<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>odgj Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/odgj/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 23:42:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>odgj Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Humanis dan Kondusif, Evakuasi ODGJ di Wirosari Libatkan Polisi, Damkar, dan Tenaga Kesehatan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/24/humanis-dan-kondusif-evakuasi-odgj-di-wirosari-libatkan-polisi-damkar-dan-tenaga-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 23:42:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Bhabinkamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalirejo]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<category><![CDATA[Wirosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566032</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Evakuasi ODGJ secara humanis kembali dilakukan di wilayah Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan. Bhabinkamtibmas Desa Kalirejo bersama tim gabungan mengevakuasi seorang warga yang mengalami gangguan kejiwaan di Dusun Krajan, Desa Kalirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Selasa (23/6/2026) siang. Kegiatan evakuasi ODGJ di Wirosari, Grobogan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, tenaga kesehatan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/24/humanis-dan-kondusif-evakuasi-odgj-di-wirosari-libatkan-polisi-damkar-dan-tenaga-kesehatan">Humanis dan Kondusif, Evakuasi ODGJ di Wirosari Libatkan Polisi, Damkar, dan Tenaga Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Evakuasi ODGJ secara humanis kembali dilakukan di wilayah Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Bhabinkamtibmas Desa Kalirejo bersama tim gabungan mengevakuasi seorang warga yang mengalami gangguan kejiwaan di Dusun Krajan, Desa Kalirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Selasa (23/6/2026) siang.</p>
<p>Kegiatan evakuasi ODGJ di Wirosari, Grobogan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah desa hingga petugas pemadam kebakaran.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/24/donor-darah-massal-hari-bhayangkara-melibatkan-tentara-dan-pramuka">Donor Darah Massal Hari Bhayangkara, Melibatkan Tentara dan Pramuka</a></strong></h6>
<p>Seluruh pihak mengedepankan pendekatan humanis agar proses berjalan aman dan tidak menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.</p>
<p>Petugas menindaklanjuti laporan warga mengenai kondisi seorang ODGJ yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Setelah dilakukan koordinasi lintas sektor, tim gabungan segera menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi.</p>
<p>Bhabinkamtibmas Desa Kalirejo Aipda Imam Ch menjadi salah satu personel yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Bersama tenaga kesehatan dan petugas Damkar, ia melakukan pendekatan secara persuasif kepada yang bersangkutan.</p>
<p>Langkah awal yang dilakukan tim adalah membangun komunikasi untuk menciptakan rasa aman dan nyaman.</p>
<p>Pendekatan tersebut dinilai penting agar proses penanganan tidak memicu kepanikan maupun tindakan yang berisiko.</p>
<p>Petugas juga memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap kondusif selama proses berlangsung.</p>
<p>Warga yang berada di sekitar lokasi turut diberikan pemahaman agar tidak mengganggu jalannya evakuasi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/24/adu-pinalti-joho-fc-unggul-4-3-melawan-tirisan-fc-gunungkidul">Adu Pinalti, Joho FC Unggul 4-3 Melawan Tirisan FC Gunungkidul</a> </strong></h6>
<p>Kehadiran tenaga kesehatan dari Puskesmas Wirosari I menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Mereka membantu melakukan asesmen awal terhadap kondisi yang bersangkutan sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.</p>
<p>Sementara itu, pemerintah desa dan perangkat lingkungan aktif membantu koordinasi di lapangan.</p>
<p>Dukungan tersebut mempercepat proses penanganan dan memudahkan komunikasi dengan pihak keluarga maupun warga sekitar.</p>
<p>Petugas pemadam kebakaran Wirosari juga turut dilibatkan untuk mendukung kelancaran proses evakuasi.</p>
<p>Kolaborasi berbagai unsur ini menjadi bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Kapolsek Wirosari AKP Sapto Widyo Haryanto mengatakan bahwa seluruh proses evakuasi dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kemanusiaan.</p>
<p>Menurutnya, setiap personel yang terlibat telah menjalankan tugas sesuai prosedur dengan tetap memperhatikan kondisi psikologis yang bersangkutan.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut.</p>
<p>“Penanganan kami lakukan secara humanis bersama tenaga kesehatan dan unsur terkait agar proses evakuasi berjalan aman dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” ujar AKP Sapto.</p>
<p>Pernyataan tersebut menggambarkan komitmen aparat dan seluruh pihak terkait dalam memberikan pelayanan yang mengutamakan keselamatan semua pihak.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/23/umk-perkuat-kompetensi-guru-bk-melalui-seminar-nasional-7-jurus-bk-hebat">UMK Perkuat Kompetensi Guru BK melalui Seminar Nasional 7 Jurus BK Hebat</a></strong></h6>
<p>Pendekatan yang dilakukan secara bertahap akhirnya membuahkan hasil positif. Yang bersangkutan mulai menunjukkan sikap kooperatif setelah mendapatkan komunikasi yang baik dari petugas.</p>
<p>Tim gabungan kemudian melanjutkan proses evakuasi dengan pengawasan ketat untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Situasi di lokasi tetap terkendali selama kegiatan berlangsung. Warga sekitar juga memberikan dukungan sehingga proses berjalan lebih lancar.</p>
<p>Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan persuasif mampu memberikan hasil efektif dalam penanganan kasus serupa.</p>
<p>Setelah seluruh tahapan selesai dilakukan, petugas membawa yang bersangkutan menuju fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.</p>
<p>AKP Sapto menjelaskan bahwa pasien kemudian dirujuk ke RSUD Purwodadi guna memperoleh pemeriksaan dan perawatan yang lebih komprehensif.</p>
<p>“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar, yang bersangkutan dapat dibawa dengan aman menuju RSUD Purwodadi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” lanjutnya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/23/pln-indonesia-power-ubp-semarang-salurkan-program-csr-melalui-khitan-massal-sasar-dhuafa">PLN Indonesia Power UBP Semarang Salurkan Program CSR Melalui Khitan Massal, Sasar Dhuafa</a></strong></h6>
<p>Kapolsek Wirosari juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur yang telah membantu kegiatan tersebut hingga berjalan sesuai rencana.</p>
<p>Menurutnya, sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat harus terus diperkuat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.</p>
<p>“Kolaborasi antara kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan yang cepat dan tepat,” tegasnya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/24/humanis-dan-kondusif-evakuasi-odgj-di-wirosari-libatkan-polisi-damkar-dan-tenaga-kesehatan">Humanis dan Kondusif, Evakuasi ODGJ di Wirosari Libatkan Polisi, Damkar, dan Tenaga Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Tanpa Busana di Tengah Arus Mobilitas Truk, Personel Gabungan Polres Grobogan Evakuasi ODGJ Perempuan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/11/jalan-tanpa-busana-di-tengah-arus-mobilitas-truk-personel-gabungan-polres-grobogan-evakuasi-odgj-perempuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 07:24:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkar Utara]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas Polres Grobogan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=559000</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Satlantas Polres Grobogan melakukan evakuasi terhadap seorang ODGJ tak berbusana yang ditemukan berjalan di kawasan Jalan Lingkar Utara, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Senin (11/5/2026). Satlantas Polres Grobogan langsung mendatangi lokasi usai menerima informasi dari masyarakat mengenai ODGJ tak berbusana yang berjalan di jalur ramai kendaraan besar tersebut. Petugas kemudian meminta bantuan warga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/11/jalan-tanpa-busana-di-tengah-arus-mobilitas-truk-personel-gabungan-polres-grobogan-evakuasi-odgj-perempuan">Jalan Tanpa Busana di Tengah Arus Mobilitas Truk, Personel Gabungan Polres Grobogan Evakuasi ODGJ Perempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Satlantas Polres Grobogan melakukan evakuasi terhadap seorang ODGJ tak berbusana yang ditemukan berjalan di kawasan Jalan Lingkar Utara, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Senin (11/5/2026).</p>
<p>Satlantas Polres Grobogan langsung mendatangi lokasi usai menerima informasi dari masyarakat mengenai ODGJ tak berbusana yang berjalan di jalur ramai kendaraan besar tersebut.</p>
<p>Petugas kemudian meminta bantuan warga untuk menutupi tubuh perempuan itu demi menjaga keselamatan dan kenyamanannya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/11/kantongi-rekaman-cctv-polisi-buru-gangster-remaja-bersenjata-tajam-yang-resahkan-warga-perumahan-di-kudus">Kantongi Rekaman CCTV, Polisi Buru Gangster Remaja Bersenjata Tajam yang Resahkan Warga Perumahan di Kudus</a></strong></h6>
<p>Keberadaan perempuan tanpa pakaian itu sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan Lingkar Utara Desa Getasrejo.</p>
<p>Saat tiba di lokasi, personel kepolisian segera melakukan pendekatan secara humanis kepada perempuan tersebut agar situasi tetap kondusif.</p>
<p>Seorang warga yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan sarung untuk menutupi tubuh perempuan tersebut.</p>
<p>KBO Satlantas Polres Grobogan Iptu Moch Agus Salim mengatakan, penanganan dilakukan dengan mengutamakan sisi kemanusiaan.</p>
<p>Petugas juga berupaya menenangkan perempuan tersebut sebelum melakukan pendataan identitas. Namun, perempuan itu tidak dapat menunjukkan alamat rumah maupun identitas dirinya kepada petugas.</p>
<p>Kondisi tersebut membuat Satlantas Polres Grobogan langsung berkoordinasi dengan Polsek Grobogan untuk mencari informasi tempat tinggal perempuan tersebut.</p>
<p>&#8220;Pada saat kita koordinasi dengan Polsek Grobogan, ternyata baru mengetahui bahwa perempuan ini warga Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati, berinisial F,&#8221; jelas Iptu Moch Agus Salim.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/11/kkn-uin-walisongo-gelar-pelatihan-pembuatan-tas-shasiko-bagi-ibu-ibu-pkk-desa-ngegot">KKN UIN Walisongo Gelar  Pelatihan Pembuatan Tas  Shasiko  bagi Ibu-Ibu PKK Desa Ngegot</a></strong></h6>
<p>Setelah identitas diketahui, petugas dari Polsek Grobogan, Polsek Brati, dan Satlantas Polres Grobogan bergerak menuju rumah keluarga perempuan tersebut.</p>
<p>Kedatangan petugas disambut lega oleh orang tua F yang sebelumnya kehilangan putrinya sejak Minggu malam.</p>
<p>Pihak keluarga menjelaskan, anaknya tersebut mengalami gangguan jiwa, ia memang kerap keluar rumah tanpa mengenakan pakaian dan beberapa kali terjaring razia.</p>
<p>&#8220;Saat kami tiba di rumah orang tuanya, kami mendapatkan informasi kalau F ini ternyata kerap berpergian tanpa mengenakan baju dan sering kena razia Dinsos dan Satpol PP,&#8221; tambah KBO Satlantas Polres Grobogan.</p>
<p>Petugas kemudian menyerahkan perempuan tersebut kepada pihak keluarga agar mendapatkan pengawasan lebih intensif.</p>
<p>Selain itu, polisi juga memberikan edukasi kepada keluarga agar tetap memberikan perhatian dan kasih sayang kepada F meski mengalami gangguan jiwa.</p>
<h6><strong>Peran Serta</strong></h6>
<p>Iptu Moch Agus Salim menegaskan pentingnya peran keluarga dalam menjaga anggota keluarga dengan kondisi kejiwaan khusus.</p>
<p>Pihaknya juga meminta warga sekitar ikut peduli dan membantu mengawasi apabila perempuan tersebut kembali keluar rumah sendirian.</p>
<p>Kepedulian lingkungan, kata Iptu Moch Agus Salim, sangat diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/11/harlah-ke-16-smk-kholiliyah-bangsri-jadi-panggung-kreativitas-pelajar-jepara">Harlah Ke-16 SMK Kholiliyah Bangsri Jadi Panggung Kreativitas Pelajar Jepara</a></strong></h6>
<p>Kawasan Jalan Lingkar Utara sendiri dikenal sebagai jalur dengan mobilitas kendaraan besar yang cukup tinggi setiap harinya.</p>
<p>Karena itu, keberadaan perempuan tanpa busana di lokasi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan dirinya maupun pengguna jalan lain.</p>
<p>&#8220;Evakuasi dan pengantaran ODGJ ini murni karena kami peduli. Kami peduli kondisi yang bersangkutan dalam keadaan tidak menggunakan pakaian rawan terjadinya gangguan pria-pria nakal,&#8221; tambah Iptu Moch Agus Salim.</p>
<p>Selain itu, evakuasi terhadap ODGJ tak berbusana tersebut merupakan bentuk perlindungan dan kepedulian kepada masyarakat, terutama demi menjaga keselamatan perempuan itu di jalur padat kendaraan.</p>
<p>&#8220;Pertama kali ditemukan di pinggir jembatan, di Desa Getasrejo, yang masuk di Jalan Lingkar Utara, dimana mobilitas kendaraan besar sangat banyak yang melintas di jalur tersebut, sehingga evakuasi ini kita lakukan untuk keselamatannya,&#8221; pungkas Iptu Agus Salim.</p>
<p><strong>Tya Widya</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/11/jalan-tanpa-busana-di-tengah-arus-mobilitas-truk-personel-gabungan-polres-grobogan-evakuasi-odgj-perempuan">Jalan Tanpa Busana di Tengah Arus Mobilitas Truk, Personel Gabungan Polres Grobogan Evakuasi ODGJ Perempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Heboh! Pria di Kradenan Grobogan Lakukan Penganiayaan, Enam Orang Terluka</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/30/heboh-pria-di-kradenan-grobogan-lakukan-penganiayaan-enam-orang-terluka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 00:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sengonwetan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kradenan]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=551455</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pria melakukan aksi penganiayaan di wilayah Kradenan, Grobogan, Minggu (29/3/2026). Peristiwa tersebut sontak membuat warga panik setelah pelaku menyerang sejumlah orang di lingkungan permukiman. Aksi penganiayaan yang dilakukan pria tersebut terjadi di Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Grobogan. BACA JUGA : TNI Amankan Tradisi Larungan 2026 dengan Kesiap-siagaan Optimal Dalam insiden itu, beberapa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/30/heboh-pria-di-kradenan-grobogan-lakukan-penganiayaan-enam-orang-terluka">Heboh! Pria di Kradenan Grobogan Lakukan Penganiayaan, Enam Orang Terluka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – </strong>Seorang pria melakukan aksi penganiayaan di wilayah Kradenan, Grobogan, Minggu (29/3/2026).</p>
<p>Peristiwa tersebut sontak membuat warga panik setelah pelaku menyerang sejumlah orang di lingkungan permukiman.</p>
<p>Aksi penganiayaan yang dilakukan pria tersebut terjadi di Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Grobogan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/29/tni-amankan-tradisi-larungan-2026-dengan-kesiap-siagaan-optimal">TNI Amankan Tradisi Larungan 2026 dengan Kesiap-siagaan Optimal</a></strong></h6>
<p>Dalam insiden itu, beberapa warga mengalami luka akibat serangan yang dilakukan secara tiba-tiba.</p>
<p>Pelaku diketahui berinisial S (33), yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Ia mengawali aksinya dengan mengamuk di rumah orang tuanya di Dusun Gundi RT 001 RW 004.</p>
<p>Kapolsek Kradenan, AKP Edy Sutarjo, menjelaskan bahwa pelaku sempat marah-marah sebelum kejadian berlangsung. Kondisi tersebut membuat situasi di rumah menjadi tidak terkendali.</p>
<p>Dalam keadaan emosi, pelaku mencari ponselnya. Namun secara tiba-tiba, ia justru mencekik ibunya, Suwarti, hingga korban tidak sadarkan diri.</p>
<p>Usai kejadian itu, pelaku meninggalkan rumah dan mengendarai sepeda motor menuju sebuah warung milik Gunawan. Ia berniat membeli bensin dengan cara berutang.</p>
<p>Saat Gunawan membuka jok sepeda motor pelaku, ia sempat terkejut karena melihat sebilah parang tersimpan di dalamnya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/29/seni-menahan-pisau-restorasi-tubuh-melalui-bedah-biomolekuler-dan-keajaiban-sel-punca">Seni Menahan Pisau: Restorasi Tubuh Melalui Bedah Biomolekuler dan Keajaiban Sel Punca</a></strong></h6>
<p>Meski demikian, ia tidak menaruh kecurigaan setelah pelaku berdalih hendak mencari pakan.</p>
<p>Tak lama berselang, tetangga Gunawan bernama Giyem meminta agar ia memeriksa kondisi orang tua pelaku. Permintaan itu muncul karena pelaku terlihat linglung beberapa hari terakhir.</p>
<p>Gunawan bersama Giyem kemudian menuju rumah pelaku sebelum berangkat ke sawah. Setibanya di lokasi, mereka mendapati ibu pelaku dalam posisi terbaring di atas ranjang.</p>
<p>Setelah memastikan kondisi tersebut, Gunawan keluar dari rumah.Namun secara tiba-tiba pelaku datang dan memarkirkan kendaraannya.</p>
<p>Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengeluarkan parang. Ia kemudian mengayunkan senjata tajam tersebut ke arah Gunawan.</p>
<p>Beruntung, Gunawan berhasil menghindar dari serangan itu. Aksi pelaku pun berlanjut dengan sasaran lain di sekitar lokasi.</p>
<p>Pelaku kemudian mengayunkan parang ke arah Markini yang saat itu sedang menggendong cucunya. Serangan tersebut mengenai telinga kiri korban.</p>
<p>Dalam kondisi terluka, Markini berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju rumah Kandar. Namun pelaku terus melanjutkan aksinya.</p>
<p>Di lokasi lain, pelaku kembali melakukan pembacokan terhadap sejumlah warga. Mereka di antaranya Nyami, Abu, Darsih, Karni, serta Suroto yang merupakan ayah kandung pelaku.</p>
<p>Rentetan peristiwa itu segera dilaporkan kepada perangkat Desa Sengonwetan. Warga mulai berkumpul untuk mengamankan situasi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/28/seleksi-terpadu-polri-2026-tinggi-ratusan-warga-grobogan-berebut-lolos-jadi-anggota-polri">Seleksi Terpadu Polri 2026 Tinggi, Ratusan Warga Grobogan Berebut Lolos Jadi Anggota Polri</a></strong></h6>
<p>Sekretaris Desa Sengonwetan, Hartono, langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. Ia berupaya memastikan kondisi di lapangan.</p>
<p>Saat tiba di rumah orang tua pelaku, petugas tidak menemukan keberadaan pelaku. Situasi sempat membuat warga khawatir karena pelaku masih berkeliaran.</p>
<p>Informasi kemudian diperoleh bahwa pelaku berada di rumah Karni. Warga yang sudah berkumpul berhasil mengamankan pelaku di lokasi tersebut.</p>
<p>Pelaku akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut. Aparat kemudian membawa pelaku ke Polsek Kradenan.</p>
<p>Sementara itu, para korban segera dilarikan ke Puskesmas Kradenan 1 untuk mendapatkan penanganan awal. Kondisi mereka membutuhkan perawatan medis lanjutan.</p>
<p>Sebagian korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedjati Purwodadi. Tim medis memberikan penanganan intensif atas luka yang dialami para korban.</p>
<p>Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan.</p>
<p>Petugas menemukan satu buah senjata tajam jenis parang dengan panjang sekitar 57 centimeter. Selain itu, pakaian korban juga turut diamankan sebagai barang bukti.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/29/persiku-kudus-tahan-imbang-barito-putera-gol-injury-time-jadi-penyelamat">Persiku Kudus Tahan Imbang Barito Putera, Gol Injury Time Jadi Penyelamat</a></strong></h6>
<p>&#8220;Dari keterangan warga setempat, beberapa hari terakhir pelaku terlihat mengalami linglung,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Kasus penganiayaan yang dilakukan pria di Kradenan, Grobogan ini kini ditangani aparat kepolisian. Penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.</p>
<p>&#8220;Terlapor yakni S ini mengamuk dan membawa senjata tajam dan melakukan pembacokan. Total ada enam korban yang mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku,&#8221; jelas AKP Edy Sutarjo.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/30/heboh-pria-di-kradenan-grobogan-lakukan-penganiayaan-enam-orang-terluka">Heboh! Pria di Kradenan Grobogan Lakukan Penganiayaan, Enam Orang Terluka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kakek 85 Tahun Jadi Korban Penganiayaan di Jono Tawangharjo, Polisi Amankan Pelaku</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/11/kakek-85-tahun-jadi-korban-penganiayaan-di-jono-tawangharjo-polisi-amankan-pelaku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 03:33:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Jono]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[tawangharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=548702</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kasus penganiayaan terhadap seorang kakek terjadi di Desa Jono, Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Peristiwa yang melibatkan lelaki diduga ODGJ tersebut dan membuat warga setempat kaget setelah korban ditemukan mengalami luka di bagian wajah. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Jono, pada Selasa 10 Maret 2026, malam. Insiden tersebut dilaporkan warga kepada aparat kepolisian. Sebelum [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/11/kakek-85-tahun-jadi-korban-penganiayaan-di-jono-tawangharjo-polisi-amankan-pelaku">Kakek 85 Tahun Jadi Korban Penganiayaan di Jono Tawangharjo, Polisi Amankan Pelaku</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – </strong>Kasus penganiayaan terhadap seorang kakek terjadi di Desa Jono, Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Peristiwa yang melibatkan lelaki diduga ODGJ tersebut dan membuat warga setempat kaget setelah korban ditemukan mengalami luka di bagian wajah.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Jono, pada Selasa 10 Maret 2026, malam. Insiden tersebut dilaporkan warga kepada aparat kepolisian.</p>
<p>Sebelum polisi datang, warga yang mengetahui insiden itu langsung berupaya membantu korban, sekaligus mengamankan terduga pelaku.</p>
<p>Pria berinisial ABM, 19 tahun, yang disebut warga sebagai ODGJ diduga menjadi pelaku dalam peristiwa tersebut. Ia diamankan warga setelah ketahuan telah memukul korbannya hingga berlumuran darah.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/11/dosen-fakultas-ekonomi-usm-jadi-asesor-eksternal-ukk-di-smk-palebon-semarang">Dosen Fakultas Ekonomi USM Jadi Asesor Eksternal UKK di SMK Palebon Semarang</a></strong></h6>
<p>Korban diketahui bernama Masiyo, 85 tahun. Lansia tersebut mengalami luka setelah peristiwa penganiayaan dan segera mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan.</p>
<p>Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono membenarkan adanya laporan warga terkait kejadian tersebut. Polisi pun segera merespons laporan yang masuk.</p>
<p>“Polsek Tawangharjo menerima laporan dari Kadus Jono terkait adanya peristiwa penganiayaan yang terjadi di desa tersebut,” jelas AKP Sartono saat memberikan keterangan.</p>
<p>Setelah menerima laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas berupaya memastikan kondisi korban sekaligus mengendalikan situasi di sekitar tempat kejadian.</p>
<p>“Mendapatkan laporan dari masyarakat, kami dari Polsek Tawangharjo langsung menuju ke lokasi kejadian,” ungkap AKP Sartono menjelaskan langkah awal petugas.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/11/55-paus-pilot-terdampar-di-pantai-mbadokai-rote-ndao-21-mati-34-diselamatkan">55 Paus Pilot Terdampar di Pantai Mbadokai Rote Ndao, 21 Mati 34 Diselamatkan</a></strong></h6>
<p>Saat tiba di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi terluka pada bagian wajah. Sementara itu, warga yang berada di sekitar tempat kejadian telah lebih dahulu mengamankan terduga pelaku.</p>
<p>Kondisi korban yang mengalami luka cukup serius membuat petugas segera mengambil langkah cepat. Penanganan medis pun menjadi prioritas utama.</p>
<p>Petugas kemudian melakukan pengecekan di dalam rumah tempat kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah tanda yang diduga berkaitan dengan peristiwa penganiayaan tersebut.</p>
<p>Lantai rumah terlihat terdapat bercak darah yang mengindikasikan terjadinya kekerasan. Kondisi tersebut memperkuat dugaan adanya insiden penganiayaan di lokasi tersebut.</p>
<p>Selain itu, polisi juga menemukan pecahan batu bata di sekitar lokasi kejadian. Benda tersebut diduga berkaitan dengan insiden yang menyebabkan korban mengalami luka.</p>
<p>Melihat kondisi korban yang cukup parah, petugas segera mengevakuasi Masiyo ke fasilitas kesehatan terdekat. Langkah itu dilakukan untuk memastikan korban segera mendapatkan pertolongan pertama.</p>
<p>“Melihat wajah korban berlumuran darah, anggota kami membawanya ke Puskesmas Tawangharjo,” jelas AKP Sartono mengenai langkah penanganan awal korban.</p>
<p>Setelah mendapatkan penanganan awal di puskesmas, kondisi korban memerlukan perawatan lanjutan. Petugas medis kemudian memutuskan untuk merujuk korban ke rumah sakit.</p>
<p>Korban selanjutnya dirujuk ke RS Panti Rahayu Yakkum agar mendapatkan penanganan intensif dari tenaga medis.</p>
<p>Sementara itu, aparat kepolisian juga melakukan pengumpulan informasi di lokasi kejadian. Petugas mulai meminta keterangan dari warga yang berada di sekitar tempat kejadian.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/11/aksi-bagi-bagi-ratusan-takjil-dilakukan-dari-depan-poskamling">Aksi Bagi-bagi Ratusan Takjil Dilakukan dari Depan Poskamling</a></strong></h6>
<p>Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengetahui secara detail kronologi peristiwa tersebut. Informasi dari warga menjadi bahan penting dalam proses penyelidikan.</p>
<p>“Kita lakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari para warga yang melihat kejadian tersebut,” kata AKP Sartono menjelaskan proses penyelidikan.</p>
<p>Dari keterangan sejumlah warga, polisi memperoleh informasi bahwa terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Hal itu membuat warga setempat menyebut pelaku sebagai ODGJ.</p>
<p>AKP Sartono juga menyebutkan bahwa pelaku diduga mengalami gangguan jiwa sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut. Polisi pun mengambil langkah untuk memastikan kondisi pelaku.</p>
<p>“Dari keterangan yang diperoleh pelaku mengalami gangguan jiwa dan langsung kami bawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk dilakukan pemeriksaan,” tambahnya.</p>
<p>Kasus penganiayaan yang melibatkan ODGJ terhadap seorang kakek di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan tersebut kini masih dalam proses penanganan aparat kepolisian. Petugas terus mengumpulkan bukti serta keterangan saksi guna melengkapi penyelidikan.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/11/kakek-85-tahun-jadi-korban-penganiayaan-di-jono-tawangharjo-polisi-amankan-pelaku">Kakek 85 Tahun Jadi Korban Penganiayaan di Jono Tawangharjo, Polisi Amankan Pelaku</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Singgah sebagai Jalan Pemulihan dan Produktivitas Pasien Jiwa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/27/rumah-singgah-sebagai-jalan-pemulihan-dan-produktivitas-pasien-jiwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 05:37:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Pemulihan]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<category><![CDATA[Produktivitas Pasien Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Singgah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=503704</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kadang masih diperlakukan secara tidak manusiawi. Isu kesehatan jiwa ini masih dipandang sebelah mata di tengah masyarakat. Bahkan ODGJ mengalami pemasungan atau diasingkan dari kehidupan sosial. Padahal, dengan penanganan dan dukungan yang tepat, mereka bisa kembali berfungsi dan berkontribusi di masyarakat. Melansir dari Kemenkes, rumah singgah menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/27/rumah-singgah-sebagai-jalan-pemulihan-dan-produktivitas-pasien-jiwa">Rumah Singgah sebagai Jalan Pemulihan dan Produktivitas Pasien Jiwa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kadang masih diperlakukan secara tidak manusiawi. Isu kesehatan jiwa ini masih dipandang sebelah mata di tengah masyarakat.</p>
<p>Bahkan ODGJ mengalami pemasungan atau diasingkan dari kehidupan sosial. Padahal, dengan penanganan dan dukungan yang tepat, mereka bisa kembali berfungsi dan berkontribusi di masyarakat.</p>
<p>Melansir dari Kemenkes, rumah singgah menjadi sangat penting bukan sekadar sebagai tempat berlindung, tetapi juga sebagai pusat pemulihan, pembinaan, dan pemberdayaan bagi pasien jiwa.</p>
<p>Rumah singgah berfungsi sebagai tempat transit bagi pasien jiwa yang sudah mulai stabil setelah perawatan medis, tetapi belum siap kembali ke lingkungan keluarga atau masyarakat. Di tempat ini, mereka mendapatkan pendampingan psikososial, bimbingan spiritual, serta pelatihan keterampilan agar bisa kembali mandiri.</p>
<p>Tanpa rumah singgah, banyak pasien yang seharusnya sudah pulih kembali mengalami kekambuhan karena tidak adanya dukungan sosial dan lingkungan yang kondusif. Rumah singgah menjadi jembatan antara rumah sakit jiwa dan kehidupan sosial, memastikan proses pemulihan berjalan berkesinambungan.<strong>              </strong></p>
<p>Pemulihan pasien jiwa tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan. Diperlukan sinergi lintas sektor agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.</p>
<p>1. Dinas Kesehatan, menyediakan layanan medis, pemantauan rutin, serta edukasi kesehatan jiwa bagi keluarga dan masyarakat.</p>
<p>2. Dinas Sosial, menyediakan dukungan sosial, pemenuhan kebutuhan dasar, serta fasilitasi bantuan sosial bagi pasien dan keluarganya.</p>
<p>3. Kementerian Agama (Kemenag), memberikan pembinaan keagamaan dan spiritual untuk memperkuat motivasi serta ketenangan batin pasien.</p>
<p>4. Balai Latihan Kerja (BLK), menyediakan pelatihan keterampilan seperti menjahit, bertani, beternak, atau kerajinan tangan, agar pasien memiliki bekal untuk produktivitas ekonomi.</p>
<p>5. Pemerintah Daerah dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), berperan dalam dukungan kebijakan, advokasi, serta pembiayaan dan pengawasan program.</p>
<p>Kolaborasi ini akan membentuk ekosistem pemulihan yang bukan hanya menyembuhkan dari sisi medis, tetapi juga memulihkan martabat dan kemandirian pasien.</p>
<p>Banyak kisah inspiratif di berbagai daerah menunjukkan bahwa pasien jiwa yang diberi kesempatan dapat bertransformasi menjadi individu produktif. Ada yang bekerja di bengkel, membuat kerajinan, beternak, atau bahkan menjadi motivator bagi sesama. Semua itu dimulai dari satu hal sederhana yakni kesempatan.</p>
<p>Rumah singgah berperan sebagai tempat mereka menemukan kembali jati diri dan kepercayaan diri. Dengan pendampingan lintas sektor, pasien tidak hanya sembuh, tetapi juga mampu berperan kembali di masyarakat.</p>
<p>Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus melihat rumah singgah bukan sebagai beban, tetapi sebagai investasi sosial jangka panjang. Setiap pasien jiwa yang pulih dan kembali produktif adalah satu keberhasilan dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.</p>
<p>Sudah saatnya kita berhenti menempatkan pasien jiwa di pinggiran kehidupan sosial. Melalui rumah singgah yang dikelola lintas sektor, kita tidak hanya memulihkan individu, tetapi juga memulihkan kemanusiaan kita bersama.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/27/rumah-singgah-sebagai-jalan-pemulihan-dan-produktivitas-pasien-jiwa">Rumah Singgah sebagai Jalan Pemulihan dan Produktivitas Pasien Jiwa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polsek Tegowanu Evakuasi ODGJ yang Resahkan Warga, Kini Dirawat di RSUD dr. Soedjati Purwodadi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/07/polsek-tegowanu-evakuasi-odgj-yang-resahkan-warga-kini-dirawat-di-rsud-dr-soedjati-purwodadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 02:59:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<category><![CDATA[Tegowanu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=500120</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Petugas Polsek Tegowanu mengevakuasi seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat membuat warga Desa Tanggirejo resah, Senin (6/10/2025). Pria tersebut kini menjalani perawatan di RSUD dr. Soedjati Purwodadi untuk mendapat penanganan medis yang lebih layak. Aksi cepat aparat kepolisian itu berawal dari laporan warga yang merasa terganggu dengan perilaku ODGJ tersebut. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/07/polsek-tegowanu-evakuasi-odgj-yang-resahkan-warga-kini-dirawat-di-rsud-dr-soedjati-purwodadi">Polsek Tegowanu Evakuasi ODGJ yang Resahkan Warga, Kini Dirawat di RSUD dr. Soedjati Purwodadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Petugas Polsek Tegowanu mengevakuasi seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat membuat warga Desa Tanggirejo resah, Senin (6/10/2025).</p>
<p>Pria tersebut kini menjalani perawatan di RSUD dr. Soedjati Purwodadi untuk mendapat penanganan medis yang lebih layak.</p>
<p>Aksi cepat aparat kepolisian itu berawal dari laporan warga yang merasa terganggu dengan perilaku ODGJ tersebut.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/10/07/bupati-brebes-ingatkan-sekda-jangan-hanya-duduk-dibalik-meja-saja">Bupati Brebes Ingatkan Sekda Jangan Hanya Duduk Dibalik Meja Saja</a></strong></h5>
<p>Warga mengaku cemas karena pria itu sering berperilaku tak terduga dan menimbulkan rasa takut di lingkungan sekitar.</p>
<p>Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Tegowanu segera menurunkan personel ke lokasi guna memastikan keamanan warga tetap terjaga.</p>
<p>Kapolsek Tegowanu, AKP Setyo Budi, menjelaskan bahwa tindakan cepat diambil untuk mencegah situasi yang lebih buruk serta memastikan ODGJ tersebut memperoleh perlindungan dan pengobatan yang sesuai.</p>
<p>“Warga sudah merasa khawatir, terutama anak-anak. Karena itu, kami bergerak bersama masyarakat untuk mengamankan yang bersangkutan,” ujar AKP Setyo Budi.</p>
<p>Petugas Polsek Tegowanu mendekati ODGJ itu dengan cara persuasif sebelum membawanya menggunakan mobil siaga desa menuju RSUD dr. Soedjati Purwodadi.</p>
<p>Menurut AKP Setyo Budi, proses evakuasi berjalan lancar tanpa perlawnanan. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga bentuk empati dan tanggung jawab sosial aparat terhadap warga yang membutuhkan.</p>
<p>“Kami berupaya menangani situasi ini secara humanis. Tujuannya agar ODGJ tersebut bisa mendapatkan perawatan medis yang tepat,” jelas Kapolsek Tegowanu.</p>
<p>Pihak kepolisian juga langsung berkoordinasi dengan keluarga dan perangkat desa agar pasien tidak terlantar dan bisa menjalani proses pengobatan hingga kondisinya membaik.</p>
<p>Keluarga pasien menyampaikan apresiasi kepada Polsek Tegowanu yang telah tanggap dan sigap membantu. Mereka merasa terbantu atas perhatian dan tindakan cepat yang diberikan oleh aparat kepolisian.</p>
<p>Berkat langkah cepat petugas, suasana Desa Tanggirejo kini kembali kondusif. Warga merasa tenang karena tidak lagi dihantui rasa takut akibat ulah ODGJ tersebut.</p>
<p>Kapolsek Tegowanu mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mendapati ODGJ yang berpotensi mengganggu ketertiban umum atau membahayakan diri sendiri maupun orang lain.</p>
<p>Ia menilai, peran aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan ODGJ di lingkungan masing-masing.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/10/07/bupati-wonosobo-resmikan-rtlh-program-bedah-rumah-rsi">Bupati Wonosobo Resmikan RTLH Program Bedah Rumah RSI</a></strong></h5>
<p>“Kolaborasi dengan warga sangat dibutuhkan agar setiap kejadian bisa ditangani cepat dan tepat tanpa menimbulkan keresahan lebih luas,” ungkapnya.</p>
<p>AKP Setyo Budi juga menekankan bahwa kehadiran polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang mengalami gangguan kejiwaan.</p>
<p>“Dengan penanganan yang cepat seperti ini, lingkungan bisa kembali aman dan warga dapat beraktivitas dengan tenang,” tambahnya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/07/polsek-tegowanu-evakuasi-odgj-yang-resahkan-warga-kini-dirawat-di-rsud-dr-soedjati-purwodadi">Polsek Tegowanu Evakuasi ODGJ yang Resahkan Warga, Kini Dirawat di RSUD dr. Soedjati Purwodadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>634 Warga Kota Tegal Berstatus ODGJ</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/12/634-warga-kota-tegal-berstatus-odgj</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2024 14:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[kota-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=419561</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat bahwa dengan jumlah penduduk sekira 282.781 jiwa, sebanyak 634 jiwa, warga Kota Tegal berstatus ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa). Kabid Upaya Kesehatan Masyarakat dan Perorangan (UKMP) Dinas Kesehatan Kota Tegal, Wiharto menyampaikan, jumlah total ODGJ di Kota Tegal ada 634 jiwa yang tersebar di empat kecamatan. &#8220;Rinciannya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/12/634-warga-kota-tegal-berstatus-odgj">634 Warga Kota Tegal Berstatus ODGJ</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat bahwa dengan jumlah penduduk sekira 282.781 jiwa, sebanyak 634 jiwa, warga Kota Tegal berstatus ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa).</p>
<p>Kabid Upaya Kesehatan Masyarakat dan Perorangan (UKMP) Dinas Kesehatan Kota Tegal, Wiharto menyampaikan, jumlah total ODGJ di Kota Tegal ada 634 jiwa yang tersebar di empat kecamatan.</p>
<p>&#8220;Rinciannya, ODGJ yang ada di wilayah Kecamatan Tegal Timur ada 232 jiwa, Kecamatan Tegal Selatan ada 151 jiwa, Kecamatan Tegal Barat 119 jiwa, dan ODGJ di wilayah Kecamatan Margadana 132 jiwa,&#8221; kata Wiharto, Rabu (12/6/2024).</p>
<p>Keberadaan ODGJ yang ya berkeliaran membuat resah warga, dan penanganan ODGJ diruang publik yang potensi menyebabkan gangguan tratimbum.</p>
<p>&#8220;Penanganan permasalahan ODGJ tidak dapat dilakukan oleh Dinas Kesehatan sendiri. Diperlukan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam menangani permasalahan ODGJ,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Seperti yang dialami penderita ODGJ Muhammad Irkham (33) warga RT 06 RW 04 Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Irkham 10 hari lebih berada di pinggir Jalan KS Tubun dengan kondisi sakit lemas.</p>
<p>Irkham mendapat makanan dapat pemberian dari warga setempat dan kadang oleh orang yang kebetulan lewat. Bahkan buang hajat kecil maupun besar di tempat tersebut membuat warga mulai resah.</p>
<p>Keberadaan Irkham oleh Satrio (61) warga setempat dilaporkan ke Babinkamtibmas. Namun, oleh Babin disarankan untuk melapor ke Satpol PP.</p>
<p>Laporan ke Satpol PP direspon cepat. Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Kota Tegal, Drs Ahmad Rofi&#8217;i saat itu tiba dilokasi. Beruntung saat diperiksa Satpol PP didapati dompet berisi KTP meskipun kondisinya sobek. Namun, masih terbaca jelas identitas dan alamatnya.</p>
<p>Berbekal identitas, Rofi&#8217;i menghubungi Lurah Debong Tengah, Rodin. Bahkan Ketua RW dan RT dihadirkan. Selanjutnya Rofi&#8217;i menghubungi ambulance milik Dinas Kesehatan Kota Tegal untuk membawa Irkham ke RSUD Kardinah dan diserahkan ke keluarga.</p>
<p>&#8220;Kami serahkan kepada yang punya wilayah, ada Lurah, Ketua RT, RW untuk diteruskan ke pihak keluarga,&#8221; ungkap Rofi&#8217;i.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/12/634-warga-kota-tegal-berstatus-odgj">634 Warga Kota Tegal Berstatus ODGJ</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dipasung Lebih dari 10 Tahun, Dua ODGJ Dapat Bantuan Pemkab Batang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/11/dipasung-lebih-dari-10-tahun-dua-odgj-dapat-bantuan-pemkab-batang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 14:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<category><![CDATA[pasung]]></category>
		<category><![CDATA[Perawatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=419392</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kasus dua warga Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Batang yang dipasung oleh keluarganya selama lebih dari 10 tahun, akhirnya mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupetan Batang. Ahmad Rozikin (38) Warga Desa Sendang Kecamatan Wonotunggal dan Mukhlis (45) Warga Desa Candi Kecamatan Bandar, dua orang yang mengalami gangguan jiwa, harus terisolasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/11/dipasung-lebih-dari-10-tahun-dua-odgj-dapat-bantuan-pemkab-batang">Dipasung Lebih dari 10 Tahun, Dua ODGJ Dapat Bantuan Pemkab Batang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kasus dua warga Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Batang yang dipasung oleh keluarganya selama lebih dari 10 tahun, akhirnya mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupetan Batang.</p>
<p>Ahmad Rozikin (38) Warga Desa Sendang Kecamatan Wonotunggal dan Mukhlis (45) Warga Desa Candi Kecamatan Bandar, dua orang yang mengalami gangguan jiwa, harus terisolasi dalam kondisi pasung di bagian belakang rumah mereka masing-masing.</p>
<p>Kasus ini terungkap ketika Badan Pusat Statistik (BPS) Batang tengah melakukan survei Potensi Desa (Podes) 2024.</p>
<p>Tim survei BPS menemukan bahwa dua warga tersebut hidup dalam kondisi pasung oleh keluarga mereka. Pasung ini dilakukan karena kedua warga tersebut mengalami gangguan jiwa dan kadang-kadang menunjukkan perilaku agresif.</p>
<p>Ahmad Rozikin, diketahui mengalami gangguan jiwa sejak sekitar 23 tahun yang lalu, setelah mengalami depresi berat akibat gagal diterima masuk SMA Taruna Nusantara. Sementara Mukhlis, mulai dipasung sejak 14 tahun yang lalu setelah mengalami kecelakaan terjatuh dari truk.</p>
<p>Kedua Warga ini telah mengalami masa pasung yang cukup lama, dengan kondisi kakinya terikat menggunakan tali tambang dan rantai, namun masih memungkinkan untuk bergerak di dalam ruangan belakang rumah mereka.</p>
<p>Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki melakukan, kunjungan ke rumah Ahmad Rozikin dan Mukhlis, untuk mengetahui kondisi mereka secara langsung. bahwa keluarga telah berusaha memberikan pengobatan kepada keduanya.</p>
<p>“Ahmad Rozikin telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa sebanyak tujuh kali, namun kondisinya masih sering kambuh. Pihak keluarga memutuskan untuk mengikat kakinya, sehingga dia masih bisa bergerak, dan melakukan aktivitas, meskipun hanya di ruangan belakang rumah,” katanya saat melakukan kunjungan kerja di Desa Candi, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (11/6/2024).</p>
<p>Setelah kunjungan tersebut, Pj Bupati menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk membawa Ahmad Rozikin dan Mukhlis untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.</p>
<p>“Ahmad Rozikin rencananya akan dibawa ke rumah sakit Ahmad Djunaed di Pekalongan, sedangkan Mukhlis akan dirawat di RSJD Amino Gondohutomo di Semarang. Tadi saya juga sudah minta izin pada keluarga untuk membawa anaknya menjalani pengobatan kembali,” jelasnya.</p>
<p>Untuk Ahmad Rozikin rencananya hari ini, namun menurut keluarga masih perlu melakukan persiapan, sehingga diputuskan akan dibawa besok.</p>
<p>Lani menyebutkan bahwa, pihak keluarga tidak perlu khawatir mengenai biaya perawatan medis karena ditanggung sepenuhnya oleh BPJS. Selain itu, Pemkab Batang juga akan melakukan pemantauan terhadap proses perawatan kedua warga tersebut.</p>
<p>“Nantinya setelah sembuh, dia tidak akan langsung pulang, tapi akan dibawa ke panti rehabilitasi yang ada di Comal, Kabupaten Pemalang agar benar-benar sembuh,” tuturnya.</p>
<p>Rencana ini menunjukkan komitmen dari pemerintah daerah dalam memberikan perhatian yang serius terhadap kasus-kasus gangguan jiwa di masyarakat.</p>
<p>Selain itu, lanjut dia, langkah-langkah yang diambil juga menunjukkan adanya upaya untuk memberikan dukungan jangka panjang bagi kedua warga ini, dengan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang diperlukan dan reintegrasi yang lancar ke dalam masyarakat setelah sembuh.</p>
<p>“Kasus ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya kesadaran mengenai gangguan jiwa dan perlunya akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan mental,” tandasnya.</p>
<p>Lani berharap, kasus seperti ini dapat diminimalisasi dan orang yang mengalami gangguan jiwa dapat mendapatkan perawatan yang tepat dan layanan yang memadai untuk mendukung pemulihan mereka.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/11/dipasung-lebih-dari-10-tahun-dua-odgj-dapat-bantuan-pemkab-batang">Dipasung Lebih dari 10 Tahun, Dua ODGJ Dapat Bantuan Pemkab Batang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>791 Warga Kota Tegal Alami Gangguan Jiwa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/07/25/791-warga-kota-tegal-alami-gangguan-jiwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jul 2023 00:15:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[gila]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=354625</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Data dari Dinas Kesehatan Kota Tegal, Jawa Tengah sebanyak 791 warga Kota Tegal, Jawa Tengah mengalami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sementara mengutip data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal Tahun 2022 jumlah penduduk sebanyak 290.988 pada semester dua, dan Tahun 2023 sebanyak 291.806 penduduk pada semester satu. Jumlah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/25/791-warga-kota-tegal-alami-gangguan-jiwa">791 Warga Kota Tegal Alami Gangguan Jiwa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Data dari Dinas Kesehatan Kota Tegal, Jawa Tengah sebanyak 791 warga Kota Tegal, Jawa Tengah mengalami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sementara mengutip data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal Tahun 2022 jumlah penduduk sebanyak 290.988 pada semester dua, dan Tahun 2023 sebanyak 291.806 penduduk pada semester satu.</p>
<p>Jumlah 791 turun dari tahun sebelumnya yakni Tahun 2021 sebanyak 823 ODGJ yang tersebar di 27 Kelurahan yang ada di Kota Tegal. &#8220;Jumlah ODGJ di Kota Tegal menurun. Untuk Tahun 2021 tercatat 823 orang dan 2022-2023 sebanyak 791 orang, satu diantaranya saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari Senin (24/7/2023).</p>
<p>Dari jumlah tersebut, 7 ODGJ dirawat dirumah namun dibatasi geraknya pada ruangan khusus. Sri Primawati menjelaskan, kategori ODGJ terbagi menjadi tiga yakni ringan, sedang dan berat dengan menggunakan tiga metode penanganan seperti peningkatan sistem surveilans epidemiologi, peningkatan jejaring layanan dan penggerakkan peran serta masyarakat. “Berdasarkan hasil pemetaan by name by address, semua data ODGJ sudah tertangani dengan baik oleh tim medis di masing-masing Puskesmas,” ujarnya.</p>
<p>Hasil Pemetaan jumlah ODGJ tersebut juga merupakan realisasi penjaringan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Upaya penanganan ODGJ, lanjut dr Prima, Dinas Kesehatan Kota Tegal menerjunkan tim medis Puskesmas dan kader kesehatan. Tujuannya untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan penderita ODGJ secara rutin dan intensif setiap bulannya. &#8220;Termasuk pengawasan dan pemantauan konsumsi obat secara teratur sebagai upaya penyembuhan,&#8221; terangnya</p>
<p>Lebih lanjut dr Prima menjelaskan, mengacu hasil pendataan ODGJ tersebut didominasi usia produktif dengan sejumlah faktor penyebab, seperti psikologi atau psycotic dan faktor psiko sosial yang berpotensi terjadi karena pengaruh lingkungan sekitar. &#8220;Saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah Kota Tegal sudah ada tempat rawat inap untuk ODGJ. Ada sebanyak 10 bed,&#8221; tutup Prima.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/25/791-warga-kota-tegal-alami-gangguan-jiwa">791 Warga Kota Tegal Alami Gangguan Jiwa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengamuk, Seorang ODGJ di Brebes Diamankan Polisi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/25/mengamuk-seorang-odgj-di-brebes-diamankan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Mar 2023 16:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[mengamuk]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=324892</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang Pria dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diamankan oleh petugas gabungan dari Sat Samapta dan Polsek Bulakamba Polres Brebes, Sabtu (24/3/2023). Hal Ini dilakukan usai pria bernama Abdullah (30) warga desa Siwuluh Kecamatan Bulakamba mengamuk dengan melempar barang dan memecahkan kaca rumah tempat tinggalnya sendiri. Warga sekitar yang merasa khawatir dan cemas akhirnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/25/mengamuk-seorang-odgj-di-brebes-diamankan-polisi">Mengamuk, Seorang ODGJ di Brebes Diamankan Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Seorang Pria dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diamankan oleh petugas gabungan dari Sat Samapta dan Polsek Bulakamba Polres Brebes, Sabtu (24/3/2023).</p>
<p>Hal Ini dilakukan usai pria bernama Abdullah (30) warga desa Siwuluh Kecamatan Bulakamba mengamuk dengan melempar barang dan memecahkan kaca rumah tempat tinggalnya sendiri.</p>
<p>Warga sekitar yang merasa khawatir dan cemas akhirnya menghubungi pihak kepolisian untuk meminta bantuan mengamankan dan mengevakuasi pria tersebut.</p>
<p>Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq melalui Kapolsek Bulakamba Iptu Ibnu Setiyadi ketika dihubungi menjelaskan kronologi pengamanan dan proses evakuasi ODGJ tersebut.</p>
<p>Menurutnya, ketika mendapat laporan adanya kejadian tersebut, pihaknya langsung merespon dengan cepat bersama Sat Samapta Polres Brebes yang datang kelokasi dengan membawa tameng Dalmas untuk membantu mengamankan.</p>
<p>Hal tersebut, lantaran saat akan diamankan, Abdullah masih mengamuk dan melakukan pelemparan sehingga membahayakan masyarakat dan petugas yang akan mengevakuasi. &#8220;Setelah berhasil diamankan, bersama-sama dengan perangkat desa membawa ODGJ ke RS Mitra Siaga Tegal untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; kata Ibnu.</p>
<p>Ditambahkan oleh Kapolsek, hasil informasi yang diperoleh dari keluarga dan warga sekitar bahwa ODGJ tersebut sebelumnya telah beberapa kali menjalani pemeriksaan kesehatan di beberapa Rumah Sakit Jiwa.</p>
<p>&#8220;Keluarga menceritakan bahwa yang bersangkutan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang dan beberapa kali pemeriksaan di beberapa rumah sakit lainya Namun kondisinya tetap tidak membaik dan sering kambuh lagi seperti hari ini,&#8221; kata Kapolsek.</p>
<p>Disebutkan Ibnu, proses evakuasi berlangsung secara dramatis. Petugas harus melindungi diri dengan tameng dalmas. Hal tersebut dilakukan karena karena Abdullah terus mengamuk melemparkan barang yang sangat membahayakan warga sekitar dan petugas.</p>
<p>&#8220;Ketika petugas datang, Abdullah masih mengamuk dan melemparkan barang barang dan memecahkan kaca. Kami intruksikan kepada anggota untuk hati hati dengan berlindung menggunakan tameng,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>&#8220;Evakuasi dilakukan atas dasar laporan warga dan persetujuan keluarga. Petugas terpaksa memborgol tangan dan mengikat kaki Abdullah karena terus mengamuk dan melakukan perlawanan saat akan dievakusi,&#8221; pungkas Kapolsek.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/25/mengamuk-seorang-odgj-di-brebes-diamankan-polisi">Mengamuk, Seorang ODGJ di Brebes Diamankan Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>