Sekumpulan bocah yang tengah naik 'odong-odong' menyimak arahan Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Sri Martini. Foto : HE

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sebuah ‘odong-odong’ yang melintas di Jalan A. Yani, Purwodadi, tepatnya di depan Pasar Purwodadi dihentikan Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Sri Martini, Selasa (2/2/2021). Pasalnya, sekumpulan balita yang naik di atas permainan tersebut tidak menggunakan masker, berikut dengan pengendaranya.

Dengan cepat, AKP Sri Martini langsung meminta kepada anggota personelnya agar memberikan masker kepada anak-anak tersebut. Tak hanya memberikan masker saja. Namun, para petugas ini juga memakaikan masker dengan tali yang mudah dilepas tersebut kepada para balita tadi.

“Adik-adik, jangan lupa minta ke bapak ibunya kalau keluar dipakaikan masker, ya. Biar tidak gampang sakit. Buat bapaknya ini juga, harus bisa memberikan contoh yang baik kepada anak-anak,” jelas AKP Sri Martini, saat memberikan imbauan kepada para balita dan pengendara ‘odong-odong’ tersebut.

Pembagian masker gratis ini dilaksanakan tiga pilar yakni Polres Grobogan dan Kodim 0717/Purwodadi, Pemkab Grobogan yakni Satpol PP bekerja dan Disperindag Kabupaten Grobogan. Tidak hanya di jalan raya saja, pembagian masker juga dilakukan di dalam pasar.

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan bersama Dandim 0717/Purwodadi, Letkol Inf Asman Mokoginta, juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pradana Setyawan serta Kasatpol PP Nur Nawanta langsung turun ke Pasar Purwodadi, Pasar Agro dan Pasar Nglejok.

Terlihat Kapolres mengimbau para pedagang maupun pengunjung yang tidak menggunakan masker. Pihaknya juga meminta agar mereka menggunakan masker yang baru saja diterimanya secara gratis.

“Hari ini, saya bersama Dandim 0717/Purwodadi, Kasatpol PP dan Kadisperindag Grobogan melakukan pembagian masker di tiga pasar. Ini sebagai bentuk keprihatinan kita bahwa di wilayah Grobogan masih tinggi. Tentunya, kita bersama-sama harus bergandengan tangan, berperan aktif untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ini,” tambah AKBP Jury.

Kapolres Grobogan, AKBP Jury Leonard Siahaan, meminta pedagang menggunakan masker. Foto : HE

Selain pasar, pihaknya juga akan menyosialisasikan penggunaan masker di beberapa ruang publik lainnya, seperti terminal dan mal. Dengan sasaran warga yang lupa menggunakan masker.

“Kita juga melakukan operasi yustisi tiga pilar, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Grobogan. Operasi ini dilakukan setiap hari,” jelas AKBP Jury.

Sementara itu, Kadisperindag Grobogan, Pradana Setyawan menuturkan, kegiatan ini menjadi wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Grobogan bersama Polri dan TNI dalam upaya mencegah Covid-19.
“Rencananya kami juga akan mendirikan pos pemantauan di empat pasar tradisional, yaitu Pasar Induk Purwodadi, Pasar Nglejok, Pasar Pagi dan Pasar Agro untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tahap pertama, posko akan didirikan mulai besok sampai tanggal 8 Februari nanti. Selanjutnya akan kita evaluasi,” jelas Danis, sapaan akrabnya.

HE