blank
Petugas minta para pembalap liar menuntun motor dengan knalpot brongnya menuju Mapolres Sragen berjarak sekitar 2 Km, Sabtu (23/5/2026). Foto: Anind

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Jajaran Polres Sragen menggelar patroli skala besar dan operasi penertiban antisipasi balap liar. Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh para pejabat utama Polres Sragen  tersebut, menyita 63 sepeda motor knalpot brong.

“Kegiatan operasi melibatkan ratusan personel gabungan  dilaksanakan Sabtu (23/5/2026) dinihari,” tutur Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari. Operasi dilakukan Sabtu Pukul 00.30 hingga Pukul 03.00.

Fokus pengamanan menyasar di Jalan Raya Sukowati, mulai dari perempatan

RSUD Sragen hingga pertigaan  Beloran Jl.Raya Sukowati Sragen.

Kawasan itu sering menjadi ajang balap liar.

Kegiatan itu untuk menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta menegakkan aturan lalu lintas.

Kapolres AKBP Dewiana menekankan pentingnya kenyamanan masyarakat, khususnya pasien di rumah sakit RSUD dr. Soehadi Prijonegoro yang terganggu suara bising knalpot tidak standar dan aktivitas balap liar pada malam hari.

Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak ratusan personel gabungan Polres Sragen yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Sragen Kompol Nunung, didampingi Kabag Ops Polres Sragen Kompol Suyono dan Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, serta sejumlah pejabat utama Polres Sragen lainnya.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Sragen, Kompol Suyono menegaskan  kegiatan tersebut adalah bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Personel melaksanakan patroli secara mobile dan hunting system pada titik-titik yang ditentukan. Seluruh anggota juga harus mengedepankan tindakan preventif, preemtif dan tetap humanis kepada masyarakat,” tuturnya.

Terpisah,  Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Leksono, menambahkan target utama operasi bukan semata-mata jumlah penindakan atau tilang, melainkan terciptanya situasi yang aman dan tertib.

Aman-Tertib Jadi Target

“Target utama kegiatan bukan banyaknya penindakan maupun tilang, namun terciptanya situasi yang aman, tertib dan tidak adanya aktivitas balap liar di wilayah hukum Polres Sragen,” ujar  AKP Kukuh.