blank
Prajurit TNI dari Koramil-20 bersama perangkat desa dan relawan serta masyarakat, bekerja bakti membantu warga yang rumahnya jebol diterjang tanah longsor.(Dok.Pendim 0728 Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Dinding rumah Slamet Urip di Desa Bugelan, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, jebol diterjang material tanah longsor. Panjang dinding rumah yang jebol 10 Meter (M), menyebabkan material longsoran masuk ke dalam rumah.

Kejadian tersebut, berlangsung bersamaan dengan turunnya hujan deras berkepanjangan. Dampak dari hujan deras dalam durasi lama tersebut, menyebabkan air melimpah ke mana-mana, menggerus lereng tebing dan memicu terjadinya bencana tanah longsor.

Komandan Rayon Militer (Danramil)-20 Kismantoro Kapten (Inf) Tono melalui Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Wonogiri Pelda Indra, menyatakan, untuk meringankan beban penderitaan korban, dilakukan kerja bakti massal.

Kerja bakti gotong royong dipimpin oleh Babinsa Serda Sunardiyanto, dengan melibatkan personel dari Polsek, perangkat desa, relawan siaga bencana, tokoh pemuda dan masyarakat. Mereka berupaya menyingkirkan material longsoran yang menjebol dinding dan masuk ke dalam rumah.

Menyikapi cuaca ekstrem belakangan ini, Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol (Inf) Deny Oktavianto, menginstruksikan para Babainsa aktif melakukan pemantauan. Yakni melakukan pantauan ke daerah yang berpotensi rawan bencana, utamanya bencana hidrometereologi.

Bambang Pur