blank
Lima mahasiswa Unimma yang melakukan pendampingan kelompok usaha, berfoto di depan Balaidesa Kalirejo, Salaman, Magelang, hari ini. Foto: eko

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) merupakan pelengkap izin usaha untuk pelaku usaha produk pangan.

Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian SPP-IRT menyebutkan bahwa SPP-IRT adalah jaminan tertulis yang diberikan oleh Bupati/Walikota terhadap produksi pangan industri rumah tangga di wilayah kerjanya yang telah memenuhi persyaratan.

Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) melakukan pendampingan yang berkaitan dengan SPP-IRT tersebut. Berlangsung sejak 14 Desember 2023 hingga 14 Januari 2024. Mahasiswanya melaksanakan pengabdian pada masyarakat terpadu (PPMT) periode VIII di Dusun Karangwetan, Desa Kalirejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Dalam pelaksanaan PPMT itu, kelompok yang diketuai oleh Dr Barkah Susanto SE MSc Ak melihat fenomena yang terjadi pada salah satu UMKM. Yakni belum adanya sertifikasi PIRT dan kegiatan pemasaran yang masih dilakukan secara tradisional dan terbatas. UMKM tersebut adalah produksi keripik pisang dan minuman bubuk herbal yang dikelola oleh Ny Wasiyatun.

Selama satu bulan, kelompok PPMT melakukan beberapa kegiatan yaitu pengajuan sertifikat izin pangan industri rumah tangga dan pelatihan digital marketing. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai fondasi yang kuat dalam membantu UMKM mengoptimalkan potensi bisnis mereka.

Dosen pembimbing Dr Barkah Susanto SE hari ini (Senin 15/1/24) menyebutkan, pada minggu pertama, kelompok yang terdiri dari Fatin Hajida, Resti Siti Maryam, Novita Kartika, Patricia Arta Dewi dan Hida Febriana mengawali kegiatan PPMT dengan sosialisasi dan pengajuan sertifikasi produksi industri rumah tangga. Pada minggu berikutnya dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan digital marketing, di antaranya pembuatan akun Instagram dan Shopee, serta pembaharuan kemasan.

“Kami melakukan pengajuan sertifikat dan pelatihan digital marketing dengan harapan meningkatkan perekonomian UMKM yang kami dampingi,” jelas salah satu anggota kelompok PPMT, Fatin Hajida, hari ini.

Melalui kegiatan itu diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk milik Ny Wasiyatun. Selain memperluas jangkauan penjualan, juga mendorong UMKM lain di Desa Kalirejo agar semakin maju.

Eko Priyono