blank
Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama ganjar Pranowo. Foto: humas/pemprov jateng
blank
Isdiyanto Isman. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, kembali melakukan siaran serentak radio dan televisi, dalam acara ‘Jateng Bersalawat’ episode 2.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Jateng Bersalawat digelar Jumat (20/11/2020), di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jalan Pahlawan, Semarang.

Ada pun Jateng Bersalawat kali ini akan dilaksanakan Selasa (22/12/2020), di Gedung Bustanul Asiqin, Jalan Kahar Muzakir 12, Semanggi Kidul, Pasar Kliwon, Surakarta. Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, akan memimpin kegiatan salawatan ini,

BACA JUGA : Hendi Wacanakan Bangun Masjid Raya Semarang di Mijen

”Jateng Bersalawat yang diselenggarakan di era pandemi covid-19 kali ini, diprakarsai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sebagai bentuk ekspresi memperbanyak doa, agar provinsi ini segera terbebas covid-19,” kata Isdiyanto Isman, selaku Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Jateng dalam keterangannya, Minggu (20/12/2020).

Disampaikan dia, KPID Jateng akan mengoptimalkan koordinasi dengan semua lembaga penyiaran televisi dan radio, untuk membantu penyebarluasan acara ini.

Jateng Bersalawat juga akan disiarkan secara langsung oleh TVRI Jawa Tengah, serta siaran On Air dari RRI Semarang.

Jateng Bersalawat dimulai pukul 20.00-21.00 WIB. Selanjutnya siaran langsung akan di-relay seluruh televisi lokal dan stasiun radio di Jateng.

Jadi Momentum
KPID Jateng juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Lembaga Penyiaran Publik, Lembaga Penyiaran Publik Lokal, Lembaga Penyiaran Swasta dan Lembaga Penyiaran Komunitas, serta Jasa Penyiaran Televisi dan Radio, yang bersepakat untuk menggemakan siaran bersama ini.

”Hal ini sebagai tindak lanjut surat KPID kepada seluruh lembaga penyiaran, jasa penyiaran radio dan televisi, tertanggal 16 Desember 2020. Insya Allah sebagian besar lembaga penyiaran televisi dan radio menyatakan kesiapannya me-relay TVRI Jawa Tengah dan RRI Semarang,” imbuh dia.

Dijelaskan panitia, untuk melakukan relay lembaga penyiaran televisi, bisa menghubungi Tri Wuriantoro (TVRI Jawa Tengah/081576969). Sedangkan untuk radio dengan Bhakti Yudhatama (RRI Semarang/081229000228).

Jembatan Komunikasi
Menurut Isdiyanto, urgensi menggemakan Jateng Bersalawat melalui siaran serentak ini, dilatari sebagai momentum untuk mengajak masyarakat berdoa, agar Jateng segera terbebas dari covid-19.

Mengingat pandemi masih menguat, maka pelaksanaannya menggunakan protokol kesehatan covid-19, yang antara lain pembatasan peserta maksimal 50 orang. Sehingga peran lembaga penyiaran sangat penting, sebagai jembatan komunikasi antara yang di tempat acara dengan masyarakat luas, saat acara berlangsung.

Jateng Bersalawat akan diisi sambutan Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo, tausiyah oleh KH Dian Nafi dari Sukoharjo, sedangkan doa akan dipimpin Kepala Kanwil Kemenag Jateng.

Riyan-Sol