<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nathan Tjoe-A-On Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/nathan-tjoe-a-on/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Nov 2024 06:58:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Nathan Tjoe-A-On Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Beginikah Gambaran Tim Paten STY?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/16/beginikah-gambaran-tim-paten-sty</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Nov 2024 10:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Calvin Verdonk]]></category>
		<category><![CDATA[Ivar Jenner]]></category>
		<category><![CDATA[Jay Idzes]]></category>
		<category><![CDATA[Jordi Amat]]></category>
		<category><![CDATA[Justin Hubner]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Rafael Struick]]></category>
		<category><![CDATA[Ragnar Oratmangoen]]></category>
		<category><![CDATA[Sandy Walsh]]></category>
		<category><![CDATA[Shayne Pattinama]]></category>
		<category><![CDATA[Thom Haye]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=446952</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // imbaskah ini, atau sejatinya berkah?/ dia mencoba/ dan terus meramu/ dalam gelombang mencari/ lalu mencari/ yang terbaik dari gambaran keyakinannya…// (Sajak “Racikan Utama”, 2024) ITUKAH tim utama, atau masih juga menggambarkan sikap coba-coba? Dan, inikah imbas dari gelombang kehadiran pemain diaspora, yang menyebabkan Shin Tae-yong harus beradaptasi dengan skematika starting [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/16/beginikah-gambaran-tim-paten-sty">Beginikah Gambaran Tim Paten STY?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-446956 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// imbaskah ini, atau sejatinya berkah?/ dia mencoba/ dan terus meramu/ dalam gelombang mencari/ lalu mencari/ yang terbaik dari gambaran keyakinannya…//</em><br />
<strong>(Sajak “Racikan Utama”, 2024)</strong></p>
<p><strong>ITUKAH</strong> tim utama, atau masih juga menggambarkan sikap coba-coba? Dan, inikah imbas dari gelombang kehadiran pemain diaspora, yang menyebabkan Shin Tae-yong harus beradaptasi dengan skematika <em>starting eleven</em>-nya? Selalu mencoba skema baru, untuk taktik baru, hingga laga menghadapi Jepang di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, kemarin?</p>
<p>Pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-4 itu, bagaimanapun mengetengahkan “wajah” terbaik tim nasional Indonesia dalam versi racikan <em>coach</em> STY.</p>
<p>Inilah <em>starting evelen</em> yang ditampilkan: Maarten Paes, Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, Kevin Diks, Thom Haye, Nathan Tjoe A-On, Calvin Verdonk, Yacob Sayuri, Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen. Menjelang akhir laga, STY memasukkan Sandy Walsh, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, dan Marselino Ferdinan.</p>
<p>Kalau kita runut, pertandingan Grup C Pra-Piala Dunia Zona Asia di Qingdao, 15 Oktober lalu, dengan kekalahan 1-2 Pasukan Garuda, berujung pada banyak pertanyaan kepada <em>coach</em> Shin. STY dikritik tidak memiliki skema paten, sehingga belum mengetengahkan satu tim “pasti” yang dia andalkan.</p>
<p>Keputusan yang terkesan “eksperimental” itu memang tidak lepas dari kecenderungan kehadiran para pemain diaspora secara masif dalam setengah tahun terakhir. Ketika STY belum menemukan racikan skema paten, susul-menyusul pemain hadir, dengan potensi mengubah komposisi dan pilar di posisi tertentu.</p>
<p>Akibatnya, pemain yang semula sudah mematok tempat tertentu dalam tim, bisa saja harus bermain dari bangku cadangan. Kini, setelah pekan lalu Kevin Diks sudah mendapat kewarganegaraan dan mendapat tempat pertama di posisi bek sayap kanan, tampaknya arus pemain diaspora yang berpotensi memperkuat timnas belum akan berhenti.</p>
<p>Menjelang melawan Cina di kandangnya, pertengahan bulan lalu, kedatangan Mees Hilgers dan Eliano Reijnders membuat STY melakukan perubahan taktik tim secara ekstrem dengan meminggirkan sejumlah pilar. Sebelumnya, perubahan juga dilakukan ketika Calvin Verdonk resmi mendapat kewarnegaraan Indonesia.</p>
<p><strong>Tim Inti</strong><br />
Benarkah STY belum punya tim yang betul-betul paten, termasuk ketika bertanding melawan Jepang di GBK kemarin malam?</p>
<p>Pelatih asal Korea Selatan itu berargumentasi, dia mengusung tim yang berbeda dengan melihat analisis terhadap cara bermain calon lawan, lalu kesiapan setiap pemainnya dari penilaian kebugaran paling aktual. Jadi bukan karena spekulasi sikap eksperimental. Menghadapi Arab Saudi di GBK 19 November nanti, bisa jadi skema STY juga akan berbeda.</p>
<p>Banyak yang menilai, gelombang kedatangan pemain naturalisasi membuat <em>coach</em> Shin masih belum punya skema inti yang sejauh ini bisa dia patenkan.</p>
<p>Sejak dimulai babak ketiga Pra-Piala Dunia 2024, sejumlah pemain diaspora diambil sumpah sebagai warga negara Indonesia. Dari September 2024, misalnya, kiper FC Dallas, Maarten Paes dipastikan bisa membela Tim Garuda. Beberapa bulan sebelumnya, Paes sudah menjadi warga negara Indonesia, namun masih harus berproses melewati perpindahan federasi.</p>
<p>Kiprah Paes langsung dirasakan ketika tampil menghadapi Arab Saudi di Jeddah. Dia menjadi pilihan utama, menggeser kiper utama sebelumnya, Ernando Ari Sutaryadi. Dalam laga melawan Arab Saudi dan Australia, Maarten Paes menambah kualitas pertahanan dengan visi penyelamatan-penyelamatan yang mantap dan mendatangkan rasa aman. Melawan Jepang, meskipun melakukan sekali blunder dengan melepas bola ke arah lawan dan menyebabkan gol ketiga, Paes tetap menjadi benteng akhir yang diandalkan.</p>
<p>Setelah Maarten Paes, menyusul hadir Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. Keduanya terbilang pemain elite yang bermain untuk FC Twente di Eredivisie, dengan menit bermain yang cukup. Hanya, Reijnders belum tuntas unjuk kemampuan.</p>
<p>Shin Tae-yong langsung memberi kepercayaan kepada Hilgers dalam laga melawan Bahrain di Riffa dan menghadapi Cina di Qingdao, walaupun banyak yang mempersoalkan karena sebenarnya Hilgers belum masuk dalam pemahaman taktik dan strategi <em>coach</em> STY. Jadi lebih banyak karena kepercayaan pelatih atas kualitas tekniknya.</p>
<p>Ketika itu Thom Haye yang selama ini menjadi metronom diturunkan hanya sebagai pengganti, dan terbukti bisa mencetak satu-satunya gol melawan Cina. Ketika menghadapi Jepang, “Prof” Haye kurang maksimal di tengah kondisi lapangan yang berat karena hujan lebat.</p>
<p>Skema paten STY pun menjadi bahan sorotan. STY seperti dihadapkan pada realitas untuk menetapkan pilihan utama, misalnya antara Thom Haye, Ivar Jenner, Marselino Ferdinand, Ricky Kambuaya, juga kini Malik Risaldi. Padahal dari sisi kedalaman materi tim, keberlimpahan stok itu harusnya menjadi berkah tersendiri.</p>
<p><strong>Banyak Tambahan</strong><br />
Timnas Indonesia memiliki potensi pemain berkualitas yang bergabung sepanjang 2024. Jika dibandingkan dengan putaran final Piala Asia 2023 pada awal 2024 di Qatar, pasukan STY punya banyak tambahan kualitas pemain diaspora.</p>
<p>Mereka yang datang setelah putaran final Piala Asia U23 adalah Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, dan Calvin Verdonk. Padahal sudah ada Sandy Walsh, Shayne Pattinama, Ivar Jenner, Jordi Amat, Justin Hubner, Rafael Struick, Nathan Tjoe A-On, dan Elkan Baggot yang “diparkir” STY dalam beberapa bulan ini karena masalah disiplin.</p>
<p>Di antara deretan nama itu, pemain di luar diaspora yang bisa bersaing tercatat adalah Rizky Ridho, Marselino, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Egy Maulana Vikri, Malik Risaldi, dan Witan Sulaeman.</p>
<p>Wahyu “Hulk” Prasetyo, Muhammad Ferrari, Yacob Sayuri, Yance Sayuri, Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, sejauh ini sulit mendapat tepmat. Sedangkan Dimas Drajat masih akan dilihat perkembangannya. Dia dinilai bermasalah dalam masalah temperamen ketika memperkuat klubnya di laga internasional.</p>
<p>Kedalaman skuad timnas memang memungkinkan Shin Tae-yong mengotak-atik tim terbaik, dengan tetap mengombinasikan pemain naturalisasi dengan realitas kualitas mereka, tentu dengan tetap memberi semangat kepada produk-produk Liga Indonesia untuk bersaing.</p>
<p>Seiring bergulirnya waktu, makin banyak kesempatan untuk meracik potensi-potensi itu ke dalam adonan yang makin kental dari waktu ke waktu. Mereka akan menyatu dengan kebersamaan yang terus teruji sesuai dengan visi taktik <em>coach</em> STY. Dan, pada saatnya pastilah akan muncul “tim paten” Shin Tae-yong, skema terbaik STY…</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tenga</em>h &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/16/beginikah-gambaran-tim-paten-sty">Beginikah Gambaran Tim Paten STY?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proyek Pemain Diaspora, dan &#8220;Sentilan&#8221; Merevitalisasi Liga</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/05/proyek-pemain-diaspora-dan-sentilan-merevitalisasi-liga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 10:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Jay Idzes]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Ragnar Oratmangoen]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thom Haye]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=439492</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // sudahkah kita berjalan ke arah yang benar?/ adakah yang harus diluruskan?/ tentu tak semudah itu meraih tujuan/ banyak pembenahan menantang/ untuk sampai ke kematangan// (Sajak “Jalan Panjang Tujuan”, 2024) TALKSHOW bersama pengamat sepak bola M Kusnaeni dan wartawan olahraga Darjo Soyat yang pekan lalu digelar RRI Semarang di Hotel Grand [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/05/proyek-pemain-diaspora-dan-sentilan-merevitalisasi-liga">Proyek Pemain Diaspora, dan &#8220;Sentilan&#8221; Merevitalisasi Liga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-439523 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// sudahkah kita berjalan ke arah yang benar?/ adakah yang harus diluruskan?/ tentu tak semudah itu meraih tujuan/ banyak pembenahan menantang/ untuk sampai ke kematangan//</em><br />
<strong>(Sajak “Jalan Panjang Tujuan”, 2024)</strong></p>
<p><strong>TALKSHOW</strong> bersama pengamat sepak bola M Kusnaeni dan wartawan olahraga Darjo Soyat yang pekan lalu digelar RRI Semarang di Hotel Grand Candi, mengupas banyak hal tentang PSSI, tim nasional, pembinaan usia dini, kompetisi liga, dan dukungan infrastruktur.</p>
<p>Acara yang dipandu oleh presenter Roshia Martiningrum itu membedah berbagai pendapat tentang seberapa jauh perjalanan timnas yang kini sedang berjuang di putaran ketiga Pra-Piala Dunia 2026 Zone Asia.</p>
<p>Secara kualitatif tersimpulkan, timnas yang sejak 2019 diasuh oleh Shin Tae-yong memang mengalami peningkatan, yang terbaca dari kenaikan peringkat FIFA, kini berada di kisaran 130.</p>
<p>Hanya, secara kuantitas, <em>coach</em> STY belum memberi trofi dari sejumlah <em>event</em> yang diikuti ketika mengarsiteki anak-anak Garuda.</p>
<p>Yang sangat terasa, dari sisi kualitatif, adalah kegairahan &#8212; dengan aksen penguatan budaya sepak bola &#8212; terutama apresiasi terhadap timnas; namun semua hal positif itu belum menghadirkan kenyataan bahwa Indonesia sudah benar-benar mampu mengatasi kemaharajaan Thailand dan Vietnam sebagai kekuatan utama Asia Tenggara.</p>
<p>Jadi, sebaiknya kita berpikir dalam pijakan realistis: jangankan bersaing di level Asia, penegasan menjadi “raja” Asia Tenggara juga belum, meskipun Malaysia kini sudah berada di bawah kita. Jalur pencapaiannya dimulai dari sini.</p>
<p><strong>Prioritas Langkah</strong><br />
Lalu apa yang harus diprioritaskan di tengah gairah PSSI menggunakan banyak pemain diaspora untuk meningkatkan standar timnas?</p>
<p>Dalam kondisi pro-kotra, kita harus sama-sama sepakat, proyek “naturalisasi pemain” itu bersifat jangka pendek. Yang justru harus dilakukan adalah merevitalisasi kompetisi liga agar mampu melahirkan pemain-pemain dengan kualitas setara dengan para pemain diaspora, yang rata-rata merupakan produk liga-liga Eropa.</p>
<p>Jika kompetisi liga bisa memunculkan kualitas pemain setara dengan Jay Idzes, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Nathan Tjoe A-On, atau Maarten Paes, tentu produk liga bisa bersaing untuk mendapatkan tempat sebagai <em>starter</em> di timnas.</p>
<p>Pertama-tama, liga harus dibenahi secara konsisten di semua sektor. Klub-klub memiliki pembinaan usia muda, dengan memiliki akademi, sehingga tidak harus bergantung merekrut pemain dari klub lain.</p>
<p>Revitalisasi kompetisi ini menyangkut faktor-faktor infrastruktur, manajerial klub, perwasitan, manajemen <em>sponsorship</em>, dan konsistensi kompetisi usia dini. Jika semua bisa dikelola dengan baik, maka liga bisa berharap melahirkan produk pemain dengan kesiapan fisik, teknik, dan mental yang dibutuhkan timnas.</p>
<p>Penggunaan pemain diaspora, pada sisi lain, adalah inspirasi “sentilan” untuk pembenahan kompetisi. Jadi hanya merupakan pilihan pemicu jangka pendek.</p>
<p><strong>Pemerintahan Prabowo</strong><br />
Peralihan penyelenggaraan negara dan pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke Prabowo Subianto pada akhir tahun ini juga kita harapkan melanjutkan kegairahan bersepak bola, yang tentu harus bertopang pada keseriusan mengelola liga.</p>
<p>Di bawah PSSI dan ketua umumnya, Erick Thohir, sejauh ini pilihan visi ke proyek pemain diaspora telah menerbitkan harapan baru. Tentu harus disusul dengan topangan syarat orientatif berupa kompetisi liga yang memadai.</p>
<p>Bukankah atensi ke liga dan timnas, adalah medium sexy dan menyentuh hati rakyat?</p>
<p>Sepak bola adalah representasi rasa yang paling mudah menggugah dua keping jiwa, antara bangga dan kecewa; dan jika hasilnya nanti memuaskan, tentu mudah membayangkan seperti apa euforia sepak bola yang bakal membuncah&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/05/proyek-pemain-diaspora-dan-sentilan-merevitalisasi-liga">Proyek Pemain Diaspora, dan &#8220;Sentilan&#8221; Merevitalisasi Liga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepak Garuda dan Ide Merawat Impian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/15/kepak-garuda-dan-ide-merawat-impian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2024 10:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ivar Jenner]]></category>
		<category><![CDATA[Jay Idzes]]></category>
		<category><![CDATA[Justin Hubner]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Rafael Struick]]></category>
		<category><![CDATA[Ragnar Oratmangoen]]></category>
		<category><![CDATA[Sandy Walsh]]></category>
		<category><![CDATA[Shayne Pattinama]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thom Haye]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=420045</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // impian apa lagi yang membubung?/ dari Olimpiade ke Olimpiade/ dari Piala Dunia ke Piala Dunia/ agar tak kosong menjulang/ agar tak hanya mengapung/ dan lagi-lagi hilang melayang&#8230;// (Sajak “Mimpi-mimpi Garuda”, Juni 2024) KEBANGGAAN apa yang Anda rasakan, setelah Asnawi Mangkualam dkk memastikan lolos ke putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/15/kepak-garuda-dan-ide-merawat-impian">Kepak Garuda dan Ide Merawat Impian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-420058 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// impian apa lagi yang membubung?/ dari Olimpiade ke Olimpiade/ dari Piala Dunia ke Piala Dunia/ agar tak kosong menjulang/ agar tak hanya mengapung/ dan lagi-lagi hilang melayang&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Mimpi-mimpi Garuda”, Juni 2024)</strong></p>
<p><strong>KEBANGGAAN</strong> apa yang Anda rasakan, setelah Asnawi Mangkualam dkk memastikan lolos ke putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026?</p>
<p>Boleh jadi, kita akan sama-sama mengepalkan tangan, “Ayo, sedikit lagi&#8230;!”</p>
<p>Atau Anda mengungkapkannya dengan menggeretakkan gigi, “Kapan lagi kalau tidak sekarang?”</p>
<p>Jalan memang masih panjang membentang. Kemenangan 2-0 atas Filipina di Stadion GBK Jakarta, 11 Juni lalu memastikan tim racikan Shin Tae-yong itu menjadi <em>runner up</em> di bawah Irak. Dan, suka atau tidak suka, kita menampilkan tim terbaik dengan mayoritas pemain produk naturalisasi yang menjadi pilar baru tim nasional.</p>
<p>Soal “nyaris”, pasukan Sinyo Aliandoe juga pernah hampir menembus tirai sakral Piala Dunia 1986, namun di babak kedua Subgrup IIIB Asia Timur, dalam laga tandang dan kandang kalah 0-2 dan 1-4 dari Korea Selatan, yang akhirnya menjadi salah satu wakil Asia.</p>
<p>Herry Kiswanto, Elly Idris, Rully Nere, Bambang Nurdiansyah, Ristomoyo, Marzuki Nyakmad, Hermansyah, Aun Harhara, dkk tampil impresif dan menjadi juara dalam penyisihan subgrup yang juga dihuni India, Thailand, dan Bangladesh. Ingar-bingar kebanggaan terhadap timnas betul-betul kita rasakan pada 1985.</p>
<p><strong>Gol Thom Haye</strong><br />
Tendangan eksotik sang metronom Garuda, “Prof” Thom Haye ke gawang Filipina, yang dilengkapi gol sundulan Rizky Ridho, akhirnya menjadi pembeda; menguatkan realitas betapa penting keberadaan para pemain naturalisasi dalam barisan timnas.</p>
<p><em>Coach</em> STY menurunkan mayoritas pemain keturunan dalam laga tersebut. Hanya Ernando Ari, Muhammad Adisatriyo, Asnawi, Rizky Ridho, dan Marselino Ferdinand yang dimainkan. Pratama Arhan menggantikan debutan &#8212; Calvin Verdonk di babak kedua.</p>
<p>Indonesia memiliki alternatif banyak pemain yang setara, dan sekarang dengan tambahan pendatang baru Verdonk, STY tinggal menskemakan taktik sesuai kebutuhaan. Dari Jay Idzes, Justin Hubner, Nathan Tjoe A-On, Shayne Pattinama, Sandy Walsh, Ivar Jenner, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Rafael Struick.</p>
<p>Dari Liga 1, STY masih memiliki materi rotasi substitusi seperti Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, M Dimas Drajat, Yacob Sayuri, Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto, Pratama Arhan, Muhammad Ferrari, Adam Alis, dan Malik Risaldi.</p>
<p>Progres naturalisasi pemain ini boleh dilihat sebagai ungkapan “ketidaksabaran” Indonesia (dalam hal ini PSSI) dalam menunggu stabilitas kompetisi liga dalam memproduksi pemain-peman yang betul-betul layak bersaing di era kompetisi global sekarang.</p>
<p>Ada yang menyarankan agar timnas menggunakan hanya 60 persen pemain naturalisasi, dan yang 40 persen tetap produksi Liga 1. Namun kenyataan bahwa yang mendapat paspor Indonesia adalah pemain-pemain dengan darah Indonesia, sejatinya sudah menyiratkan jawaban, bahwa ini adalah “hak” anak bangsa yang akhirnya memilih kewarganegaraannya, dan mengambil kesempatan menentukan akan membela timnas sepak bola negara mana sesuai dengan paspor yang dia kantungi.</p>
<p>Polemik dan opini semacam itu saya perkiraan masih akan terus berlanjut, dan kondisi itu sebenarnya sehat untuk mendorong memperkuat stabilisasi kompetisi liga kita, yang diakui atau tidak, memang masih mengetengahkan banyak masalah terkait dengan tanggung jawab untuk meningkatkan kualitasnya.</p>
<p><strong>Impian-impian</strong><br />
Impian, yang menjadi dambaan timnas sepak bola negara mana pun, bisa diduga mewujud dalam angan-angan: bagaimana bisa tampil di putaran final Piala Dunia dan Olimpiade.</p>
<p>Pergulatan setiap negara lewat kualifikasi di setiap zona begitu riuh, dan setiap empat tahun sekali Indonesia juga ikut larut dalam suasana demikian.</p>
<p>Bermimpi, dan terus bermimpi.</p>
<p>Kita tidak bisa membayangkan, apakah pola dalam program naturalisasi pemain ini akan dipolakan dalam pembangunan timnas kita yang mengikuti irama sepak bola global dan realitas keniscayaan diaspora yang makin banyak, atau bakal ada saat ketika titik pembinaan lebih memercayai kompetisi liga sebagai sumber timnas.</p>
<p>Saya kira kedua-duanya memiliki keabsahan argumentasi yang sama. Terus berada dalam proyek naturalisasi dengan rel dan regulasi internasional sendiri, dan serius meng-<em>up grade</em> kompetisi hingga ke titik dapat memperkuat kebutuhan pemain timnas.</p>
<p>Juga perlu, memperkuat jaringan pemasaran pemain untuk bisa ditoleh dan diminati oleh liga-liga <em>abroad,</em> seperti perjalanan karier Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, Egy Maulana Virki, Saddil Ramdhani, dll.</p>
<p>Saya tidak hendak membicarakan tentang kelanjutan peluang lolos ke Piala Dunia setelah Tim Garuda bisa masuk ke fase ketiga kualifikasi. Yang ingin saya kedepankan sebagai bahasan pekan ini adalah, bagaimana kita “merawat impian” dengan memperkuat indikator-indikator untuk menjadikan impian itu sesuatu yang realistis, logis, dan bisa dipertanggungjawabkan&#8230;</p>
<p>Tak pula keliru jika saya mengucapkan selamat kepada Asnawi Mangkualam cs atas babak baru perjuangan yang telah menanti&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/15/kepak-garuda-dan-ide-merawat-impian">Kepak Garuda dan Ide Merawat Impian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diizinkan SC Heerenveen, Nathan Tjoe-A-On Siap Hadapi Korsel</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/24/diizinkan-sc-heerenveen-nathan-tjoe-a-on-siap-hadapi-korsel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2024 04:36:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[doha]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia U23 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[SC Heerenveen]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U23 Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=410609</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan, Nathan Tjoe-A-On yang sebelumnya tiak diberi izin klubnya, akhirnya diizinkan SC Heerenveen, untuk kembali memperkuat Timnas U23 Indonesia, di ajang Piala Asia U23 2024, Qatar. Sebelumnya, Nathan hanya diizinkan main hingga putaran grup usai. Namun berkat lobi keras yang dilakukan Erick Thohir, Nathan akhirnya bisa kembali bergabung [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/24/diizinkan-sc-heerenveen-nathan-tjoe-a-on-siap-hadapi-korsel">Diizinkan SC Heerenveen, Nathan Tjoe-A-On Siap Hadapi Korsel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan, Nathan Tjoe-A-On yang sebelumnya tiak diberi izin klubnya, akhirnya diizinkan SC Heerenveen, untuk kembali memperkuat Timnas U23 Indonesia, di ajang Piala Asia U23 2024, Qatar.</p>
<p>Sebelumnya, Nathan hanya diizinkan main hingga putaran grup usai. Namun berkat lobi keras yang dilakukan Erick Thohir, Nathan akhirnya bisa kembali bergabung dengan Indonesia di Doha, Qatar, untuk laga melawan Korea Selatan.</p>
<p>&#8221;Kabar baik datang dari Belanda, SC Heerenveen akhirnya mengizinkan Nathan memperkuat timnas hingga sisa Piala Asia U23,&#8221; ujar Erick, seperti dikutip dari laman resmi PSSI Rabu (24/4/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/04/24/ketua-dprd-kudus-siapkan-jurus-jitu-tangani-persoalan-sampah">Ketua DPRD Kudus Siapkan Jurus Jitu Tangani Persoalan Sampah</a></strong></p>
<figure id="attachment_410615" aria-describedby="caption-attachment-410615" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-410615 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/img-20240422-wa0020-_x600.jpg" alt="" width="681" height="435" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/img-20240422-wa0020-_x600.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/img-20240422-wa0020-_x600-400x256.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/img-20240422-wa0020-_x600-150x96.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-410615" class="wp-caption-text">Pemain Timnas U23 Indonesia, Nathan Tjoe-A-On (kiri), saat berebut bola dengan salah satu penyerang Yordania, ketika kedua tim berlaga di babak penyisihan grup Piala Asia U23 di Doha, Qatar. Foto: dok/pssi</figcaption></figure>
<p>Setelah diizinkan klubnya, Nathan langsung terbang ke Qatar, guna persiapan laga melawan Korsel. Erick juga menyampaikan, usaha melobi SC Heerenveen sukses, juga berkat dukungan seluruh pihak. Selain Erick yang turun langsung melobi petinggi klub Belanda itu, sejumlah pihak ikut membantu lewat pendekatan personal serta informal.</p>
<p>&#8221;Terima kasih pula untuk seluruh pihak yang terlibat, dan memberi dukungan ini. Kini kita fokus menatap laga lawan Korsel, dengan kekuatan yang utuh,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Secara khusus, Erick pun memberikan apresiasinya kepada suporter yang ikut berusaha keras menyampaikan pesan langsung ke SC Heerenveen, via media sosial. &#8221;Terima kasih juga atas dukungan suporter yang mengharapkan Nathan dilepas klubnya, sampai-sampai banyak singgah komentar dengan sangat sopan ke sosmednya Heerenveen,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/04/24/peringati-hari-kartini-pegadaian-kanwil-ix-jakarta-2-beri-edukasi-keuangan-ribuan-perempuan-umkm">Peringati Hari Kartini, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Beri Edukasi Keuangan Ribuan Perempuan UMKM</a></strong></p>
<p>Ini adalah kali keempat Erick terjun langsung dalam memenuhi permintaan pelatih Shin Tae-yong, guna mendapatkan skuad terbaik Timnas U23 Indonesia. Sebelumnya, Erick pasang badan untuk memanggil pemain Liga 1 pilihan pelatih Shin Tae-yong untuk Garuda Muda.</p>
<p>Bahkan sempat mengeluarkan langkah tegas, untuk menghentikan sementara kompetisi Liga 1, saat klub hanya bersedia melepas sembilan pemain.</p>
<p>Selain suksea melobi klub Liga 1, Erick juga sukses meyakinkan SC Heerenveen kala melepas Nathan di putaran grup. Langkah yang sama dilakukan Erick, kala membujuk klub asal Jepang Cerezo Osaka, agar melepas Justin Hubner.</p>
<p>&#8221;Memang tidak mudah, tapi pada akhirnya kita bersyukur, seluruh pemain yang diinginkan coach Shin Tae-yong bisa tersedia. Kini tinggal usaha dan doa terbaik kita berikan demi hasil terbaik di delapan besar,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/24/diizinkan-sc-heerenveen-nathan-tjoe-a-on-siap-hadapi-korsel">Diizinkan SC Heerenveen, Nathan Tjoe-A-On Siap Hadapi Korsel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ivar Jenner Absen, Justin Hubner Disiapkan Lawan Australia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/18/ivar-jenner-absen-justin-hubner-disiapkan-lawan-australia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 07:25:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Cerezo Osaka]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Heerenveen]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Justin Hubner]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia U23 Qatar 2024]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U23 Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=409704</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan, Justin Hubner sudah mengantongi izin dari klubnya, Cerezo Osaka, Jepang, untuk menambah kekuatan lini belakang Timnas U23 Indonesia, yang berlaga di Piala Asia U23 Qatar 2024. Hubner menjadi pemain Indonesia yang merumput di luar negeri kedua, yang dilepas klubnya berkat lobi Erick Thohir. Hubner tiba di Qatar, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/18/ivar-jenner-absen-justin-hubner-disiapkan-lawan-australia">Ivar Jenner Absen, Justin Hubner Disiapkan Lawan Australia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan, Justin Hubner sudah mengantongi izin dari klubnya, Cerezo Osaka, Jepang, untuk menambah kekuatan lini belakang Timnas U23 Indonesia, yang berlaga di Piala Asia U23 Qatar 2024.</p>
<p>Hubner menjadi pemain Indonesia yang merumput di luar negeri kedua, yang dilepas klubnya berkat lobi Erick Thohir. Hubner tiba di Qatar, Kamis (18/4/2024) pagi. Sebelumnya, Nathan Tjoe-A-On juga telah diizinkan klubnya, Heerenveen, untuk juga membela Indonesia di ajang itu.</p>
<p>&#8221;Alhamdulillah, di tengah tantangan yang dihadapi para pemain, terutama di laga pertama melawan tuan rumah, akhirnya Hubner bisa bergabung. Dengan hadirnya tambahan kekuatan di lini belakang, setelah Ivar Jenner pasti absen di laga kedua melawan Australia, saya optimistis tim kita akan bangkit dan kembali fight,&#8221; ujar Erick, seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (17/4/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/04/18/pengprov-ptmsi-jateng-percaya-diri-raih-dua-medali-emas-pon">Pengprov PTMSI Jateng Percaya Diri Raih Dua Medali Emas PON</a></strong></p>
<p>Kedatangan Hubner sangat krusial bagi keseimbangan materi dan moril timnas, yang tidak bisa memainkan Jenner dan Ramadhan Sananta di pertandingan kedua Grup A melawan Australia, Kamis (18/4/2024) malam ini. Terlebih, Indonesia harus meraih poin penuh demi membuka kembali peluang untuk bersaing.</p>
<p>&#8221;Jika melihat bagaimana para pemain kita fight selama 90 menit lebih saat melawan Qatar, meskipun bermain dengan sembilan pemain, saya optimistis para pemain bisa memberikan hasil terbaiknya. Di turnamen yang ketat seperti ini, kita harus lupakan laga sebelumnya, dan kini waktunya fokus serta mati-matian untuk meraih kemenangan,&#8221; tegas Erick.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/18/ivar-jenner-absen-justin-hubner-disiapkan-lawan-australia">Ivar Jenner Absen, Justin Hubner Disiapkan Lawan Australia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Garuda dalam Bahasa Orkestrasi Naturalisasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/30/timnas-garuda-dalam-bahasa-orkestrasi-naturalisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Mar 2024 10:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Edo Febriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Egy Maulana Vikri]]></category>
		<category><![CDATA[INDRA SJAFRI]]></category>
		<category><![CDATA[Jacob Sayuri]]></category>
		<category><![CDATA[Jay Idzes]]></category>
		<category><![CDATA[Marselino Ferdinand]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Ragnar Oratmangoen]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan Sananta]]></category>
		<category><![CDATA[Rizky Ridho]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thom Haye]]></category>
		<category><![CDATA[Witan Sulaeman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=407030</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // nikmatilah bahasa universal sepak bola/ anak-anak bangsa melebur tanpa sekat jiwa/ mereka tanamkan etos garuda di dada/ menepiskan primordi lokal dan manca&#8230;// (Sajak “Bahasa Sepak Bola”, 2024) SEPERASAAN saya, belum pernah saya menikmati permainan tim nasional sepak bola kita yang seimajinatif dan sesolid pertunjukan di Stadion My Dinh, Hanoi, 26 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/30/timnas-garuda-dalam-bahasa-orkestrasi-naturalisasi">Timnas Garuda dalam Bahasa Orkestrasi Naturalisasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-407032 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// nikmatilah bahasa universal sepak bola/ anak-anak bangsa melebur tanpa sekat jiwa/ mereka tanamkan etos garuda di dada/ menepiskan primordi lokal dan manca&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Bahasa Sepak Bola”, 2024)</strong></p>
<p><strong>SEPERASAAN</strong> saya, belum pernah saya menikmati permainan tim nasional sepak bola kita yang seimajinatif dan sesolid pertunjukan di Stadion My Dinh, Hanoi, 26 Maret kemarin.</p>
<p>Dari determinasi, konfidensi, kemantapan transisi, kreativitas, kecepatan pengambilan keputusan, hingga pemanfaatan peluang.</p>
<p>Bukan hanya lantaran Asnawi Mangkualam dkk menang atas Vietnam di kandangnya untuk menyamai catatan 20 tahun silam, lebih dari itu orkestrasi permainan anak-anak Garuda memang terasa mantap.</p>
<p>Membanggakan, itu pasti.</p>
<p>Apakah karena ketepatan Jay Idzes cs menerjemahkan skema taktik yang dirancang oleh pelatih Shin Tae-yong?</p>
<p>Apakah karena tuan rumah Vietnam sudah terlebih dahulu “kena mental” setelah kekalahan 0-1 di Jakarta, 21 Maret lalu?</p>
<p>Atau inikah sesungguhnya “pertunjukan” dari berkah kebijakan menggunakan materi pemain naturalisasi?</p>
<p>Semua konsiderans itu bisa saja benar; namun kemajuan performa Indonesia memang sangat terasa dalam dua laga terakhir Pra-Piala Dunia, setelah sebelumnya tampil menjanjikan dalam putaran final Piala Asia 2023 di Qatar.</p>
<p>Proses cepat adaptasi para pemain baru naturalisasi terbilang luar biasa. Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On tak canggung sejak debut di <em>leg</em> pertama di Senayan, sementara Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen langsung “tune in” dengan memberi kontribusi besar bagi kemenangan 3-0 di Hanoi.</p>
<p>Thom dengan <em>assist</em> tendangan penjuru yang disambar oleh tandukan Jay Idzes, sedangkan Ragnar menyumbang gol lewat aksi individu ciamik sebelum membobol gawang Filip Nguyen.</p>
<p><strong>Soliditas Tim</strong><br />
Bukan hanya kecepatan “melebur” ke dalam adonan jiwa tim, spirit, dan kontribusi pemenangan, keempat pemain yang baru saja mendapat kewarganegaraan Indonesia itu juga tampak menerjemahkan bahasa universal sepak bola dengan sangat baik.</p>
<p>Apa pun sorotan yang masih juga tersampaikan dalam aneka pemberitaan media, kemeleburan para pemain keturunan itu memberi pesan tentang sisi lain semangat kebangsaan. Itulah nasionalisme sepak bola lewat bahasa khasnya!</p>
<p>Bukankah terbukti Mark Klok, Justin Hubner, Jay Idzes, Nathan, Ivar Jenner, dan para pemain lainnya telah membuncahkan harapan, kegembiraan, dan kebanggaan bagi sepak bola Indonesia?</p>
<p>Bukankah penampilan mereka pun akhirnya memberi “vitamin” yang “menggeret” para pemain produk kompetisi liga lokal ke arah level yang memacu?</p>
<p>Dari kacamata subjektif saya, bakat-bakat muda Marselino Ferdinand, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Jacob Sayuri, Rizky Ridho, Edo Febriansyah, Ramadhan Sananta, dan yang lain, “tergeret” ke level performa rekan-rekan naturalisasinya. Talenta mereka tak kalah, namun Jay Idzes cs lebih beruntung tertempa oleh kualitas liga tempat mereka bermain.</p>
<p><strong>Bahasa Pesan</strong><br />
Bahasa universal yang membantu percepatan peleburan para pemain keturunan ke orkestrasi timnas itu, pada akhirnya efektif menyampaikan pesan dan nilai-nilai.</p>
<p>Pertama, proyek naturalisasi tak harus disikapi secara negatif sebagai pilihan jalan pintas pragmatis, karena pada sisi lain memberi nilai lain dalam idealisme pengembangan sepak bola nasional.</p>
<p>Kedua, para pemain muda &#8212; termasuk yang dipanggil ke timnas &#8212; akan terpacu untuk meraih level lebih tinggi agar bisa mendapat tempat dalam <em>starter</em> timnas.</p>
<p>Ketiga, manajemen kompetisi liga mesti tergugah untuk menjadi lebih baik agar melahirkan produk-produk berkualitas, termasuk terangkat secara publisitas ke peminatan klub-klub asing dengan level liga yang lebih baik.</p>
<p>Keempat, intensitas pemantauan talenta ke wilayah-wilayah yang punya potensi “bakat alam” seperti Papua dan Maluku perlu ditingkatkan, seperti pemaksimalan jaringan informasi yang selama ini dimanfaatkan oleh <em>coach</em> Indra Sjafri.</p>
<p>Akhirul-kalam, dari orkestrasi solid timnas secara bertahap ini, rasa-rasanya dorongan bagi perpanjangan kontrak pelatih STY merupakan ide yang masuk akal. Pelatih yang pernah membawa Korea Selatan menundukkan Jerman 2-0 di Piala Dunia 2018 itu, konsisten dalam pembentukan budaya disiplin dan karakter pesepak bola.</p>
<p>Dan, dengan segala plus-minusnya, terbukti kita punya potensi untuk dikembangkan, baik lewat “kebanggaan lokal” maupun “kebanggaan darah keturunan”&#8230;</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>;<em> wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/30/timnas-garuda-dalam-bahasa-orkestrasi-naturalisasi">Timnas Garuda dalam Bahasa Orkestrasi Naturalisasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Naturalisasi, Memilih Energi Pragmatis atau Idealis?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/16/naturalisasi-memilih-energi-pragmatis-atau-idealis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2024 10:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Fortuna Sittard]]></category>
		<category><![CDATA[Jay Idzes]]></category>
		<category><![CDATA[Kualifikasi Piala Dunia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Ragnar Oratmangoen]]></category>
		<category><![CDATA[SC Heerenveen]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thom Haye]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[Venecia FC]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=404439</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS //batas apakah yang ditabukan dalam sepak bola?/ rasanya tak ada/ setetes darah untuk negeri/ semua berhak mengagungkan/ : saya Indonesia/ kalian Indonesia/ menyemayamkan garuda dan bineka// (Sajak “Naturalisasi”, Maret 2024) PERCAYALAH, bagi sepak bola Indonesia, naturalisasi pemain sejatinya adalah ikhtiar penghimpunan energi. Barang tentu Anda berhak menilai: energi positifkah, atau negatif? [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/16/naturalisasi-memilih-energi-pragmatis-atau-idealis">Naturalisasi, Memilih Energi Pragmatis atau Idealis?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-404442 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>//batas apakah yang ditabukan dalam sepak bola?/ rasanya tak ada/ setetes darah untuk negeri/ semua berhak mengagungkan/ : saya Indonesia/ kalian Indonesia/ menyemayamkan garuda dan bineka//</em><br />
<strong>(Sajak “Naturalisasi”, Maret 2024)</strong></p>
<p><strong>PERCAYALAH</strong>, bagi sepak bola Indonesia, naturalisasi pemain sejatinya adalah ikhtiar penghimpunan energi.</p>
<p>Barang tentu Anda berhak menilai: energi positifkah, atau negatif? Energi yang akan memancarkan cahaya alamiah, atau yang hanya sesaat membersitkan cercah?</p>
<p>Tunggulah 21 Maret nanti. Laga Pra-Piala Dunia melawan Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno akan mengetengahkan penikmatan tim nasional Garuda yang “berbeda”, walaupun di Piala Asia 2023 di Qatar beberapa waktu lalu, Indonesia juga sudah menyajikan “wajah” berbeda.</p>
<p>“Berbeda”? Ini untuk memberi aksen “lain dari yang biasa disodorkan oleh kanvas sejarah”. Media menyebutnya sebagai “timnas berwajah Eropa”: dengan hampir semua pilar tim racikan Shin Tae-yong itu dihuni para pemain keturunan yang berdarah benua biru.</p>
<p><strong>Sah-Sah Saja, tapi&#8230;</strong><br />
Saya &#8212; seperti Anda &#8212; yang merindukan kejayaan sepak bola nasional, tentu senang-senang saja menyambut tim yang lebih menjanjikan ketangguhan untuk bersaing.</p>
<p>Sah-sah pula apabila ada warga negara keturunan dan diaspora memilih kewarganegaraan dan mendapatkan paspor Indonesia. Bukankah itu adalah hak asasi mereka?</p>
<p>Pun, realitas kebinekaan Indonesia menyodorkan filosofi kehidupan yang membuka peluang para putra berdarah negeri ini berkiprah unjuk keindonesiaan.</p>
<p>Ketika “tugas negara” sepak bola memanggil, apa salahnya mekanisme naturalisasi menjadi bagian dari jawaban?</p>
<p>Lalu dari satu dan lain hal yang memancarkan energi positif-kontributif, apa yang kemudian menimbulkan sisi negatif?</p>
<p>Pada sisi lain, boleh saja kita bicara soal “kesempatan”, “semangat local pride”, produk kompetisi, atau euforia “cara”.</p>
<p>Menurut saya, timbangan sikap “<em>ngono ya ngono ning aja ngono</em>” patut dijadikan parameter dalam proyek naturalisasi pemain bola. “Naturalisasi ya naturalisasi, tapi&#8230;”</p>
<p>Diksi “tapi” berkonotasi agar proyek itu tidak bergerak dengan masivitas tanpa batas, tidak dengan mengabaikan produk kompetisi liga domestik, tidak menafikan talenta-talenta lokal yang punya impian mengenakan <em>jersey</em> tim nasional.</p>
<p><strong>Jalan Pintas</strong><br />
Dengan pilihan naturalisasi pemain itu, apakah <em>coach</em> STY merasa tak punya ide yang lebih natural untuk memacu kualitas timnas Indonesia?</p>
<p>Hanya jalan pintas, itu pasti. Dan, inilah realitas “kesepakatan” menempuh cara antara otoritas sepak bola nasional dengan kewenangan negara.</p>
<p>Apakah Shin sadar talenta-talenta terbaik Liga Indonesia tak cukup representatif untuk bersaing di level internasional, termasuk di region terkecil Asia Tenggara?</p>
<p>Apakah dia punya visi bahwa naturalisasi hanya batu loncatan untuk memacu pengembangan talenta lokal?</p>
<p>Shin memang nyata terbuka menerima talenta-talenta pemain keturunan, bahkan dengan “kepanjangan mata dan telinganya” memburu mereka di sejumlah liga Eropa. Sepintas, inikah langkah pragmatis karena dia kehabisan cara meracik hanya pemain-pemain produk Liga Indonesia?</p>
<p>Selain nama-nama yang telah terlebih dahulu menghias ke timnas, baru saja empat wajah baru hadir, bahkan oleh PSSI sudah termasuk yang dipanggil untuk laga melawan Vietnam, 21 Maret nanti. Mereka adalah Jay Idzes (Venecia FC), Ragnar Oratmangoen (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (SC Heerenveen), dan Thom Haye (SC Heerenveen). Ketiga nama terakhir tetap dipanggil Shin Tae-yong meski belum resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI).</p>
<p>Kewarganegaraan Oratmangoen, Nathan, dan Thom Haye yang berdarah Indonesia-Belanda diproses cepat untuk menjalani sumpah pada 12 Maret. Mereka akan melengkapi “skuad Eropa” Elkan Baggot, Jordi Amat, Justin Hubner, Sandy Walsh, Shayne Pattinama, Ivar Jerner, Rafael Struick, dan Mark Klok. Selain nama-nama yang ternaturalisasi di era pelatih STY, kita juga punya pemain aktif seperti Stefano Lilipally, Ilija Spasojevic, dan Beto Goncalvez.</p>
<p>Jika empat pemain natualisasi terbaru dipanggil dalam laga Pra-Piala Dunia 21 Maret, berarti akan ada lebih dari 10 pemain “Eropa”.</p>
<p>Laga nanti memang strategis. Apabila imbang dan apalagi kalah, peluang Garuda akan punah. Menang menjadi harga mati untuk memperpanjang napas ke fase ketiga kualifikasi di grup yang juga dihuni Irak dan Filipina.</p>
<p><strong>Jawaban Kolaboratif</strong><br />
Tudingan pragmatisme PSSI dan STY tentu bukan tanpa alasan. Ketika jalan pintas menjadi pilihan di tengah kesulitan bersaing &#8212; termasuk di Asia Tenggara &#8211;, bagaimana kesempatan berkembang bagi pemain produk lokal jika ruang kesempatan di elite timnas menjadi makin terbatas karena didominasi oleh produk naturalisasi?</p>
<p>STY juga dituding lebih mempertahankan pemain-pemain yang kurang bersinar di kompetisi lokal seperti Dimas Drajat dan Dandy Sulistiawan, sementara dia mengabaikan pemain matang yang tampil meyakinkan seperti Stefano Lilipally. Pada sisi lain, bukankah nyatanya pelatih asal Korea Selatan itu memberi kesempatan luas kepada para pemain muda seperti Arkhan Kaka, Rafael Struick, Hokky Caraka, Ramadhan Sananta, Marselino Ferdinan, Yacob Sayuri, Rizky Ridho, Witan Sulaeman, dan Pratama Arhan?</p>
<p>Bagaimanapun, program pembinaan timnas yang bergulir tetap kita percaya sedang mencari muara yang memastikan tentang pilihan jalan, mengkolaborasikan antara nilai-nilai idealisme pembinaan dengan realitas “kebutuhan” pragmatisme.</p>
<p>Kita hargai dan sambut kehadiran Ragnar Oratmangoen dkk, karena bagaimanapun itu adalah hak mereka untuk memilih kewarganegaraan dan memberi sumbangsih lewat sepak bola. Pada sisi lain, PSSI tentu harus menguatkan visi: tertantang untuk memetakan dan mengurai persoalan, bagaimana meng-<em>up grade</em> kompetisi liga ke arah mutu yang mampu melahirkan produk-produk unggulan. Juga menjadi etalase agar talenta-talenta liga memiliki magnet untuk dilirik liga-liga yang berkualitas di atas Liga Indonesia&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/16/naturalisasi-memilih-energi-pragmatis-atau-idealis">Naturalisasi, Memilih Energi Pragmatis atau Idealis?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menunggu Debut Jay Idzes dengan Timnas Indonesia Kontra Vietnam</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/13/menunggu-debut-jay-idzes-dengan-timnas-indonesia-kontra-vietnam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 07:07:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jay Idzes]]></category>
		<category><![CDATA[Kualifikasi Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Ragnar Oratmangoen]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thom Haye]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Zona Asia Grup F]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=404071</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Usai resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Jay Idzes menyatakan, dirinya sudah tidak sabar melakukan debut bersama Timnas Indonesia. Pemain yang merumput di klub Serie-B, Venezia itu, saat ini dalam kondisi siap membela Indonesia. Jay Idzes resmi mengantongi paspor Indonesia, sejak 28 Desember 2023. Jay mengucap sumpah setia pewarganegaraan, di Kantor Wilayah Kementerian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/13/menunggu-debut-jay-idzes-dengan-timnas-indonesia-kontra-vietnam">Menunggu Debut Jay Idzes dengan Timnas Indonesia Kontra Vietnam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Usai resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Jay Idzes menyatakan, dirinya sudah tidak sabar melakukan debut bersama Timnas Indonesia. Pemain yang merumput di klub Serie-B, Venezia itu, saat ini dalam kondisi siap membela Indonesia.</p>
<p>Jay Idzes resmi mengantongi paspor Indonesia, sejak 28 Desember 2023. Jay mengucap sumpah setia pewarganegaraan, di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Proses perpindahan federasi Jay Idzes dari KNVB (Belanda) ke PSSI (Indonesia), juga sudah rampung sejak Februari lalu. Seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (13/3/2024), Jay tinggal melakukan debut bersama Timnas Indonesia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/03/13/tim-bola-basket-usm-juara-i-piala-wali-kota-semarang-2024">Tim Bola Basket USM Juara I Piala Wali Kota Semarang 2024</a></strong></p>
<p>Jay Idzes berpeluang tampil perdana untuk Tim Merah-Putih, pada laga lanjutan putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026, Zona Asia Grup F, kontra Vietnam. Timnas Indonesia akan menghadapi tim berjuluk The Golden Star Warriors itu, pada 21 dan 26 Maret 2024.</p>
<p>Yang menjadi lebih spesial, Jay berpeluang debut di markas Timnas Indonesia, yakni di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. SUGBK jadi venue yang dipilih PSSI, saat Skuad Garuda menjamu Vietnam pada Kamis (21/3/2024).</p>
<p>&#8221;Tentu saja saya merasa sangat bangga. Membela Timnas Indonesia merupakan suatu kehormatan besar bagi saya dan keluarga. Saya sangat bersemangat, dan tak sabar untuk bertemu dengan tim. Ini adalah sesuatu yang telah lama saya pikirkan dan bicarakan. Jadi ini sangat istimewa,&#8221; kata Jay Idzes.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/03/13/lpbi-pbnu-imbau-masyarakat-waspada-cuaca-ekstrem-di-awal-ramadan">LPBI PBNU Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem di Awal Ramadan</a></strong></p>
<p>Jay Idzes termasuk dalam 28 pemain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk persiapan menghadapi Vietnam. Selain Jay, ada beberapa muka baru yang mendapatkan panggilan, yakni Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen.</p>
<p>Para pemain itu dijadwalkan berkumpul di Jakarta, mulai Minggu (17/3/2024). Sebelum itu, untuk Jay Idzes, dia masih harus melakoni laga lanjutan Serie-B kontra Palermo, di Renzo Barbera, Sabtu (16/3/2024).</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/13/menunggu-debut-jay-idzes-dengan-timnas-indonesia-kontra-vietnam">Menunggu Debut Jay Idzes dengan Timnas Indonesia Kontra Vietnam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nathan Tjoe-A-On Resmi jadi WNI, Punya Posisi Sama dengan Pratama Arhan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/12/sinyal-pssi-nathan-tjoe-a-on-bakal-debut-di-timnas-indonesia-lawan-vietnam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2024 09:09:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kualifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[timnas]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=403899</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan lancarnya proses pindah kewarganegaraan Nathan Tjoe-A-On menjadi warga negara Indonesia (WNI) dan berpeluang segera membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Melansir laman PSSI, Nathan Tjoe-A-On sosok yang punya posisi sama dengan Pratama Arhan itu akhirnya ambil sumpah menjadi WNI. Nathan Tjoe-A-On bakal bersiap bela Timnas Indonesia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/12/sinyal-pssi-nathan-tjoe-a-on-bakal-debut-di-timnas-indonesia-lawan-vietnam">Nathan Tjoe-A-On Resmi jadi WNI, Punya Posisi Sama dengan Pratama Arhan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) – </strong>Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan lancarnya proses pindah kewarganegaraan Nathan Tjoe-A-On menjadi warga negara Indonesia (WNI) dan berpeluang segera membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia.</p>
<p>Melansir laman PSSI, Nathan Tjoe-A-On sosok yang punya posisi sama dengan Pratama Arhan itu akhirnya ambil sumpah menjadi WNI.</p>
<p>Nathan Tjoe-A-On bakal bersiap bela Timnas Indonesia usai mengambil sumpah dan janji kewarganegaraan di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta, Senin 11 Maret 2024.</p>
<p>Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan bila Nathan Tjoe-A-On pemain belakang dengan postur tinggi 182 cm itu sudah mendapatkan paspor dan KTP dan bisa tampil membela Timnas Indonesia.</p>
<p>&#8220;Nathan Tjoe-A-On sudah proses juga untuk mendapatkan paspor dan KTP sebagai WNI. Satu langkah lagi yaitu mengurus perpindahan federasi untuk Nathan bisa membela Timnas Indonesia. Terima kasih atas dukungan semua lembaga yg membantu proses berjalan dengan baik,&#8221; kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir, melansir laman PSSI, Selasa 12 Maret 2024.</p>
<p>Lebih lanjut, Nathan Tjoe-A-On yang berposisi pemain belakang itu berpeluang memperkuat Timnas Indonesia melawan Vietnam dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.</p>
<p>“Setelah menjadi WNI, pemain yang saat ini bergabung di klub SC Heerenveen tersebut berpeluang besar melakukan debut bersama Indonesia saat laga melawan Vietnam pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak kedua,” tulis laman PSSI.</p>
<p>Untuk diketahui, Timnas Indonesia bakal terlebih dahulu menjamu Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis 21 Maret 2024.</p>
<p>Selanjutnya, Timnas Indonesia akan terbang ke ke Vietnam meladeni The Golden Stars di Stadion Nasional My Dình, Selasa 26 Maret 2024.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/12/sinyal-pssi-nathan-tjoe-a-on-bakal-debut-di-timnas-indonesia-lawan-vietnam">Nathan Tjoe-A-On Resmi jadi WNI, Punya Posisi Sama dengan Pratama Arhan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nathan Tjoe-A-On Bakal Gabung Timnas Lawan Vietnam</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/12/nathan-tjoe-a-on-bakal-gabung-timnas-lawan-vietnam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2024 08:53:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Imigrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[WNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=403895</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Usai melakukan pengambilan sumpah dan janji pewarganegaraan di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Jakarta, Senin (11/3/2024), Nathan Tjoe-A-On, kini resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). &#8221;Nathan sudah diproses juga untuk mendapatkan paspor dan KTP sebagai WNI. Satu langkah lagi, mengurus perpindahan federasi untuk Nathan, agar bisa membela Timnas Indonesia. Terima [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/12/nathan-tjoe-a-on-bakal-gabung-timnas-lawan-vietnam">Nathan Tjoe-A-On Bakal Gabung Timnas Lawan Vietnam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Usai melakukan pengambilan sumpah dan janji pewarganegaraan di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Jakarta, Senin (11/3/2024), Nathan Tjoe-A-On, kini resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).</p>
<p>&#8221;Nathan sudah diproses juga untuk mendapatkan paspor dan KTP sebagai WNI. Satu langkah lagi, mengurus perpindahan federasi untuk Nathan, agar bisa membela Timnas Indonesia. Terima kasih atas dukungan semua lembaga, yang membantu proses ini berjalan dengan baik,&#8221; kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, seperti duktip dari laman resmi PSSI, Selasa (12/3/2024).</p>
<p>Setelah menjadi WNI, pemain yang saat ini bergabung di klub SC Heerenveen itu, berpeluang besar melakukan debut bersama Timnas Indonesia saat laga melawan Vietnam, pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, babak kedua.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/03/12/ancaman-tenggelam-dmc-dompet-dhuafa-resmikan-peninggian-jalan-di-dusun-timbulsloko">Ancaman Tenggelam, DMC Dompet Dhuafa Resmikan Peninggian Jalan di Dusun Timbulsloko</a></strong></p>
<p>Pada pertemuan pertama, Indonesia terlebih dahulu menjamu Vietnam. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (21/3/2024). Kemudian gantian skuad Garuda yang melawat ke markas Vietnam. Laga itu dilaksanakan di Stadion Nasional My Dình, Selasa (26/3/2024) mendatang.</p>
<p>Sementara itu pada kesempatan yang lain, Erick Thohir memberikan apresiasinya pada tiga tim Liga 2, yang berhasil promosi ke Liga 1 musim depan. Ketiga tim itu adalah PSBS Biak, Semen Padang, dan Maluku Utara (Malut) United. Ketiga tim ini menjadikan Liga 1 musim depan, akan berisi wakil dari tiap pulau di Indonesia.</p>
<p>Sumatera akan diwakili Semen Padang, sedangkan PSBS Biak mewakili Papua. Malut United akan mengembalikan kesebelasan asal Pulau Maluku, ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Praktis seluruh wilayah Indonesia pun terwakili.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/03/12/manajemen-psis-serahkan-jadwal-laga-lawan-persis-ke-pt-lib">Manajemen PSIS Serahkan Jadwal Laga Lawan Persis ke PT LIB</a></strong></p>
<p>&#8221;Selamat kepada tiga tim yang berhasil promosi. Dan ini menambah semarak liga, karena tiga tim yang promosi mewakili wilayah di luar Jawa, dengan wilayah pulau yang berbeda. Ini benar-benar Liga Indonesia,&#8221; ujar Erick.</p>
<p>Dijelaskan juga, selama ini Liga Indonesia dihuni banyak wakil dari Pulau Jawa. Ditambah dua tim asal Kalimantan, Borneo dan Barito, serta Bali United yang menjadi perwakilan Bali serta Nusa Tenggara.</p>
<p>Ada pula wakil Sulawesi, yakni PSM Makassar. Dengan hadirnya Semen Padang yang mewakili Sumatera, Malut United (Pulau Maluku), dan PSBS Biak (Papua), membuat seluruh pulau jadi terwakili.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/03/12/patroli-saat-jam-rawan-di-malam-bulan-ramadan">Patroli Saat Jam Rawan di Malam Bulan Ramadan</a></strong></p>
<p>&#8221;Seluruh perwakilan Indonesia sudah ada. Ini akan sangat menarik ditunggu kompetisinya. Ini tentu akan semakin maksimal mendorong pertumbuhan dan regenerasi pemain-pemain muda di setiap pulau,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Promosinya ketiga tim dari Liga 2 itu, sekaligus menepis isu yang menyebut musim depan hanya ada satu tim yang promosi dan degradasi. Erick menegaskan, PSSI konsisten dan tegas pada sistem kompetisi. &#8221;Kami akan tegas, musim depan akan ada tiga tim yang promosi dan degradasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/12/nathan-tjoe-a-on-bakal-gabung-timnas-lawan-vietnam">Nathan Tjoe-A-On Bakal Gabung Timnas Lawan Vietnam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://3.33.146.175/id/">https://3.33.146.175/id/</a>
<a href="https://117.18.0.23/">https://117.18.0.23/</a>
<a href="https://117.18.0.16/">https://117.18.0.16/</a>
<a href="https://117.18.0.24/">https://117.18.0.24/</a>

<a href="https://chinesemedicinenews.com/">https://chinesemedicinenews.com/</a>
<a href="https://revistaenigmas.com/">https://revistaenigmas.com/</a>
<a href="https://topweddinglists.com/">https://topweddinglists.com/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://ayahqq.it.com">https://ayahqq.it.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>
<a href="https://klik66.it.com">https://klik66.it.com</a>
<a href="https://radiofarmacia.org">https://radiofarmacia.org</a>
<a href="https://atendamais.org">https://atendamais.org</a>

<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>

<a href="https://aenfis.com/cloud/pkvgames/">https://aenfis.com/cloud/pkvgames/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/bandarqq/">https://aenfis.com/cloud/bandarqq/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/dominoqq/">https://aenfis.com/cloud/dominoqq/</a>
</div>