Bagikan

SEMARANG – Sudah 20 tahun berselang semenjak Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) ditutup oleh Pemerintah pada tahun 1998. Para karyawan kemudian terpaksa harus berhenti bekerja di bank tersebut.

Sejak saat itu pula para karyawan sudah berpisah untuk mencari penghidupan lain. Ada yang bekerja di bank lain, perusahaan lain, wiraswasta, ada pula yang kemudian mendirikan koperasi.

Rasa kangen di antara mereka kemudian membuat eks karyawan BDNI Wilayah Semarang dan sekitarnya menyelenggarakan reuni yang diselenggarakan di Hotel Grand Candi. Sebagian dari mereka masih aktif bekerja, namun yang dulu termasuk senior di BDNI, kini sudah menikmati masa pensiun.

Pertemuan itu jadi ajang ledekan pada pekerjaan dan aktivitas masing-masing mereka saat di BDNI dulu. Ketika Moesye yang dahulu menjabat HRD datang, Denok langsung berbisik ke teman – temannya, “Eh, jangan lupa ambil gaji di Mbak Moesye… Hahaha”.

Ungkapan – ungkapan “Wah badanmu kok subur banget”, “kamu kok gak berubah”, “kok kamu tetap cerewet” terungkap disertai derai tawa.

Acara itu juga jadi ajang foto bersama, di sela-sela makan malam bersama. Ronnie, salah satu panitia merasa senang karena sebagian besar peserta merasakan seperti kembali ke masa 20 tahun lalu ketika masih bekerja bersama. (suarabaru.id/BGS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here