blank
Ilustrasi jalan indah di Bukit Tanarara, Sumba, NTT. foto : tangkapan layar Instagram bigsumba

Pagi di Tanarara

Pagi datang pelan di Bukit Tanarara,
Kabut tipis masih menyelimuti rumput,
Angin berhembus lembut,
Membawa rasa tenang yang sulit dijelaskan.

Langit biru terbuka luas,
Matahari mulai naik perlahan,
Semua tampak sederhana,
Tapi begitu indah untuk dipandang.

Di sini aku belajar,
Bahwa bahagia tidak harus rumit,
Cukup duduk, melihat alam,
Dan menikmati apa yang ada.

Langkah Kecil

Jalan menuju puncak tidak mudah,
Tanjakan terasa cukup melelahkan,
Napas mulai berat,
Tapi langkah tetap jalan.

Kadang ingin berhenti,
Kadang ingin menyerah,
Namun hati bilang,
“Sedikit lagi saja.”

Saat sampai di atas,
Semua lelah terasa hilang,
Pemandangan terbuka luas,
Dan hati jadi lebih tenang.

Belajar dari Alam

Di Bukit Tanarara, semuanya terasa tenang,
Tidak banyak suara, hanya angin dan alam,
Rumput bergoyang pelan,
Seolah sedang bercerita tentang kehidupan.

Di sini aku melihat hal sederhana,
Tentang alam yang tetap kuat,
Walau panas datang setiap hari,
Ia tetap tumbuh tanpa mengeluh.

Bukit ini mengajarkan banyak hal,
Tentang sabar dan bertahan,
Bahwa hidup tidak selalu mudah,
Tapi harus tetap dijalani.

blankYohana Djola Djoru, mahasiswa Prodi Ilkom UKSW asal Sumba, NTT.