<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PTM Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/ptm/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Apr 2022 04:48:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>PTM Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tujuh Tips Belajar Daring yang Efektif untuk Pelajar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/04/12/tujuh-tips-belajar-daring-yang-efektif-untuk-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2022 04:48:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Daring]]></category>
		<category><![CDATA[pandemi covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PJJ]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=244689</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Pandemi Covid-19 membuat pola pembelajaran sekolah formal berubah. Sejak awal kemunculan kasus pertama di Indonesia pada bulan Maret 2019, pemerintah mengambil sikap untuk menghentikan sementara sistem belajar tatap muka secara fisik dan menggantinya menjadi daring atau online. Tentu saja hal ini membutuhkan penyesuaian mengingat terjadi perbedaan yang cukup signifikan. Karena itu, dibutuhkan tips [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/04/12/tujuh-tips-belajar-daring-yang-efektif-untuk-pelajar">Tujuh Tips Belajar Daring yang Efektif untuk Pelajar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)-</strong> Pandemi Covid-19 membuat pola pembelajaran sekolah formal berubah. Sejak awal kemunculan kasus pertama di Indonesia pada bulan Maret 2019, pemerintah mengambil sikap untuk menghentikan sementara sistem belajar tatap muka secara fisik dan menggantinya menjadi daring atau online.</p>
<p>Tentu saja hal ini membutuhkan penyesuaian mengingat terjadi perbedaan yang cukup signifikan.</p>
<p>Karena itu, dibutuhkan tips belajar daring yang efektif dan menyenangkan untuk menjaga mood dan semangat belajar.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/04/07/keluarga-anda-menghadapi-masalah-keuangan-simak-5-tips-ini/">Keluarga Anda Menghadapi Masalah Keuangan, Simak 5 Tips Ini</a></strong></p>
<p>Saat pandemi, tidak hanya orang dewasa yang melakukan pekerjaan dari rumah (work from home), tapi juga mahasiswa hingga pelajar tingkat SMA, SMP, SD dan TK yang juga ikut belajar di rumah.</p>
<p>Kegiatan pembelajaran jarak jauh ini membutuhkan komitmen agar tidak terjadi penurunan kompetensi pencapaian akademik.</p>
<p>Dilansir dari <a href="https://jateng.suara.com/read/2021/09/12/090000/7-tips-belajar-daring-atau-online-yang-efektif">Suara.com </a>pada Selasa (12/4/2022),berikut 7 Tips Belajar Daring yang Efektif untuk Pelajar:</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/04/06/ingin-tetap-glow-up-selama-ramadan-ini-tipsnya/">Ingin Tetap Glow Up Selama Ramadan, Ini Tipsnya</a></strong></p>
<p><strong>1. Menyiapkan Ruang Khusus untuk Belajar</strong></p>
<p>Adanya ruang khusus untuk belajar merupakan sesuatu hal yang penting. Tentu Anda tidak ingin ketika guru menjelaskan pelajaran secara virtual, tiba-tiba mendengar suara yang dapat mengganggu fokus belajar.</p>
<p>Oleh karena itu, tips belajar pertama yang direkomendasikan adalah menyiapkan tempat khusus untuk belajar online.</p>
<p>Anda bisa melakukannya di kamar, di balkon lantai dua, atau di mana saja yang nyaman dan tenang. Setelah itu, buat tempat tersebut kondusif.</p>
<p><strong>Baca Juga; <a href="https://suarabaru.id/2022/04/07/empat-tips-menyimpan-kurma-agar-lebih-tahan-lama-dan-fresh/">Empat Tips Menyimpan Kurma Agar Lebih Tahan Lama dan Fresh</a></strong></p>
<p>Misal, melengkapinya dengan meja belajar dan kursi yang mendukung kegiatan belajar layaknya belajar di sekolah sungguhan.</p>
<p><strong>2. Atur Jadwal</strong></p>
<p>Meski dilakukan di rumah, Anda harus tetap disiplin dengan mengatur jadwal yang akan dilakukan sehari-hari untuk tetap memastikan keefektifan belajar.</p>
<p>Tanpa jadwal yang jelas, bisa saja Anda lupa atau lalai, sehingga waktu belajar dan pengerjaan tugas terbengkalai. Agendakan mulai dari bangun pagi, mandi, sarapan, olahraga ringan, hingga siap di depan layar laptop untuk belajar.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/18/tips-hemat-untuk-anak-kosan/">Tips Hemat untuk Anak Kosan</a></strong></p>
<p><strong>3. Kualitas Koneksi Internet</strong></p>
<p>Namanya saja belajar online atau daring, hal mutlak yang wajib ada adalah jaringan internet. Koneksi internet yang tidak lancar dapat menghambat proses belajar dan dapat merusak konsentrasi.</p>
<p>Penting untuk memastikan jaringan Wi-Fi lancar atau jika memanfaatkan sinyal handphone pastikan kuota cukup dan jaringan provider menjangkau daerah tempat tinggal.</p>
<p><strong>4. Batasi Penggunaan Gadget</strong></p>
<p>Pemanfaatan teknologi tepat sasaran akan membantu dan memberi manfaat, termasuk saat proses belajar secara daring. Sebaliknya, jika disalahgunakan akan menjadi bumerang yang menjadi distraksi yang cukup mengganggu.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/04/01/tips-turunkan-resiko-rasa-lapar-hingga-lesu-saat-berpuasa/">Tips Turunkan Resiko Rasa Lapar Hingga Lesu Saat Berpuasa</a></strong></p>
<p>Maka dari itu, pastikan gadget, seperti handphone dan tablet dalam keadaan silent atau muted. Bila perlu matikan notifikasi agar tidak tergoda untuk membukanya.</p>
<p><strong>5. Buat Ringkasan atau Review</strong></p>
<p>Saat guru menjelaskan pelajaran, usahakan untuk mencatat poin-poin penting sebagai catatan. Bisa juga dengan membuat ringkasan atau review tentang pelajaran yang telah diterima. Ini akan membantu dalam memahami materi yang diberikan dan memudahkan ketika ujian.</p>
<p><strong>6. Jangan Lupakan Waktu Istirahat</strong></p>
<p>Belajar secara daring membutuhkan konsentrasi dan fokus lebih karena komunikasi yang dilakukan merupakan komunikasi jarak jauh dan dilakukan secara virtual. Mata, tangan, dan otak bekerja secara bersamaan. Di sela-sela waktu belajar, luangkan waktu untuk istirahat sejenak.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/03/24/tips-aman-ngabuburit-di-tempat-wisata-saat-ramadhan/">Tips Aman Ngabuburit di Tempat Wisata Saat Ramadhan</a></strong></p>
<p>Hal ini juga penting agar mata tidak cepat lelah dan otot-otot menjadi kaku karena terlalu lama duduk di depan layar laptop atau handphone.</p>
<p><strong>7. Diselingi Camilan Sehat</strong></p>
<p>Layaknya sekolah offline atau tatap muka, sekolah dari rumah juga diberikan waktu untuk makan camilan. Pilih camilan sehat dan mengandung nilai gizi untuk menjaga kesehatan dan stamina, seperti buah potong, puding, roti, dan kacang-kacangan.</p>
<p>Hindari makanan tidak sehat yang mengandung pewarna, perasa, dan pengawet.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/04/12/tujuh-tips-belajar-daring-yang-efektif-untuk-pelajar">Tujuh Tips Belajar Daring yang Efektif untuk Pelajar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Tegal PPKM Level 4, SMKN 2 Tegal Masih PTM</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/02/23/kota-tegal-ppkm-level-4-smkn-2-tegal-masih-ptm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2022 13:42:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=233976</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Kota Tegal, Jawa Tengah ditetapkan PPKM pada level 4. Pemerintah Kota Tegal Rabu (23/2/2022) ini mulai menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dari jenjang TK, SD dan SMP dan dialihkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sementara di lapangan terlihat SMKN 2 Tegal yang berlokasi Jalan Wisanggeni wilayah Tegal Timur, Kota Tegal masih melakukan PTM. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/02/23/kota-tegal-ppkm-level-4-smkn-2-tegal-masih-ptm">Kota Tegal PPKM Level 4, SMKN 2 Tegal Masih PTM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kota Tegal, Jawa Tengah ditetapkan PPKM pada level 4. Pemerintah Kota Tegal Rabu (23/2/2022) ini mulai menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dari jenjang TK, SD dan SMP dan dialihkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).</p>
<p>Sementara di lapangan terlihat SMKN 2 Tegal yang berlokasi Jalan Wisanggeni wilayah Tegal Timur, Kota Tegal masih melakukan PTM. &#8220;Iya hari ini masih ada tiga pelajaran masuk pukul 07.00 dan keluar pulang pukul 11.00,&#8221; kata AN, salah satu siswi kelas 12 SMKN 2 Tegal.</p>
<p>Wakil Kepala Sekolah SMKN 2 Tegal, Rusiyati saat ditemui di kantornya menyampaikan terkait PPKM level 4, Rusiyati mengaku belum mendapat pemberitahuan.</p>
<p>&#8220;Kalau ke TU mungkin sudah, cuma belum koordinasi. Karena saya kemarin habis sibuk sehingga belum koordinasi. Hari ini PTM tapi hari yang terakhir,&#8221; ujar Rusiyati, Rabu (23/2/2022).</p>
<p>Meski PTM pihaknya menerapkan 50 persen dari jumlah siswa. Jumlah siswa SMKN 2 Tegal total 1.168 siswa. &#8220;Yang masuk hanya kelas 12 saja,&#8221; katanya.</p>
<figure id="attachment_233978" aria-describedby="caption-attachment-233978" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-233978" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/02/Wakasek-400x274.jpg" alt="" width="400" height="274" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/02/Wakasek-400x274.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/02/Wakasek-150x103.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/02/Wakasek.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-233978" class="wp-caption-text">Rusiyati, Wakil Kepala Sekolah SMK 2 Tegal. (foto: nino moebi)</figcaption></figure>
<p>Sementara SMAN 1 Tegal Jalan Menteri Supeno Kota Tegal, sudah melaksanakan PJJ selama 10 hari berjalan. Sejak awal Kota Tegal pada level 3 kebijakan sekolah sudah menerapkan PJJ. &#8220;Kami sudah melaksanakan PJJ sejak Kota Tegal pada awal level 3, sudah PJJ dan sampai saat ini level 4,&#8221; kata guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Tegal, Sri Mulyani saat ditemui di kantornya Rabu (23/2/2022).</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, Ismail Fahmi mengatakan, Pemberlakuan PJJ akan mengikuti perkembangan Covid-19 di Kota Tegal. Fahmi berharap kondisi ini tidak berlangsung lama sehingga bisa kembali menggelar PTM. &#8220;Kita ikuti perkembangan Covid-19 di Kota Tegal. Mudah-mudahan tidak terlalu lama,&#8221; ujar Fahmi.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Sri Primawati Indraswari mengungkapkan naiknya level PPKM karena lonjakan kasus yang cukup tajam. Peningkatan jumlah kasus ini juga disebabkan makin meningkatnya kesadaran masyarakat yang mau memeriksakan diri bila ada gejala.</p>
<p>Saat ini, makin banyak warga yang secara mandiri memeriksakan diri bila muncul gejala Covid-19. Sehingga hal ini makin menambah jumlah kasus positif. &#8220;Sebetulnya upaya-upaya sudah kita lakukan, tetapi ini memang ada peningkatan kasus yang signifikan. Kemudian dengan makin sadarnya masyarakat yang memeriksakan diri saat muncul gejala juga membuat jumlahnya makin tambah,&#8221; pungkas Prima.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/02/23/kota-tegal-ppkm-level-4-smkn-2-tegal-masih-ptm">Kota Tegal PPKM Level 4, SMKN 2 Tegal Masih PTM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Varian Omicron, PTM Kota Tegal Harus Ketat Tanpa Kompromi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/01/12/hadapi-varian-omicron-ptm-kota-tegal-harus-ketat-tanpa-kompromi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2022 00:53:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Omicron]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=224554</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas peserta didik 100 persen sudah dimulai sejak Senin (10/1/2022). Varian Omicron yang sudah masuk Indonesia perlu diwaspadai dan harus diantisipasi sedini mungkin. &#8220;Kita tahu bahwa varian Omicron ada dan sudah masuk Indonesia. Saya berpesan kepada semuanya saja terutama Dinas Pendidikan yang melakukan Pembelajaran Tatap Muka [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/12/hadapi-varian-omicron-ptm-kota-tegal-harus-ketat-tanpa-kompromi">Hadapi Varian Omicron, PTM Kota Tegal Harus Ketat Tanpa Kompromi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas peserta didik 100 persen sudah dimulai sejak Senin (10/1/2022). Varian Omicron yang sudah masuk Indonesia perlu diwaspadai dan harus diantisipasi sedini mungkin.</p>
<p>&#8220;Kita tahu bahwa varian Omicron ada dan sudah masuk Indonesia. Saya berpesan kepada semuanya saja terutama Dinas Pendidikan yang melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Kemarin saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, Fahmi tolong dipantau dengan benar. Protokol kesehatan harus benar-benar ketat tanpa kompromi,&#8221; kata Wakil Wali Kota Tegal, M Jumadi saat meninjau Gebyar 5 Tahun Bank Sampah Resik Barokah Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal Selasa (11/1/2022).</p>
<p>Jumadi menilai jangan sampai nanti lengah, harus lebih ketat lagi terhadap Protokol kesehatannya. &#8220;Karena saya melihat mungkin keasyikan pandeminya turun, Kota Tegal sudah mulai bagus, agak lengah harus ditingkatkan lagi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ditambahkan, hal paling penting vaksinasi juga sama harus ditingkatkan lagi, namun penekanannya karena yang divaksin anak-anak mentraitmennya berbeda dengan yang dewasa. &#8220;Capaian vaksinasi Kota Tegal sudah bagus luar biasa, saya apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kota Tegal,&#8221; ujar Jumadi.</p>
<p>Terkait masih adanya kerumunan Jumadi mengakui masih banyak, kita harus akui tidak menutup mata. &#8220;Mungkin karena kita berfikir pandemi sudah mulai landai agak sedikit bebas. Dan itu terjadi bukan hanya di Kota Tegal saja,&#8221; ungkap Jumadi.</p>
<p>Jumadi mengingatkan meskipun Kota Tegal pandemi landai untuk jangan lalai, jangan lengah dan tetap patuhi protokol kesehatan terutama menghadi varian baru. &#8220;Ini penting, seperti yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Testing, tracing untuk lebih ditingkatkan karena Kota Tegal posisinya turun dari level 1 menjadi level 2,&#8221; pungkas Jumadi.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/12/hadapi-varian-omicron-ptm-kota-tegal-harus-ketat-tanpa-kompromi">Hadapi Varian Omicron, PTM Kota Tegal Harus Ketat Tanpa Kompromi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antusias Siswa Mengikuti PTM di Hari Pertama</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/01/03/antusias-siswa-mengikuti-ptm-di-hari-pertama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2022 06:47:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=222502</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABRU.ID)- Siswa antusias mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen yang mulai bergulir pada Senin (3/01/2022). Salah satu siswa yang antusias dengan jalannya kegiatan PTM hari ini adalah Nadisya Kiara Putri selaku siswa kelas satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bina Insan Mandiri, Kembangan, Jakarta Barat. &#8220;Senang sih bisa mengerti materi lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/03/antusias-siswa-mengikuti-ptm-di-hari-pertama">Antusias Siswa Mengikuti PTM di Hari Pertama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABRU.ID)-</strong> Siswa antusias mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen yang mulai bergulir pada Senin (3/01/2022).</p>
<p>Salah satu siswa yang antusias dengan jalannya kegiatan PTM hari ini adalah Nadisya Kiara Putri selaku siswa kelas satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bina Insan Mandiri, Kembangan, Jakarta Barat.</p>
<p>&#8220;Senang sih bisa mengerti materi lebih dalam Karena dijelasin langsung sama gurunya terus bisa ketemu teman-teman juga,&#8221; kata Nadisya saat dikonfirmasi di sekolahnya, Senin.</p>
<p>Peraih medali perunggu English Olympiad National Smart Studen ini mengaku banyak mengalami kendala selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).</p>
<p>Beberapa kendala yang dia dapati yakni sulit mengerti materi yang disampaikan guru hingga terkendala jaringan internet. &#8220;Kadang terkendala jaringan. Lalu suka susah mengerti penjelasan guru,&#8221; kata dia.</p>
<p>Nadisya tidak khawatir lagi akan jaringan internet yang bermasalah dan penjelasan guru yang tidak jelas. Hal yang sama juga dikatakan salah satu siswa kelas XII SMKN 60 Diva Ramadhanty.</p>
<p>Diva mengaku senang lantaran bisa kembali bertemu dengan teman-teman setelah sekian lama terpisah karena pandemi.</p>
<p>&#8220;Justru senang karena bisa ketemu teman-teman lagi. Perasaan gugup sih enggak ada. Lebih ke senang saja,&#8221; katanya.</p>
<p>Diva pun mengaku tidak masalah jika harus mengikuti ketentuan protokol kesehatan (prokes) selama kegiatan berlangsung di dalam kelas. Bagi dia, taat akan ketentuan prokes merupakan hal wajib demi memastikan kegiatan sekolah bisa berjalan dengan aman dan lancar.</p>
<p>&#8220;Saya juga berharap semoga kedepannya pandemi Covid-19 ni segera berakhir,&#8221; kata dia.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdian melalui keterangannya di Jakarta, Minggu (2/1/2021) mengatakan, relaksasi kebijakan tersebut diterapkan dengan pertimbangan terkendalinya pandemi Covid-19 di Jakarta pada PPKM Level 1.</p>
<p>PPKM Level 1 dilaksanakan dengan ketentuan, mulai dari capaian vaksinasi dosis dua pada pendidik dan tenaga kependidikan di atas 80 persen, capaian vaksinasi dosis dua pada lansia di atas 50 persen serta vaksinasi pada peserta didik yang terus berlangsung sesuai aturan di tingkat kota/kabupaten.</p>
<p>PTM terbatas dilaksanakan setiap hari. Jumlah peserta didik dapat 100 persen dari kapasitas ruang kelas dan waktu belajar hingga enam jam pelajaran per hari.</p>
<p>&#8220;Protokol kesehatan harus menjadi perhatian utama bagi seluruh warga sekolah,&#8221; tutur Nahdiana.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/03/antusias-siswa-mengikuti-ptm-di-hari-pertama">Antusias Siswa Mengikuti PTM di Hari Pertama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Boyolali Mulai Laksanakan Uji Coba PTM untuk SMP</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/09/02/boyolali-mulai-laksanakan-uji-coba-ptm-untuk-smp</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/09/02/boyolali-mulai-laksanakan-uji-coba-ptm-untuk-smp#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2021 07:51:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BOYOLALI]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=194876</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOYOLALI (SUARABARU.ID)- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali mulai melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Boyolali, di Jawa Tengah, Kamis (2/9/2021). Pada uji coba pelaksanaan PTM setelah Boyolali masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 tersebut yang ditunjuk yakni SMPN 1 sebagai percontohan untuk sekolah-sekolah lainnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/02/boyolali-mulai-laksanakan-uji-coba-ptm-untuk-smp">Boyolali Mulai Laksanakan Uji Coba PTM untuk SMP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOYOLALI (SUARABARU.ID)-</strong> Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali mulai melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Boyolali, di Jawa Tengah, Kamis (2/9/2021).</p>
<p>Pada uji coba pelaksanaan PTM setelah Boyolali masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 tersebut yang ditunjuk yakni SMPN 1 sebagai percontohan untuk sekolah-sekolah lainnya di Boyolali.</p>
<p>Menurut Kepala SMP Negeri 1 Boyolali Nurnaningsih, SMPN 1 yang ditunjuk menjadi percontohan PTM tersebut langkah pertama yang diambil yakni menginformasikan kepada orang tua dan 842 siswa kelas VII, VIII, dan IX serta pendidik untuk mempersiapkan diri melakukan PTM.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/08/16/hujan-abu-merapi-selimuti-dua-desa-di-boyolali/">Hujan Abu Merapi Selimuti Dua Desa di Boyolali</a></strong></p>
<p>Setelah itu, pihaknya membuat sistem dengan menerapkan satu hari ada satu angkatan yang masuk sekolah dengan dibagi menjadi dua sesi. Sistemnya, satu hari satu tingkat kelas jadi, Kamis ini, untuk kelas VII, Jumat (3/9/2021), untuk kelas VIII, dan Sabtu (4/9/2021), kelas IX.</p>
<p>&#8220;Untuk Kamis (2/9/2021) ini, kelas VII ada dua sesi, yakni pertama pagi nomor ganjil dan siang harinya siswa nomor genap,&#8221; katanya.</p>
<p>Para siswa mengikuti tiga mata pelajaran dengan waktu 60 menit setiap mata pelajaran. PTM akan dimulai pukul 07.00 WIB, sehingga pihaknya mempersiapkan fasilitas penunjang protokol kesehatan (prokes) dan baik alur anak masuk maupun keluar kelas.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/07/10/pemkab-boyolali-lakukan-penyekatan-jalan-di-23-titik-selama-ppkm-darurat/">Pemkab Boyolali Lakukan Penyekatan Jalan di 23 Titik Selama PPKM Darurat</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali Darmanto menjelaskan dengan seiring Kabupaten Boyolali yang masuk PPKM Level 3, pihaknya mengajak seluruh Kepala Sekolah SMP, SD, dan TK untuk mencontoh penerapan protokol kesehatan di SMP Negeri 1 Boyolali ini.</p>
<p>&#8220;Pelaksanaan SMP Negeri 1 Boyolali dijadikan contoh untuk dipraktikan di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Boyolali, baik jenjang SMP, SD maupun TK. Sejak anak-anak ini, datang dari rumah sampai di sekolah, bagaimana anak-anak datang ke sekolah. Kemudian bagaimana pengelolaan pembelajaran sampai anak ini pulang kembali ke rumah,&#8221; kata Darmanto.</p>
<p>Menurut dia, secara perlahan dengan semakin banyaknya wilayah zona hijau di Kabupaten Boyolali, anak-anak bisa melakukan PTM sesegera mungkin. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar dapat melakukan PTM, antara lain sekolah di zona hijau dengan didukung fasilitas penerapan kesehatan yang memadai.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/06/28/polres-boyolali-lakukan-pengejaran-pelaku-kasus-penganiayaan-bakar-korban/">Polres Boyolali Lakukan Pengejaran Pelaku Kasus Penganiayaan Bakar Korban</a></strong></p>
<p>Bupati Boyolali, M. Said Hidayat saat meninjau PTM di SMP Negeri 1 Boyolali menyambut baik uji coba tersebut. Bupati berharap dengan melihat banyaknya zona hijau dan semakin banyak siswa yang tervaksin, PTM dapat dilakukan secara bertahap di setiap kecamatan pada pekan depan.</p>
<p>&#8220;Kegiatan PTM di Boyolali ini, dapat dikembangkan, mulai Senin (6/9/2021), misalnya per kecamatan (SMP) bisa disesuaikan dengan peta satu kecamatan. Uji coba satu sekolah dulu masing masing dan untuk SD misalnya di tingkatan kelurahan diujicobakan satu satu dulu tetapi syaratnya adalah tetap taati prokes yang harus ditaati,&#8221; kata Bupati.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/02/boyolali-mulai-laksanakan-uji-coba-ptm-untuk-smp">Boyolali Mulai Laksanakan Uji Coba PTM untuk SMP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/09/02/boyolali-mulai-laksanakan-uji-coba-ptm-untuk-smp/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam SMP Percontohan di Tegal Siap Gelar TPM</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/09/01/enam-smp-percontohan-di-tegal-siap-gelar-tpm</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/09/01/enam-smp-percontohan-di-tegal-siap-gelar-tpm#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2021 15:51:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=194731</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Enam SMP di Kota Tegal yang menjadi percontohan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (TPM) pertama dimasa PPKM Level 3. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Ismail Fahmi mengatakan, enam sekolah yang menjadi piloting TPM di Kota Tegal yang dilaksanakan hari ini Rabu (1/9/2021) yakni 4 SMP Negeri dan 2 SMP Swasta. Masing-masing [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/01/enam-smp-percontohan-di-tegal-siap-gelar-tpm">Enam SMP Percontohan di Tegal Siap Gelar TPM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Enam SMP di Kota Tegal yang menjadi percontohan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (TPM) pertama dimasa PPKM Level 3.</p>
<figure id="attachment_194733" aria-describedby="caption-attachment-194733" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-194733" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/09/Screenshot_2021-09-01-22-43-41-381_com.whatsapp-400x228.jpg" alt="" width="400" height="228" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/09/Screenshot_2021-09-01-22-43-41-381_com.whatsapp-400x228.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/09/Screenshot_2021-09-01-22-43-41-381_com.whatsapp-150x85.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/09/Screenshot_2021-09-01-22-43-41-381_com.whatsapp.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-194733" class="wp-caption-text">TATAP MUKA &#8211; Pembelajaran tatap muka di salah satu SMP di Kota Tegal yang menjadi percontohan pada masa PPKM Level 3. (foto: nino moebi)</figcaption></figure>
<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Ismail Fahmi mengatakan, enam sekolah yang menjadi piloting TPM di Kota Tegal yang dilaksanakan hari ini Rabu (1/9/2021) yakni 4 SMP Negeri dan 2 SMP Swasta. Masing-masing SMPN 1, 6, 7 dan 17 untuk negeri. Sedangkan swasta ada SMP Ihsaniyah serta SMP Al Irsyad.</p>
<p>&#8220;Setelah status Kota Tegal turun dari level 4 menjadi 3 pada 30 Agustus 2021 lalu, sekolah tatap muka secara terbatas bisa dilaksanakan,&#8221; katan Fahmi.</p>
<p>Hari pertama TPM di SMP Negeri 7 Kota Tegal lebih diprioritaskan ke orientasi pengenalan.</p>
<p>&#8220;Anak-anak sangat antusias bahkan ada beberapa siswa terutama kelas 8 dan 9 mengenakan baju mereka sudah kesempitan bahkan dan siswa yang mengenakan sandal karena sepatu mereka sudah tidak cukup lagi. Kami tetap memberikan toleransi melihat semangat mereka untuk TPM,&#8221; kata<br />
Kepala Sekolah SMPN 7 Kota Tegal, Ries Murdiyani saat ditemui di kantornya Rabu (1/9/2021).</p>
<p>Terpisah Kepala SMP Al Irsyad Kota Tegal, Untung Supriyadi mengaku sudah lama mempersiapkan untuk PTM di sekolahnya.</p>
<p>&#8220;Kita sudah sudah pernah uji coba selama dua pekan. Jadi kita memang sudah siap. Sudah sering memperbarui persiapan sarpas yang ada,&#8221; kata Untung.</p>
<p>Sarpas seperti 22 tempat untuk cuci tangan pihaknya sudah dipasang permanen. Harapannya anak terbiasa dengan kebersihan bukan hanya di masa pandemi Covid-19.</p>
<p>Baik pendidik maupun anak didik Untung mengaku sudah melakukan vaksin semua. Kecuali ada satu, dua memang yang ada komorbitnya ditangguhkan.</p>
<p>&#8220;Dari 386 siswa SMP Al Irsyad hanya 50 persen yang masuk dengan sistem ganjil genap. Hari untuk absensi ganjil dan besoknya genap dan seterusnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/01/enam-smp-percontohan-di-tegal-siap-gelar-tpm">Enam SMP Percontohan di Tegal Siap Gelar TPM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/09/01/enam-smp-percontohan-di-tegal-siap-gelar-tpm/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang PTM, Enam SMP di Kota Tegal Lakukan Vaksinasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/08/31/jelang-ptm-enam-smp-di-kota-tegal-lakukan-vaksinasi</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/08/31/jelang-ptm-enam-smp-di-kota-tegal-lakukan-vaksinasi#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2021 14:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=194458</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Jelang Pembelajaran Tatap Muka (TPM) yang akan dimulai besok Rabu (1/9/2021), Enam SMP di Kota Tegal mulai menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama menggunakan Sinovac, Selasa (31/8/2021). Enam sekolah yang menjadi piloting TPM di Kota Tegal yang akan dilaksanakan besok Rabu 1 September 2021. Dari 6 sekolah 4 SMP Negeri dan 2 SMP [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/31/jelang-ptm-enam-smp-di-kota-tegal-lakukan-vaksinasi">Jelang PTM, Enam SMP di Kota Tegal Lakukan Vaksinasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Jelang Pembelajaran Tatap Muka (TPM) yang akan dimulai besok Rabu (1/9/2021), Enam SMP di Kota Tegal mulai menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama menggunakan Sinovac, Selasa (31/8/2021).</p>
<figure id="attachment_194476" aria-describedby="caption-attachment-194476" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-194476" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/08/Screenshot_2021-08-31-21-29-49-586_com.whatsapp-400x233.jpg" alt="" width="400" height="233" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/08/Screenshot_2021-08-31-21-29-49-586_com.whatsapp-400x233.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/08/Screenshot_2021-08-31-21-29-49-586_com.whatsapp-150x87.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/08/Screenshot_2021-08-31-21-29-49-586_com.whatsapp.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-194476" class="wp-caption-text">VAKSINASI &#8211; Menjelang PTM siswa-siswi SMP Ihksaniyah antusias mengikuti vaksinasi. (foto: nino moebi).</figcaption></figure>
<p>Enam sekolah yang menjadi piloting TPM di Kota Tegal yang akan dilaksanakan besok Rabu 1 September 2021. Dari 6 sekolah 4 SMP Negeri dan 2 SMP Swasta mulai menjalani vaksinasi Covid-19. Sekolah yang menjadi piloting PTM yakni SMPN 1, 6, 7 dan 17 untuk negeri. Sedangkan swasta ada SMP Ihsaniyah serta SMP Al Irsyad.</p>
<p>Di SMP Ihksaniyah Kota Tegal pendaftaran vaksin digelar di lapangan futsal sekolah. Sementara ruang vaksinasi dan observasi menggunakan beberapa ruang kelas.</p>
<p>Koordinator tim vaksinasi Covid-19 dari RSUD Kardinah, dr Teti Yudiati mengatakan, data dari pihak sekolah, sedikitnya ada 463 siswa yang sudah berusia 12 tahun yang akan disuntik vaksin Sinovac.</p>
<p>&#8220;Pakainya vaksin jenis Sinovac yang satu vial untuk 2 orang. Minimal untuk siswa usia 12 tahun, kalau kurang sehari saja umurnya tidak bisa dientri datanya di komputer. Makanya siswa wajib membawa KK (kartu keluarga),&#8221; kata dr. Teti.</p>
<p>Teti mengatakan, pihaknya menerjunkan belasan tenaga kesehatan, yang di antaranya terdiri dari 3 dokter hingga paramedis seperti perawat.</p>
<p>Humas SMP Ihsaniyah Aziz Ma&#8217;ruf mengatakan, vaksinasi sebagai salah satu upaya persiapan jelang pembelajaran tatap muka (PTM).</p>
<p>&#8220;Kebetulan dari sekolah SMP swasta Ihksaniyah yang pertama mendapat jadwal vaksin. Selanjutnya kita tinggal menunggu rekomendasi Dinas Pendidikan untuk PTM. Dan kebetulan kami sudah siap,&#8221; kata Aziz.</p>
<p>Aziz mengatakan, di SMP Ihksaniyah ada 512 siswa. Setelah melalui seleksi salah satunya yang berusia 12 tahun ke atas, menjadi 463 siswa yang akan mengikuti vaksinasi.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya sudah ada yang vaksin mandiri. Data yang diajukan 463 siswa dari total 512 siswa. Dan yang memenuhi syarat 12 tahun ke atas ada 463 siswa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KotaTegal Ismail Fahmi mengatakan, ada 6 sekolah jenjang SMP yang akan mulai melakukan PTM. Itu, terdiri dari dua swasta dan empat sekolah negeri.</p>
<p>&#8220;Setelah status Kota Tegal turun dari level 4 menjadi 3 pada 30 Agustus 2021 lalu, sekolah tatap muka secara terbatas bisa dilaksanakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Fahmi mengatakan 6 sekolah yang menjadi piloting diperbolehkan menggelar PTM dengan jumlah 50 persen dari total siswa. Tekhnisnya, dengan menerapkan sistem absensi ganjil genap. Sedangkan waktu pembelajaran maksimalnya adalah empat jam tanpa istirahat, membawa bekal dari rumah. Kemudian diantar dan dijemput oleh orang yang serumah. Wajib mematuhi Prokes memakai masker, membawa hand sanitizer dan bawa bekal dari rumah karena kantin di sekolah belum boleh buka.</p>
<p>Terkait vaksinasi, Fahmi mengatakan sejauh ini capaian vaksinasi pelajar telah mencapai 20 persen lebih. Seluruh siswa SMP negeri sudah menerima vaksin tahap pertama dan untuk SMP swasta sedang berjalan.</p>
<p>&#8220;Kalau saat ini masih berlangsung vaksinasi di SMP swasta,” kata Fahmi.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/31/jelang-ptm-enam-smp-di-kota-tegal-lakukan-vaksinasi">Jelang PTM, Enam SMP di Kota Tegal Lakukan Vaksinasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/08/31/jelang-ptm-enam-smp-di-kota-tegal-lakukan-vaksinasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prokes Ketat Warnai PTM Hari Pertama di Kota Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/08/30/prokes-ketat-warnai-ptm-hari-pertama-di-kota-semarang</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/08/30/prokes-ketat-warnai-ptm-hari-pertama-di-kota-semarang#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2021 06:06:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[prokes]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=194271</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kota Semarang melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Senin (30/8/2021). &#160; Dilaksanakan dengan kehati-hatian serta dibatasi jumlah murid yang masuk, PTM ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat baik kepada para siswa/siswi maupun para guru dan staff sekolah. &#160; Seperti yang terlihat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/30/prokes-ketat-warnai-ptm-hari-pertama-di-kota-semarang">Prokes Ketat Warnai PTM Hari Pertama di Kota Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Kota <a href="http://Semarangkota.go.id">Semarang</a> melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Senin (30/8/2021).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dilaksanakan dengan kehati-hatian serta dibatasi jumlah murid yang masuk, PTM ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat baik kepada para siswa/siswi maupun para guru dan staff sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seperti yang terlihat saat Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, melakukan tinjauan ke SMP Negeri 12 dan SD Negeri Srondol Wetan 01 Kota Semarang. Di dua sekolah tersebut prokes diterapkan dengan ketat, mulai dari saat guru dan murid masuk hingga di ruang kelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di SMPN 12 setiap murid yang datang diantar orang tua turun di gerbang sekolah untuk kemudian mengikuti marka jalur urutan protokol kesehatan, seperti pemeriksaan suhu menggunakan scaner di pos depan gerbang sekolah.</p>
<p>Setiap murid yang diwajibkan menggunakan masker usai pemeriksaan suhu sebelum masuk kelas diwajibkan untuk cuci tangan menggunakan sanitizer atau air dan sabun. Tak lupa saat di dalam kelas semua murid menempati meja belajar masing-masing dengan jeda satu meja kosong disekitarnya.</p>
<p>&#8220;Hari pertama semuanya berjalan sesuai rencana, situasinya juga terkendali dengan batasan maksimal 50%. Protokol kesehatannya juga dilaksanakan dengan baik sesuai prosedur,&#8221; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pelaksanaan PTM serentak di Kota Semarang, tercatat sebanyak 482 sekolah menggelar PTM terbatas, terdiri dari 9 TK Negeri, 325 SD Negeri, 44 SMP Negeri. Sedangkan sekolah swasta meliputi 31 TK, 51 SD, dan 22 SMP.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Untuk hari ini di SMP 12 baru siswa kelas IX, minggu depan kelas VII hingga nanti bertahap maksimal 50% dari siswa sekolah, jadi tidak hanya secara online, tapi juga secara offline,&#8221; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya itu saja, demi memberikan rasa aman dan nyaman agar tidak menimbulkan persoalan Covid-19 baru, Hendi juga terus mendorong percepatan vaksinasi bagi pelajar yang dilakukan di beberapa titik sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Salah satu sasaran vaksinasi yakni sekolah. Jadi semuanya terus berjalan secara pararel. Sehingga terkait PTM pihaknya tidak perlu menunggu capaian vaksinasi, namun hal penting yakni penerapan protokol kesehatan di sekolah,” katanya.</p>
<p>Usai meninjau SMPN 12, Hendi melanjutkan ke SDN 1 Srondol Wetan yang tak jauh jaraknya dari SMPN 12. Di sekolah ini Hendi berkesempatan melakukan sosialisasi protokol kesehatan di hadapan murid-murid SD di ruang kelas maupun yang mengikuti secara daring dari rumah.</p>
<p>&#8220;Jadi ingat ya anak-anak selama pandemi covid-19 ini kita semua harus memperhatikan protokol kesehatan, 3M, 5M. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, tidak berkerumun, dan tidak bepergian kemana-mana kalau tidak penting,&#8221; katannya.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, mengungkapkan faktor utama yang perlu memperoleh perhatian yakni protokol kesehatan. Oleh karena itu, ketika ruang kelas dimulai maka pelajaran pertama yang diberikan adalah soal protokol kesehatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Yang paling penting itu adalah mengedukasi peserta didik dulu agar dia sadar dan paham. Kalau kita PTM, prokes harus dijalankan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gunawan juga mengungkapkan pihaknya tak ingin terburu-buru dalam membuka PTM hingga maksimal 50% agar tidak terjadi kerumunan di dalam maupun luar sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ibaratnya kerannya ditutup, kita bukanya pelan-pelan nanti akhirnya terbuka semua, tapi protokol kesehatan bisa dilakukan dengan baik. Kita tidak mau langsung masuk semua tapi terjadi kerumunan,&#8221; katanya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/30/prokes-ketat-warnai-ptm-hari-pertama-di-kota-semarang">Prokes Ketat Warnai PTM Hari Pertama di Kota Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/08/30/prokes-ketat-warnai-ptm-hari-pertama-di-kota-semarang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>990</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Jateng Izinkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dengan Syarat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/08/27/pemprov-jateng-izinkan-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-dengan-syarat</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/08/27/pemprov-jateng-izinkan-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-dengan-syarat#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2021 14:08:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Diknas]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=193574</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengizinkan sekolah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, mulai Senin (30/8/2021), menyusul adanya sejumlah daerah yang saat ini telah memasuki PPKM Level 1, 2, dan 3. Namun ada syarat yang mesti dipatuhi, dalam penyelenggaraan PTM terbatas kali ini. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Suyanta mengatakan, kebijakan itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/27/pemprov-jateng-izinkan-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-dengan-syarat">Pemprov Jateng Izinkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dengan Syarat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengizinkan sekolah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, mulai Senin (30/8/2021), menyusul adanya sejumlah daerah yang saat ini telah memasuki PPKM Level 1, 2, dan 3. Namun ada syarat yang mesti dipatuhi, dalam penyelenggaraan PTM terbatas kali ini.</p>
<p>Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Suyanta mengatakan, kebijakan itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), yang ditindaklanjuti dengan Instruksi Gubernur Jateng Nomor 10 Tahun 2021 tentang Implementasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease di Provinsi Jateng, terkait pendidikan. Untuk sekolah yang berada pada Level 4, tetap tidak diperkenankan menyelenggarakan PTM.</p>
<p>&#8221;Gubernur Ganjar Pranowo sudah membuat surat edaran yang menyatakan, kalau suatu daerah Kabupaten/Kota yang masuk dalam Level 4, maka pembelajaran tetap daring. Dan Level 3 dalam aglomerasi Level 4, tetap masih daring. Untuk daerah Kabupaten/Kota yang Level 2 dan Level 3, dipersilakan untuk melaksanakan PTM terbatas. Ini ada kata-kata &#8216;terbatas&#8217;,&#8221; kata Suyanta, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/8/2021).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/08/27/team-work-fitk-unsiq-jateng-di-wonosobo-harus-solid-dan-satu-visi/">Team Work FITK Unsiq Jateng di Wonosobo Harus Solid dan Satu Visi</a></strong></p>
<p>Meski begitu, tidak serta-merta semua sekolah langsung melakukan PTM terbatas. Namun sekolah harus melalui proses. Ada pun tahapan pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan PTM terbatas yaitu, sekolah harus pernah melakukan uji coba PTM dulu.</p>
<p>Jadi sekolah yang belum pernah melakukan uji coba PTM atau simulasi PTM, harus menjalankan simulasi PTM dulu, antara satu hingga dua minggu. Kalau hasilnya berjalan baik, maka sekolah bisa melakukan PTM terbatas. &#8221;Itu kata kuncinya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ditambahkan dia, agar sekolah bisa melakukan uji coba PTM, juga ada persyaratan yang harus dilalui. Seperti harus punya kesiapan, serta menjalankan panduan pembelajaran yang telah diterbitkan Dinas Pendidikan. Tahapan kedua yang harus dilalui, terang Suyanta, adanya kesiapan sarana prasarana.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/08/27/ruang-isolasi-rsud-kudus-kembali-difungsikan-untuk-pasien-umum/">Ruang Isolasi RSUD Kudus Kembali Difungsikan untuk Pasien Umum</a></strong></p>
<p>Sedangkan tahap ketiga, pihak sekolah mutlak mendapatkan izin dari orang tua, gugus tugas Kabupaten/Kota, dan pemangku wilayah, yaitu Bupati/Wali Kota, atau Gubernur untuk jenjang SMA/SMK.</p>
<p>Dia melanjutkan, agar sekolah bisa melakukan uji coba PTM, juga harus ada rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan verifikasi cabang Dinas Pendidikan.</p>
<p>&#8221;Sekolah yang sudah siap nanti harus mendapatkan izin dulu. Itulah pentingnya. Ini diatur, dikendalikan dalam rangka pengendalian covid-19. Jangan sampai PTM terbatas ini menjadi klaster baru. Maka dinas lain termasuk Dinas Pendidikan, harus patuh kepada pengendali, Gugus Tugas Covid setempat,&#8221; tuturnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/08/27/193620/">Bupati Kendal Dico M Ganinduto Lantik 326 Pejabat Struktural Eselon III dan IV</a></strong></p>
<p>Suyanta menambahkan, penyelenggaraan PTM terbatas harus membatasi jumlah siswanya. Jika merujuk pada Inmendagri, PTM terbatas itu maksimum 50 persen. Tapi Dinas Pendidikan Provinsi Jateng membatasinya 30 persen. Tujuannya, supaya memunculkan rasa kehati-hatian.</p>
<p>Menurutnya, PTM terbatas juga memberlakukan durasi waktu yang terbatas. Jadi, uji coba PTM paling lama berjalan dua jam. Kemudian PTM terbatas maksimal tiga jam, serta berjalan tanpa istirahat.</p>
<p>Pihaknya telah membuat pedoman PTM, antara lain meliputi jumlah siswa yang masuk secara total maksimum 30 persen. Selain itu, dalam satu ruang kelas diatur jaraknya minimal 1,5 meter, siswa masuk dengan tertib sesuai protokol kesehatan (prokes), langsung pulang, tidak ada kegiatan ekstra, serta tidak ada istirahat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/08/27/490-prajurit-lulusan-semata-pk-tni-au-angkatan-ke-81-dilantik/">490 Prajurit Lulusan Semata PK TNI AU Angkatan Ke-81 Dilantik</a></strong></p>
<p>&#8221;Apakah besok Senin itu semua sekolah yang di daerah Level 2 dan 3 bisa uji coba? Belum. Verifikasi dulu. Mendapat izin dulu dari gugus tugas, mendapat izin dari pemangku wilayah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Diterangkan dia, pelaksanaan PTM terbatas di daerah Level 1, 2, atau 3, akan terus dievaluasi. Jika pada minggu berikutnya level wilayah itu naik menjadi Level 4, maka sekolah harus tutup lagi, atau tidak bisa meneruskan PTM.</p>
<p>&#8221;Misalnya pada Level 3 pada masa uji coba atau masa PTM terbatas ada kasus positif, maka wajib ditutup sampai nanti mendapatkan rekomendasi lagi dari gugus tugas setempat,&#8221; terang dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/08/27/satgas-covid-19-kajoran-gencarkan-operasi-yustisi/">Satgas Covid-19 Kajoran Gencarkan Operasi Yustisi</a></strong></p>
<p>Dalam Ingub tertulis, daerah dengan Level 2 yaitu Kabupaten Kudus dan Jepara. Level 3 ada 18 Kabupaten/Kota, yakni Kabupaten Wonosobo, Pekalongan, Magelang, Brebes, Pemalang, Grobogan,Tegal, Pati, Banjarnegara, Batang, Rembang, Semarang, Kendal, Demak, Blora, Temanggung, Kota Semarang, dan Kota Pekalongan.</p>
<p>Sedangkan daerah Lvel 4 ada 15 Kabupaten/Kota Kabupaten Boyolali, Purbalingga, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Kebumen, Banyumas, Sragen, Purworejo, Cilacap, Karanganyar, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Salatiga, dan Kota Magelang.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/27/pemprov-jateng-izinkan-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-dengan-syarat">Pemprov Jateng Izinkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dengan Syarat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/08/27/pemprov-jateng-izinkan-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-dengan-syarat/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vaksinasi Capai 70 Persen, Pemkot Tegal Ajukan Permohonan Simulasi PTM</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/08/26/vaksinasi-capai-70-persen-pemkot-tegal-ajukan-permohonan-simulasi-ptm</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/08/26/vaksinasi-capai-70-persen-pemkot-tegal-ajukan-permohonan-simulasi-ptm#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2021 22:13:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<category><![CDATA[walkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=193143</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Capaian vaksin sudah 70 persen, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mengajukan permohonan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Jika permohonan tersebut diizinkan maka sekolah di Kota Tegal dapat mulai simulasi PTM pada awal September. Hal tersebut di sampaikan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat memimpin Rakor Percepatan Program [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/26/vaksinasi-capai-70-persen-pemkot-tegal-ajukan-permohonan-simulasi-ptm">Vaksinasi Capai 70 Persen, Pemkot Tegal Ajukan Permohonan Simulasi PTM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Capaian vaksin sudah 70 persen, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mengajukan permohonan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Jika permohonan tersebut diizinkan maka sekolah di Kota Tegal dapat mulai simulasi PTM pada awal September.</p>
<p>Hal tersebut di sampaikan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat memimpin Rakor Percepatan Program Vaksinasi di Sekolah dan Perguruan Tinggi Kota Tegal di Ruang Adipura Kompleks Balai Kota Tegal, Rabu (25/8/2021).</p>
<p>&#8220;Kota Tegal dengan posisi sekarang, dengan angka Covid-19 yang sudah menurun drastis, termasuk yang melaksanakan isolasi mandiri juga sudah turun, di samping vaksinasi yang sudah mencapai 70 persen, akan mengajukan simulasi pembelajaran tatap muka,&#8221; ujar Dedy Yon supriyono.</p>
<p>Dedy Yon menyampaikan, dengan melihat kondisi tersebut, diharapkan untuk jenjang SMA/SMK sederajat dan Perguruan Tinggi di Kota Tegal yang dinyatakan siap, bisa melaksanakan PTM pada pada Rabu (1/9/2021) mendatang.</p>
<p>Rencananya simulasi awal PTM akan dilaksanakan separuh kelas dengan pembagian berdasarkan absensi ganjil genap.</p>
<p>Simulasi tersebut akan dilaksanakan selama satu bulan dan pada Oktober diharapkan bisa berjalan secara penuh.</p>
<p>Sedangkan untuk SD dan SMP sederajat akan dimulai simulasinya pada Jumat (1/10/2021) dengan tatacara yang sama seperti SMA dan SMK dan baru pada November 2021 diharapkan sudah berjalan penuh.</p>
<p>&#8220;Harapan kita agar bisa segera belajar tatap muka, dengan pendukung kondisi pandemi saat ini dan capaian vaksin semoga kita bisa segera melaksanakan pembelajaran tatap muka,&#8221; kata Wali Kota Tegal.</p>
<p>Terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan Kota Tegal, Ismail Fahmi menyampaikan, pihaknya sebelumnya sudah menyiapkan sekolah-sekolah piloting pelaksanaan PTM. Namun, untuk saat ini sekolah bisa mengajukan kesiapannya dan akan dicek oleh tim.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari menyampaikan bahwa capaian vaksin untuk pelajar saat ini mencapai 46 persen. Sekolah yang akan menyelenggarakan PTM, siswa dan gurunya harus sudah divaksin.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/26/vaksinasi-capai-70-persen-pemkot-tegal-ajukan-permohonan-simulasi-ptm">Vaksinasi Capai 70 Persen, Pemkot Tegal Ajukan Permohonan Simulasi PTM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/08/26/vaksinasi-capai-70-persen-pemkot-tegal-ajukan-permohonan-simulasi-ptm/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>