Bagikan
Petugas unit Laka Lantas saat melakukan olah TKP yang menjadi lokasi terjadinya kecelakaan di Desa Genuksuran. Foto : Hana Eswe.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sebuah kecelakaan terjadi dengan melibatkan seorang pelajar di bawah umur dan seorang ibu rumah tangga di Desa Genuksuran, Kecamatan Purwodadi, Senin (1/6/2020) malam.

Dari informasi yang dihimpun,  kejadian ini diawali saat sebuah motor Honda Vario K 2912 FZ yang dikendarai Dwi Wahyu Pujowati (64), warga Dusun Tumenggungan, Desa Genuksuran dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Saat mengendarai kendaraannya, Dwi tak mengenakan helm dan posisi sendirian.

Sesampainya di pertigaan masuk kampung Tumenggungan, Dwi bermaksud berbelok ke kanan. Ia sudah menyalakan sein kanan dan bersiap hendak berbelok. Tiba-tiba, dari arah barat muncul kendaraan Honda Grand tanpa plat nomor yang dikendarai RH (15), warga Dusun Suran, Desa Genuksuran. RH mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

“Karena jaraknya terlalu dekat diantara keduanya, tabrakan tidak dapat dihindarkan,” jelas Kanit Laka Lantas, Iptu Candra Bayu Septi saat dikonfirmasi.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, pengendara motor Honda Vario mengalami luka-luka fraktur (retak tulang) di bagian kaki kiri. Korban saat ini tengah menjalani perawatan di RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.

Dijelaskan Iptu Candra, kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, petugas langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengadakan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan fakta-fakta di lapangan, yakni, di lokasi kejadian lampu penerangan jalan kurang terang. Di samping itu, tidak ada marka jalan maupun garis putus di TKP.

“Upaya yang kami lakukan adanya fakta-fakta tersebut yakni melakukan  dengan Dishub Grobogan untuk memberikan garis marka. Kemudian, koordinasi dengan kepala desa setempat untuk pemasangan lampu penerangan jalan dan akan memberikan pendidikan masyarakat berkaitan pemahaman berlalu lintas,” jelas Iptu Candra.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang kerap melintasi jalur yang menghubungkan antara Danyang-Pengkol ini agar berhati-hati.

“Hati-hati saat melintasi jalur tersebut. Jangan terlalu kencang saat mengendarai kendaraannya karena jalan di area tersebut sempit, tanpa bahu jalan dan kalau malam gelap,” tutupnya.

Hana Eswe-trs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here