blank
Kakorlantas saat menanyai pengemudi yang lewat gerbang tol Banyumanik.(Foto: ant)

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Istiono terjun langsung memeriksa truk yang melewati gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu.

Pemeriksaan dilakukan saat melaksanakan pemantauan Operasi Ketupat 2020 di pos cek poin gerbang Tol Banyumanik.

“(Di bak) truk ini enggak ada orang kan?” tanya Kakorlantas, yang dijawab pengemudi truk dengan menggeleng kepala. “Tidak pak,” ujar pengemudi truk.

Istiono pun memberi tahu bahwa masker yang dipakai pengemudi truk, terbalik.¬†Kakorlantas juga mengecek sejumlah kendaraan pribadi yang melintas Tol Banyumanik. “Ini mau ke mana?” kata Istiono.

“Madiun, Pak.” kata pengemudi sedan. “Berapa orang?” tanya Istiono. “Dua,” kata pengemudi. “Coba dicek dulu suhunya,” ujar¬†Istiono.

Pihaknya juga mengingatkan pemudik untuk terus memakai masker dan jaga jarak. Polri berharap semakin mendekati Lebaran, masyarakat yang nekat mudik semakin berkurang setiap harinya.

Kakorlantas mengakui sampai hari ini masih ada masyarakat yang melakukan mudik, namun jumlahnya semakin hari semakin turun.

Kondisi jumlah pemudik yang menurun itu salah satunya terjadi di pos penyekatan Tol Banyumanik.

“Misalnya, kendaraan bus hanya ada empat (unit) hari ini. Kemudian kendaraan pribadi (yang lewat Gerbang Tol Banyumanik) tinggal 15 (unit),” tutur jenderal bintang dua ini.

Sebanyak 171 ribu personel gabungan Polri-TNI dan instansi terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2020 dalam rangka mengawal larangan mudik Lebaran 2020 selama masa pandemik COVID-19. Mereka bertugas sejak 24 April hingga 31 Mei 2020 atau “H+7” Lebaran.

ant/mm