JEPARA (SUARABARU.ID) – Peringatan Hari Lahir SMK Kholiliyah Bangsri ke-16 berlangsung meriah dengan diikuti seluruh warga sekolah melalui berbagai agenda edukatif dan kreatif yang digelar selama tiga hari. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai pada Senin, (11/5/2026).
Hari pertama perayaan diisi dengan kegiatan internal bersama warga sekolah. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan kepala sekolah, dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan sekolah selama 16 tahun silam. Setelah itu, seluruh siswa dan guru mengikuti jalan sehat serta berbagai lomba kreativitas siswa.

Dalam sambutannya, Saidun Afit selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa sekolah yang berdiri sejak 16 tahun lalu tersebut dibangun atas dasar niat tulus para pendiri dan guru untuk menghadirkan pendidikan berbasis pesantren di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa sekolah terus mempertahankan identitas sebagai sekolah berkultur pesantren dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai akhlakul karimah namun tetap mengikuti perkembangan zaman digital. Selain itu, usia ke-16 sekolah diharapkan menjadi momentum untuk semakin memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Harapannya, di umur yang ke-16 ini SMK Kholiliyah Bangsri senantiasa dapat memberi kebermanfaatan kepada seluruh warga masyarakat sesuai dengan harapan para masyayikh pendiri sekolah.” Ujarnya
Pada hari kedua esok Selasa 12 Mei 2026, kegiatan akan dilanjutkan dengan babak grand final berbagai perlombaan dalam ajang Mimbar Competition yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh pihak sekolah. Perlombaan tersebut diikuti oleh siswa-siswi SMP/ MTs se-Kabupaten Jepara.

Beberapa cabang lomba yang dipertandingkan pada babak final tersebut di antaranya sesorah, pidato, storytelling, kaligrafi, dan ghina araby. Ajang tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan di bidang bahasa, seni, dan kreativitas.
Sementara itu, puncak acara harlah akan digelar pada Rabu, 13 Mei 2026, yang sekaligus menjadi momen kelulusan siswa kelas XII. Acara tersebut menjadi penutup rangkaian harlah sekaligus momentum perpisahan bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di SMK Kholiliyah Bangsri.
Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut, sekolah berharap harlah ke-16 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan, mengembangkan potensi siswa, serta memperkuat identitas sekolah berbasis pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Hadepe- Diyan Ni’matus Sa’adah













