntikkan obat, termasuk menerima suntikan yang tidak aman untuk tubuh.</p>
<p>Selain itu transfusi darah dan transplantasi jaringan, dan prosedur medis yang melibatkan pemotongan atau penindikan yang tidak steril juga memiliki risiko tinggi terpapar HIV.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/29/sepuluh-daftar-film-yang-cocok-menemani-libur-nataru/">Sepuluh Daftar Film Yang Cocok Menemani Libur Nataru</a></strong></p>
<p>Petugas kesehatan yang tidak sengaja mengalami cedera tertusuk jarum suntik masuk dalam golongan pihak yang memiliki risiko tinggi.</p>
<p><strong>Diagnosa</strong></p>
<p>HIV dapat didiagnosis melalui tes diagnostik cepat di fasilitas kesehatan atau rumah sakit dan sebagian besar tes memberikan hasil pada hari yang sama. Ini sangat memudahkan diagnosis dini dan hubungan antara pengobatan dan perawatan.</p>
<p>Individu juga dapat menggunakan tes mandiri HIV untuk menguji diri mereka sendiri. Namun, tidak ada tes tunggal yang dapat memberikan diagnosis HIV secara lengkap; pengujian konfirmasi diperlukan, dilakukan oleh pekerja kesehatan atau komunitas yang berkualifikasi dan lokasi di pusat komunitas atau klinik.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/28/ini-film-vertikal-pertama-dengan-local-beauty-brand/">Ini Film Vertikal Pertama dengan Local Beauty Brand</a></strong></p>
<p>Infeksi HIV dapat dideteksi dengan sangat akurat menggunakan tes prakualifikasi WHO dalam strategi pengujian yang disetujui secara nasional.</p>
<p>Tes diagnostik HIV yang paling banyak digunakan untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh orang tersebut sebagai bagian dari respon imun mereka untuk melawan HIV. Dalam kebanyakan kasus, orang mengembangkan antibodi terhadap HIV dalam 28 hari setelah infeksi.</p>
<p>Selama waktu ini, orang mengalami apa yang disebut periode jendela – ketika antibodi HIV belum diproduksi dalam tingkat yang cukup tinggi untuk dideteksi oleh tes standar dan ketika mereka mungkin tidak memiliki tanda-tanda infeksi HIV, tetapi juga ketika mereka dapat menularkan HIV.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/26/film-musical-animasi-disney-encanto-jadi-film-teratas-box-office-tranksgiving/">Film Musical Animasi Disney “Encanto” Jadi Film Teratas Box Office Thanksgiving</a></strong></p>
<p>Setelah infeksi, seseorang dapat menularkan penularan HIV ke pasangan seksual atau pengguna narkoba atau wanita hamil kepada bayinya selama kehamilan atau masa menyusui.</p>
<p>Setelah diagnosis positif, orang harus diuji ulang sebelum mereka terdaftar dalam pengobatan dan perawatan untuk kemungkinan kesalahan pengujian atau pelaporan. Khususnya, begitu seseorang didiagnosis dengan HIV dan telah memulai pengobatan, mereka tidak bisa dites ulang.</p>
<p>Sementara tes untuk remaja dan orang dewasa telah dibuat sederhana dan efisien, hal ini tidak berlaku untuk bayi yang lahir dari ibu HIV-positif.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/26/empat-rekomendasi-film-dan-serial-laga-pertarungan/">Empat Rekomendasi Film dan Serial Laga Pertarungan</a></strong></p>
<p>Untuk anak-anak di bawah usia 18 bulan, tes serologis tidak cukup untuk mengidentifikasi infeksi HIV tes virologis harus dilakukan sejak lahir atau pada usia 6 minggu.</p>
<p>Teknologi baru tersedia untuk melakukan tes ini di titik perawatan dan mendukung hasil pada hari yang sama, yang akan menentukan hubungan yang tepat dengan perawatan dan perawatan.</p>
<p><strong>Pencegahan</strong></p>
<p>Individu dapat mengurangi risiko infeksi HIV dengan membatasi paparan faktor risiko. Pendekatan kunci untuk pencegahan HIV, yang sering digunakan seperti penggunaan kondom pria dan wanita,<br />
tes dan konseling untuk HIV dan IMS, pengujian dan konseling untuk keterkaitan dengan perawatan tuberkulosis (TB), sunat untuk laki-laki, penggunaan obat antiretroviral (ARV) untuk pencegahan, menghindari menyuntikkan dan menggunakan narkoba.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/25/v-bts-akan-isi-ost-our-beloved-summer-yang-dibintangi-choi-woo-shik/">V BTS Akan Isi Ost “Our Beloved Summer” yang Dibintangi Choi Woo Shik</a></strong></p>
<p>Penyakit HIV dapat dikelola dengan rejimen pengobatan yang terdiri dari kombinasi tiga atau lebih obat antiretroviral (ARV). Terapi antiretroviral (ART) saat ini tidak menyembuhkan infeksi HIV tetapi sangat menekan replikasi virus dalam tubuh seseorang dan memungkinkan pemulihan sistem kekebalan individu untuk memperkuat dan mendapatkan kembali kapasitas untuk melawan infeksi dan beberapa jenis kanker.</p>
<p>Sejak 2016, WHO telah merekomendasikan agar semua orang yang hidup dengan HIV diberikan ART seumur hidup, termasuk anak-anak, remaja, dewasa dan wanita hamil dan menyusui, terlepas dari status klinis atau jumlah CD4.</p>
<p>Pada Juni 2021, 187 negara telah mengadopsi rekomendasi ini, mencakup 99 persen dari semua orang yang hidup dengan HIV secara global.</p>
<p>WHO merekomendasikan inisiasi ART cepat untuk semua orang yang hidup dengan HIV, termasuk menawarkan ART pada hari yang sama dengan diagnosis di antara mereka yang siap untuk memulai pengobatan.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/01/kenali-gejala-hingga-cara-pencegahan-aids">Kenali Gejala Hingga Cara Pencegahan AIDS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jepang Perkertat Perbatasan Saat Varian Baru Omicron Menyebar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/11/29/jepang-perkertat-perbatasan-saat-varian-baru-omicron-menyebar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2021 05:20:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Varian Baru Omicron]]></category>
		<category><![CDATA[who]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=214114</guid>

					<description><![CDATA[<p>TOKYO (SUARABARU.ID)- Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Senin (29/11/2021) mengatakan bahwa negaranya akan mempertimbangkan untuk lebih memperketat perbatasannya saat varian baru virus corona, Omicron, menyebar ke seluruh dunia. &#8220;Kami (mengambil tindakan) dengan kepekaan yang tinggi dalam menghadapi krisis&#8221; kata Kishida kepada wartawan. Dia menyebutkan bahwa Jepang pada Minggu (28/11/2021) menutup perbatasannya untuk warga asing [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/29/jepang-perkertat-perbatasan-saat-varian-baru-omicron-menyebar">Jepang Perkertat Perbatasan Saat Varian Baru Omicron Menyebar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TOKYO (SUARABARU.ID)-</strong> Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Senin (29/11/2021) mengatakan bahwa negaranya akan mempertimbangkan untuk lebih memperketat perbatasannya saat varian baru virus corona, Omicron, menyebar ke seluruh dunia.</p>
<p>&#8220;Kami (mengambil tindakan) dengan kepekaan yang tinggi dalam menghadapi krisis&#8221; kata Kishida kepada wartawan.</p>
<p>Dia menyebutkan bahwa Jepang pada Minggu (28/11/2021) menutup perbatasannya untuk warga asing yang bepergian dari sembilan negara termasuk Afrika Selatan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/27/belgia-temukan-kasus-pertama-varian-baru-covid-afsel-di-eropa/">Belgia Temukan Kasus Pertama Varian Baru Covid Afsel Di Eropa</a></strong></p>
<p>&#8220;Ketika kami melihat penyebaran virus di seluruh dunia, kami terus mempertimbangkan langkah-langkah lebih lanjut untuk memperketat kontrol perbatasan dan akan mengumumkan keputusan kami pada waktu yang tepat,&#8221; ujar Kishida.</p>
<p>Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (26/11/2021) mengklasifikasi varian B11529 yang muncul di Afrika Selatan sebagai SARS-CoV-2 &#8220;varian yang diwaspadai&#8221;, dan menyebutkan bahwa varian itu kemungkinan lebih cepat menular dibandingkan varian lainnya.</p>
<p>Bukti awal menunjukkan adanya peningkatan risiko infeksi berulang dan &#8220;perubahan yang merugikan dalam epidemiologi Covid-19,&#8221; kata WHO lewat pernyataan usai rapat tertutup ahli independen yang meninjau data tersebut.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/27/afsel-komplain-larangan-perjalanan-atas-varian-baru-covid-tak-dapat-dibenarkan/">Afsel Komplain, Larangan Perjalanan Atas Varian Baru Covid Tak Dapat Dibenarkan</a></strong></p>
<p>Infeksi di Afrika Selatan melonjak drastis dalam beberapa pekan terakhir, bersamaan dengan temuan varian yang kini dinamai sebagai Omicron, katanya.</p>
<p>&#8220;Varian ini mempunyai mutasi yang banyak, yang beberapa di antaranya mengkhawatirkan. Bukti awal memperlihatkan bahwa varian ini memiliki risiko infeksi berulang yang tinggi, jika dibanding dengan (varian yang diwaspadai) lainnya&#8221;, kata dia.</p>
<p>Omicron merupakan varian Covid-19 kelima yang menyandang nama.</p>
<p>&#8220;Varian ini telah terdeteksi pada tingkat yang lebih cepat dibanding lonjakan infeksi sebelumnya, menunjukkan bahwa varian ini mungkin memiliki keunggulan dalam menyebarkan virus,&#8221; kata WHO.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/29/jepang-perkertat-perbatasan-saat-varian-baru-omicron-menyebar">Jepang Perkertat Perbatasan Saat Varian Baru Omicron Menyebar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>