blank
Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat kepada Hasyim Asy’ari usai dilantik jadi anggota KPU, tanggal 29 Agustus 2016. Foto: Setkab

PRESIDEN Joko Widodo Selasa siang (12/4/2022) melantik anggota KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) untuk periode jabatan 2022-2027. Anggota KPU dan Bawaslu yang dilantik ini akan segera mempersiapkan segala sesuatu untuk pemilu 2024.

Anggota KPU yang dilantik sebanyak tujuh orang, yaitu Betty Epsilon Idroos, Hasyim Asy’ari, Mochammad Afifudin, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik, dan August Mellaz. Sedangkan anggota Bawaslu ada lima orang yaitu Lolly Suhenty, Puadi, Rahmat Bagja, Totok Hariyono, dan Herwyn Jefler Hielsa Malonda.

KPU yang baru saja dilantik langsung menyelenggarakan rapat pleno, dan menetapkan Hasyim Asy’ari, S.H., M.Si., Ph.D sebagai Ketua KPU. Bagi Hasyim Asy’ari, yang menjalani kehidupan masa kecil hingga remajanya di Kudus ini, menjalani pengabdian di penyelenggaraan Pemilu jelas bukan hal baru.

Lelaki kelahiran Pati 3 Maret 1973 ini sudah menjadi anggota KPU Jawa Tengah periode 2003-2008. Dosen Fakultas Hukum dan FISIP Universitas Diponegoro ini sudah mulai aktif dalam kegiatan Pemilu tahun 1999. Saat itu dia menjabat Sekretaris Presidium Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) untuk Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Hasyim memang lahir di Pati, tetapi masa kecil hingga remajanya dihabiskan di Kudus. Dia sekolah di SD Negeri Panjunan Kudus (1979-1985), waktu yang bersamaan pula dia belajar di Madrasah Diniyyah As Salam Panjunan Wetan, Kudus (1979-1988).

Dia alumnus SMP Negeri 1 Kudus (1985-1988), kemudian menyelesaikan masa SMA-nya di SMA Negeri 1 Kudus jurusan Fisika (A1) dengan masa studi 1988-1991.

Aktif di Majalah Kampus

Lepas SMA, meski dia dari jurusan fisika ternyata memilih masuk Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Karena memang Hasyim ini anak santri pondok, maka selama masa kuliah di kota mendoan ini, dia pun menjadi siswa di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Karangsuci, Purwokerto sampai lulus kuliahnya tahun 1995.