Pàra Juara berfoto bersama usai Upacara Penghormatan Pemenang nomor Estafet 4X400 Meter Putri, di Venue Atletik Mimika Sport Centre Papua. Foto: sigit pr

MIMIKA (SUARABARU.ID) Tim Jawa Tengah memecahkan rekor PON, saat menyabet medali emas nomor Estafet 4×400 Meter Putri, di cabang olahraga Atletik PON X/Papua.

Berlomba di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Kamis (14/10/2021), kuartet Jateng yang terdiri dari Florencia A, Fabiola F, Liviana Rizki, dan Bektiningsih, mencapai finis terdepan, dengan catatan waktu 3 menit 48,12 detik.

Torehan waktu ini berhasil memecahkan rekor PON milik tim Maluku, dengan waktu 4 menit 01,19 detik, yang dicetak pada PON 2012 di Riau.

BACA JUGA: TMMD Tahap III Tahun 2021 Kota Tegal Selesaikan Saluran Sepanjang 108 Meter

Sedangkan medali perak diraih tim Jawa Barat yang bermaterikan Dede Heti, Ulfa Silpiana, Suhaya, dan Emma Anita dengan catatan waktu 3 menit 50,54 detik.

Ada pun tim Jawa Timur yang diperkuat Dakwatul Anisah, Sulastri, Nikmatul Nafiah, dan Eka Cahaya harus puas menempati urutan ketiga dan meraih perunggu dengan waktu 3 menit 51,43 detik.

Catatan waktu yang dibukukan tim Jawa Barat dan Jawa Timur pada perlombaan ini juga melampaui rekor PON milik tim Maluku.

BACA JUGA: Polres Magelang Gelar Vaksinasi Massal di Lereng Merbabu

Ditemui usai perlombaan, keempat pelari Jateng tidak bisa menutupi rasa bahagia. Mereka sama sekali tidak menyangka bisa meraih emas, bahkan memecahkan rekor PON yang bertahan sembilan tahun.

“Sama sekali tidak menyangka bisa meraih emas dan memecahkan rekor PON,” ujar Bektiningsih.

Ditambahkannya, dia dan rekan-rekannya hanya berupaya untuk bisa berlari secepat mungkin dan bertekad memberikan penampilan terbaik untuk provinsi yang mereka bela.

BACA JUGA: Afrianda Prigita Tsani Model Cilik dengan Sederet Prestasi

Sementara Itu, Florencia menyebut bahwa persiapan mereka untuk PON kali ini terbilang singkat, yakni hanya dua bulan.

Namun, kecocokan satu sama lain yang terbangun kuat, serta rasa saling percaya membuat mereka bisa memberikan hasil maksimal.

“Kuncinya saling percaya dan menguatkan satu sama lain,” kata Florencia. “Dan motivasinya mungkin karena saking semangatnya kita ada di PON,” ucap Fabiola menimpali.

BACA JUGA: TMMD Sengkuyung III di Desa Plantungan Blora Resmi Ditutup

Fabiola dan kawan-kawan mempersembahkan medali emas sekaligus rekor PON ini untuk seluruh masyarakat Jateng, termasuk Gubernur Ganjar Pranowo yang telah memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh atlet.

“Emasnya untuk Jawa Tengah. Terima kasih untuk warga Jawa tengah, terima kasih Pak Ganjar atas doanya,” seru Liviana.

Semenara itu, Ketua Umum Pengprov PASI Jateng, Rumini, menyatakan puas atas prestasi yang diraih pelari estafet putri.

BACA JUGA: Pariwisata Karimunjawa Segera Pulih, Akan Ditambah Rute Pelayaran Dari Semarang

Menurut dia, sebenarnya putri Jateng tidak ditarget merebut medali emas dalam nomor 4X400 Meter Putri. Namun mereka justru tampil luar biasa, dan dapat mengalahkan pesaing beratnya, Jabar dan Jatim.

Kami bangga atas perjuangan anak-anak dalam merebut posisi terbaik di nomor Estafet 4X400 Meter Putri, dan pelari terakhir Bektiningsih yang menentukan kemenangan bagi Jateng,” tandas Rumini

Sigit PR-Riyan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here