Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan didampingi pimpinan tim SAR mendatangi lokasi kejadian dua pemuda tenggelam di Pantai Tegalretno, Petanahan,.(Foto:SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan Selasa (2/6) siang mendatangi lokasi kejadian dua pemuda tewas tenggelam di muara Sungai Luk Ulo Pantai Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan.

Di lokasi tersebut Kapolres pun mengimbau warga untuk tidak mandi di pantai  dan laut serta  tidak bermain di muara sungai. Mengingat saat ini sering turun hujan dan debit air naik. Lagi pula ombak sepanjang pantai selatan sedang tinggi akibat gelombang pasang sehingga masyarakat tidak perlu melakukan aktivitas di sekitar pantai dulu.

Hal itu diungkapakan Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan di sela-sela bertemu Tim SAR Gabungan dan Basarnas Pos Cilacap meninjau pencariaan dan penemuan dua mayat pemuda asal Desa Jagasima Kecamatan Klirong yang hilang terseret arus dan digulung ombak. Mayat kedua remaja itu, Mujahidin (22) dan Faidu Rohman (23), telah ditemukan Tim SAR Gabungan di sekitar lokasi kejadian di Pantai Desa Tegalretno  Petanahan, pada Selasa siang (2/6) berselang kurang dua jam.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan berdialog dengan masyarakat dan sukarelawan di muara Sungai Luk Ulo perbatasan Desa Jagasima Klirong dan Tegalretno Petanahan.(Foto:SB/Ist)

Pencarian dua korban tenggelam itu melibatkan Tim SAR Gabungan . Mereka berhasil menemukan jasad korban yang tenggelam di muara Sungai Luk Ulo, Desa Jagasimo, Kecamatan Klirong, Selasa siang (2/6/).

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat meninjau  ke lokas mengapresiasi kerja Tim SAR Gabungan yang telah menemukan  dua korban.”Alhamdulillah kedua korban hari ini sudah ditemukan dan telah berhasil di evakuasi, untuk selanjutnya kedua jenazah dibawa ke RSUD guna dilakukan autopsi,” ujar Kapolres.

Sebelumnya Tim SAR gGbungan telah melakukan pencarian menggunakan perahu karet di sekitar tempat kejadian ke arah barat dan timur. Selain melakukan pencarian, pihaknya juga menyebar informasi ke sepanjang pantai selatan. Pada akhirnya korban diketemukan di pantai Tegalretno Kecamatan Petanahan.

Adapun unsur SAR Gabungan terdiri atas Basarnas Cilacap, Polsek Klirong dan Petanahan, Koramil Klirong, BPBD Kebumen, PMI Kebumen. Kemudian RAPI, Orari, Banser, SAR MTA, Cilacap Rescue, Ubaloka, SAR Tunas Kelapa, Gertak’s, TRC Bongkar, SAR Elang Perkasa dan warga sekitar.

Seperti diberitakan sebelumnya. dua orang pemuda asal Desa Jagasima, Mujahidin (22) dan Faidu Rohman (23) dilaporkan tenggelam saat bermain rakit di muara Sungai Luk Ulo Senin (1/6/) pagi. Kecelakaan berawal ketika kedua korban bermain rakit di aliran sungai Luk Ulo di Desa Jagasima beberapa jam sebelum kejadian.

Atas kejadian tersebut Kapolres Kebumen mengimbau  masyarakat  jangan bermain di sungai atau mandi di laut.”Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bermain air sungai atau pun mandi di laut, karena sangat membahayakan. Apalagi saat ini gelombang air laut sedang tinggi. Kami juga berharap peran orang tua agar selalu mengawasi putra-putrinya saat bermain,”ujar Kapolres.

Komper Wardopo