blank
Usai membagi-bagikan ratusan takjil, warga Lingkungan Joho Lor RT 3/RW 5 Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, foto bersama di depan Pos Ronda Satkamling Sendang Gama.(Dok.Agus)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Aksi bagi-bagi ratusan takjil, Selasa sore (10/3/26), dilaksanakan dari depan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling). Ini merupakan aksi kepedulian sosial warga RT 3/RW 5 Lingkungan Joho Lor, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri.

”Jumlah yang dibagikan sebanyak 500 takjil,” jelas Agus salah seorang warga yang ikut terlibat dalam pembagian takjil. Aksi bagi-bagi takjil ini, dipimpin Ketua RT 3/RW 5 Lingkungan Joho Lor, Parwanto, dengan melibatkan para tokoh masyarakat dan kaum muda. Mereka mengenakan seragam kaos hitam, layaknya seragam yang biasa dikenakan para petugas ronda kampung.

Sasaran penerima takjil, adalah warga masyarakat yang melintas di ruas jalan depan Poskamling. Utamanya masyarakat yang nelakukan perjalanan dari simpang lima Bangjo (traffic light) depan Polsek Wonogiri Kota, yang mengarah ke ruas Jalan Lingkar Kota (JLK) atau sebaliknya.

Harapannya, warga yang melintas ruas jalan tersebut, agar tidak ngebut, tidak terburu-buru untuk sampai tiba di rumah. Yakni dengan senantiasa mengutamakan keselamatan diri dan para pengguna jalan lainnya, serta warga perkampungan di sepanjang ruas jalan tersebut.

Juara

Dengan takjil yang dibagikan, kiranya dapat untuk segera mengakhiri puasanya saat datang waktu Maghrib, tanpa harus menunggu sampai tiba di rumah. Buka puasa, dapat dilakukan di perjalanan menuju pulang. Dengan demikian, tidak perlu terburu-buru melaju cepat untuk segera sampai di rumah.

Perlu untuk diketahui, takjil memiliki dua arti. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), secara harfiah, takjil memiliki arti mempercepat atau menyegerakan berbuka puasa saat tiba waktu berbuka. Namun, seiring pergeseran makna di Indonesia, takjil juga diserap sebagai kata benda yang berarti makanan/kudapan untuk berbuka puasa. Kata takjil berakar dari bahasa Arab ‘ajjala yang berarti menyegerakan.

Agus, menambahkan, sementara ini keberadaan Poskamling menjadi pusat pertemuan warga masyarakat di Lingkungan Joho Lor utamanya yang bermukim di RT 3/RW 5. Baik saat melakukan tugas rutin ronda malam, atau ketika ada sesuatu yang perlu dibicarakan melalui cara musyawarah bersama.

Di Poskamling yang dibangun indah tersebut, segala persoalan yang muncul dibahas secara bersama-sama. Untuk diketahui, kegiatan ronda bersama faslitas Poskamling tersebut, telah menjadi modal untuk meraih juara saat maju ke lomba Poskamling. ”Sudah dua kali meraih juara lomba Poskamling di tingkat Polda Jateng,” jelas Agus.

Usai membagi-bagikan takjil, warga kemudian berkumpul untuk melakukan buka bersama (Bukber). Kebersamaan ini, mewujudkan perilaku guyup rukun sesama warga. Ibarat ada beban ringan sama-sama dijinjing, bila berat sama-sama dipikul. Dalam acara Bukber ini, juga mengundang warga masyarakat sekitarnya.(Bambang Pur)