GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Satlantas Polres Grobogan melakukan evakuasi terhadap seorang ODGJ tak berbusana yang ditemukan berjalan di kawasan Jalan Lingkar Utara, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Senin (11/5/2026).
Satlantas Polres Grobogan langsung mendatangi lokasi usai menerima informasi dari masyarakat mengenai ODGJ tak berbusana yang berjalan di jalur ramai kendaraan besar tersebut.
Petugas kemudian meminta bantuan warga untuk menutupi tubuh perempuan itu demi menjaga keselamatan dan kenyamanannya.
BACA JUGA : Kantongi Rekaman CCTV, Polisi Buru Gangster Remaja Bersenjata Tajam yang Resahkan Warga Perumahan di Kudus
Keberadaan perempuan tanpa pakaian itu sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan Lingkar Utara Desa Getasrejo.
Saat tiba di lokasi, personel kepolisian segera melakukan pendekatan secara humanis kepada perempuan tersebut agar situasi tetap kondusif.
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan sarung untuk menutupi tubuh perempuan tersebut.
KBO Satlantas Polres Grobogan Iptu Moch Agus Salim mengatakan, penanganan dilakukan dengan mengutamakan sisi kemanusiaan.
Petugas juga berupaya menenangkan perempuan tersebut sebelum melakukan pendataan identitas. Namun, perempuan itu tidak dapat menunjukkan alamat rumah maupun identitas dirinya kepada petugas.
Kondisi tersebut membuat Satlantas Polres Grobogan langsung berkoordinasi dengan Polsek Grobogan untuk mencari informasi tempat tinggal perempuan tersebut.
“Pada saat kita koordinasi dengan Polsek Grobogan, ternyata baru mengetahui bahwa perempuan ini warga Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati, berinisial F,” jelas Iptu Moch Agus Salim.
BACA JUGA : KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Shasiko bagi Ibu-Ibu PKK Desa Ngegot
Setelah identitas diketahui, petugas dari Polsek Grobogan, Polsek Brati, dan Satlantas Polres Grobogan bergerak menuju rumah keluarga perempuan tersebut.
Kedatangan petugas disambut lega oleh orang tua F yang sebelumnya kehilangan putrinya sejak Minggu malam.
Pihak keluarga menjelaskan, anaknya tersebut mengalami gangguan jiwa, ia memang kerap keluar rumah tanpa mengenakan pakaian dan beberapa kali terjaring razia.
“Saat kami tiba di rumah orang tuanya, kami mendapatkan informasi kalau F ini ternyata kerap berpergian tanpa mengenakan baju dan sering kena razia Dinsos dan Satpol PP,” tambah KBO Satlantas Polres Grobogan.
Petugas kemudian menyerahkan perempuan tersebut kepada pihak keluarga agar mendapatkan pengawasan lebih intensif.
Selain itu, polisi juga memberikan edukasi kepada keluarga agar tetap memberikan perhatian dan kasih sayang kepada F meski mengalami gangguan jiwa.
Peran Serta
Iptu Moch Agus Salim menegaskan pentingnya peran keluarga dalam menjaga anggota keluarga dengan kondisi kejiwaan khusus.
Pihaknya juga meminta warga sekitar ikut peduli dan membantu mengawasi apabila perempuan tersebut kembali keluar rumah sendirian.
Kepedulian lingkungan, kata Iptu Moch Agus Salim, sangat diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
BACA JUGA : Harlah Ke-16 SMK Kholiliyah Bangsri Jadi Panggung Kreativitas Pelajar Jepara
Kawasan Jalan Lingkar Utara sendiri dikenal sebagai jalur dengan mobilitas kendaraan besar yang cukup tinggi setiap harinya.
Karena itu, keberadaan perempuan tanpa busana di lokasi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan dirinya maupun pengguna jalan lain.
“Evakuasi dan pengantaran ODGJ ini murni karena kami peduli. Kami peduli kondisi yang bersangkutan dalam keadaan tidak menggunakan pakaian rawan terjadinya gangguan pria-pria nakal,” tambah Iptu Moch Agus Salim.
Selain itu, evakuasi terhadap ODGJ tak berbusana tersebut merupakan bentuk perlindungan dan kepedulian kepada masyarakat, terutama demi menjaga keselamatan perempuan itu di jalur padat kendaraan.
“Pertama kali ditemukan di pinggir jembatan, di Desa Getasrejo, yang masuk di Jalan Lingkar Utara, dimana mobilitas kendaraan besar sangat banyak yang melintas di jalur tersebut, sehingga evakuasi ini kita lakukan untuk keselamatannya,” pungkas Iptu Agus Salim.
Tya Widya













