blank
Foto: Angin kencang mengakibatkan kerusakan di sejumlah tempat, siang tadi. Eko Priyono

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Bencana alam angin kencang terjadi di bebedapa wilayah Kabupaten Magelang, hari ini Jum’at 12 Maret 2020, sekitar pukul 14.00. Mengakibatkan banyak pohon tumbang dan puluhan rumah mengalami kerusakan di bagian atapnya.

Kepala BPBP Kabupaten Magelang Edi Susanto memberikan informasi bahwa penyebab bencana adalah hujan lebat yang disertai angin kencang. Dampaknya di beberapa lokasi.

Disebutkan, di Dusun Bono, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, sebuah rumah rusak ringan tertimpa rumpun bambu tumbang. Di Dusun Pesidi, Desa Pesidi, Kecamatan Grabag, akses jalan terutup pohon tumbang. Di Dusun Sujan, Desa Salam, Kecamatan Grabag, akses jalan terutup pohon yang tumbang.

Di Dusun Ngelo, Desa Pucungroto, Kecamatan Kajoran, sebanyak 19 rumah rusak ringan tertimpa pohom tumbang. Di Dusun Patran, Desa Sangen, Kecamatan Kajoran 15 rumah rusak ringan, atapnya berhamburan kena angin dan tertimpa pohon.

Dijelaskan, hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di wilayah Kabupaten Magelang sejak pukul 14.00 hingga sore hari menyebabkan sejumlah pohon dan rumpun bambu tumbang di beberapa titik di Kecamatan Grabag dan Kajoran.

Berdasarkan kaji cepat yang dilakukan BPBD, dampak dari pohon yang tumbang tersebut setidaknya terdapat 34 rumah rusak ringan, beberapa rumah mengalami kerusakan pada bagian atap, karena genting berhamburan dan tertimpa pohon yang tumbang.

Selain itu pohon tumbang juga menimpa jaringan lstrik PLN dan menutup akses jalan di beberapa titik lokasi di Kecamatan Grabag dan Kajoran.

Atas kejadian itu tadi dilakukan kaji cepat oleh petugas BPBD. Lalu dilakukan kerja bakti penanganan darurat pohon tumbang oleh BPBD, Satpol PP & PK, relawan dan warga.

Sementara itu data dari Polsek Kajoran menyebutkan, angin kencang di Dusun Patran, Desa Sangen, mengakibatkan pohon tumbang dan genting rumah warga mengalami kerusakan. Rumah Ishan (rusak ringan), Sigit (rusak ringan), Surat (rusak ringan), Juwarti (rusak ringan), Suratno (rusak ringan), Urip (rusak ringan), Kotiyatu (rusak ringan). Lalu rumah Sumaryati (rusak berat atap rumah tertimpa pohon), rumah Toikur Rohcman (rusak berat atap tertimpa pohon), rumah Solekan (rusak ringan), rumah Nasoha (rusak ringan), rumah Safingi (rusak ringan), rumah Inun (rusak ringan) dan rumah Ny Lasmi (rusak ringan).

Total kerugian diperkirakan Rp 25 juta direncanakan besuk pagi akan dilaksanakan kerja bakti oleh warga desa di Sangen

Eko Priyono