<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Euro 2024 Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/euro-2024/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Feb 2025 08:59:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Euro 2024 Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seperti Apa Lamine Yamal &#8220;Menjelma&#8221;&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/01/seperti-apa-lamine-yamal-menjelma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 10:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ballon d'Or]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Golden Boy]]></category>
		<category><![CDATA[Impresivitas]]></category>
		<category><![CDATA[la liga]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[The Greatest of All Times]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=463119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // dia memandang bulan/ ingin memeluknya/ entah kapan dia menjelma/ menjadi bulan/ bertahta di atas sana&#8230;// (Sajak “Lamine Yamal”, Februari 2025) FOTO yang pernah diunggah sang ayah itu menyuguhkan ceritera bersejarah. Bayi Lamine Yamal dimandikan oleh Lionel Messi, pemain yang kini diakui dunia sebagai The Greatest of All Times (GOAT). Dan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/01/seperti-apa-lamine-yamal-menjelma">Seperti Apa Lamine Yamal &#8220;Menjelma&#8221;&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-463126 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-2.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-2.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-2-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></p>
<p><em>// dia memandang bulan/ ingin memeluknya/ entah kapan dia menjelma/ menjadi bulan/ bertahta di atas sana&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Lamine Yamal”, Februari 2025)</strong></p>
<p><strong>FOTO</strong> yang pernah diunggah sang ayah itu menyuguhkan ceritera bersejarah.</p>
<p>Bayi Lamine Yamal dimandikan oleh Lionel Messi, pemain yang kini diakui dunia sebagai The Greatest of All Times (GOAT). Dan, rata-rata orang menyatakan, Yamal adalah calon paling pas untuk menggantikan Messi.</p>
<p>Foto yang viral di tengah Euro 2024 itu seperti menjawab pertanyaan masyarakat sepak bola dunia: siapa kelak penerus Messi, yang dalam usia 37 diperkirakan bakal pensiun selepas Piala Dunia 2026. Rupanya ayah Yamal, Mounir Nasraoui mengimpikan, anaknya kelak bisa menjadi “titisan” Messi.</p>
<p>Kini, semua tak ragu menunjuk Lamine Yamal, yang tahun lalu meraih Kopa Trophy dan Golden Boy sebagai Pemain Muda Terbaik Dunia.</p>
<p>Rodri, teman senegaranya yang mendapatkan Ballon d’Or, menegaskan, trofi prestisius itu kelak akan menjadi milik Lamine Yamal.</p>
<p>Ya, impresivitas penampilan yang mengantar Spanyol menjadi juara Euro 2024, dan performanya yang brilian di tengah para bintang senior Barcelona, memosisikan Yamal sebagai kandidat terkuat pengganti Messi. Kebergatungan pelatih Hansi Flick kepada anak ajaib itu mulai dirasakan. Dia salah satu kunci yang mengembalikan Barcelona sebagai pimpinan klasemen La Liga.</p>
<p><strong>Deretan The Next Messi</strong><br />
Yamal menjadi nama utama di antara berderet pemain yang pernah dinobatkan sebagai The Next Messi.</p>
<p>Sama seperti dulu, penginspirasian New Pele, lalu New Maradona, nama-nama yang berjejuluk New Messi juga tak sedikit; namun semua tak memuncak dan menjajari kemampuan La Pulga.</p>
<p>Dulu kita mengenal “Maradona dari Carpathians” sebagai predikat untuk bintang Rumania, Gheorghe Hagi. Atau “Maradona Sungai Nil” Hissam Hassan. Juga harapan besar yang melekat pada sejumlah bintang Argentina: Pablo Aimar, lalu Javier Xaviola, Ariel Ortega, Carlos Tevez, juga Leo Messi yang digadang-gadang menjadi penerus Maradona. Dia bahkan mendapat julukan Messidona.</p>
<p>Yang terbaru,<em> wonderboy</em> yang dilekati predikat sebagai New Messi adalah Claudio Echeverri, kapten timnas U17 Argentina. Lalu Ibrahim Rabbaj, pemain Akademi Chelsea berdarah Inggris-Maroko yang memiliki pergerakan, gaya, dan tampilan persis Leo Messi. Sedangkan yang mentas sebagai bintang dengan level tersendiri adalah Mohamed Salah, “Messi dari Mesir” yang menjadi andalan Liverpool.</p>
<p>Takefusa Kubo dan Lee Seung-woo yang juga pernah disebut sebagai “Messi Jepang” dan “Messi Korea”, berkembang tak sebesar harapan. Di Barcelona, Ansu Fati yang awalnya sangat menjanjikan, akhirnya tak memuncak karena banyak terlilit cedera. Fati pernah dipinjamkan ke Brighton Hove and Albion di Liga Primer, namun tak sukses unjuk kehebatan.</p>
<p>Ansu Fati tak bergerak ke peningkatan performa untuk menuju ke “maqam” Messi, sampai kemudian Barcelona memperkenalkan <em>wonderkid</em> produk Akademi La Masia yang kemudian meroket pada usia 17, Lamine Yamal. Xavi Hernandez-lah yang memromosikannya ke tim utama.</p>
<p>Saya masih mencatat pernyataan pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, “Kami menemuinya di Spanyol. Dia pentolan tim junior dan pesepak bola dengan kekuatan luar biasa, seolah-olah disentuh oleh tongkat sihir Tuhan. Dia berbeda&#8230;” (<em>goal.com</em>, 1 September 2023).</p>
<p>Narasi De la Fuente itu boleh jadi hiperbolik: “tongkat sihir Tuhan”, namun saya menangkapnya lebih sebagai ungkapan kegembiraan ketika dia menemukan “perbedaan” ketika menyusun elemen-elemen kekuatan skuad nasional.</p>
<p>Dalam laga kualifikasi Euro 2024, 8 September 2024 Spanyol vs Georgia, Lamine Yamal mencatat rekor sebagai pemain termuda (16 tahun 1 bulan 26 hari) di tim juara Eropa 2008, 2012 dan juara dunia 2010 itu. Dia memperbarui rekor Gavi (17 tahun 62 hari).</p>
<p>Sejarah sudah ditoreh ketika dalam usia 15 tahun 290 hari, Yamal menggantikan Gavi pada menit ke-83 dalam laga melawan Real Betis di musim 2023-2024 La Liga. Pelatih Barca waktu itu, Xavi Hermandez sudah mulai menampilkan Yamal di awal musim. Dia menjanjikan pengaruh kuat bagi permainan La Blaugrana.</p>
<p>Dalam turnamen Joan Gampar Trophy melawan Tottenham Hotspur, yang dimenangi Barcelona 4-3, Yamal bermain hebat. Lalu dia menjadi <em>man of the match</em> ketika menundukkan Real Villareal 4-3 dalam pertandingan reguler La Liga di Stadion De La Ceramica.</p>
<p>Yang istimewa, lantaran impresivitasnya, Yamal mendapat <em>standing ovation</em> dari suporter Villareal. Ketika digantikan oleh Ansu Fati pada menit ke-76, gemuruh fans lawan menandai kehadiran bintang baru La Liga.</p>
<p>Ketika Spanyol menundukkan Prancis 2-1 dalam semifinal Euro 2024 di Allianz Arena, Muenchen, 10 Juli lalu, bocah berdarah campuran dari ayah berdarah Maroko dan ibu dari Guinea Ekuator itu menjadi pusat perhatian dunia.</p>
<p>Yamal menjadi pahlawan penyama skor ketika Spanyol tertinggal 0-1 dari Prancis. Mengecoh Adrien Rabiot, dia mengirim bola dengan kaki kiri ke gawang Mike Maignan. Tendangan lengkungnya bersarang indah ke pojok atas kanan gawang. Dia terpilih sebagai <em>man of the match</em>.</p>
<p>Di Euro 2024 dia mengukir rekor sebagai pemain termuda yang tampil dengan usia 16 tahun 338 hari. Yamal mematahkan catatan pemain Polandia, Kacper Kozlowski yang berusia 17 tahun 246 hari di Euro 2020.</p>
<p>Dia membukukan rekor demi rekor. Di fase gugur, dengan usia 16 tahun 353 hari Yamal memperbarui rekor gelandang Inggris, Jude Bellingham saat mengalahkan Georgia 4-1.</p>
<p>Gol indahnya ke gawang Prancis juga menambah rekor. Yamal menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah, 16 tahun 262 hari, memperbaiki rekor pemain Swiss Johan Vonlanthen yang dalam usia 18 tahun 1.451 hari mencetak gol ke gawang Prancis di Euro 2004.</p>
<p>Dalam catatan turnamen mayor, dia mengalahkan rekor Pele sebagai pencetak gol termuda saat berusia 17 tahun 244 hari di Piala Dunia 1958.</p>
<p><strong>Sikap Percaya Lewy</strong><br />
Sikap percaya Robert Lewandowski kepada Yamal sebagai partner sungguh sangat “ngemong”. Tak jarang bintang asal Polandia itu memberi advis kepada rekan mudanya itu.</p>
<p>“Dia masih 15 tahun. Dan, pertama kali dalam hidup, saya melihat seseorang yang begitu cemerlang di usia muda. Mustahil untuk menjadi begitu baik, begitu pintar di usia ini,” ucap Lewy.</p>
<p>Bagi dia, kedisiplinan dan kerja keras akan mnjadi kunci, apakah Yamal bisa konsisten di level tertinggi pada masa depan karier sepak bolanya.</p>
<p>Kini, Yamal menjadi gantungan Barcelona, seperti yang dulu melekat pada Lionel Messi. Belum lama ini, <em>Planet Football</em> membuat perbandingan antara keduanya, setelah Yamal membukukan 100 penampilan di level klub dan timnas.</p>
<p>Kemenangan 1-0 Barca atas Rayo Vallecano di La Liga, dua pekan lalu, menjadi momen tersendiri. Itu menjadi penampilan ke-100 Yamal di tim senior, 83 di antaranya di level klub, 17 laga lainnya bersama timnas Spanyol.</p>
<p>Dia berada di usia 17 tahun saat melakoni laga melawan Rayo Vallecano, Februari 2025. Dia mengukir 21 gol, dan 30 <em>assists</em>. Menit per gol: 318,1, dan menit per gol/<em>assist</em>: 131. Dia meraih trofi La Liga (1), Euro (1), dan Supercopa de Espana (1).</p>
<p>Sedangkan Messi berada di usia 20 saat laga ke-100 laga, yang dicatat saat melawan Atletico Madrid, Oktober 2007. La Pulga mencatat 40 gol dan 13 <em>assists</em>. Menit per gol: 161.4, dan menit per gol/<em>assist</em>: 121.8, Messi membukukan trofi La Liga (2), Supercopa de Espana (1), dan Liga Champions (1).</p>
<p>Perbandingan seperti itu merupakan tren mediatika yang akan terus berlangsung, sebagai bagian dari upaya media mengangkat semua segi tentang pembeda-pembeda bagi kedua sosok luar biasa itu.</p>
<p>Bagusnya, Yamal tak terpengaruh dengan pembandingan itu. Dia tetap mencoba menjadi diri sendiri. “Messi pemain terbaik dalam sejarah. Dibandingkan dengan dia berarti saya melakukan hal yang benar, namun saya ingin menciptakan jalan saya sendiri,” katanya kepada <em>Mundo Deportivo</em> (<em>bola.net</em>, 22/2).</p>
<p>Menurutnya, Messi tidak bisa disamakan dengan siapa pun. “Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah,” ungkap Yamal yang bertekad menciptakan identitas sendiri dan terus berkembang.</p>
<p>Dunia sepak bola mengakui, Yamal adalah bintang terdekat yang diyakini menggantikan Messi, setelah semua calon “next Messi” gugur sebelum mencapai posisi yang diharapkan&#8230;</p>
<p>Atau setidak-tidaknya meraih “maqam” bergengsi tersendiri, seperti yang kini ditempati Mo Salah&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/01/seperti-apa-lamine-yamal-menjelma">Seperti Apa Lamine Yamal &#8220;Menjelma&#8221;&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gebyar Sepak Bola Masa Depan; dari Bellingham ke Lamine Yamal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/18/gebyar-sepak-bola-masa-depan-dari-bellingham-ke-lamine-yamal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 07:07:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arda Guler]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Francisco Conceicao]]></category>
		<category><![CDATA[Joao Nevez]]></category>
		<category><![CDATA[Jude Bellingham]]></category>
		<category><![CDATA[Kobie Mainoo]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=425886</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // mereka bersinar/ dari sudut-sudut dunia/ satu pergi hadir lainnya/ sepak bola tak pernah hilang cahaya/ selalu lahir bocah-bocah luar biasa// (Sajak &#8220;Wonderkids Mengorbit&#8221;, Juli 2024) PADA otak, intelegensia, kaki, dan kepala siapakah masa depan sepak bola akan dibawa? Elemen-elemen itu menyatukan komprehensivitas mahkota sepak bola dalam level ketika kita menikmati [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/18/gebyar-sepak-bola-masa-depan-dari-bellingham-ke-lamine-yamal">Gebyar Sepak Bola Masa Depan; dari Bellingham ke Lamine Yamal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></p>
<p><em>// mereka bersinar/ dari sudut-sudut dunia/ satu pergi hadir lainnya/ sepak bola tak pernah hilang cahaya/ selalu lahir bocah-bocah luar biasa//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Wonderkids Mengorbit&#8221;, Juli 2024)</strong></p>
<p><strong>PADA</strong> otak, intelegensia, kaki, dan kepala siapakah masa depan sepak bola akan dibawa?</p>
<p>Elemen-elemen itu menyatukan komprehensivitas mahkota sepak bola dalam level ketika kita menikmati seni dan kehebatan para &#8220;dewa&#8221; seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski, dan para bintang lainnya.</p>
<p>Dari ajang Euro 2024, tak pelak lagi orang akan terasosiasi pada sosok-sosok menjanjikan: Arda Guler, Jude Bellingham, Kobie Mainoo, Joao Nevez, Francisco Conceicao, dan siapa lagi kalau bukan si Pemain Muda Terbaik Euro 2024 &#8212; Lamine Yamal?</p>
<p>Pecinta sepak bola masih bisa mencatat nama-nama young gun lain yang telah melintas di panggung megah: dari Florian Wirtz, Khvicha &#8220;Maradona&#8221; Kvaratskhelia, Radu Dragusin, Volodymyr Bhrazhko. Xavi Simons, Nico Williams, Dani Olmo, hingga Jamal Musiala.</p>
<p>Pun, Anda masih bisa menikrmati kematangan Harry Kane, Antonio Ruediger, Toni Kroos, N&#8217;Golo Kante, Granit Xhaka, atau Xherdan Shaqiri unjuk &#8220;kegenitan&#8221; dengan aksi-aksi eksepsional berkelas.</p>
<p>Mereka masih beredar di orbit elite. Lalu bagaimana dengan Cristiano Ronaldo? Maestro Portugal itu tampaknya sudah patut mengucapkan selamat berpisah kepada Selecao das Quinas, tim nasional Portugal. CR7 ngotot unjuk kemampuan, tetapi usia 39 tak lagi berkompromi.</p>
<p>Dari arena lain, di belahan benua yang berbeda, Julian Alfarez, Alejandro Garnacho, Valentin Carboni, dan Endrick memamerkan kepak sayapnya dalam perhelatan Copa America 2024, meroket bersama Argentina dan Brazil.</p>
<p>Sayang, pasukan <em>jogo bonito</em> mengalami keterpurukan justru ketika dunia menunggu Endrick, Rodrygo, dan Vinicius Junior beraksi dengan segala keelokan seni sepak bola Samba.</p>
<p>Di tengah kondisi demikian, Luis Suarez, Darwin Nunes, Luis Diaz, James Rodrigues, dan Lionel Messi tak mau begitu saja terlempar ke luar panggung; justru ketika anak-anak muda sudah antre pula mengorbit. Mereka menjanjikan kegemilangan di masa depan: dari Kendry Paez (Ekuador), Luc de Fourecolles (Kanada), Kevin Andrade (Venezuela), hingga Kaheem Dixon (Jamika).</p>
<p><strong>Lamine Yamal</strong><br />
Di antara terang cahaya itu, perhatian dunia kini terpusat ke Lamine Yamal, roket muda Spanyol yang menjadi magnet media di Jerman 2024 dengan berbagai pemecahan rekor lantaran aksi-aksi di usia belia. Selain gol indah ke gawang Prancis, dia juga memberi empat <em>assists</em>, antara lain umpan kunci yang menjadi gol Nico Williams di partai puncak.</p>
<p>Kiprah wonderkid 17 tahun itu bagai meredupkan cahaya yang sejatinya juga memayungi Guler, Phil Foden, Bellingham, Mainoo, Xavi, Wirts, dan Musiala.</p>
<p>Yamal, alumnus Akademi La Masia berdarah Maroko dan Guinea Ekuatorial itu sejak awal telah menyita perhatian. Kepercayaan pelatih Luis de la Fuenta tak dia sia-siakan. Impresivitas mengangkat Yamal ke atmosfer berbeda.</p>
<p>Para legenda mengapresiasinya. Andres Iniesta melihat Yamal memang &#8220;tidak normal&#8221;. Gary Lineker menyebutnya bergerak ke level Messi dan Ronaldo. Rodri &#8212; kapten Spanyol dan Pemain Terbaik Euro 2024 &#8212; mengakui kedewasaan yang memancar dalam performanya. Sedangkan <em>young gun</em> Jerman, Jamal Musiala mengidolakan bocah yang berulang tahun menjelang babak final melawan Inggris itu.</p>
<p>Di antara proses pertumbuhan bocah Spanyol itu, anak-anak bertalenta dari Euro dan Copa 2024 sedang bersiap-siap mengarungi waktu, menempuh pembuktian untuk merawat dan mengasah keterampilannya. Dari Bellingham, Guler, hingga Yamal&#8230;</p>
<p>Sepak bola masa depan, pada akhirnya bakal bergantung kepada mereka. Seperti Rodri yang membayangkan lima &#8211; enam tahun mendatang, Yamal bakal menggenggam dunia.</p>
<p>Dan, pada sisi lain, siapkah sepak bola dunia kehilangan Leo Messi dan Cristiano Ronaldo, dua dari sejumlah pemilik bakat dan kemampuan langka? Yang bahkan Messi ditamsilkan sebagai alien yang hadir dari planet berbeda?</p>
<p>Rasanya, takkan lama saat itu tiba. Waktu tak mungkin menghindarkannya&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/18/gebyar-sepak-bola-masa-depan-dari-bellingham-ke-lamine-yamal">Gebyar Sepak Bola Masa Depan; dari Bellingham ke Lamine Yamal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lamine Yamal, Meroket dengan Rekor</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/13/lamine-yamal-meroket-dengan-rekor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 10:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Adrien Rabiot]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Man of the Match]]></category>
		<category><![CDATA[prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=424692</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS AKHIRNYA, dia betul-betul menjadi cahaya. Seperti sepotong puisi saya, “Lamine Yamal” dalam BOLA-BOLA edisi 9 September 2023. // cahaya bisa muncul dari mana saja/ kaukah terang itu, anak muda?/ benderang yang lahir dari lorong sejarah/ bisa saja tak ternyana&#8230;// Dan, ketika Spanyol menundukkan Prancis 2-1 dalam semifinal Euro 2024 di Allianz [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/13/lamine-yamal-meroket-dengan-rekor">Lamine Yamal, Meroket dengan Rekor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-424693 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><strong>AKHIRNYA</strong>, dia betul-betul menjadi cahaya. Seperti sepotong puisi saya, “Lamine Yamal” dalam BOLA-BOLA edisi 9 September 2023.</p>
<p><em>// cahaya bisa muncul dari mana saja/ kaukah terang itu, anak muda?/ benderang yang lahir dari lorong sejarah/ bisa saja tak ternyana&#8230;//</em></p>
<p>Dan, ketika Spanyol menundukkan Prancis 2-1 dalam semifinal Euro 2024 di Allianz Arena, Muenchen, 10 Juli lalu, tak pelak bocah berdarah campuran dari ayah berdarah Maroko dan ibu dari Guinea Ekuator itu menjadi pusat perhatian dunia.</p>
<p>Ya, Lamine Yamal menjadi pahlawan penyama skor ketika Spanyol tertinggal 0-1 dari Prancis. Dengan gerakan mengecoh Adrien Rabiot, dia mengirim bola dengan kaki kiri ke gawang Mike Maignan. Tendangan lengkungnya bersarang indah ke pojok atas kanan gawang Mike Maignan. Berkat impresivitasnya sepanjang laga, dia terpilih sebagai <em>man of the match</em>.</p>
<p>Anak muda kelahiran Esplugues de Llobregat alumni Akademi La Masia yang menjalani debut bersama Barcelona pada 29 April 2023 itu telah menjadi pemain kunci tim nasional La Furia Roja.</p>
<p>Pelatih Luis de la Fuente Castello memberinya tempat saat Spanyol menang telak 7-1 atas Georgia pada kualifikasi Euro 2024, 8 September 2023. Dia bermain mengesankan sebagai calon bintang. Debut ini menjadi lompatan prestasi buat Yamal yang sudah memperkuat Spanyol U-15.</p>
<p>Di Euro 2024 dia mengukir rekor sebagai pemain termuda yang tampil dengan usia 16 tahun 338 hari. Yamal mematahkan catatan pemain Polandia, Kacper Kozlowski yang berusia 17 tahun 246 hari di Euro 2020.</p>
<p>Rekor demi rekor kemudian dia bukukan, Di fase gugur, dengan usia 16 tahun 353 hari Yamal memperbarui rekor gelandang Inggris, Jude Bellingham saat mengalahkan Georgia 4-1.</p>
<p>Golnya yang bersejarah ke gawang Prancis menambah rekor di arena ini. Dia menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah &#8212; 16 tahun 262 hari. Yamal menumbangkan catatan pemain Swiss Johan Vonlanthen yang membobol gawang Prancis di Euro 2004 dalam usia 18 tahun 141 hari.</p>
<p>Dalam peta turnamen mayor, Yamal juga mengalahkan rekor Pele sebagai pemain termuda pencetak gol termuda saat berusia 17 tahun 244 hari di Piala Dunia 1958.</p>
<p><strong>Perhatian de la Vluente</strong><br />
Pelatih nasional Luis de la Fuente memberinya perhatian khusus ketika Yamal masih berlatih di akademi. “Kami menemuinya di Spanyol. Dia andalan tim junior dan pesepak bola dengan kekuatan luar biasa, seolah-olah disentuh oleh tongkat sihir Tuhan. Dia berbeda&#8230;” (<em>goal.com</em>, 1 September 2023).</p>
<p>Pujian De la Fuente boleh jadi hiperbolik: “tongkat sihir Tuhan”, namun ketajaman naluri kepelatihannya menyiratkan ungkapan kegembiraan menemukan “perbedaan” yang dia butuhkan untuk menyusun berkeping <em>puzzle</em> Tim Matador.</p>
<p>Dalam perjalanannya, Lamine Yamal menoreh sejarah. Dalam usia 15 tahun 290 hari, ketika menggantikan Gavi pada menit ke-83 dalam laga melawan Real Betis di La Liga 2022, Barcelonistas tahu mereka bakal memiliki pahlawan baru.</p>
<p>Pelatih (waktu itu), Xavi Hernandez tahu bagaimana menyampaikan “kabar bahagia” kepada fans. Pada awal 2023 Yamal sudah ditampilkan sebagai <em>starter</em>. Dan, dia langsung menjanjikan perbedaan dalam permainan Blaugrana yang puluhan tahun bergantung pada eksepsionalitas Lionel Messi.</p>
<p>Yamal juga bermain impresif dalam turnamen Joan Gampar Trophy melawan Tottenham Hotspur, yang dimenangi Barcelona 4-3. Dia bahkan menjadi <em>man of the match</em> ketika menundukkan Real Villareal 4-3 dalam pertandingan reguler La Liga di Stadion De La Ceramica.</p>
<p>Ada yang istimewa dalam laga tersebut, Lamine Yamal secara khusus mendapat <em>standing ovation</em> dari suporter Villareal ketika digantikan oleh Ansu Fati menit ke-76, yang tentu mengekspresikan harapan besar orang-orang Spanyol bahwa La Furia Roja bakal mendapat amunisi baru.</p>
<p>Di Barcelona, bocah berusia 16 itu tak canggung bermain di tengah nama-nama besar Robert Lewandowski, Ilkay Guendogan, Frankie de Jong, dan Ferran Torres, juga dua <em>wonderkid</em> Gavi dan Pedri.</p>
<p>Dengan status sebagai penguak sejarah bagi Spanyol, De la Fuente bakal makin mempercayainya sebagai senjata utama di samping Dani Olmo, Nico Williams, Marc Cucurella, Nacho, Rodri, Mikel Oyarzabal, Joselu, atau Alvaro Morata. Sejauh ini, pelatih kelahiran Kota Haro itu menjaga Yamal dari kemungkinan ketergelinciran akibat pengaruh publisitas media.</p>
<p>Kini Lamine Yamal menjadi kunci penting bagi Spanyol untuk mengejar Piala Eropa ketiga setelah 1964, 2008, dan 2021. Kali ini, pada Senin dini hari (15 Juli) WIB, Pasukan De la Fuente akan bertarung dengan “Three Lions” Inggris yang mencanangkan tekad Football Coming Home.</p>
<p>Rekor sudah dibukukan, perbaikan catatan tentu masih dia kejar. Legenda Inggris, Gary Lineker menggambarkan, dengan usia yang masih 16, Yamal bergerak ke kualitas Maradona dan Lionel Messi.</p>
<p>Mengamati visi dan ketenangannya, gambaran Lineker itu tidaklah berlebihan&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/13/lamine-yamal-meroket-dengan-rekor">Lamine Yamal, Meroket dengan Rekor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ronaldo, Messi, dan Realitas Batas Pembuktian Manusia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/06/ronaldo-messi-dan-realitas-batas-pembuktian-manusia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 10:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Chris Sutton]]></category>
		<category><![CDATA[Copa America 2024]]></category>
		<category><![CDATA[CR7]]></category>
		<category><![CDATA[Cristiano Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Andres Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Scaloni]]></category>
		<category><![CDATA[Panenka]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=423661</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // pada akhirnya adalah masa/ dia tak punya kuasa/ memainkan atau membelokkan/ dia hanya manusia/ dan, waktu akan menegaskan/ dia memang hanya manusia&#8230;// (Sajak &#8220;Ronaldo&#8221;, Juli 2024) KIPRAH Cristiano Ronaldo bersama tim nasional Portugal di Euro 2024 adalah pesan nyata tentang batas dan keterbatasan manusia; siapa pun, dan sehebat apa pun. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/06/ronaldo-messi-dan-realitas-batas-pembuktian-manusia">Ronaldo, Messi, dan Realitas Batas Pembuktian Manusia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-423663 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// pada akhirnya adalah masa/ dia tak punya kuasa/ memainkan atau membelokkan/ dia hanya manusia/ dan, waktu akan menegaskan/ dia memang hanya manusia&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Ronaldo&#8221;, Juli 2024)</strong></p>
<p><strong>KIPRAH</strong> Cristiano Ronaldo bersama tim nasional Portugal di Euro 2024 adalah pesan nyata tentang batas dan keterbatasan manusia; siapa pun, dan sehebat apa pun.</p>
<p>Ah, dalam ungkapan kanvas yang lain, Lionel Andres Messi juga tak kuasa melewati keterbatasan itu, bukan?</p>
<p>Di Copa America, eksekusi penalti &#8220;panenka&#8221;-nya menghantam mistar. Untung, kecekatan kiper Emiliano Martinez yang menahan dua tendangan pemain Ekuador tetap meloloskan Argentia ke perempatfinal.</p>
<p>Ronaldo tak selamanya bisa membuktikan bisa terus beredar di level atas. Tak lagi konsisten menunjukkan kemampuan seni luar biasa mencetak gol. Tak pula bisa memperlihatkan melebihi siapa pun dalam menuntaskan setiap peluang dan memengaruhi permainan.</p>
<p>Selalu ada batas, selalu ada garis, dan selalu ada saat-saat yang memaksa manusia kembali &#8220;menginjak bumi&#8221;. Kata penyair (alm) Sapardi Djoko Damono dalam sebuah puisinya yang sangat kontemplatif, &#8220;yang fana adalah waktu, bukan?/ dan kita abadi&#8230;&#8221;</p>
<p>Dan, adakah ketidakseimbangan antara luap kehendak dengan realitas dari diri Ronaldo di Euro 2024 menjadi tanda-tanda?</p>
<p>Dia sudah mengalami penyurutan nyata keeksepsionalan sebagai pemain sepak bola. Dia mulai menjauhi masa-masa kemampuan bersaing: sebagai satu di antara dua manusia di dunia &#8212; di samping Lionel Messi &#8212; yang mampu membukukan lima kali trofi Ballon d&#8217;Or sebagai simbol pesepakbola terbaik sejagat. Messi malah melewati lebih jauh dengan delapan kali merengkuh trofi itu.</p>
<p>Dan, Messi pun mengalami situasi yang sama. Dia tak lagi superior, meskipun persoalan cedera lebih dominan mengungkungnya.</p>
<p><strong>Manusia Langka</strong><br />
Ya. Semua ada waktunya. Kata orang bijak, &#8220;tak ada pesta yang tidak berakhir&#8221;.</p>
<p>Yang fana itu waktu, kata Sapardi. Dan, Cristiano Ronaldo berada di batas itu, yang kerja keras dan tangis apa pun, takkan menolongnya. Tak ada keabadian, kecuali bagi Yang Maha.</p>
<p>Usianya sudah 39. Dia berbeda dari 10 tahun silam ketika masih bisa melawan umur dengan konsistensi spartanitas latihan fisik. CR7 memang berbeda dalam melawan faktor-faktor alamiah, dan bagaimanapun dia telah membuktikan lebih dari pemain lainnya.</p>
<p>Bukankah hanya sedikit pemain yang mampu bertahan menyiasati usia? Selain Ronaldo, tercatat Zlatan Ibrahimovic, Leo Messi, Paolo Maldini, Francesco Totti, dan legenda Belgia Wilfried van Moer.</p>
<p>Pelatih Portugal, Roberto Martinez menghadapi berbagai kritik ketika tetap memainkan Ronaldo dalam <em>starting eleven</em>-nya. Legenda Blackburn Rovers, Chris Sutton menyatakan tidak paham mengapa Martinez tetap mengutamakannya, padahal CR7 sekarang justru menjadi faktor melemahkan ketimbang sebagai pembeda.</p>
<p>Sutton yang di masa jayanya pernah membentuk duet maut bersama Alan Shearer, menyoroti kegagalan Ronaldo dalam menuntaskan eksekusi penalti ke gawang Slovakia, lalu menangis menyesali.</p>
<p>Dia menggambarkan Ronaldo seperti anak kecil yang membawa mainan bola ke sebuah taman, kemudian ketika sudah merasa cukup, dia memasangkan pada jumpernya, dan pulang ke rumah sehingga tidak ada yang bisa bermain.</p>
<p>Air mata sesudah kegagalan penaltinya, kata Sutton, adalah bukti bahwa tekanan bisa menimpa pemain sehebat apa pun.</p>
<p>&#8220;Pada akhirnya, adu penalti menyelamatkan Ronaldo, yang mengatasi tensinya dengan mencetak gol penaltinya sendiri,&#8221; ujar Chris Sutton sebagaimana dikutip <em>cnnindonesia.com</em> dari <em>daily mail</em>.</p>
<p><strong>Berbeda Soal</strong><br />
Persoalan membawa Ronaldo sebagai <em>starting eleven</em> Selecao das Quinas sedikit berbeda dari kebutuhan pelatih Lionel Scaloni yang tetap menyertakan Leo Messi ke tim Copa Amerika 2024.</p>
<p>Turnamen mayor Amerika Latin ini bersamaan dengan Euro. Dan, semua tahu Messi lebih segar dua tahun ketimbang Ronaldo; dan pada 2022 tiga kali membantu Albiceleste meraih trofi Copa America, <em>Finalissimo</em>, dan puncaknya Piala Dunia. Dengan kontribusinya, La Pulga terpilih sebagai pemain terbaik turnamen di Qatar 2022. Hanya, di Copa 2024 ini dia tak lagi setrengginas di Qatar dua tahun silam.</p>
<p>Sedangkan Ronaldo, yang hingga perempat final Euro belum memperlihatkan diri sebagai pembeda, kini ditunggu pembuktiannya. Apakah status rekor sebagai pemain yang enam kali tampil di Euro akan memberinya catatan baru hingga turnamen ini selesai?</p>
<p>Pada satu sisi, Ronaldo memberi banyak referensi legendaris tentang manusia dan kiprahnya. Bagaimana dia berlatih keras untuk bisa mempertahankan level. Dan, pada sisi ini kita patut menaruh respek kepada dia sebagai teladan bagi mereka yang memilih menekuni profesi tertentu.</p>
<p>Pada sisi lain, CR7 dihadapkan pada kenyataan tetap sebagai seorang anak manusia dengan segala keterbatasannya. Sama halnya dengan yang dihadapi Lionel Messi&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/06/ronaldo-messi-dan-realitas-batas-pembuktian-manusia">Ronaldo, Messi, dan Realitas Batas Pembuktian Manusia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pergerakan Konstelasi dan Tradisi Sepak Bola Eropa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/29/pergerakan-konstelasi-dan-tradisi-sepak-bola-eropa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2024 10:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[italia]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Multikultur]]></category>
		<category><![CDATA[Portugal]]></category>
		<category><![CDATA[prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[Staying Power]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=422497</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // pada peta tradisi/ pada peta konstelasi/ sepak bola bergerak dinamis/ menembus lorong-lorong kesempatan/ kita menangkap lolong sang jagoan/ pun kita simak gelora sang penantang// (Sajak “Peta Euro 2024”, Juni 2024) CUKUP kuatkah Inggris, tuan rumah Jerman, Prancis, dan Italia menjadi gantungan perkiraan merajai Euro 2024? Inggris dengan kematangan kompetisi liganya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/29/pergerakan-konstelasi-dan-tradisi-sepak-bola-eropa">Pergerakan Konstelasi dan Tradisi Sepak Bola Eropa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-422499 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/logo-bola-bola-2.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/logo-bola-bola-2.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/logo-bola-bola-2-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// pada peta tradisi/ pada peta konstelasi/ sepak bola bergerak dinamis/ menembus lorong-lorong kesempatan/ kita menangkap lolong sang jagoan/ pun kita simak gelora sang penantang//</em><br />
<strong>(Sajak “Peta Euro 2024”, Juni 2024)</strong></p>
<p><strong>CUKUP</strong> kuatkah Inggris, tuan rumah Jerman, Prancis, dan Italia menjadi gantungan perkiraan merajai Euro 2024?</p>
<p>Inggris dengan kematangan kompetisi liganya, Jerman dengan basis <em>staying power</em>-nya, atau Prancis yang selalu mengetengahkan tim multikultur berteknik luar biasa.</p>
<p>Juga, pasti, Anda tak bisa mengabaikan Italia, Spanyol, Belanda, dan Portugal sebagai jagoan-jagoan dengan karakter bermain yang sarat dengan tradisi dan faktor pembeda?</p>
<p>Putaran final Piala Antarnegara Eropa tahun ini memaparkan jawaban atas usikan pertanyaan-pertanyaan semacam itu.</p>
<p>Jawabannya bisa membuat dahi berkerut. Konstelasi bergerak, walaupun diyakini belum berubah. Peta perlahan-lahan bergeser, dan kita mesti menskemakan ulang kekuatan Eropa lewat pergelaran Euro 2024, kali ini.</p>
<p>Hasil-hasil pertandingan, dan laju sejumlah tim dari grup penyisihan menyisakan pertanyaan serupa kajian: seperti apakah kemajuan-kemajuan yang dicapai Albania, Georgia, Slovenia, juga mengapa terjadi kemelempeman sejumlah kekuatan tradisi yang selama ini memberi warna di panggung Eropa, bahkan dunia?</p>
<p>Ketika harus berhadapan dengan Georgia di babak gugur 16 besar, Luis de la Fuente, pelatih Spanyol menyalakan tanda bahaya. La Furia Roja &#8212; juara 2008 dan 2012 &#8212; menyatakan respeknya menghadapi Khvicha Kvaratskhelia dkk.</p>
<p>“Kami sangat menghormati mereka. Mereka adalah tim yang menjalani turnamen ini dengan hebat, mengalahkan Portugal. Dan, berdasarkan pengalaman, kami melihat kinerja mereka meningkat dan mengalami kemajuan. Kami harus memberikan versi terbaik kami agar bisa lolos,” tutur de la Fuente, seperti dilansir <em>cnnindonesia.com</em> dari <em>Football Espana</em>.</p>
<p>Kata de la Fuenta, “Kami melihat mereka telah mengubah sistem, tetapi bukan ide yang mereka miliki, dengan pemain-pemain yang keluar dengan sangat cepat saat melakukan transisi. Kami harus sangat berhati-hati”.</p>
<p>Pelatih 63 tahun itu menyebut, motivasi dan konfidensi mereka makin kuat setelah mengalahkan Portugal 2-0 di babak grup. Tim racikan legenda Prancis Willy Sagnol itu makin berbahaya.</p>
<p>Di babak 16 besar, juara bertahan Italia ditantang Swiss, Jerman vs Denmark, Inggris vs Slovakia, Spanyol vs Georgia, Prancis vs Belgia, Portugal vs Slovenia, Belanda vs Rumania, dan Austria vs Turki.</p>
<p><strong>Sekadar Kejutankah?</strong><br />
Dinamika pergeseran kekuatan adalah sisi lain yang ditunggu-tunggu oleh para pemuja kejutan. Itu adalah romantisme hasil dalam sebuah kompetisi. Sebaliknya, <em>status quo</em> tetap menginginkan peta dan konstelasi tak berubah, memuja kekuatan lama dengan segala warnanya. Yang berbicara hanya tradisi dan tradisi&#8230;</p>
<p>Dalam catatan, “kejutan” berupa kemenangan “hanya” 1-0 Inggris atas Serbia, misalnya, lalu imbang 1-1 dengan Denmark, dan 0-0 versus Slovenia, dari sisi mediatika adalah hasil yang mencengangkan. Juga Belanda yang kalah 2-3 dari Austria, lalu dipuncaki dengan Portugal yang dilibas 0-2 oleh Georgia.</p>
<p>Pada satu sisi, hasil-hasil itu bisa dimaknai sebagai “kejutan” karena keterusikan tim-tim <em>status quo</em>; namun pada sisi lain menggambarkan bahwa tak ada satu pun kekuatan yang bisa mengklaim kemenangan atas tim-tim yang dipandang ada di bawah level mereka.</p>
<p>“Kejutan-kejutan” itu juga membuka mata dunia bahwa Georgia, Albania, Slovenia, Austria, juga Swiss tak bisa lagi dipandang hanya sebagai penggembira di kancah Eropa. Bagaimanapun, ini adalah pesan tersirat bahwa negara-negara itu mulai melepaskan diri dari inferioritas.</p>
<p><strong>Kecewa pada Inggris</strong><br />
Pada sisi lain, kekecewaan terutama teralamat kepada Inggris yang menjadi favorit kandidat juara. Juga pada beberapa segi, Italia dan tuan rumah Jerman. Empat tahun silam Italia juara. Jerman juga sedang membangun kekuatan Die Manschaaft setelah melemem di sejumlah turnamen mayor.</p>
<p>Dengan deretan pemain top yang bermain di liga-liga terpenting, The Three Lions menjanjikan untuk menampilkan impresivitas yang berbeda dari tim-tim lainnya. Apakah Hary Kane dkk kembali ke “kebiasaan”, bahwa mereka justru akan bermain buruk justru ketika diunggulkan, seperti di turnamen-turnamen sebelumnya?</p>
<p>Pelatih Gareth Southgate disorot keras para legenda Inggris karena mencoret Marcus Rashford dan Jack Grealish. Performa defensif dalam tiga laga di Euro 2024 akhirnya mengecewakan banyak orang. Para pemain dengan karakter ofensif macam Jude Bellingham, Declan Rice, Phil Foden, Bukayo Saka, dan Kobbie Mainoo tidak bermain dalam bentuk terbaik seperti di klub, dan malah seperti “hilang”.</p>
<p>Performa minimalis juga dirasakan dari pertunjukan Italia dan Jerman.</p>
<p>Dari sisi sejarah dan tradisi, kurang apa Italia? Namun, haruslah diakui, di bawah <em>allenatore</em> Luciano Spaletti <em>Squadra Azzurra</em> sedang kekurangan talenta. Yang menonjol dan makin matang hanya kiper Gianluigi Donnarumma. Hampir di semua posisi, tidak ada yang bisa diandalkan dengan kapasitas sebagai sosok pembeda.</p>
<p>Jerman juga mengalami hal serupa, meskipun Julian Nagelsmann sebenarnya memiliki pilar Ilkay Gundogan, Jamal Musiala, Florian Wirts, dan Kai Havertz. Juga senior seperti Toni Kroos, Antonio Rudiger, Manuel Neuer, dan Tomas Mueller.</p>
<p>Akan kita lihat, apakah performa tim-tim unggulan di babak gugur akan berubah. Masih ditunggu apakah Spanyol, Italia, Inggris, Jerman, Portugal dan Prancis akan larut dalam konfidensi tim-tim medioker yang sudah terbukti memberi kesulitan di fase grup.</p>
<p>Apakah Euro 2024 akan dikuasai oleh kekuatan tradisi, atau akan ada kejutan yang berlanjut?</p>
<p>Saya masih melihat, dinamika yang berlangsung di fase grup baru merupakan pergerakan, bukan pergeseran. Baru kejutan-kejutan instan, dan belum menggambarkan perubahan peta.</p>
<p>Rasa kepenasaran seperti ini justru akan menjadikan sepak bola makin menarik dalam kekukuhan ekspresi imajinasinya&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/29/pergerakan-konstelasi-dan-tradisi-sepak-bola-eropa">Pergerakan Konstelasi dan Tradisi Sepak Bola Eropa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catatan Manis Prancis atas Belanda Jadi Modal Utama</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/21/catatan-manis-prancis-atas-belanda-jadi-modal-utama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 08:02:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Austria]]></category>
		<category><![CDATA[big match]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Leipzig Stadium]]></category>
		<category><![CDATA[Matchday 2]]></category>
		<category><![CDATA[Polandia]]></category>
		<category><![CDATA[prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Red Bull Arena]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Belanda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=421097</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Laga big match tersaji di matchday 2 Grup D Euro 2024, Sabtu (22/6/2024) dini hari WIB. Timnas Belanda dan Prancis akan berjumpa di Red Bull Arena (Leipzig Stadium). Belanda dan Prancis mengawali langkah di turnamen ini dengan kemenangan. Belanda menang 2-1 atas Polandia, sedangkan Prancis menjinakkan Austria dengan skor 1-0. Melawan Polandia, Belanda [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/21/catatan-manis-prancis-atas-belanda-jadi-modal-utama">Catatan Manis Prancis atas Belanda Jadi Modal Utama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Laga <em>big match</em> tersaji di matchday 2 Grup D Euro 2024, Sabtu (22/6/2024) dini hari WIB. Timnas Belanda dan Prancis akan berjumpa di Red Bull Arena (Leipzig Stadium).</p>
<p>Belanda dan Prancis mengawali langkah di turnamen ini dengan kemenangan. Belanda menang 2-1 atas Polandia, sedangkan Prancis menjinakkan Austria dengan skor 1-0.</p>
<p>Melawan Polandia, Belanda sempat tersentak oleh gol Adam Buksa menit 16. Akan tetapi, Belanda mampu membalikkan skor lewat gol-gol dari Cody Gakpo menit 29 dan pemain pengganti Wout Weghorst (83).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/21/konser-musik-seledang-biru-menghipnotis-ribuan-penonton">Konser Musik Selendang Biru Menghipnotis Ribuan Penonton</a></strong></p>
<p>Sementara itu, diwarnai cedera patah hidung yang dialami striker dan kapten, Kylian Mbappe, Prancis harus bersusah payah untuk menang atas Austria. Prancis menang berkat gol bunuh diri Max Wober menit 38.</p>
<p>Prancis tampil kurang meyakinkan, terutama dalam hal penyelesaian akhir. Dua shots on target dari Marcus Thuram, dan satu shot on target Mbappe, tak mampu menjebol gawang Austria.</p>
<p>Keberuntungan Prancis muncul dari adanya gol bunuh diri pemain lawan. Selain itu, Prancis juga pantas berterima kasih kepada kiper Mike Maignan, yang sukses menetralisir dua ancaman dari bomber Austria, Christoph Baumgartner dan satu peluang dari Patrick Wimmer.</p>
<p>Di Kualifikasi Euro 2024 lalu, Prancis dua kali menaklukkan Belanda, yakni dengan skor 4-0 (kandang) dan 2-1 (tandang). Empat dari enam gol Prancis dalam dua pertemuan dengan Belanda itu, diborong penyerang andalannya, Kyllian Mbappe.</p>
<p><strong>Perkiraan Pemain:</strong><br />
<strong>Belanda (4-2-3-1)</strong>: Verbruggen, Dumfries, De Vrij, Van Dijk, Ake, Schouten, Veerman, Simons, Reijnders, Gakpo, Depay.<br />
<strong>Pelatih</strong>: Ronald Koeman.</p>
<p><strong>Prancis (4-2-3-1)</strong>: Maignan, Kounde, Saliba, Upamecano, Hernandez, Kante, Rabiot, Dembele, Griezmann, Thuram, Giroud.<br />
<strong>Pelatih</strong>: Didier Deschamps</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/21/catatan-manis-prancis-atas-belanda-jadi-modal-utama">Catatan Manis Prancis atas Belanda Jadi Modal Utama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasti Seru, Konsistensi Jerman Bertemu Disiplin Hungaria</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/19/pasti-seru-konsistensi-jerman-bertemu-disiplin-hungaria</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jun 2024 08:57:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Emre Can]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Florian Wirtz]]></category>
		<category><![CDATA[Hungaria]]></category>
		<category><![CDATA[Jamal Musiala]]></category>
		<category><![CDATA[Kai Havertz]]></category>
		<category><![CDATA[Matchday]]></category>
		<category><![CDATA[MHP Arena]]></category>
		<category><![CDATA[Niclas Fullkrug]]></category>
		<category><![CDATA[Skotlandia]]></category>
		<category><![CDATA[Stuttgart Arena]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Swiss]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Toni Kroos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=420636</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Matchday 2 Grup A Euro 2024 kembali bergulir. Kali ini Timnas Jerman dan Hungaria akan berjumpa di MHP Arena (Stuttgart Arena), yang akan kick-off Rabu (19/6/2024), pukul 23.00 WIB. Dua tim ini harus melalui laga pertama mereka dengan hasil yang berbeda. Jerman yang di turnamen kali ini bertindak sebagai tuan rumah, mengalahkan Skotlandia. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/19/pasti-seru-konsistensi-jerman-bertemu-disiplin-hungaria">Pasti Seru, Konsistensi Jerman Bertemu Disiplin Hungaria</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Matchday 2 Grup A Euro 2024 kembali bergulir. Kali ini Timnas Jerman dan Hungaria akan berjumpa di MHP Arena (Stuttgart Arena), yang akan kick-off Rabu (19/6/2024), pukul 23.00 WIB.</p>
<p>Dua tim ini harus melalui laga pertama mereka dengan hasil yang berbeda. Jerman yang di turnamen kali ini bertindak sebagai tuan rumah, mengalahkan Skotlandia. Sebaliknya, Hungaria kalah dari Swiss dengan skor 1-3.</p>
<p>Dimotori Toni Kroos, yang mengendalikan permainan dari lini tengah, Jerman mengawali langkah dengan kemenangan telak 5-1 atas Skotlandia. Lima gol Jerman dicetak Florian Wirtz, Jamal Musiala, Kai Havertz (penalti), Niclas Fullkrug, dan Emre Can.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/19/tak-goyah-pkb-kota-semarang-ngotot-gus-yusuf-tetap-calon-gubernur-jateng">Tak Goyah, PKB Kota Semarang Ngotot Gus Yusuf tetap Calon Gubernur Jateng</a></strong></p>
<p>Sedangkan Hungaria tampil buruk saat melawan Swiss. Kebobolan dua gol sebelum jeda, Hungaria sempat menipiskan skor melalui gol Barnabas Varga menit 66. Namun Hungaria kembali kebobolan gol ketiga di masa injury time.</p>
<p>Di laga kali ini, Jerman bisa saja mengulangi catatan bagus itu di laga kedua. Hungaria sendiri harus bermain jauh lebih baik, jika ingin membuka peluang lolos ke babak kedua Piala Eropa kali ini. Pertandingan lain di grup ini, akan mempertemukan Swiss kontra Skotlandia.</p>
<p>Sementara itu, pada Matchday 1 Grup F yang digelar Selasa (18/6/2024), Portugal menang atas Republik Ceko dengan skor 2-1. Bermain di Leipzig Stadium, tim asuhan Roberto Martinez itu tertinggal terlebih dulu lewat Lukas Provod menit 62.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/19/iduladha-1445-h-kejati-jateng-serahkan-47-ekor-sapi-dan-seekor-kambing-kepada-panitia-kurban">Iduladha 1445 H, Kejati Jateng Serahkan 47 Ekor Sapi dan Seekor Kambing kepada Panitia Kurban</a></strong></p>
<p>Portugal berhasil menyamakan kedudukan, lewat gol bunuh diri Robin Hranac, sebelum Francisco Conceicao menjadi penentu kemenangan lewat golnya menit 90+2. Dengan hasil ini, Cristiano Ronaldo dkk ada di posisi kedua di bawah Turki, yang di laga sebelumya menang atas Georgia dengan skor 3-1.</p>
<p>Pemain Portugal, Bruno Fernandes menjadi salah satu pemain yang paling menonjol di laga ini. Pemain yang sering ditempatkan di posisi gelandang serang itu, kali ini menempati posisi gelandang bertahan.</p>
<p>&#8221;Kami membuat banyak kesalahan di babak pertama, terutama saya. Saya menyadari hal ini. Para gelandang mengambil lebih banyak risiko,&#8221; kata Kapten Manchester United berusia 29 tahun ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/19/penyelesaian-konflik-kebebasan-beragama-harus-telaten-dan-sabar">Penyelesaian Konflik Kebebasan Beragama Harus Telaten dan Sabar</a></strong></p>
<p>Fernandes di laga itu memang tampil gemilang, dengan menciptakan dua peluang, melepaskan dua tendangan, menyelesaikan 88 persen operan, melepaskan delapan umpan silang (terbanyak dibandingkan pemain lainnya), dan memenangkan 100 persen tekel.</p>
<p>Dengan hasil ini, Ronaldo dkk punya nilai absolut tiga. Nilai yang sama dimiliki Turki yang sementara ada di puncak klasemen Grup F, unggul selisih gol.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/19/pasti-seru-konsistensi-jerman-bertemu-disiplin-hungaria">Pasti Seru, Konsistensi Jerman Bertemu Disiplin Hungaria</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Euro 2024 Panggung Terakhir Ronaldo?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/18/euro-2024-panggung-terakhir-ronaldo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 09:04:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Al Nassr]]></category>
		<category><![CDATA[Cristiano Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Portugal]]></category>
		<category><![CDATA[RB Leipzig]]></category>
		<category><![CDATA[Red Bull Arena]]></category>
		<category><![CDATA[Republik Ceko]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=420549</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Cristiano Ronaldo bakal menjadi sorotan utama pada laga Euro 2024, yang mempertemukan Portugal lawan Republik Ceko, Rabu (19/6/2024) dini hari WIB nanti. Pemain Al Nassr itu, berpotensi memecahkan sederet rekor di pertandingan ini. Portugal akan meladeni tantangan Ceko dalam laga matchday 1 Grup F Piala Eropa 2024. Rencananya, duel ini akan dihelat di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/18/euro-2024-panggung-terakhir-ronaldo">Euro 2024 Panggung Terakhir Ronaldo?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Cristiano Ronaldo bakal menjadi sorotan utama pada laga Euro 2024, yang mempertemukan Portugal lawan Republik Ceko, Rabu (19/6/2024) dini hari WIB nanti. Pemain Al Nassr itu, berpotensi memecahkan sederet rekor di pertandingan ini.</p>
<p>Portugal akan meladeni tantangan Ceko dalam laga matchday 1 Grup F Piala Eropa 2024. Rencananya, duel ini akan dihelat di markas RB Leipzig, Red Bull Arena, mulai pukul 02.00 WIB dini hari.</p>
<p>Portugal menjadi favorit untuk memenangi pertandingan ini, bahkan lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup F. Materi pemain yang dipenuhi bintang, menjadi alasan utamanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/18/hari-raya-iduladha-1445-h-lapas-semarang-sembelih-hewan-kurban-5-sapi-dan-16-kambing">Hari Raya Iduladha 1445 H, Lapas Semarang Sembelih Hewan Kurban 5 Sapi dan 16 Kambing</a></strong></p>
<p>Meski demikian, Portugal tetap wajib mewaspadai potensi kejutan yang bisa dihadirkan Ceko. Apalagi Ceko memiliki reputasi menjadi tim kuda hitam menakutkan di setiap edisi Euro.</p>
<p>Ronaldo kini sudah berusia 39 tahun. Besar kemungkinan, Euro 2024 kali ini menjadi panggung Euro terakhir bagi Ronaldo, mengingat di edisi 2028 mendatang dia sudah berusia 43 tahun.</p>
<p>Pada sebuah kesempatan, Ronaldo pernah memberi isyarat dirinya akan gantung sepatu alias pensiun dari sepak bola profesional, usai gelaran Piala Dunia 2026 mendatang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/18/tiga-tips-aman-mengonsumsi-sate-kambing-saat-perayaan-idul-adha">Tiga Tips Aman Mengonsumsi Sate Kambing Saat Perayaan Idul Adha</a></strong></p>
<p>Karena itulah, Ronaldo bakal tampil mati-matian di Jerman kali ini, untuk membawa negaranya menjadi juara kali kedua. Performa Ronaldo nanti pun sangat menarik untuk dinantikan.</p>
<p>Bagi Ronaldo, usia bukanlah sebuah masalah. Di umurnya yang sudah 39 tahun, CR7 membuktikan, dirinya masih bisa mendulang banyak prestasi gemilang.</p>
<p>Karena itu, wajar jika Ronaldo masih mampu menunjukkan level permainan luar biasa di usianya yang kini sudah 39 tahun. Catatan golnya yang fantastis adalah bukti nyata kerja keras CR7.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/18/polres-sembelih-hewan-qurban-sapi-dan-kambing-daging-dibagikan-ke-warga-blora">Polres Sembelih Hewan Qurban Sapi dan Kambing, Daging Dibagikan ke Warga Blora</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Timnas Slovakia meraih kemenangan penting atas Belgia, pada matchday pertama Grup E Euro 2024. Slovakia menang bukan hanya lewat semangat dan skill, akan tetapi kebahagiaan ketika berada di atas lapangan.</p>
<p>Laga Slovakia lawan Belgia dimainkan di Stadion Frankfurt Arena, Senin (17/6/2024). Di atas kertas, Belgia sebenarnya diunggulkan untuk menang. Belgia punya materi pemain yang cukup bagus.</p>
<p>Namun yang terjadi di atas lapangan, justru berbeda dengan prediksi. Slovakia menang dengan skor 1-0, lewat gol yang dicetak Ivan Schranz menit ketujuh.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/18/pompanisasi-untuk-menyelamatkan-tanaman-padi">Pompanisasi untuk Menyelamatkan Tanaman Padi</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami memberikan segalanya. Kami tidak memenangkannya dengan menjadi lebih baik, tetapi dengan menjadi lebih bahagia,&#8221; ucap pemain belakang Slovakia, David Hancko, seperti dikutip dari BBC Sports.</p>
<p>Slovakia sebenarnya lebih sering berada di bawah tekanan Belgia. Mereka hanya punya 39 persen penguasaan bola. Lalu, ada 16 shots yang diarahkan ke gawang Martin Dubravka.</p>
<p>Di partai lainnya, Rumania menang telak atas Ukraina dengan skor 3-0. Sedangkan Prancis unggul tipis 1-0 atas Austria.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/18/euro-2024-panggung-terakhir-ronaldo">Euro 2024 Panggung Terakhir Ronaldo?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jamal Musiala Pemain Terbaik di Laga Perdana Euro 2024</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/15/jamal-musiala-pemain-terbaik-di-laga-perdana-euro-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2024 03:03:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Albart]]></category>
		<category><![CDATA[Allianz Arena]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Franz Beckenbauer]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Julian Nagelsmann]]></category>
		<category><![CDATA[Muenchen]]></category>
		<category><![CDATA[Skotlandia]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=420077</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Tampil di depan publik sendiri, pasukan Julian Nagelsmann tampil perkasa, untuk membekuk Skotlandia dengan skor telak 5-1, di matchday 1 Grup A Euro 2024, di Allianz Arena, Muenchen, Sabtu (15/6/2024) dini hari WIB. Laga pembuka Piala Eropa 2024 kali ini berlangsung seru, melebihi ekspektasi. Tuan rumah Jerman pun langsung tancap gas untuk mendulang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/15/jamal-musiala-pemain-terbaik-di-laga-perdana-euro-2024">Jamal Musiala Pemain Terbaik di Laga Perdana Euro 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Tampil di depan publik sendiri, pasukan Julian Nagelsmann tampil perkasa, untuk membekuk Skotlandia dengan skor telak 5-1, di matchday 1 Grup A Euro 2024, di Allianz Arena, Muenchen, Sabtu (15/6/2024) dini hari WIB.</p>
<p>Laga pembuka Piala Eropa 2024 kali ini berlangsung seru, melebihi ekspektasi. Tuan rumah Jerman pun langsung tancap gas untuk mendulang gol ke gawang lawan. Seperti dikutip dari laman<em> bola.net</em>, laga pertama Euro 2024 ini mampu menyedot penonton untuk datang menyaksikan, hingga stadion pun full suporter kedua tim</p>
<p>Dalam laga itu, lima gol Jerman dicetak lima pemain berbeda, Florian Wirtz menit 10, Jamal Musiala (19), Kai Havertz (45+1), Niclas Fullkrug (68), dan Emre Can (90+3). Skotlandia hanya membalas lewat gol bunuh diri Antonio Rudiger menit 87.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/15/pemkot-magelang-beri-hibah-untuk-fkub-dan-kampung-religi">Pemkot Magelang Beri Hibah Untuk FKUB dan Kampung Religi</a></strong></p>
<p>Kemenangan telak 5-1 ini, menjadi langkah awal yang sangat baik untuk Jerman di Euro 2024. Pasukan Julian Nagelsmann memimpin klasemen sementara Grup A dengan 3 poin. Dua tim lain yang ada di grup ini, Hungaria dan Swiss, baru akan memainkan laganya malam ini.</p>
<p>Sementara itu, dalam opening ceremony Piala Eropa kali ini dilakukan di Allianz Arena, atau sekitar 30 menit sebelum kick-off laga perdana Jerman vs Skotlandia.</p>
<p>Seperti turnamen-turnamen lainnya, opening ceremony ini juga tidak berlangsung terlalu panjang. Ada sejumlah atraksi di lapangan, diikuti dengna pemutaran video.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/06/14/mills-store-resmi-support-atlet-wushu-berprestasi-koni-kota-semarang">Mills Store Resmi Support Atlet Wushu Berprestasi KONI Kota Semarang</a></strong></p>
<figure id="attachment_420082" aria-describedby="caption-attachment-420082" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-420082 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/ap24164249353202_8a97500.jpg" alt="" width="681" height="438" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/ap24164249353202_8a97500.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/ap24164249353202_8a97500-400x257.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/ap24164249353202_8a97500-150x96.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/ap24164249353202_8a97500-300x194.jpg 300w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-420082" class="wp-caption-text">Albart. Foto: apphoto</figcaption></figure>
<p>Salah satu yang mencolok di momen ini adalah, ketika UEFA memberikan penghormatan kepada legenda sepak bola Jerman, Franz Beckenbauer. Saat itu, layar di stadion menunjukkan video Beckenbauer, fans yang hadir di stadion pun ikut memberikan penghormatan.</p>
<p>Selain pertunjukan dan atraksi di lapangan, satu hal lain yang cukup menarik di opening ceremony kali ini adalah, pengenalan lebih dekat terhadap maskot Euro 2024, yaitu boneka teddy bear yang diberi nama Albart.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/15/jamal-musiala-pemain-terbaik-di-laga-perdana-euro-2024">Jamal Musiala Pemain Terbaik di Laga Perdana Euro 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masa Depan Barcelona, Era Lamine Yamal&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/09/09/masa-depan-barcelona-era-lamine-yamal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 10:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Akademi La Masia]]></category>
		<category><![CDATA[Ansu Fati]]></category>
		<category><![CDATA[Cavi]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[La Furia Roja]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Seung-woo]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Luis de la Fuente]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Takefusa Kubo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=366120</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // cahaya bisa muncul dari mana saja/ kaukah terang itu, anak muda?/ benderang yang lahir dari lorong sejarah/ bisa saja tak ternyana&#8230;// (Sajak “Lamine Yamal”, 2023) SIMAKLAH pernyataan Luis de la Fuente ini, “Kami menemuinya di Spanyol. Dia pentolan tim junior dan pesepak bola dengan kekuatan luar biasa, seolah-olah disentuh oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/09/masa-depan-barcelona-era-lamine-yamal">Masa Depan Barcelona, Era Lamine Yamal&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-366124 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/BOLA-BOLA-LOGO.jpg" alt="" width="681" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// cahaya bisa muncul dari mana saja/ kaukah terang itu, anak muda?/ benderang yang lahir dari lorong sejarah/ bisa saja tak ternyana&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Lamine Yamal”, 2023)</strong></p>
<p><strong>SIMAKLAH</strong> pernyataan Luis de la Fuente ini, “Kami menemuinya di Spanyol. Dia pentolan tim junior dan pesepak bola dengan kekuatan luar biasa, seolah-olah disentuh oleh tongkat sihir Tuhan. Dia berbeda&#8230;” (<em>goal.com</em>, 1 September 2023).</p>
<p>Statemen pelatih tim nasional Spanyol itu bisa jadi terlampau hiperbolik: “tongkat sihir Tuhan”, namun saya menangkapnya lebih sebagai ungkapan kegembiraan ketika De la Fuente menemukan “perbedaan” yang dia butuhkan untuk menyusun keping-keping puzzle sebagai kekuatan dahsyat La Furia Roja.</p>
<p>Bila tidak ada aral, pertandingan Spanyol vs Georgia dalam kualifikasi Euro 2024, 8 September akan menorehkan rekor. Lamine Yamal akan menjadi pemain termuda (16 tahun 1 bulan 26 hari) yang memperkuat tim juara Eropa 2018, 2012 dan juara dunia 2010 itu. Pemain Barcelona itu bakal memecahkan rekor Gavi (17 tahun 62 hari). Yamal disiapkan untuk laga melawan Georgia dan Siprus.</p>
<p>Kegembiraan dan harapan pun terasa membuncah di Barcelona dan timnas Spanyol. Ya, terlampau panjang rasanya hari-hari penantian Barcelonistas untuk menemukan sosok penerus Lionel Messi, pemain terbaik sepanjang sejarah klub Catalan ini.</p>
<p>Pertanyaan bernada kerinduan atau motivasi selalu diapungkan: siapa sang penerus yang menjanjikan?</p>
<p>Ansu Fati-kah, Pedri, atau Gavi? Bukan. Bukan pula anak muda yang pada awal 2000-an sempat dielus-elus, Bojan Krkic. Atau satu lagi nama yang sempat dipuja-puji sebagai “Messi Korea” Lee Seung-woo, dan “Messi Jepang” Takefusa Kubo.</p>
<p>Segemerlap itu sejumlah talenta memancar terang dari Akademi La Masia, namun ketika berkembang dewasa, tak satu pun yang mendekati level La Pulga.</p>
<p>Nah, bagaimana dengan kemengkilapan cahaya bocah yang satu ini?</p>
<p>Lamine Yamal. Dia menoreh sejarah. Dalam usia 15 tahun 290 hari, ketika menggantikan Gavi pada menit ke-83 dalam laga melawan Real Betis di La Liga musim lalu, fans Barca segera tahu mereka bakal memiliki seorang pahlawan baru.</p>
<p>Sang arsitek, Xavi Hermandez paham betul bagaimana menyampaikan kabar bahagia kepada para pecinta Barca. Pada awal musim ini, Yamal sudah ditampilkan sebagai pemain inti. Dua kali pula pemain keturunan Maroko-Guinea yang lahir di Mataro, kota di pinggiran Barcelona itu menjanjikan pengaruh kuat bagi permainan La Blaugrana. Yamal bisa memilih timnas Spanyol untuk melabuhkan kemampuannya.</p>
<p>Dia tampil memikat dalam turnamen Joan Gampar Trophy melawan Tottenham Hotspur, yang dimenangi Barcelona 4-3. Yamal malah menjadi Man of the Match ketika menundukkan Real Villareal 4-3 dalam pertandingan reguler La Liga di Stadion De La Ceramica.</p>
<p>Yang istimewa, lantaran impresivitasnya, Yamal mendapat <em>standing ovation</em> dari suporter Villareal. Ketika digantikan oleh Ansu Fati menit ke-76, gemuruh sorak sorai fans lawan menandai kehadiran bintang baru La Liga.</p>
<p>Dia segera menguapkan keresahan fans Camp Nou yang ditinggal hengkang oleh Ousman Dembele ke Paris St Germain. Dalam usia 16, Yamal tak canggung berada di tengah nama-nama besar Robert Lewandowski, Ilkay Guendogan, Frankie de Jong, dan Ferran Torres, juga para bintang muda seperti Gavi dan Pedri.</p>
<p><strong>“Mainan” Baru</strong><br />
Xavi kini punya “mainan” baru yang diproyeksikan banyak membantunya mengejar kejayaan di La Liga dan Eropa.</p>
<p>Dari era Messi, Andres Iniesta, dan dirinya sendiri, sejauh ini Barcelona belum memiliki figur eksepsional yang betul-betul bisa diandalkan sebagai “pembeda”.</p>
<p>Ansu Fati, dengan bakat besarnya, tidak beranjak ke level top sejak pemunculan menjanjikan pada empat tahun silam. Dia rentan cedera, bahkan musim lalu diterpa miniskus, selain punya sederet kisah hamstring.</p>
<p>Musim ini, pemain dengan dribel lekat itu akan memulai masa peminjaman selama satu periode di Brighton &amp; Hove Albion. Klub yang kini sangat diperhitungkan di Liga Primer itu diarsiteki pelatih yang ahli memaksimalkan skema sayap, Roberto De Zerbi.</p>
<p>Sementara itu, Gavi dan Pedri, seberbakat apa pun, belum juga sepenuhnya menyinari skema permainan Xavi dengan “ceruk kemampuan” yang menjadi pembeda bagi Barca.</p>
<p>Yamal adalah pemain serbabisa yang sama baiknya ketika diskemakan sebagai penyerang, sayap, atau gelandang. Berkaki kiri kuat seperti Messi, dribelnya meliuk-liuk menusuk pertahanan lawan. Operan-operan yang fasih dari operasi sayap memanjakan teman-teman seniornya. Kemampuan mencetak gol juga telah dia buktikan ketika memperkuat tim muda Barca.</p>
<p>Bukan pekerjaan mudah bagi Xavi untuk mengembalikan Barca ke masa-masa sebagai klub yang selain berlangganan trofi, juga mengusung ideologi permainan elok.</p>
<p>Dengan realitas stok pemain yang dimiliki, rasanya perjalanan “back to tiki-taka era” masih membutuhkan waktu, keyakinan, ketelatenan, termasuk pematangan bintang-bintang muda. Tentu termasuk aset masa depan mereka: Lamine Yamal, yang bahkan pelatih timnas Spanyol pun menilainya sebagai pemain dengan sentuhan magis luar biasa&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/09/masa-depan-barcelona-era-lamine-yamal">Masa Depan Barcelona, Era Lamine Yamal&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>