Salaman (Foto: ilustrasi)

Oleh : Aliva Rosdiana, S.S., M.Pd.

Sejak takbir berkumandang di malam Idul Fitri, umat Islam bersuka cita menyambut hari kemenangan setelah menyucikan diri melalui puasa dan berbuat baik. Ketika itu pula, umat muslim disunnahkan untuk bertakbir memuji kebesaran Allah SWT. Mereka patut bersyukur setelah melaksanakan ibadah Ramadan sejak mulai hilal syawal terlihat di langit hingga khutbah Idul Fitri.

Hal itu disampaikan oleh Syeikh As Sa’idi dalam Tafsir Al Karim Ar Rahman. Melafalkan takbir berarti menunjukkan rasa cintanya kepada Sang Pencipta.

Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar. laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil-hamd.Lafadz takbir ini berarti Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar. Tiada Tuhan Selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.

Setelah umat muslim menunaikan ibadah sunnah salat Id, mereka bersalaman taqabbalallahu minna wa minkum berbarengan dengan minal aidin wal faidzin.

Arti ucapan taqabbalallahu minna wa minkum adalah semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan kalian.

Sementara ucapan Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, kulla ‘amin wa antum bikhoir berarti semoga Allah menerima (puasa) kita dan setiap tahun kita senantiasa dalam kebaikan. Minal aidin wal faidzinyang biasa diucapkan memiliki arti semoga kita termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang.

Apabila seorang umat Islam mendengarkan ucapan Taqabbalallahu minna wa minkum, maka dia harus menjawab Minna waminkum taqobbal ya karim. Artinya, “Ya Allah Yang Maha Mulia terimalah amal kami dan kamu.” Ada juga yang menjawab lebih lengkap dengan ucapan Taqabbalallaahu minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘ammin wa antum bi khair. Artinya,” Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kami dan kamu. Ya Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang dan diterima ibadahnya. Semoga kita setiap tahun senantiasa berada dalam kebaikan.”

 Penulis adalah Dosen Unisnu juga wartawan SUARABARU.ID