<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kemenparekraf Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/kemenparekraf/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Aug 2024 05:37:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>kemenparekraf Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Workshop Ekosistem Ekraf; Percuma Ada Kekayaan Intelektual tetapi Tak Hasilkan Uang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/18/workshop-ekosistem-ekraf-percuma-ada-kekayaan-intelektual-tetapi-tak-hasilkan-uang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Aug 2024 05:37:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Barekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Sabartua Tampubolong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=431481</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) – Dr Sabartua Tampubolon, Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif Kemenparekraf/Badan Ekraf mengatakan, ekosistem ekonomi kreatif harus memenuhi delapan poin. Kedelapan poin yang dimaksud adalah adanya riset tentang ekonomi kreatif (ekraf), pendidikan yang memadai, pendanaan dan pembiayaan, dan ketersediaan infrastuktur. “Lalu ada sistem pemasaran, pemberian insentif, fasilitasi kekayaan intelktual, dan perlindungan hasil kreativitas,” [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/18/workshop-ekosistem-ekraf-percuma-ada-kekayaan-intelektual-tetapi-tak-hasilkan-uang">Workshop Ekosistem Ekraf; Percuma Ada Kekayaan Intelektual tetapi Tak Hasilkan Uang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID) – </strong>Dr Sabartua Tampubolon, Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif Kemenparekraf/Badan Ekraf mengatakan, ekosistem ekonomi kreatif harus memenuhi delapan poin.</p>
<p>Kedelapan poin yang dimaksud adalah adanya riset tentang ekonomi kreatif (ekraf), pendidikan yang memadai, pendanaan dan pembiayaan, dan ketersediaan infrastuktur.</p>
<p>“Lalu ada sistem pemasaran, pemberian insentif, fasilitasi kekayaan intelktual, dan perlindungan hasil kreativitas,” kata Sabartua Tampubolon saat berbicara di depan peserta Workshop Ekosistem ekonomi Kreatif yang diselenggarakan Kemenparekraf/Bekraf bersama Dinas kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jateng di Hotel Grand Wahid, Salatiga, Jumat (16/8/2024).</p>
<p>Dikatakan, riset serius yang dilakukan untuk ekonomi kreatif baru dilakukan pada tahun 2016, saat Badan Ekonomi Kreatif masih mandiri. Sedangkan sekarang Badan Ekonomi Kreatif ditempelkan pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.</p>
<p>Tampubolon juga menyebut, Undang-Undang Ekonomi Kreatif baru terbit pada tahun 2019. “Tetapi sejak terbitnya UU No 24 Tahun 2019 tentang ekraf tersebut, sampai sekarang belum ada riset yang terkait ekonomi kreatif,” ujar Tampubolon.</p>
<p>Diakuinya, masih ada persoalan terkait ekonomi kreatif ini. Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) dibuat leh pemerintah pusat, tetapi daerah tidak harus membuat Rindekraf Daerah.</p>
<figure id="attachment_431484" aria-describedby="caption-attachment-431484" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-431484 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA.jpeg" alt="" width="681" height="437" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA-400x257.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA-150x96.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA-300x194.jpeg 300w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-431484" class="wp-caption-text">Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Ekraf Kemenparekraf/Barekraf didampingi moderator R. Widiyartono, Pemimpin Redaksi suarabaru.id. Foto: Danang Radhitya</figcaption></figure>
<p>“Hanya, daerah bisa membuat rencana aksi. Kemudian hambatan lainnya adalah nomenklatur yang berbeda-beda, sehingga ekraf harus berkoordinasi dengan beberapa dinas atau instasi di daerah,” ujar Tampubolon.</p>
<p><strong>Kekayaan Intelektual</strong></p>
<p>Dalam kapasitas sebagai  Direktur Pengembangan Kekayaan Inteletual Industri Kreatif, lelaki asal Parlombuan, Pangaribuan, Tapanuli Utara ini menguraikan tentang pentingnya Hak atas Kekayaan Intelektual.</p>
<p>Dia menandaskan, bahwa Kekayaan Intelektual sangat penting bagi pelaku ekonomi kreatif. “Pelaku ekonomi kreatif harus memiliki <em>brand </em>atau merk dan tercatat sebagai kekayaan intelektual.</p>
<p>Kalau belum punya kekayaan intelektual belum bisa disebut ekonomi kreatif, itu baru UMKM. Ekonomo kreatif memang UMKM tetapi tidak semua UMKM meruplakan ekonomi kreatif. Yang membedakan ya keberadaan kekayaan intelektual itu,” ujar Tampubolon.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/18/workshop-ekosistem-ekraf-percuma-ada-kekayaan-intelektual-tetapi-tak-hasilkan-uang">Workshop Ekosistem Ekraf; Percuma Ada Kekayaan Intelektual tetapi Tak Hasilkan Uang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengembangan Desa Wisata Harus Perhatikan Kearifan Lokal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/22/pengembangan-desa-wisata-harus-perhatikan-kearifan-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2024 13:41:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[endapatan Domestik Bruto (PDB)]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=400663</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, rencana pembentukan desa wisata di sejumlah daerah di Tanah Air, untuk tidak mengabaikan kearifan lokal dalam proses pengembangannya. &#8221;Rencana pemerintah mengembangkan desa wisata di Tanah Air harus mendapatkan dukungan penuh, dengan proses pengembangan pariwisata, lingkungan dan budaya yang seimbang. Jangan sampai mengabaikan kearifan lokal yang ada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/22/pengembangan-desa-wisata-harus-perhatikan-kearifan-lokal">Pengembangan Desa Wisata Harus Perhatikan Kearifan Lokal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, rencana pembentukan desa wisata di sejumlah daerah di Tanah Air, untuk tidak mengabaikan kearifan lokal dalam proses pengembangannya.</p>
<p>&#8221;Rencana pemerintah mengembangkan desa wisata di Tanah Air harus mendapatkan dukungan penuh, dengan proses pengembangan pariwisata, lingkungan dan budaya yang seimbang. Jangan sampai mengabaikan kearifan lokal yang ada di setiap desa wisata itu,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/2/2024).</p>
<p>Berdasarkan catatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dari 80 ribu lebih desa di Tanah Air, sekitar 7.500 desa dinilai memiliki potensi di sektor wisata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/22/prodi-ie-feb-uksw-hadirkan-pakar-ekonomi-pembangunan-kupas-tuntas-konsep-makroekonomi">Prodi IE FEB UKSW Hadirkan Pakar Ekonomi Pembangunan, Kupas Tuntas Konsep Makroekonomi</a></strong></p>
<p>Namun pada tahun 2024, Kemenparekraf berencana membentuk 6.000 desa wisata. Diharapkan, desa wisata yang dibentuk itu dapat menyumbang 4,5 persen Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Nasional.</p>
<p>Dalam pengembangan desa sebagai kawasan tujuan wisata aspek, ujar Lestari, aspek sosial dan kelestarian lingkungan desa itu, harus menjadi perhatian serius.</p>
<p>Jangan sampai, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, kedatangan para wisatawan ke desa-desa, memberi dampak negatif dalam kehidupan masyarakat desa.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/22/jaksa-penuntut-umum-anggap-dakwaan-terhadap-daniel-murni-penegakan-hukum">Jaksa Penuntut Umum Anggap Dakwaan Terhadap Daniel Murni Penegakan Hukum, Bukan Kriminalisasi</a></strong></p>
<p>Sejumlah kajian terkait sosial dan lingkungan hidup masyarakat desa, tambah Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus menjadi dasar pertimbangan dalam proses membangun desa wisata di sejumlah daerah.</p>
<p>Kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata di setiap daerah, ujar Rerie, harus segera dipastikan, agar pengembangan desa wisata dapat mewujudkan keseimbangan antara kegiatan pariwisata dan pelestarian lingkungan hidup, serta budaya.</p>
<p>Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu berharap, adanya kolaborasi antarpemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah yang solid, untuk merealisasikan desa wisata yang berkelanjutan dan mengedepankan kearifan lokal.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/22/pengembangan-desa-wisata-harus-perhatikan-kearifan-lokal">Pengembangan Desa Wisata Harus Perhatikan Kearifan Lokal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tenaga Kerja Sektor Pariwisata Masih Didominasi Perempuan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/19/tenaga-kerja-sektor-pariwisata-masih-didominasi-perempuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2024 10:19:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=400050</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang konsisten, merupakan langkah strategis untuk mendorong pencapaian target sektor pariwisata Nasional. Saat ini tenaga kerja sektor pariwisata Indonesia, masih didominasi perempuan. &#8221;Peningkatan kapasitas keterampilan perempuan di sektor pariwisata Nasional harus konsisten dilakukan, dalam upaya mengakselerasi pembangunan pariwisata di Tanah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/19/tenaga-kerja-sektor-pariwisata-masih-didominasi-perempuan">Tenaga Kerja Sektor Pariwisata Masih Didominasi Perempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang konsisten, merupakan langkah strategis untuk mendorong pencapaian target sektor pariwisata Nasional. Saat ini tenaga kerja sektor pariwisata Indonesia, masih didominasi perempuan.</p>
<p>&#8221;Peningkatan kapasitas keterampilan perempuan di sektor pariwisata Nasional harus konsisten dilakukan, dalam upaya mengakselerasi pembangunan pariwisata di Tanah Air,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/2/2024).</p>
<p>Catatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyebutkan, sebanyak 54,22 persen tenaga kerja di bidang pariwisata adalah perempuan. Pemerintah pun menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, mencapai 14,3 juta orang pada 2024.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/19/pengamanan-tps-selesai-kapolres-jepara-dukungan-masyarakat-luar-biasa">Pengamanan TPS Selesai, Kapolres Jepara: Dukungan Masyarakat Luar Biasa</a></strong></p>
<p>Menurut Lestari, sektor pariwisata Indonesia saat ini bergerak menuju pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif, dengan berbagai proyek inovatif berbasis komunitas hingga inisiatif ramah lingkungan.</p>
<p>Keterlibatan perempuan dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif ini, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, merupakan langkah strategis yang harus mendapat dukungan para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah.</p>
<p>Sehingga, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, upaya untuk meningkatkan kapasitas keterampilan perempuan dalam rangka mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif, harus intensif dilakukan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/19/kerusakan-lingkungan-karimunjawa-ini-cawe-cawe-ala-nano-warsono">Kerusakan Lingkungan Karimunjawa, Ini Cawe-cawe ala Nano Warsono</a></strong></p>
<p>Tujuannya, jelas anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, peningkatan kualitas sektor pariwisata Nasional yang dicapai, dapat menjawab kebutuhan para wisatawan baik dari dalam negeri, maupun wisatawan mancanegara.</p>
<p>Rerie sangat berharap, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, mampu membangun kreativitas dan kapasitas sumber daya manusia di sektor pariwisata Nasional, agar dapat mewujudkan sejumlah target yang telah ditetapkan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/19/tenaga-kerja-sektor-pariwisata-masih-didominasi-perempuan">Tenaga Kerja Sektor Pariwisata Masih Didominasi Perempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaku Wisata Nasional Masih Hadapi Kendala</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/02/pelaku-wisata-nasional-masih-hadapi-kendala</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 10:49:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI)]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=397029</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, sejumlah kendala yang masih dihadapi para pelaku wisata Nasional, harus segera diatasi. Hal ini untuk mendukung pencapaian target kedatangan wisatawan tahun ini. &#8221;Sejumlah masukan dari para pelaku wisata Nasional, diharapkan mendasari langkah perbaikan layanan bagi para wisatawan yang datang ke Indonesia,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/02/pelaku-wisata-nasional-masih-hadapi-kendala">Pelaku Wisata Nasional Masih Hadapi Kendala</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, sejumlah kendala yang masih dihadapi para pelaku wisata Nasional, harus segera diatasi. Hal ini untuk mendukung pencapaian target kedatangan wisatawan tahun ini.</p>
<p>&#8221;Sejumlah masukan dari para pelaku wisata Nasional, diharapkan mendasari langkah perbaikan layanan bagi para wisatawan yang datang ke Indonesia,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/2/2024).</p>
<p>Catatan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menyebutkan, target industri pariwisata 2024 bisa tercapai, asalkan didukung aksesibilitas yang memadai untuk turis lokal maupun internasional.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/02/golden-visa-bagi-investor-yang-menanam-modal-di-ikn">Golden Visa bagi Investor yang Menanam Modal di IKN</a></strong></p>
<p>Sebelumnya, di akhir 2023 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI menargetkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara meningkat hingga mencapai 14,3 juta kunjungan tahun ini. Ditambah dengan target devisa 15 miliar Dolar AS, serta pergerakan wisatawan domestik tembus 1,25 miliar.</p>
<p>Menurut Lestari, sejumlah target yang ditetapkan itu, sebaiknya diikuti dengan kesiapan para pelaku wisata Nasional dalam merealisasikannya.</p>
<p>Sejumlah kendala yang dihadapi para pelaku wisata, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah untuk mengatasinya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/02/02/pemkab-kendal-terus-bergerak-melaksanakan-pembangunan-untuk-kesejahteraan-masyarakat">Pemkab Kendal Terus Bergerak Melaksanakan Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat</a></strong></p>
<p>Secara umum, ujar Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, para pelaku wisata di sejumlah daerah saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan.</p>
<p>Antara lain peraturan yang tumpang tindih, kurangnya kualitas SDM, kurangnya publikasi, belum membaiknya infrastruktur, masih kurangnya investasi, aspek lingkungan hidup, dan kurangnya perhatian pada objek wisata religi.</p>
<p>Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu sangat berharap, para pemangku kepentingan segera mencari akar permasalahan yang dihadapi para pelaku wisata, untuk segera diatasi.</p>
<p>&#8221;Upaya memperlancar jalannya usaha pariwisata Nasional melalui kesiapan setiap pelaku usaha dan lingkungannya, harus menjadi langkah strategis dalam upaya menjawab tantangan target peningkatan jumlah wisatawan tahun ini,&#8221; tegas Rerie.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/02/pelaku-wisata-nasional-masih-hadapi-kendala">Pelaku Wisata Nasional Masih Hadapi Kendala</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dibutuhkan Langkah Kreatif untuk Kenalkan Tempat Wisata Baru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/30/dibutuhkan-langkah-kreatif-untuk-kenalkan-tempat-wisata-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 10:50:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Karisma Event Nusantara (KEN) 2024]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=396415</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, dukungan pemerintah dalam pengembangan pariwisata di daerah, harus terus ditingkatkan. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai langkah yang kreatif, untuk mewujudkan sejumlah capaian target yang telah ditetapkan. &#8221;Upaya menyeleksi dan menyosialisasikan sejumlah kawasan pariwisata di Tanah Air, merupakan langkah yang strategis, untuk mewujudkan sejumlah target di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/30/dibutuhkan-langkah-kreatif-untuk-kenalkan-tempat-wisata-baru">Dibutuhkan Langkah Kreatif untuk Kenalkan Tempat Wisata Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, dukungan pemerintah dalam pengembangan pariwisata di daerah, harus terus ditingkatkan. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai langkah yang kreatif, untuk mewujudkan sejumlah capaian target yang telah ditetapkan.</p>
<p>&#8221;Upaya menyeleksi dan menyosialisasikan sejumlah kawasan pariwisata di Tanah Air, merupakan langkah yang strategis, untuk mewujudkan sejumlah target di sektor pariwisata Nasional,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/1/2024).</p>
<p>Pada Minggu (28/1/2024) lalu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengungkapkan, sejumlah 110 event di sejumlah daerah, masuk dalam program kalender wisata Karisma Event Nusantara (KEN) 2024.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/30/bem-feb-unisnu-jepara-gelar-diskusi-mahasiswa-bersuara-bebaskan-aktivis-lingkungan">BEM Unisnu Jepara Gelar Diskusi Mahasiswa Bersuara, Bebaskan Aktivis Lingkungan</a></strong></p>
<p>Pemerintah sendiri berencana mempromosikan event-event KEN 2024 melalui media digital, sehingga KEN dapat lebih dikenal masyarakat secara luas, dan memberikan dampak positif pada jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia.</p>
<p>Menurut Lestari, langkah pemerintah itu harus mendapatkan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat dan daerah.</p>
<p>Promosi sejumlah event di daerah, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, sangat dibutuhkan sebagai bagian upaya untuk memperkenalkan budaya, sekaligus kawasan-kawasan wisata yang dimiliki.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/30/wakapolri-resmikan-rumah-sakit-bhayangkara-tingkat-iv-di-jagong-blora">Wakapolri Resmikan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV di Jagong Blora</a></strong></p>
<p>Kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia, jelas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, memiliki potensi yang kuat untuk menjadi daya tarik bagi para wisatawan.</p>
<p>Dengan upaya promosi yang kreatif dan konsisten, tambah anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, ketertarikan terhadap budaya Nusantara dapat menjadi jalan pembuka bagi para wisatawan, untuk lebih mengenal kawasan-kawasan wisata yang beragam di Indonesia.</p>
<p>&#8221;Berbagai langkah kreatif untuk memperkenalkan kawasan wisata baru di Tanah Air harus menjadi upaya yang konsisten, sehingga minat wisatawan untuk mengunjungi Indonesia terus meningkat,&#8221; harap dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/30/dibutuhkan-langkah-kreatif-untuk-kenalkan-tempat-wisata-baru">Dibutuhkan Langkah Kreatif untuk Kenalkan Tempat Wisata Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penguatan Sektor Pariwisata Nasional untuk Antisipasi &#8216;Overtourism&#8217; Dunia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/23/penguatan-sektor-pariwisata-nasional-untuk-antisipasi-overtourism-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 10:48:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Pariwisata Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[World Tourism Organization/UNWTO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=395080</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, tantangan overtourism di dunia, harus dijawab dengan perencanaan dan penguatan sektor pariwisata Nasional yang matang. &#8221;Tantangan dari dinamika pariwisata di dunia ini, harus mampu kita jawab dengan persiapan yang matang. Jangan sampai kita gagap mengantisipasi fenomena ini, yang malah bisa menyebabkan munculnya dampak negatif terhadap kawasan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/23/penguatan-sektor-pariwisata-nasional-untuk-antisipasi-overtourism-dunia">Penguatan Sektor Pariwisata Nasional untuk Antisipasi &#8216;Overtourism&#8217; Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, tantangan overtourism di dunia, harus dijawab dengan perencanaan dan penguatan sektor pariwisata Nasional yang matang.</p>
<p>&#8221;Tantangan dari dinamika pariwisata di dunia ini, harus mampu kita jawab dengan persiapan yang matang. Jangan sampai kita gagap mengantisipasi fenomena ini, yang malah bisa menyebabkan munculnya dampak negatif terhadap kawasan tujuan wisata yang kita miliki,&#8221; kata Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/1/2024).</p>
<p>Catatan Organisasi Pariwisata Dunia (World Tourism Organization/UNWTO), menyebutkan pada tahun 2019, jumlah kunjungan wisatawan internasional di seluruh dunia mencapai angka tertinggi, yaitu hampir 1,5 miliar.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/23/1-360-petani-dari-5-kabupaten-di-jateng-terima-dana-talangan-gagal-panen">1.360 Petani dari 5 Kabupaten di Jateng Terima Dana Talangan Gagal Panen</a></strong></p>
<p>Sedangkan catatan jumlah wisatawan dunia pada Januari 2023 hingga September 2023, sudah mencapai 88 persen, dari jumlah wisatawan 2019. Diperkirakan pada tahun 2024, akan menjadi tahun rekor kedatangan wisatawan di seluruh dunia, dan berpotensi terjadi overtourism, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Sejumlah kawasan tujuan wisata di sejumlah negara di dunia, bahkan sudah melakukan kebijakan pembatasan jumlah wisatawan, untuk mengendalikan jumlah kedatangan wisatawan yang sudah membebani infrastruktur di kawasan-kawasan wisata mereka.</p>
<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, ungkap Lestari, menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2024, meningkat hingga mencapai 14,3 juta kunjungan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/23/hampir-300-puskesmas-di-jateng-belum-punya-alat-usg-nana-sudjana-targetkan-tuntas-2024">Hampir 300 Puskesmas di Jateng Belum Punya Alat USG, Nana Sudjana Targetkan Tuntas 2024</a></strong></p>
<p>Kondisi itu, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan di sektor pariwisata, baik di tingkat pusat dan daerah, untuk mempersiapkan infrastruktur kawasan wisata di Tanah Air. Hal ini agar mampu memenuhi minat wisata masyarakat dunia, yang diperkirakan akan meningkat drastis.</p>
<p>Selain itu, jelas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, upaya promosi pariwisata juga harus digencarkan di sejumlah negara, yang potensial mendatangkan wisatawan ke Tanah Air.</p>
<p>Menurut Rerie, potensi meningkatnya jumlah wisatawan dunia harus benar-benar disikapi dengan langkah-langkah nyata, dan tentunya berdasarkan perencanaan yang matang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/23/duh-papan-kayu-kursi-besi-di-kota-lama-semarang-banyak-hilang-dicuri">Duh… Papan Kayu Kursi Besi di Kota Lama Semarang Banyak Hilang, Dicuri?</a></strong></p>
<p>Jangan sampai, ujar anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, pemerintah, swasta dan masyarakat di sektor pariwisata Nasional, tidak mengantisipasi dinamika di sektor pariwisata dunia itu.</p>
<p>&#8221;Ketidaksiapan dalam menjawab tantangan ledakan jumlah wisatawan dunia ini, berpotensi menimbulkan dampak negatif, terhadap kawasan-kawasan wisata yang kita tawarkan,&#8221; ungkap dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/23/penguatan-sektor-pariwisata-nasional-untuk-antisipasi-overtourism-dunia">Penguatan Sektor Pariwisata Nasional untuk Antisipasi &#8216;Overtourism&#8217; Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pariwisata Berkelanjutan Buka Potensi Perluasan Lapangan Kerja</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/12/pariwisata-berkelanjutan-buka-potensi-perluasan-lapangan-kerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 11:48:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393161</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan upaya guna mendorong pengembangan sektor pariwisata, agar mampu menjawab tren permintaan pasar. Hal ini diharapkan juga, akan membuka potensi lapangan kerja yang lebih luas di Tanah Air. &#8221;Upaya pengembangan pariwisata yang menyesuaikan tren dan diminati masyarakat, akan membuka potensi lapangan kerja di sejumlah daerah,&#8221; kata [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/12/pariwisata-berkelanjutan-buka-potensi-perluasan-lapangan-kerja">Pariwisata Berkelanjutan Buka Potensi Perluasan Lapangan Kerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan upaya guna mendorong pengembangan sektor pariwisata, agar mampu menjawab tren permintaan pasar. Hal ini diharapkan juga, akan membuka potensi lapangan kerja yang lebih luas di Tanah Air.</p>
<p>&#8221;Upaya pengembangan pariwisata yang menyesuaikan tren dan diminati masyarakat, akan membuka potensi lapangan kerja di sejumlah daerah,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/1/2024).</p>
<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengungkapkan, pada 2024 ini, ada tiga tren pariwisata yang akan dikembangkan. Pengembangan itu meliputi pariwisata berbasis alam, di antaranya konsep ekowisata atau pariwisata yang berwawasan lingkungan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/12/dani-agus-hariyanto-ketua-pwi-kabupaten-grobogan-periode-2024-2027">Dani Agus Hariyanto Ketua PWI Kabupaten Grobogan Periode 2024-2027</a></strong></p>
<p>Lalu ada pula pariwisata budaya yang dapat memberikan pengalaman berkesan kepada wisatawan. Kemudian pariwisata petualangan alam atau adventure, yang juga memberikan pengalaman bagi pelancong.</p>
<p>Diakui Lestari, konsep wisata yang berkelanjutan dengan mengedepankan pelestarian lingkungan, merupakan potensi yang bisa dimanfaatkan sebagai salah satu upaya membuka lapangan kerja yang lebih merata di Tanah Air.</p>
<p>Apalagi, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, catatan Kemenparekraf mengungkapkan, saat ini ada sekitar 46 juta orang yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/01/12/warga-cokrokembang-keluhkan-limbah-pertambangan-tembaga">Warga Cokrokembang Keluhkan Limbah Pertambangan Tembaga</a></strong></p>
<p>Upaya mengembangkan pariwisata berkelanjutan, tambah Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, diharapkan diikuti dengan peningkatan kemampuan masyarakat di sekitar kawasan wisata, dari sisi kewirausahaan dan pelestarian lingkungan.</p>
<p>Penguatan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata, tegas anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, harus konsisten dilakukan, agar mampu mengimbangi besarnya potensi yang tercipta.</p>
<p>Rerie sangat berharap, para pemangku kepentingan dan masyarakat, berkolaborasi dengan baik, dalam menjawab tantangan pada proses pembangunan pariwisata Nasional yang lebih hebat.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/12/pariwisata-berkelanjutan-buka-potensi-perluasan-lapangan-kerja">Pariwisata Berkelanjutan Buka Potensi Perluasan Lapangan Kerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengembangan Potensi Pariwisata Harus Dilakukan dengan Kolaborasi yang Kuat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/27/pengembangan-potensi-pariwisata-harus-dilakukan-dengan-kolaborasi-yang-kuat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Dec 2023 07:53:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[and Exhibition (MICE)]]></category>
		<category><![CDATA[Conference]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[incentive]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[Meeting]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=390534</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, potensi sejumlah destinasi wisata Nasional harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, guna menjawab sejumlah tantangan di tahun depan. &#8221;Berbagai persiapan harus segera dilakukan, untuk menjawab sejumlah tantangan yang ada. Mulai dari perencanaan yang matang, kesiapan sumber daya manusia, hingga infrastruktur yang diperlukan,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Rabu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/27/pengembangan-potensi-pariwisata-harus-dilakukan-dengan-kolaborasi-yang-kuat">Pengembangan Potensi Pariwisata Harus Dilakukan dengan Kolaborasi yang Kuat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, potensi sejumlah destinasi wisata Nasional harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, guna menjawab sejumlah tantangan di tahun depan.</p>
<p>&#8221;Berbagai persiapan harus segera dilakukan, untuk menjawab sejumlah tantangan yang ada. Mulai dari perencanaan yang matang, kesiapan sumber daya manusia, hingga infrastruktur yang diperlukan,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/12/2023).</p>
<p>Catatan Kemenparekraf pada Minggu (24/12/2023) menyebutkan, diperkirakan ada empat tren pariwisata pada 2024, yaitu wisata Bleisure (<em>Business and Leisure</em>), wisata kebugaran, pariwisata <em>deep and meaningfull</em> (mengedepankan <em>nature</em> dan <em>culture</em>), dan wisata <em>set-jetting</em> (tempat-tempat syuting film).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/27/wisatawan-harus-dapat-kesan-positif-di-jepara">Wisatawan Harus Dapat Kesan Positif di Jepara</a></strong></p>
<p>Menurut Lestari, sejumlah perkiraan itu harus segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata, agar dapat memasilitasi tren itu.</p>
<p>Tren dengan menggabungkan kegiatan bisnis di waktu luang, ujar Rerie sapaan akrab Lestari, harus diantisipasi dengan kolaborasi yang kuat, antara para pelaku pariwisata dan kalangan dunia usaha.</p>
<p>&#8221;Setidaknya para pelaku pariwisata dapat mengantisipasi sejumlah agenda bisnis, kegiatan Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) Nasional dan internasional, yang akan diselenggarakan di Tanah Air tahun depan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/27/ganjar-bertekad-sikat-para-backing">Ganjar Bertekad Sikat para ‘Backing’</a></strong></p>
<p>Tren wisata lainnya, tegas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, seperti wisata kebugaran, d<em>eep and meaningfull</em>, dan wisata <em>set-jetting,</em> juga membutuhkan dukungan narasi dan <em>story telling</em>, sebagai salah satu upaya meningkatkan daya tarik sejumlah destinasi wisata di Tanah Air.</p>
<p>Upaya mengantisipasi sejumlah tantangan itu, tambah Rerie, membutuhkan kerja sama para pemangku kepentingan di sektor pariwisata, baik di tingkat pusat dan daerah.</p>
<p>&#8221;Hanya dengan kerja sama dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta dan masyarakat, sejumlah peluang dan tantangan sektor pariwisata di tahun depan, dapat dijawab dengan langkah yang tepat,&#8221; tegas anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/27/pengembangan-potensi-pariwisata-harus-dilakukan-dengan-kolaborasi-yang-kuat">Pengembangan Potensi Pariwisata Harus Dilakukan dengan Kolaborasi yang Kuat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Infrastruktur dan Layanan Berkualitas Jamin Pariwisata Berkelanjutan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/23/infrastruktur-dan-layanan-berkualitas-jamin-pariwisata-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Oct 2023 09:11:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=376734</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Optimisme pertumbuhan di sektor pariwisata Indonesia, harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu menciptakan layanan dan keamanan berkualitas. &#8221;Peningkatan keamanan dan layanan yang semakin baik, tentu akan berdampak positif terhadap kualitas wisatawan yang datang,&#8221; kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/10/2023). Berdasarkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/23/infrastruktur-dan-layanan-berkualitas-jamin-pariwisata-berkelanjutan">Infrastruktur dan Layanan Berkualitas Jamin Pariwisata Berkelanjutan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Optimisme pertumbuhan di sektor pariwisata Indonesia, harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu menciptakan layanan dan keamanan berkualitas.</p>
<p>&#8221;Peningkatan keamanan dan layanan yang semakin baik, tentu akan berdampak positif terhadap kualitas wisatawan yang datang,&#8221; kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/10/2023).</p>
<p>Berdasarkan catatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), jumlah pergerakan wisatawan Nusantara semester I/2023 mencapai 433,57 juta perjalanan, atau naik 12,57 persen dari 2022. Sedangkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara per Juli 2023, mencapai 6,31 juta kunjungan, atau naik 196,85 persen dibandingkan 2022.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/23/sekda-dorong-desa-ikutkan-rt-rw-ke-bpjs-ketenagakerjaan">Sekda Dorong Desa Ikutkan RT/RW ke BPJS Ketenagakerjaan</a></strong></p>
<p>Dari hasil <em>expert survey</em> yang dilakukan Kemenparekraf pada pertengahan tahun ini, sebanyak 76,19 persen pakar menilai, kondisi pariwisata di Indonesia saat ini sedang dalam proses pemulihan.</p>
<p>Bahkan para pakar optimististis, kondisi pariwisata akan kembali pulih pada 2024 seperti masa sebelum pandemi. Diperkirakan akan ada 7-9 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada 2023</p>
<p>Menurut Lestari, perkiraan pertumbuhan yang cukup signifikan itu, harus benar-benar diantisipasi dengan langkah yang tepat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/23/indonesia-targetkan-finish-10-besar-asian-para-games-2022">Indonesia Targetkan Finish 10 Besar Asian Para Games 2022</a></strong></p>
<p>Kesiapan infrastruktur di daerah-daerah tujuan wisata, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus segera dilakukan, sehingga mampu mempermudah akses para wisatawan dalam menjangkau lokasi wisata di penjuru Tanah Air.</p>
<p>Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, kualitas SDM sektor pariwisata juga merupakan langkah penting untuk segera ditingkatkan.</p>
<p>Jangan sampai, ujar anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, gelombang kedatangan wisatawan yang diperkirakan meningkat itu, tidak mampu dilayani dengan baik.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/23/target-pajak-kendaraan-bapenda-jateng-baru-capai-69-persen">Target Pajak Kendaraan Bapenda Jateng Baru Capai 69 Persen</a></strong></p>
<p>Apalagi, ujar Rerie, sustainable tourism atau pariwisata yang berkelanjutan, diprediksi akan menjadi tren pariwisata Indonesia di masa mendatang.</p>
<p>&#8221;Ketepatan waktu dalam mempersiapkan infrastruktur dan SDM pariwisata yang berkualitas, sangat menentukan keberlanjutan pertumbuhan sektor pariwisata Nasional,&#8221; tegas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/23/infrastruktur-dan-layanan-berkualitas-jamin-pariwisata-berkelanjutan">Infrastruktur dan Layanan Berkualitas Jamin Pariwisata Berkelanjutan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan Lampaui Target</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/09/08/pertumbuhan-kunjungan-wisatawan-lampaui-target</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Sep 2023 09:41:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pusat Statistik]]></category>
		<category><![CDATA[Dapil II Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[lestari moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tinggi Partai Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua MPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=365992</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat meminta, untuk terus menjaga momentum pertumbuhan sektor pariwisata Nasional, dengan mengedepankan langkah adaptif terhadap perubahan perilaku wisatawan pascapandemi. &#8221;Pertumbuhan kunjungan wisatawan tahun lalu yang melampaui target, harus terus didorong dengan memanfaatkan momentum peningkatan pergerakan orang pascapandemi, dengan menggunakan strategi yang tepat,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Jumat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/08/pertumbuhan-kunjungan-wisatawan-lampaui-target">Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan Lampaui Target</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat meminta, untuk terus menjaga momentum pertumbuhan sektor pariwisata Nasional, dengan mengedepankan langkah adaptif terhadap perubahan perilaku wisatawan pascapandemi.</p>
<p>&#8221;Pertumbuhan kunjungan wisatawan tahun lalu yang melampaui target, harus terus didorong dengan memanfaatkan momentum peningkatan pergerakan orang pascapandemi, dengan menggunakan strategi yang tepat,&#8221; kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/9/2023).</p>
<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat, pada 2022 terdapat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), sebanyak 5,5 juta kedatangan atau di atas target yang sejumlah 1,8-3,6 juta kedatangan. Sedangkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 800 juta perjalanan, atau di atas target yang sebesar 550 juta perjalanan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/09/08/skk-migas-jabanusa-gelar-kuliah-umum-di-universitas-mataram">SKK Migas Jabanusa Gelar Kuliah Umum di Universitas Mataram</a></strong></p>
<p>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman secara kumulatif dari Januari hingga Juli 2023, mencapai 6,31 juta kunjungan atau naik 196,85 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022.</p>
<p>Berdasarkan catatan itu, Lestari berpendapat, keberlanjutan pertumbuhan sektor pariwisata akan terus berlangsung, seiring dengan terus meningkatnya kunjungan wisatawan ke sejumlah daerah tujuan wisata di Tanah Air.</p>
<p>Momentum keberlanjutan pertumbuhan itu, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, harus terus dijaga dengan berbagai langkah yang strategis dan kolaboratif, dari para pemangku kepentingan di sektor pariwisata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/09/08/lagi-semen-gresik-sabet-dua-penghargaan-top-grc-award-2023">Lagi, Semen Gresik Sabet dua Penghargaan TOP GRC Award 2023</a></strong></p>
<p>Kesiapan infrastruktur yang menjamin keamanan dan kenyamanan para wisatawan, ujar Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus konsisten direalisasikan.</p>
<p>Selain itu, tegas anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, juga dibutuhkan langkah-langkah inovatif yang lebih baik, dalam pengelolaan pariwisata Nasional untuk menarik minat para wisatawan.</p>
<p>Rerie mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, untuk berperan aktif dalam menjaga momentum pertumbuhan pariwisata Nasional itu, dengan konsisten mewujudkan keamanan, ketertiban, kebersihan serta kelestarian kawasan-kawasan wisata di Tanah Air.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/08/pertumbuhan-kunjungan-wisatawan-lampaui-target">Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan Lampaui Target</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>