blank
Data grafis terbaru dalam bentuk peta pesebaran virus corona, hasil monitoring jajaran Dinkes dan Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Blora, Senin (7/12/2020). Foto: Wahono

BLORA (SUARABARU.ID)– Dalam sehari di Kabupaten Blora bertambah lagi 69 warga yang positif terpapar covid-19. Sehingga total yang tertular virus corona sampai Senin (7/12/2020) menjadi 1.630 orang. Dalam sehari itu juga, ada tambahan lima pasien meninggal dunia.

”Sehari ini di Kabupaten Blora bertambah 69 kasus baru covid-19, hingga total yang terpapar mencapai 1.630. Sedangkan yang meninggal menjadi 79 orang,” terang penjabat Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Henny Indriyanti dalam keterangannya, Senin (7/12/2020).

Sehari sebelumnya, Minggu (6/12/2020), tambahan kasus baru covid-19 terbanyak dalam sepekan terakhir yakni 77 kasus. Tambahan itu berdasar hasil swab-lab Polymerase Chain Reaction (PCR), yang diterima Dinas Kesehatan.

BACA JUGA : Puluhan Karyawan RSUD Blora Terpapar Covid-19

Demikian juga dengan pasien yang sembuh, sehari sebelumnya ada 83 orang. Dan pada Senin (7/12/2020) bertambah 47 warga, sehingga pasien sembuh berdasar swab PCR, menjadi 1.266 orang.

Sementara ini, program pemeriksaan swab test yang dilaksanakan jajarannya, lanjut Henny, bertambah 19 sasaran. Sehingga keseluruhan jumlah pemeriksaannya menjadi 10.777 sasaran swab.

Ada pun dari 16 kecamatan di kabupaten penghasil kayu jati ini, masih ada dua kecamatan berstatus zona merah atau zona risiko tinggi pesebaran covid-19. Yakni Kecamatan Ngawen dan Banjarejo.

Sedangkan 10 kecamatan berstatus zona orange atau zona risiko sedang, masing-masing Kecamatan Randublatung, Japah, Todanan, Kunduran, Jati, Cepu, Kradenan, Bogorejo, Jepon dan Blora.

Tak Lelah

Empat kecamatan lagi bersatatus zona kuning atau zona risiko rendah, terdiri dari Kecamatan Tunjungan, Jiken, Sambong serta Kedungtuban. Ini adalah peta zonasi pesebaran covid-19, hasil monitoring Dinkes dan Tim GTPP Covid-19.

Ditambahkan pejabat Administrasi Umum Sekda Blora ini, terdapat 20 pasien dengan kondisi serius, yang dirawat di rumah sakit, dan 265 pasien covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah sendiri, maupun di tempat rujukan lainnya.

”Pemeriksaan swab dan contact tracing bagi warga yang lingkungannya terpapar virus corona, juga terus kami lakukan,” imbuh Henny.

Ditambahkannya, Pemkab Blora tidak akan pernah lelah mengingatkan warganya, untuk tetap waspada terhadap virus corona, selalu pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan pakai sabun.

”Virus corona itu ada dan nyata. Kami berharap covid-19 segera hilang, dan semua pasien segera sembuh,” pungkas Henny Indriyanti.

Wahono-Riyan