blank
Kadiv Administrasi Kemenkumham Jateng selaku Ketua Panitia Daerah, Hajrianor bersama Kadiv Pemasyarakatan (Koordinator SKD), Kadiyono memberi pengarahan kepada peserta SKD. Foto: Ning S

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Jateng memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Kepala Divisi Administrasi Kemenkumham Jateng selaku Ketua Panitia Daerah, Hajrianor didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan (Koordinator SKD), Kadiyono menyebut, ada total 12.004 peserta lolos administrasi yang selanjutnya mengikuti SKD.

SKD yang berlangsung di Balai Diklat (Badiklat) Kumham Jateng ini akan berlangsung selama 9 hari, mulai tanggal 9 sampai 18 November 2023. “Setiap hari akan dibagi menjadi 3 sesi, dimana setiap sesi diikuti oleh 395 peserta,” kata Hajrianor kepada awak media, Kamis (9/11/2023).

blank
Para peserta SKD tengah menerima pengarahan dari panitia. Foto: Ning S

Menurutnya, seleksi ini untuk mencari bibit unggul Aparatur Sipil Negara (ASN) Kumham yang bisa diandalkan.

BACA JUGA: Kakanwil Kemenkumham Jateng Sebut Citra Organisasi Ditentukan Perilaku Pegawai

Untuk formasi, akan diambil 127 orang, yakni 12 orang perempuan dan 115 laki-laki yang kemungkinan akan ditempatkan di tiga Satker baru di Nusakambangan, dan satu Satker di Semarang (Rutan Semarang). “Ini baru kemungkinan, mengingat rata-rata pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) se Jateng SDM nya masih kurang,” ungkap Hajrianor.

Dalam SKD ini para peserta seleksi harus mengikuti tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang meliputi beberapa tes diantaranya, intelegensi umum, wawasan kebangsaan, dan tes karakteristik pribadi.

Untuk menjaga kualitas, profesionalisme, transparan dan adanya potensi benturan kepentingan dalam pelaksanaan seleksi, Kanwil Kemenkumham Jateng selaku panitia daerah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN).

BACA JUGA: Beri Pelayanan KI Terbaik Sepanjang 2023, Kanwil Kumham Jateng Dapat Penghargan

Pada kesempatan tersebut Hajrianor maupun Kadiyono memantau jalannya kegiatan dan memberikan semangat kepada seluruh panitia dan peserta.

Mereka berpesan, agar panitia bisa menjaga integritas dan kejujuran selama proses seleksi berjalan. Begitupun kepada peserta seleksi, Kadiyono juga memberikan sedikit wejangan sebagai bentuk dukungannya.

“Kepada seluruh peserta, jangan lupa memulai tes dengan berdoa, karena 100 menit mengerjakan tes akan menentukan masa depan kalian,” kata Kadiyono.

Diharapkan semua peserta seleksi bisa menunjukkan kemampuan yang maksimal. “Yakinlah pada diri sendiri, kerjakan dengan maksimal dan cermat,” tandasnya.

BACA JUGA: Beri Penguatan, Kadivpas: Petugas Pemasyarakatan Harus Mampu Pecahkan Masalah

Kadiyono juga menegaskan terkait pelaksanaan seleksi yang adil, transparan dan tak ada KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

“Tidak ada yang bisa meluluskan kecuali kemampuan diri sendiri. Jangan tergiur dengan iming-iming ada yang bisa meluluskan. Lakukan yang terbaik, berusahalah sekuat tenaga,” pungkas dia.

Ning S