JEPARA (SUARABARU.ID) – Menulis dan mempublikasikan karya di media menjadi salah satu cara yang efektif untuk merawat semangat cinta tanah air dan patriotisme. Karena itu, keterampilan menulis selayaknya dimiliki oleh gererasi muda yang ingin memberikan baktinya pada bangsanya.

Wakil Ketua DPRD Jepara, Drs Junarso (Foto: Alvaros)

Demikian penegasan Hadi Priyanto, seorang penulis, pegiat budaya dan wartawan senior Jepara saat memberikan materi dalam Pelatihan Jurnalistik yang berlangsung di Enjang Cafe Desa Ngabul Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara.

Sedangkan sebagai moderator dalam pelatihan yang diikuti 50 peserta ini adalah Aliva Rosdiana, dosen dan wartawan SUARABARU.ID.

Kepala Badan Lukito Sudi Asmara, S.H., M.Si. (Foto: Alvaros).

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Badan dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jepara dalam rangka Bulan Bung Karno.

Tema yang diusung adalah Menulis Memantik Spirit Nasionalisme dan Patriotisme Bangsa. Acara dibuka oleh Kepala Badan Lukito Sudi Asmara, S.H., M.Si.

Para peserta pelatihan (Foto: Alvaros).

Lebih jauh Hadi Priyanto menjelaskan, tulisan yang baik, apakah artikel, feature maupun berita akan dapat menjadi informsi yang bernilai bagi pembacanya. Bahkan dapat menjadi inspirasi dalam bersikap.

Oleh sebab itu ia mengajak para peserta yang terdiri atas kalangan muda untuk diajak menulis dan menjadikannya sebagai sebuah keterampilan, termasuk menulis berita tentang sejarah dan budaya. Bahkan tentang kritik yang konstruktif juga bagian dari cinta bangsa dan negara.

Sebuah berita yang baik, menurut Hadi, harus memenuhi unsur-unsur nilai berita, yaitu obyektif, aktual, penting, dan berdampak luas serta ditulis dengan kaidah penulisan yang benar.

Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Jepara Lukito Sudi Asmara menegaskan bahwa di tengah kemajuan dewasa ini ada persoalan kebangsaan yang sangat krusial. “Banyak paham yang tidak selaras dengan Pancasila, bertetagan denfan UUD 1945 dan meniadakan Bhineka Tunggal Ika,” ungkap Lukito Sudi Asmoro.

Karena itu ia mengajak generasi muda Jepara untuk ambil bagian dalam menjaga kelestarian 3 pilar bangsa diatas. “Inilah pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan. Ini harus dimulai dari lingkungan keluarga, masyarakat dan pemerintah. Juga ormas, partai politik, lembaga pendidikan,” paparnya.

Lukito juga mengingatkan lunturnya paham kebangsaan nj identitas bangsanya sendiri,'” paparnya.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Jepara, Drs Junarso mengajak generasi muda menjadi garda terdepan dalam mengawal NKRI.

Hadepe – Alvaros