blank
Kacabdin Dinas Pendidikan Wilayah 2, Drs. Sunoto, MM saat membuka kegiatan ditandai pemukulan gong

JEPARA (SUARABARU.ID) – Bertempat di SMKN 1 Jepara, Selasa (22/2-2022) telah dilaksanakan  pembukaan Pekan Olahraga (POR)  dan Lomba Ketrampilan  Siswa (LKS) SMK se Kabupaten Jepara tahun 2022. Pembukaan kegiatan yang dilaksanakan dengan prokes yang sangat ketat ini dilakukan  oleh Kacabdin Dinas Pendidikan Wilayah 2,  Drs. Sunoto, MM  ditandai pemukulan gong dan penyematan tanda peserta.

Kegiatan two in one yaitu LKS dan POR SMK ini  menurut ketua panitia LKS Sholihin terdiri dari POR SMK yang diikuti beberapa cabang seperti  bola voly,  bulu tangkis bola basket,  baseboll dan sepak bola.

blank
Kacabdin Dinas Pendidikan Wilayah 2, Drs. Sunoto, MM saat menyerahkan tanda peserta

Sedangkan untuk LKS dilaksanakan tanggal  23 Februari  – 3 Maret. “Ada 55 mata lomba tetapi  hanya diikuti 33 mata lomba dan 17 mata lomba langsung masuk di LKS Provinsi karena tidak  ada lawannya. “Sedangkan 16 mata lomba  sudah dimulai tanggal 22 Februari lalu yang diikuti 119 peserta. Untuk POR SMK dimulai 21 Februari 2022,” ujarnya

Ketua MKKS kab Jepara Aris Hidayanto M Si dalam sambutannya mengungkapkan, lomba yang diadakan adalah dalam rangka  menghasilkan peserta didik yang  memiliki kompetensi,  motivasi dan kepercayaan  diri untuk mewakili sekolah dan kabupaten. “Karena itu para juara nantinya harus dipersiapkan lebih matang oleh para pembimbing sehingga Jepara dapat  mewakili Jateng ke tingkat Nasional ,” ujarnya.

blank
Kacabdin Dinas Pendidikan Wilayah 2, Drs. Sunoto, MM saat memberikan sambutan

Menurut Aris Hidayanto, tahun 2020 lalu ada 3 mata lomba  yang maju  ke tingkatnasional. Namun tahun  2021 hanya 1 mata lomba yang masuk nasional dan gagal mendapatkan prestasi terrbaik. “Harapan kita, tahun ini Jepara mampu menunjukkan prestasi nasional,” pintanya.

Kacabdin Dinas Pendidikan Wilayah 2,  Drs. Sunoto, MM berharap, lomba LKS tahun ini dapat menjadi momentum menembus juara Jawa Tengah dan berbicara ditingkat nasional.”Disamping kompetensi anak-anak harus dibekali dengan soft skill yang baik,” ujarnya.

Hadepe – Indri