Gen Z Makin Sulit Pahami Sastra Jawa karena Abai dengan Bahasa Ibu
KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Sastrawan Jawa sekaligus pengajar Bahasa Daerah di Kebumen Eko Wahyudi menyatakan, generasi Z (Gen Z) semakin sulit memahami karya sasta Jawa...
Kekayaan yang Sejati dan Jejak Hati Clarissa
Clarissa Martina Yovita Fallo
Kekayaan yang Sejati
Aku memilih kesunyian bukan berarti aku membenci dunia
Melainkan aku ingin mendengarkan bisikan jiwa
Antara gemuruh hasrat dan harta
Yang seringkali menyamar...
Puisi tentang Bukit Tanarara
Pagi di Tanarara
Pagi datang pelan di Bukit Tanarara,
Kabut tipis masih menyelimuti rumput,
Angin berhembus lembut,
Membawa rasa tenang yang sulit dijelaskan.
Langit biru terbuka luas,
Matahari mulai naik...
Puisi-puisi Widiyartono R
Sinar lembut mentari
Membelai sayap-sayap lebar
Di ketinggian 17.000 kaki
Di Antara Roti yang Terpecah dan Sunyi Salib
Clarissa Martina Yovita Fallo
Di Antara Roti yang Terpecah dan Sunyi Salib
Malam turun tanpa suara,
dan sebuah meja sederhana menjadi saksi
roti dipecah dalam keheningan,
anggur dituang seperti...
Cerita Anak Harus Menggunakan Sudut Pandang Anak Meski Ditulis Orang Dewasa
SEMARANG (SUARABARU.ID) - Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah Dr. Ganjar Harimansyah menyatakan, cerita anak isinya harus menggunakan sudut pandang anak.
Hal itu disampaikan Ganjar Harimansyah...
Geguritan-Geguritane Budi Wahyono
Pantes Temen Polahmu
wayahe wong sliwar-sliwer golek pangan
awakmu malah pethangkringan
ngelus-elus sedan utangan
iki isih esuk, aku arep lewat, batin mimpesku
kowe mung kober nyawang sakklebatan lan
nunggu nggendring...
Puisi Made Dwi Adnyani Alam adalah Guru
Made Dwi Adnjani
Alam adalah Guru
Alam mengajarkan kepada kita
tentang kediaman dalam keikhlasan
Alam mengajarkan pada kita
tentang indahnya berbagi
Alam mengajarkan pada kita
tentang rindu matahari pada sang bulan
Alam...
Puisi-Puisi Candi Amir Machmud NS
Amir Machmud NS
DARI PERADABAN GUNADARMA
bertahun-tahun kurenungi
secemerlang itukah leluhur menganggit
dalam karya mengguncang akal
yang kuyakin mata batin bicara
yang kupercaya sikap tirakat mengemuka
yang kupasti berkeunggulan rasa
tak hanya...
Puisi-Puisi Pengujung Tahun 2021 Amir Machmud Ns
Amir Machmud NS
Politik “Dampar Kencana”
tidakkah kau dirambah api gelisah
ketika berkesempatan menjadi penatah prasasti sejarah?
simaklah bait-bait penggalan kisah
tentang anak-anak negeri
yang terbekap cemas protokol sunyi
mati, mati,...
Tuak Kang Tarmin, Tayub dan Dekapan Terakhirnya
Oleh: Ulil Abshor
Seperti biasa, di pagi buta itu Kang Tarmin memulai aktifitasnya dengan menyadap nira, yang nantinya akan diproses menjadi tuak. Tuak Kang Tarmin...
Puasa di Antara Dentang Lonceng dan Azan yang Mengalun
Clarissa Martiana Yovita Fallo
Puasa di Antara Dentang Lonceng
dan Azan yang Mengalun
Di tepi fajar yang masih berembun,
lautan berbisik pelan kepada jiwa-jiwa yang rindu.
Ombaknya bukan sekadar...
Mbok Mi, Kentole Bolong Ditembus Peluru
Oleh : Sunardi, KS
Kentole Mbok Mi (mbokdheku) iku tau bolong ditembus pelurune penjajah Jepang. Saka kentol mburi tembus kentol ngarep. Tatune isih ana, isih...
Puisi-Puisi Idul Adha Amir Machmud NS
Amir Machmud NS
KUIKHLASKAN YANG HARUS KULEPAS
kuikhlaskan yang harus kulepas
tak kuhalangi entah terbang ke lapis langit keberapa
aku tak mampu setawakal Ibrahim
yang tak ragu mengasah pisau
demi...
Tragedi Sepak Bola dalam Puisi Amir Machmud NS
Amir Machmud NS
Sunyi Sepak Bola
inikah pesan fana tentang keabadian
hiruk pikuk sepak bola?
malam jahanam, kaubilang
dan kau temukan kesenyapan, bukan?
langit menabur air mata merah
bulan berpaling dalam...






























