<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>daging Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/daging/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Mar 2026 09:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>daging Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Daerah di Jateng tak Punya Aturan Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/30/5-daerah-di-jateng-tak-punya-aturan-larangan-perdagangan-daging-anjing-dan-kucing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 09:23:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing]]></category>
		<category><![CDATA[aturan]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[perda]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[SE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=551561</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Lima kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah belum memiliki peraturan daerah (perda) atau surat edaran (SE) tentang pelarangan peredaran atau perdagangan daging anjing dan kucing. Pengarah di Biro Perekonomian, Pemprov Jateng, Suwarni Dewi, mengatakan, dari 35 kabupaten/kota itu sudah ada 30 kabupaten yang membuat surat edaran (SE). Di mana sudah ada enam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/30/5-daerah-di-jateng-tak-punya-aturan-larangan-perdagangan-daging-anjing-dan-kucing">5 Daerah di Jateng tak Punya Aturan Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Lima kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah belum memiliki peraturan daerah (perda) atau surat edaran (SE) tentang pelarangan peredaran atau perdagangan daging anjing dan kucing.</p>
<p>Pengarah di Biro Perekonomian, Pemprov Jateng, Suwarni Dewi, mengatakan, dari 35 kabupaten/kota itu sudah ada 30 kabupaten yang membuat surat edaran (SE). Di mana sudah ada enam kabupaten/kota yang sudah membuat perda.</p>
<p>&#8220;Hanya tinggal lima daerah yang memang belum menerbitkan,&#8221; katanya di sela agenda &#8216;Sosialisasi Pelarangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Provinsi Jawa Tengah&#8217; yang digelar di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin, 30 Maret 2026.</p>
<p>Dewi bilang, lima daerah yang belum memiliki perda atau SE tentang pelarangan peredaran atau penjualan daging anjing dan kucing itu di antaranya Kabupaten Pati, Jepara, Kudus, Grobogan dan Pekalongan.</p>
<p>Sementara itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melalui Biro Hukum, berencana akan merevisi Peraturan Gubernur yang sudah ada menjadi regulasi yang lebih kuat.</p>
<p>&#8220;Ada (pembaharuan) Perda Peternakan dan Kesehatan Hewan yang memang itu sudah produk lama. Akan direvisi atau diperbarui, menambahkan klausul-klausul terkait pelarangan perdagangan daging  anjing dan kucing,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dia berharap dari pertemuan dengan Dog Meat Free Indonesia (DMFI), pemerintah kabupaten/kota se Jawa Tengah, serta pihak terkait akan memunculkan progres yang positif.</p>
<p>Di tempat yang sama, Chief Operating Officer (COO) Dog Meat Free Indonesia (DMFI), Merry Ferdinandez, mengatakan, lembaganya sudah melakukan kerja sama dengan Pemprov Jateng sejak 2017.</p>
<p>Dia bilang, SE maupun Perda larangan perdagangan daging anjing dan kucing, merupakan kekuatan dalam bentuk regulasi.</p>
<p>Terlebih dalam upaya menghilangkan konsumsi daging anjing dan kucing di tengah masyarakat, serta pencegahan penyakit rabies.</p>
<p>&#8220;Jawa Tengah termasuk provinsi pertama yang mengeluarkan peraturan itu di Pulau Jawa ya,&#8221; katanya.</p>
<p>Melalui sosialisasi dan penendatanganan kerja sama dengan Pemprov Jateng, dan pemerintah kabupaten/kota, dia berharap menjadi langkah awal. Di mana mampu bersama-sama mengawal isu tentang perdagangan daging anjing dan kucing.</p>
<p>Apalagi, kata Merry, Indonesia termasuk negara yang masih belum bebas dari penyakit rabies. Di mana baru ada 11 provinsi yang ditetapkan bebas dari rabies termasuk Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Dari kami, posisinya mendorong adanya peraturan yang lebih tegas yaitu peraturan daerah tentang perdagangan daging anjing dan kucing,&#8221; ucap Merry.</p>
<p><strong>Dorong RUU Perlindungan dan Kesehatan Hewan</strong></p>
<p>Di tingkat nasional, DMFI bersama kampus, dan kalangan masyarakat, juga mendorong regulasinya menjadi lebih kuat dengan menjadi undang-undang.</p>
<p>Dikatakan Merry, pada November 2015, DMFI bersama Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) mengadakan  kegiatan bersama dengan mengundang Badan Legislasi DPR RI.</p>
<p>&#8220;Kami menyerahkan draf naskah akademik kami terkait  rancangan undang-undang (RUU) Perlindungan dan Kesehatan Hewan yang memang sudah diusung oleh Baleg ataupun DPR RI itu sendiri,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebagai contoh, kata Merry, sejumlah negara tetangga di Asia sudah cukup banyak yang melarang perdagangan daging anjing dan kucing.</p>
<p>Di antaranya, lanjut dia, seperti  dari Filipina, India, di Singapura, Malaysia, Taiwan, Hongkong.</p>
<p>&#8220;Makanya Indonesia terus kita dorong untuk bisa menjadi contoh,&#8221; ucapnya. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/30/5-daerah-di-jateng-tak-punya-aturan-larangan-perdagangan-daging-anjing-dan-kucing">5 Daerah di Jateng tak Punya Aturan Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awas! Jawa Tengah jadi 3 Besar Peredaran Daging Anjing dan Kucing </title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/30/awas-jawa-tengah-jadi-3-besar-peredaran-daging-anjing-dan-kucing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 08:04:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[DMFI]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[peredaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=551539</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Provinsi Jawa Tengah (Jateng) masih menjadi wilayah dengan penjualan atau peredaran daging anjing dan kucing di Pulau Jawa. Chief Operating Officer (COO) Dog Meat Free Indonesia (DMFI), Merry Ferdinandez, mengatakan, Jateng menjadi satu dari tiga provinsi puncak (top tree) atau tiga besar peredaran daging anjing dan kucing di Pulau Jawa. &#8220;Provinsi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/30/awas-jawa-tengah-jadi-3-besar-peredaran-daging-anjing-dan-kucing">Awas! Jawa Tengah jadi 3 Besar Peredaran Daging Anjing dan Kucing </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Provinsi Jawa Tengah (Jateng) masih menjadi wilayah dengan penjualan atau peredaran daging anjing dan kucing di Pulau Jawa.</p>
<p>Chief Operating Officer (COO) Dog Meat Free Indonesia (DMFI), Merry Ferdinandez, mengatakan, Jateng menjadi satu dari tiga provinsi puncak (top tree) atau tiga besar peredaran daging anjing dan kucing di Pulau Jawa.</p>
<p>&#8220;Provinsi Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan DKI Jakarta itu memang top tree-nya (peredaran) di Pulau Jawa ya. Terbesar,&#8221; katanya, di sela agenda &#8216;Sosialisasi Pelarangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Provinsi Jawa Tengah&#8217; yang digelar di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin, 30 Maret 2026.</p>
<p>Merry mengatakan, data yang pernah dihimpun ada 13 ribu ekor anjing dibantai setiap bulannya di Jawa Tengah. Khususnya di daerah Solo Raya.</p>
<p>Melihat kondisi itu, kata dia,  akan menjadi krusial sekali agar perdagangan daging anjing dan kucing harus segera dihentikan.</p>
<p>Untuk itu, lanjut Merry, pentingnya pelarangan yang lebih kuat lagi melalui produk hukum. Di mana mampu memberikan sanksi pidana.</p>
<p>&#8220;Sedangkan kita kita tahu, Provinsi Jawa Tengah ini ditetapkan Kementetian Pertanian berstatus bebas rabies pada tahun 1997,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Kerja Sama </strong></p>
<p>Khusus di Jawa Tengah, Merry bilang, DMFI telah bekerja sama dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota untuk mendorong penguatan aturan pelarangan penjualan atau peredaran daging anjing dan kucing.</p>
<p>Baik itu untuk diterbitkannya surat edaran (SE) Gubernur dari tingkat provinsi maupun peraturan daerah (perda) di tingkat daerah. Diharapkan hal ini mampu menjadi pencegahan, khususnya penyakit rabies di Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Harapannya DMFI dan Pemprov Jateng, bersama mengawal isu tentang perdagangan daging anjing dan kucing ini.  Memang sangat meresahkan dan sangat berpengaruh terhadap pengendalian penyakit rabies di Jawa Tengah, dan secara nasional,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Pengarah di Biro Perekonomian, Pemprov Jateng, Suwarni Dewi, mengatakan, kerja sama tersebut sebagai upaya mempertahankan daerah agar bebas penularan penyakit rabies.</p>
<p>&#8220;Ke depan akan mengedepankan tentang hal ini untuk di kuatkan dengan peraturan-peraturan daerah yang mendukung hal tersebut,&#8221; katanya. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/30/awas-jawa-tengah-jadi-3-besar-peredaran-daging-anjing-dan-kucing">Awas! Jawa Tengah jadi 3 Besar Peredaran Daging Anjing dan Kucing </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produksi Telur dan Daging Ayam di Jateng Surplus untuk Program Makan Bergizi Gratis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/07/produksi-telur-dan-daging-ayam-di-jateng-surplus-untuk-program-makan-bergizi-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 04:46:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Bergizi]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Makan]]></category>
		<category><![CDATA[petelur]]></category>
		<category><![CDATA[protein]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=445339</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Jawa Tengah mengklaim jumlah produksi telur dan daging ayam mencukupi untuk pelaksanaan program makan bergizi gratis tahun 2025. Pelaksana Tugas Kepala Disnak Keswan Jateng, Ignasius Hariyanta Nugraha, menjelaskan, total produksi telur secara nasional mencapai 1,2 juta ton. Di mana sebanyak 30 persen disumbang dari produksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/07/produksi-telur-dan-daging-ayam-di-jateng-surplus-untuk-program-makan-bergizi-gratis">Produksi Telur dan Daging Ayam di Jateng Surplus untuk Program Makan Bergizi Gratis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Jawa Tengah mengklaim jumlah produksi telur dan daging ayam mencukupi untuk pelaksanaan program makan bergizi gratis tahun 2025.</p>
<p>Pelaksana Tugas Kepala Disnak Keswan Jateng, Ignasius Hariyanta Nugraha, menjelaskan, total produksi telur secara nasional mencapai 1,2 juta ton. Di mana sebanyak 30 persen disumbang dari produksi peternak di Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Protein hewani yang bisa masuk (program makan bergizi gratis) ya produk dari unggas baik telur maupun daging ayam,&#8221; tutur Hariyanta, Selasa 5 November 2024.</p>
<p>Disnak Keswan Jawa Tengah memerinci, jumlah populasi ayam ras mengalami peningkatan sejak 2020-2024. Pada 2023, populasi ayam ras sebanyak 624.643.632 ekor, maka sepanjang tahun 2024 populasinya naik menjadi 631.834.905 ekor.</p>
<p>Adapun, jumlah populasi ayam petelur tahun 2024 juga meroket mencapai 56.610.463 ekor.</p>
<p>&#8220;Saat ini produksi telur dan daging ayam ras wilayah Jawa Tengah surplus. Untuk program makan bergizi gratis per Januari 2025 kami pastikan siap melaksanakan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Lebih jauh lagi, dari peninjauan di sejumlah kabupaten/kota masih ada anak sekolah yang jarang minum susu bahkan sama sekali tidak pernah mencicipi.  Di Banyumas pihaknya juga menemukan kebanyakan siswa sekolah tidak pernah mengonsumsi susu.</p>
<p>&#8220;Kami temukan itu misalnya di Banyumas masih banyak sekali siswa SD yang tidak pernah minum susu. Maka program makan bergizi ini jadi hal yang penting untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak anak,&#8221; kata dia.</p>
<p>&#8220;Kalau kita sih lebih pada penyediaan <em>supply</em> bahan pangan asal ternaknya. Mulai daging, telur, susu serta produk ikan,&#8221; akunya.</p>
<p>Pihaknya juga menekankan bahwa total ada 20 perusahaan peternakan yang bermitra dengan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar).</p>
<p>Adapun untuk mitra perusahaan grand parent stock ayam boiler se-Jateng dan DIY ada tiga perusahaan dan ada 27 mitra parent stock boiler se-Jateng dan DIY.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/07/produksi-telur-dan-daging-ayam-di-jateng-surplus-untuk-program-makan-bergizi-gratis">Produksi Telur dan Daging Ayam di Jateng Surplus untuk Program Makan Bergizi Gratis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Motif dan Alasan Pelaku Pengonsumsi Daging Kucing di Semarang, Ada Gangguan Jiwa?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/08/motif-dan-alasan-pelaku-pengonsumsi-daging-kucing-di-semarang-ada-gangguan-jiwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2024 12:38:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungpati]]></category>
		<category><![CDATA[Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Nuryanto]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=429585</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Polisi dari Polrestabes Semarang mengungkap motif  Nuryanto (63), warga Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang yang diketahui menjadi pelaku pengonsumsi daging kucing. Dia mengaku dapat informasi bila daging kucing punya kandungan kalorinya rendah, sehingga terpaksa memakannya untuk pengobatan diri. &#8220;Saya sudah periksa dokter, tapi tidak di beri obat. Saya mencari obat sendiri makan kucing [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/08/motif-dan-alasan-pelaku-pengonsumsi-daging-kucing-di-semarang-ada-gangguan-jiwa">Motif dan Alasan Pelaku Pengonsumsi Daging Kucing di Semarang, Ada Gangguan Jiwa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Polisi dari Polrestabes Semarang mengungkap motif  Nuryanto (63), warga Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang yang diketahui menjadi pelaku pengonsumsi daging kucing.</p>
<p>Dia mengaku dapat informasi bila daging kucing punya kandungan kalorinya rendah, sehingga terpaksa memakannya untuk pengobatan diri.</p>
<p>&#8220;Saya sudah periksa dokter, tapi tidak di beri obat. Saya mencari obat sendiri makan kucing itu,&#8221; kata Nuryanto, saat konferensi pers di Polrestabes Semarang, Kamis 8 Agustus 2024.</p>
<p>Menurut dia, dari informasi yang didapat dari saudaranya, daging kucing kucing tidak masalah untuk dikonsumsi.</p>
<p>&#8220;Toh daging sapi, ayam mahal,&#8221; kata dia.</p>
<p>Perilaku itu, kata dia, telah dilakukannya selama tiga tahun ini.</p>
<p>Lebih lanjut, Kanit Tidpiter Satreskrim Polrestabes Semarang, AKP Johan Widodo mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Nuryanto.</p>
<p>&#8220;Akan koordinasi dengan rumah sakit jiwa yang ada di Semarang untuk diobservasi. Apakah nanti akan diyemukan ada gangguan jiwa atau tidak terhadap pelaku ini atau tidak, &#8221; kata Johan Widodo.</p>
<p>Terkait motif, lanjut dia, mengonsumsi daging kucing karena menurut palaku, daging kucing ini bebas dari kalori dan kadar gulanya rendah.</p>
<p>Dia menambahkan Polrestabes Semarang masih akan melakukan penyidikan untuk kasus tersebut.</p>
<p>&#8220;Untuk penerapan pasal kita menggunakan Pasal 91B Ayat 1 Undang-Undang No.41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan atau Pasal 302 KUHP, di mana ancaman hukumannya dua tahun atau yang KUHP sembilan bulan,&#8221; kata Johan.</p>
<p>Walaupun demikian, Johan mengungkapkan, berdasarkan perkaranya ity Polrestabes Semarang tidak bisa melakukan penahanan terhadap pelaku.</p>
<p>Polrestabes Semarang akan menerapkan wajib lapor kepada pelaku pengonsumsi daginh kucing sebanyak dua kali dalam sepekan.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/08/motif-dan-alasan-pelaku-pengonsumsi-daging-kucing-di-semarang-ada-gangguan-jiwa">Motif dan Alasan Pelaku Pengonsumsi Daging Kucing di Semarang, Ada Gangguan Jiwa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Makanan yang Dapat Menetralkan Efek Samping Setelah Makan Daging</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/21/tiga-makanan-yang-dapat-menetralkan-efek-samping-setelah-makan-daging</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 07:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[Efek samping]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Menetralkan Efek Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Mengonsumsi Daging Kurban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=421077</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Pada hari-hari setalah Idul Adha, tentunya akan sangat mudah sekali ditemui beragam macam masakan yang berbahan dasar daging, baik sapi, domba maupun kambing. Daging merah memang dikenal sebagai salah satu sumber protein yang cukup baik apabila dikonsumsi oleh tubuh. Namun, daging merah seperti daging sapi, kambing atau domba juga cukup rawan menyebabkan efek samping [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/21/tiga-makanan-yang-dapat-menetralkan-efek-samping-setelah-makan-daging">Tiga Makanan yang Dapat Menetralkan Efek Samping Setelah Makan Daging</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Pada hari-hari setalah Idul Adha, tentunya akan sangat mudah sekali ditemui beragam macam masakan yang berbahan dasar daging, baik sapi, domba maupun kambing.</p>
<p>Daging merah memang dikenal sebagai salah satu sumber protein yang cukup baik apabila dikonsumsi oleh tubuh. Namun, daging merah seperti daging sapi, kambing atau domba juga cukup rawan menyebabkan efek samping apabila terlalu banyak dikonsumsi.</p>
<p>Jika kita terlalu banyak makan daging tanpa asupan serat yang seimbang dapat menyebabkan sembelit. Kondisi yang tidak nyaman ini, terjadi karena saluran pencernaan yang lambat atau sulit mencerna. Untuk itu, serat tidak boleh dilupakan, misalnya biji-bijian atau kacang-kacang.</p>
<p>Efek samping mengonsumsi daging berlebihan adalah tubuh akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan sehingga mudah merasa lemas, pusing, dan tidak enak badan. Hal ini, karena tubuh membutuhkan banyak air untuk memproses protein di dalam daging.</p>
<p>Namun, kamu tidak perlu khawatir akan timbulnya beberapa risiko efek samping tersebut. Kamu tetap bisa memakan daging asalkan juga diselingi memakan beberapa jenis makanan ini sebagai penetralnya.</p>
<p>Dilansir dari <em>Suara.com</em> nah, berikut 3 makanan yang bisa menetralkan efek setelah memakan daging.</p>
<p><strong>1. Buah-buahan</strong></p>
<p>Buah-buahan bisa menjadi salah satu makanan yang dapat menetralkan efek samping dari mengonsumsi daging terlalu banyak. Melansir dari laman <em>hellosehat.com</em>, buah-buahan yang kaya akan serat, vitamin dan mineral bisa menjadi salah satu makanan penetral yang dapat meminimalisir efek samping setelah terlalu banyak memakan daging.</p>
<p>Buah-buahan seperi semangka, melon, pepaya dan beberapa jenis buah-buahan lainnya mengandung banyak serat alami yang dapat memperlancar proses pencernaan. Hal ini tentunya cukup baik mengingat setelah mengonsumsi daging umumnya proses pencernaan akan sedikit kesusahan mencerna makanan karena serat pada daging memang tidaklah terlalu membantu memperlancar sistem pencernaan.</p>
<p><strong>2. Sayuran</strong></p>
<p>Sayuran merupakan salah satu pilihan makanan yang bisa membantu mengurangi efek setelah makan daging. Melansir dari laman <em>halodoc.com</em>, kandungan mineral dan serat dalam sayuran bisa membantu mengikat lemak pada daging dan membantu mengurangi penyerapan lemak jenuh agar tidak menyebabkan kolestrol.</p>
<p>Dalam sehari, seseorang dianjurkan untuk memakan 200-250 gram sayuran agar membantu kelancaran sistem pencernaan. Selain itu, sayuran juga dapat membantu menjaga sistem metabolisme dalam tubuh.</p>
<p><strong>3. Jus Lemon atau Jeruk</strong></p>
<p>Jus lemon atau jus jeruk bisa pula dikonsumsi untuk menetralkan efek samping setelah memakan daging. Jus lemon mengandung banyak vitamin C yang berperan menjaga metabolisme imun dan juga membanu mengurangi radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh usah mengonsumsi olahan daging seperti sate atau sejenisnya.</p>
<p>Nah, itulah beberapa makanan yang bisa menetralkan efek samping setelah memakan daging. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/21/tiga-makanan-yang-dapat-menetralkan-efek-samping-setelah-makan-daging">Tiga Makanan yang Dapat Menetralkan Efek Samping Setelah Makan Daging</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Nyeri Gigi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/12/tiga-jenis-makanan-yang-harus-dihindari-saat-nyeri-gigi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 07:11:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi Berlubang]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Nyeri Gigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=398888</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Sakit gigi merupakan kondisi ketika bagian dalam atau sekitar gigi dan rahang terasa sakit atau nyeri. Tingkat keparahan nyeri tersebut bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Sakit gigi juga dapat hilang timbul atau berlangsung secara terus-menerus. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari tumbuh gigi, gusi bengkak, gigi berlubang, abses [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/12/tiga-jenis-makanan-yang-harus-dihindari-saat-nyeri-gigi">Tiga Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Nyeri Gigi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Sakit gigi merupakan kondisi ketika bagian dalam atau sekitar gigi dan rahang terasa sakit atau nyeri. Tingkat keparahan nyeri tersebut bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Sakit gigi juga dapat hilang timbul atau berlangsung secara terus-menerus.</p>
<p>Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari tumbuh gigi, gusi bengkak, gigi berlubang, abses gigi (adanya nanah di dasar gigi), gigi retak/patah, tambalan gigi lama yang rusak dan lain sebagainya.</p>
<p>Rasa sakit dan tajam yang disebabkan oleh nyeri gigi umumnya dapat membuat seseorang merasakan rasa tidak nyaman pada bagian giginya. Umumnya ada banyak faktor yang bisa menyebabkan nyeri gigi. Mulai dari gigi berlubang, gusi berdarah atau luka dan beberapa faktor lainnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/26/tips-menghilangkan-rasa-sakit-gigi-berlubang">Tips Menghilangkan Rasa Sakit Gigi Berlubang</a></strong></p>
<p>Nyeri gigi juga dapat terjadi apabila kamu mengonsumsi makanan-makanan tertentu yang dapat membuat saraf pada gigimu merespon dengan rasa sakit.</p>
<p>Oleh karena itu, ketika seseorang mengalami nyeri gigi, ada beberapa pantangan makanan yang perlu dihindari oleh penderita. Dilansir dari <em>Suara.com,</em> berikut 3 jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat alami nyeri gigi.</p>
<p><strong>1. Minuman Bersoda dan Pemanis Buatan</strong></p>
<p>Saat kamu mengalami nyeri gigi, sebaiknya jangan mengonsumsi minuman yang mengandung kadar soda dan gula yang cukup tinggi, khususnya yang terbuat dari pemanis buatan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/09/sudah-dipakai-sejak-dulu-ini-3-obat-alami-sakit-gigi-yang-dapat-dicoba">Sudah Dipakai Sejak Dulu, Ini 3 Obat Alami Sakit Gigi yang Dapat Dicoba</a></strong></p>
<p>Melansir dari artikel berjudul “Foods To Be Avoided Due To Toothache”, minuman bersoda memiliki kandungan asam dan gula yang cukup tinggi yang dapat memicu saraf-saraf pada bagian gusi untuk berkontraksi.</p>
<p>Hal ini mampu memicu rasa nyeri pada gigi. Selain itu, minuman bersoda apabila dikonsumsi secara terus menerus dapat mengikis lapisan enamel pada gigi dan membuat gigi menjadi kurang terlindung.</p>
<p><strong>2. Makanan dengan Kadar Pedas Tinggi</strong></p>
<p>Bagi kamu yang menyukai makanan pedas, sepertinya harus mengurangi mengonsumsi makanan tersebut saat mengalami nyeri gigi.</p>
<p>Melansir dari artikel berjudul “Foods To Avoid When You’re Experiencing a Toothache” kandungan capcaisin dalam makanan pedas berisiko kian memperparah luka pada sekitar gusi yang dapat menyebabkan nyeri gigi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/09/20/tips-atasi-sakit-gigi-karena-berlubang">Tips Atasi Sakit Gigi Karena Berlubang</a></strong></p>
<p>Selain itu, memakan makanan pedas juga bisa meningkatkan tekanan darah dan kian memperparah kondisi nyeri gigi.</p>
<p><strong>3. Daging</strong></p>
<p>Daging juga ternyata bisa memicu rasa nyeri pada gigi apabila dikonsumsi. Melansir dari laman halodoc.com, daging yang kurang termasak dengan baik dan cenderung keras berisiko menyebabkan terselip di sela-sela gigi dan memicu tumbuhnya bakteri pada gigi dan mulut.</p>
<p>Bakteri tersebut yang dapat memicu terjadinya nyeri gigi dan dapat menyebabkan plak yang bisa mengiritasi mulut. Nah, itulah beberapa makanan yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi saat mengalami nyeri gigi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/12/tiga-jenis-makanan-yang-harus-dihindari-saat-nyeri-gigi">Tiga Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Nyeri Gigi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aktivis Temukan Warung &#8216;Rica Gukguk&#8217; di Semarang, Pedagang Ngaku Daging Anjing Dikirim dari Sragen</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/29/aktivis-temukan-warung-rica-gukguk-di-semarang-pedagang-ngaku-daging-anjing-dikirim-dari-sragen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Dec 2023 07:49:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Animals Hope Shelter Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan]]></category>
		<category><![CDATA[Pale]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[SRAGEN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=390887</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; &#160; Capt Foto 2: SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Aktivis dari Animals Hope Shelter Indonesia Kristian Adi Wibowo atau akrab dipanggil Christian Joshua Pale melakukan investigasi peredaran masakan atau olahan daging anjing di Semarang. Hasil investigasi peredaran masakan daging anjing di Semarang diunggah pada akun Instagram @animals_hopeshelterindonesia pada Kamis 28 Desember 2023 petang. Dalam video itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/29/aktivis-temukan-warung-rica-gukguk-di-semarang-pedagang-ngaku-daging-anjing-dikirim-dari-sragen">Aktivis Temukan Warung &#8216;Rica Gukguk&#8217; di Semarang, Pedagang Ngaku Daging Anjing Dikirim dari Sragen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Capt Foto 2:</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Aktivis dari Animals Hope Shelter Indonesia Kristian Adi Wibowo atau akrab dipanggil Christian Joshua Pale melakukan investigasi peredaran masakan atau olahan daging anjing di Semarang.</p>
<p>Hasil investigasi peredaran masakan daging anjing di Semarang diunggah pada akun Instagram @animals_hopeshelterindonesia pada Kamis 28 Desember 2023 petang.</p>
<p>Dalam video itu Pale mengunjungi salah satu warung yang dalam investigasi itu disebut menjual masakan daging anjing di Semarang.</p>
<p>Pale bertanya-tanya apa saja yang dijual oleh warung pinggir jalan itu sembari merekam video masakan daging yang dijual.</p>
<p>&#8220;Ini ada B2 (babi), anjing, daging ular, dan biawak,&#8221; kata penjual saat ditanyai Pale.</p>
<p>Sementara itu Joshua Pale menuliskan keterangan dalam unggahan video investigasinya tersebut.</p>
<p>&#8220;Warung pinggir jalan menu daging anjing di Semarang. Di warung ini wajah saya tak dikenali sehingga saya bisa leluasa bertanya ke penjualnya,&#8221; tulis Pale.</p>
<p>Menurutnya, warung tersebut berjualan daging anjing sudah puluhan tahun dengan keuntungan sangat banyak.</p>
<p>&#8220;Bahkan penjualnya bilang justru daging anjing yang jadi penglaris dagangannya. Anjing yang dipotong berasal dari suplier di Sragen dan diambil dari Jawa Barat,&#8221; tulis Pale.</p>
<p><strong>Laporan Propam Polda Jateng</strong></p>
<p>Pada hari yang sama, siang harinya sebelumnya Joshua Pale membuat Surat Pengaduan ke Propam Polda Jateng.</p>
<p>Dalam surat bernomor SPSP2/107/XII/2023/Yanduan, merupakan tindak lanjut apa yang dilakukan Pale sebelumnya dalam laporan di Polres Sragen pada Minggu 24 Desember 2023 nomor STTP/675/XII/2023/SPKT.</p>
<p>Sebelumnya Pale melakukan investigasi terhadap video viral di media sosial truk membawa banyak anjing yang diikat kaki dan mulut dilakban di Jalan Tol di Jawa Barat menuju Jawa Tengah, Sabtu 23 Desember 2023.</p>
<p>Pengejaran itu berakhir di salah satu desa di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.</p>
<p>Pale melakukan investigasi di desa tersebut, dan melakukan wawancara kepada salah satu tukang jagal anjing di desa tersebut.  Pale mengaku punya bukti-bukti video mengenai pelaku usaha besar penjagal anjing di Sragen itu.</p>
<p>Hingga akhirnya, dari bukti-bukti yang didapat Pale memutuskan membuat laporan ke Polres Sragen. Namun pihaknya menilai tindakan dari pihak terkait lambat dan tidak ada penggerebekan yang dilakukan.</p>
<p>Padahal diduga ratusan anjing dijagal di tempat itu setiap harinya. Yayasan Sahabat Setia Satwa juga menyebut setiap pekannya ada tiga kali pengiriman anjing ke lokasi jagal.</p>
<p>Dalam satu kali dikirim ada 100-115 anjing dari Jawa Barat. Sementara diduga usaha itu sudah berjalan lebih 20 tahun dengan keuntungan besar.</p>
<p>Lebih jauh, video dan foto investigasi Joshua Pale diunggah dalam akun Instagram @animals_hopeshelterindonesia.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/29/aktivis-temukan-warung-rica-gukguk-di-semarang-pedagang-ngaku-daging-anjing-dikirim-dari-sragen">Aktivis Temukan Warung &#8216;Rica Gukguk&#8217; di Semarang, Pedagang Ngaku Daging Anjing Dikirim dari Sragen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masih Bingung? Yuk Simak 5 Tips Membagi Daging Kurban Sesuai Sunnah Rasullah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/28/masih-bingung-yuk-simak-5-tips-membagi-daging-kurban-sesuai-sunnah-rasullah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 10:13:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[daging kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Membagi Daging Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Sunah Rasulullah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=348333</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan kurban dan daging. Sebagai umat Muslim, ada kewajiban untuk melakukan ibadah kurban sebagai bentuk penghormatan terhadap perintah Allah SWT. Namun, setelah hewan kurban disembelih, bagaimana cara membagi daging kurban dengan benar? Apakah ada tata cara yang harus diikuti? Menurut sunnah dari Rasulullah Muhammad SAW, daging kurban [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/28/masih-bingung-yuk-simak-5-tips-membagi-daging-kurban-sesuai-sunnah-rasullah">Masih Bingung? Yuk Simak 5 Tips Membagi Daging Kurban Sesuai Sunnah Rasullah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan kurban dan daging. Sebagai umat Muslim, ada kewajiban untuk melakukan ibadah kurban sebagai bentuk penghormatan terhadap perintah Allah SWT. Namun, setelah hewan kurban disembelih, bagaimana cara membagi daging kurban dengan benar? Apakah ada tata cara yang harus diikuti?</p>
<p>Menurut sunnah dari Rasulullah Muhammad SAW, daging kurban harus dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, sepertiga bagian untuk keluarga sendiri atau konsumsi pribadi. Kedua, sepertiga bagian untuk diberikan kepada kerabat, tetangga, dan teman-teman. Terakhir, sepertiga bagian untuk didonasikan kepada orang-orang yang membutuhkan.</p>
<p>Pembagian daging kurban seperti ini merupakan praktik yang dianjurkan dalam Islam dan mengandung makna sosial serta kepedulian terhadap sesama. Di samping itu, pembagian ini juga memiliki manfaat yang baik bagi keseimbangan gizi dan nutrisi keluarga.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/28/jangan-makan-secara-berlebihan-ini-4-hal-penyebab-sakit-perut-setelah-makan-daging">Jangan Makan Secara Berlebihan! Ini 4 Hal Penyebab Sakit Perut Setelah Makan Daging</a></strong></p>
<p>Namun, terkadang masyarakat masih bingung mengenai bagaimana cara membagi daging kurban yang tepat. Dilansir dari <em>Suara.com</em> berikut adalah beberapa tips untuk membantu dalam membagi daging kurban dengan benar sesuai sunnah Nabi Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam:</p>
<p><strong>1. Pastikan Hewan Kurban Telah Disembelih dengan Benar</strong></p>
<p>Sebelum membagi daging kurban, pastikan bahwa hewan kurban telah disembelih dengan benar sesuai syariat Islam. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesucian dan kehalalan daging kurban yang akan dikonsumsi oleh keluarga dan orang lain.</p>
<p>Dalam salah satu sumber, tata cara sembelih kurban dengan benar adalah sebagai berikut:</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/28/begini-cara-masak-tengkleng-sapi-tanpa-santan-simak-yuk">Begini Cara Masak Tengkleng Sapi Tanpa Santan, Simak yuk…</a></strong></p>
<p>&#8211; Menghadapkan hewan kurban ke arah kiblat. Tata cara penyembelihan pertama adalah hewan kurban ditidurkan dan dihadapkan ke arah kiblat.<br />
&#8211; Menggunakan pisau yang tajam<br />
&#8211; Membaca doa sebelum menyembelih hewan kurban<br />
&#8211; Penyembelihan hewan kurban dilakukan dalam satu sayatan pisau. Dengan satu sayatan pisau ini, ada 2 saluran dan pembuluh darah harus terputus.</p>
<p><strong>2. Pisahkan Daging Menjadi Tiga Bagian</strong></p>
<p>Setelah hewan kurban disembelih, pisahkan daging hingga menjadi tiga bagian sesuai instruksi sunnah Rasulullah. Mengutip dari MUI, menurut pendapat sebagian besar ulama yang berdasarkan hadis, pembagian daging kurban terbagi tiga:</p>
<p>Sepertiga (1/3) untuk orang yang berkurban,<br />
Sepertiga (1/3) untuk sedekah,<br />
Sepertiga (1/3) untuk dihadiahkan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/28/ini-3-olahan-daging-kambing-yang-lebih-sehat-kamu-harus-coba">Ini 3 Olahan Daging Kambing yang Lebih Sehat, Kamu Harus Coba!</a></strong></p>
<p><strong>3. Potong Daging dengan Ukuran yang Sama</strong></p>
<p>Agar lebih mudah dan rapi saat membagi daging, potong daging dengan ukuran yang sama. Ini akan memudahkan dalam proses membagi daging dan membuatnya lebih mudah untuk disimpan atau dimasak.</p>
<p><strong>4. Bersihkan dan Kemas Daging dengan Baik</strong></p>
<p>Setelah dipotong, bersihkan dan kemas daging dengan baik sebelum dibagikan ataupun disimpan. Pastikan tidak ada sisa darah atau bagian hewan lainnya pada daging kurban.</p>
<p><strong>5. Jangan Lupa Untuk Membagikan dengan Sopan</strong></p>
<p>Saat membagikan daging kurban, jangan lupa untuk melakukannya dengan sopan dan terhormat. Sampaikan salam dan doa yang baik, serta berikan daging kurban dengan keikhlasan dan penuh kasih sayang.</p>
<p>Dengan membagi daging qurban sesuai sunnah Rasulullah Muhammad SAW, kita dapat membantu menyebarkan kebaikan dan kepedulian terhadap sesama. Selain itu, praktik ini juga dapat menunjukkan rasa syukur dan penghormatan terhadap perintah Allah Subhanahu Wata&#8217;ala yang telah memberikan banyak karunia dalam hidup kita.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/28/masih-bingung-yuk-simak-5-tips-membagi-daging-kurban-sesuai-sunnah-rasullah">Masih Bingung? Yuk Simak 5 Tips Membagi Daging Kurban Sesuai Sunnah Rasullah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Makan Secara Berlebihan! Ini 4 Hal Penyebab Sakit Perut Setelah Makan Daging</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/28/jangan-makan-secara-berlebihan-ini-4-hal-penyebab-sakit-perut-setelah-makan-daging</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 07:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Berlebihan]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Daging]]></category>
		<category><![CDATA[protein]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit perut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=348285</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)-Daging merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki nilai gizi berupa protein yang mengandung susunan asam amino yang lengkap. Daging didefinisikan sebagai urat daging (otot) yang melekat pada kerangka, kecuali urat daging bagian bibir, hidung, dan telinga yang berasal dari hewan yang sehat sewaktu dipotong. Protein merupakan zat yang mampu membuat perut Daging merupakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/28/jangan-makan-secara-berlebihan-ini-4-hal-penyebab-sakit-perut-setelah-makan-daging">Jangan Makan Secara Berlebihan! Ini 4 Hal Penyebab Sakit Perut Setelah Makan Daging</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)-</strong>Daging merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki nilai gizi berupa protein yang mengandung susunan asam amino yang lengkap. Daging didefinisikan sebagai urat daging (otot) yang melekat pada kerangka, kecuali urat daging bagian bibir, hidung, dan telinga yang berasal dari hewan yang sehat sewaktu dipotong.</p>
<p>Protein merupakan zat yang mampu membuat perut Daging merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki nilai gizi berupa protein yang mengandung susunan asam amino yang lengkap.</p>
<p>Daging didefinisikan sebagai urat daging (otot) yang melekat pada kerangka, kecuali urat daging bagian bibir, hidung, dan telinga yang berasal dari hewan yang sehat sewaktu dipotong.mudah kenyang dibandingkan makanan lainnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/28/ini-3-olahan-daging-kambing-yang-lebih-sehat-kamu-harus-coba">Ini 3 Olahan Daging Kambing yang Lebih Sehat, Kamu Harus Coba!</a></strong></p>
<p>Daging memang salah satu sumber protein yang rasanya lezat. Namun, tidak semua orang memiliki perut yang kebal setelah mengonsumsi daging. Beberapa orang justru bisa merasa perutnya sakit setelah makan daging? Mengapa demikian?</p>
<p>Tak hanya menaikkan kadar kolesterol, salah satu efek samping dari makan daging yang sering dialami oleh beberapa orang adalah sakit perut. Dilansir dari Hello Sehat, berikut ini beberapa hal yang menyebabkan perut terasa sakit setelah makan daging.</p>
<p><strong>1. Makan berlebihan</strong></p>
<p>Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik, termasuk makan daging. Butuh waktu untuk mencerna protein dan lemak yang terkandung dalam potongan daging. Jika mengonsumsi daging tinggi lemak terlalu banyak, perut akan menjadi penuh dan terasa tidak nyaman karena proses pencernaan daging berlangsung cukup lama.</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2023/06/28/begini-tips-mengolah-daging-kambing-agar-terhindar-dari-penyakit">Begini Tips Mengolah Daging Kambing agar Terhindar dari Penyakit</a></strong></p>
<p><strong>2. Alergi</strong></p>
<p>Gejala alergi makanan khususnya alergi daging tidak langsung terlihat, melainkan terjadi dalam beberapa menit atau beberapa jam setelah daging dikonsumsi. Gejala alergi ini bisa berupa mual, muntah, dan keram perut.</p>
<p>Jika sebelumnya kamu selalu mengalami gejala seperti ini setiap kali makan daging, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah dirimu mengalami gejala alergi.</p>
<p><strong>3. Keracunan</strong></p>
<p>Kualitas daging yang kurang baik dapat terkontaminasi oleh berbagai bakteri, seperti bakteri Listeria, E colli, atau Salmonella. Bakteri ini biasanya terdapat pada daging yang kurang segar atau kurang matang.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/26/selain-dapat-mencegah-anemia-5-manfaat-daging-kambing-yang-baik-untuk-kesehatan">Selain Dapat Mencegah Anemia, 5 Manfaat Daging Kambing yang Baik untuk Kesehatan</a></strong></p>
<p>Saat memasak daging, pastikan kondisi daging masih bagus dan masaklah dengan higienis dan suhu yang tepat untuk mencegah gejala keracunan makanan seperti sakit perut, muntah-muntah, hingga diare.</p>
<p><strong>4. Penyakit pada sistem pencernaan</strong></p>
<p>Seseorang yang menderita penyakit pada sistem pencernaan seperti peradangan lambung atau gastritis sebaiknya menghindari konsumsi daging merah. Jika nekat makan daging merah, ada kemungkinan ia akan menderita sakit perut dan nyeri ulu hati.</p>
<p>Jika ingin mengonsumsi daging, sebaiknya pilihlah daging putih seperti daging ayam atau ikan yang lebih ramah untuk organ pencernaan.</p>
<p>Itulah 4 penyebab sakit perut setelah makan daging. Pada beberapa kasus, sakit perut yang kamu alami mungkin saja tidak disebabkan oleh daging yang kamu makan, namun ada penyakit lain. Jika sakitnya berkelanjutan, sebaiknya periksa ke dokter agar segera ditangani.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/28/jangan-makan-secara-berlebihan-ini-4-hal-penyebab-sakit-perut-setelah-makan-daging">Jangan Makan Secara Berlebihan! Ini 4 Hal Penyebab Sakit Perut Setelah Makan Daging</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Berlebihan! Ini 7 Bahaya Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Daging</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/27/jangan-berlebihan-ini-7-bahaya-kesehatan-akibat-terlalu-banyak-mengonsumsi-daging</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 10:15:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berlebihan]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=348034</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)-  Hari raya Idul Adha tinggal menghitung hari, beragam persiapan mulai dilakukan. Salah satunya yaitu mempersiapkan hidangan yang lezat untuk disantap. Hari raya Idul Adha, identik dengan perayaan menyembelih hewan kurban. Maka tak jarang, jika pada momen ini ada banyak daging kurban yang bisa diolah menjadi beragam jenis masakan. Membahas tentang daging, ternyata daging [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/27/jangan-berlebihan-ini-7-bahaya-kesehatan-akibat-terlalu-banyak-mengonsumsi-daging">Jangan Berlebihan! Ini 7 Bahaya Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Daging</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)-  </strong>Hari raya Idul Adha tinggal menghitung hari, beragam persiapan mulai dilakukan. Salah satunya yaitu mempersiapkan hidangan yang lezat untuk disantap. Hari raya Idul Adha, identik dengan perayaan menyembelih hewan kurban.</p>
<p>Maka tak jarang, jika pada momen ini ada banyak daging kurban yang bisa diolah menjadi beragam jenis masakan.</p>
<p>Membahas tentang daging, ternyata daging merupakan sumber protein hewani yang memiliki kandungan asam amino yang lebih lengkap dibandingkan dengan protein nabati. Dilansir dari <em>Suara.com</em>, meski memiliki protein yang tinggi, rupanya mengonsumsi daging secara berlebihan bisa berbahaya lho untuk kesehatan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/26/selain-dapat-mencegah-anemia-5-manfaat-daging-kambing-yang-baik-untuk-kesehatan">Selain Dapat Mencegah Anemia, 5 Manfaat Daging Kambing yang Baik untuk Kesehatan</a></strong></p>
<p>Apa saja bahayanya? Melansir dari klikdokter.com serta halodoc, inilah beberapa bahaya kesehatan yang bisa timbul akibat makan daging berlebihan.</p>
<p><strong>1. Berat badan meningkat</strong></p>
<p>Meskipun diet tinggi protein mampu menurunkan berat badan, namun itu hanya jangka pendek. Mengonsumsi daging yang tinggi lemak apalagi dalam jumlah yang besar, mampu meningkatkan berat badan dan juga kadar kolesterol.</p>
<p>Oleh sebab itu penting sekali dalam pemilihan daging untuk dikonsumsi. Karena tidak menutup kemungkinan daging yang rendah lemak jika asupannya berlebihan dari kebutuhan tubuh, bisa disimpan menjadi lemak.</p>
<p><strong>2. Memicu kanker</strong></p>
<p>Mengonsumsi daging secara berlebihan ternyata bisa memicu kanker, terutama daging merah. Kok bisa? Hal ini disinyalir hormon, kandungan lemak, zat karsinogenik yang terdapat pada daging merah bertanggung jawab membentuk penyakit kanker seperti kanker usus besar, prostat serta kanker payudara. Risiko kanker akan jauh lebih besar ketika konsumsi daging olahan secara berlebihan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/26/begini-tips-aman-makan-daging-sapi-untuk-penderita-kolesterol-tinggi">Begini Tips Aman Makan Daging Sapi untuk Penderita Kolesterol Tinggi</a></strong></p>
<p><strong>3. Dehidrasi</strong></p>
<p>Mengonsumsi daging secara berlebihan bisa memicu dehidrasi. Hal ini karena daging yang dikonsumsi akan menumpuk nitrogen hasil pemecahan protein di dalam darah. Sehingga tubuh akan mengeluarkan nitrogen, salah satunya melalui urine.</p>
<p>Akibatnya air yang keluar melalui urine akan berlebihan yang bisa berdampak pada timbulnya dehidrasi. Terutama bagi kamu yang kurang minum atau asupan air tidak cukup terpenuhi.</p>
<p><strong>4. Konstipasi</strong></p>
<p>Konstipasi terjadi akibat mengonsumsi daging tanpa dibarengi dengan sayur serta buah, bisa menimbulkan konstipasi. Asupan serat yang kurang maka kamu akan kesulitan untuk BAB. Sehingga ketika mengalami kesulitan BAB, risiko terkena wasir akan lebih besar.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/26/ini-4-tips-menghilangkan-bau-amis-pada-daging-menggunakan-bahan-alami">Ini 4 Tips Menghilangkan Bau Amis Pada Daging Menggunakan Bahan Alami</a></strong></p>
<p><strong>5. Gangguan ginjal</strong></p>
<p>Mengonsumsi daging secara berlebihan bisa membuat kerja ginjal menjadi berat. Hal ini karena ginjal akan berusaha mengeluarkan nitrogen melalui urine.</p>
<p>Terutama bagi seseorang yang mengalami penurunan kinerja ginjal, justru akan membuat ginjal semakin berat. Oleh sebab itu, bagi mereka yang memiliki gangguan ginjal tertentu perlu membatasi konsumsi daging.</p>
<p>Nah, itulah beberapa bahaya dibalik mengonsumsi daging secara berlebihan. Meski saat Idul Adha ada banyak daging yang melimpah, penting sekali untuk membatasi jumlah asupannya, agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan untuk kesehatan, ya.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/27/jangan-berlebihan-ini-7-bahaya-kesehatan-akibat-terlalu-banyak-mengonsumsi-daging">Jangan Berlebihan! Ini 7 Bahaya Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Daging</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>