blank
M. Latifun Ketua Fraksi DKBH DPRD Jepara ketika meninjau proyek jembatan Kali Wiso (Foto: Bvi)

JEPARA (SUARABARU.ID) – Karena keluhan puluhan pedagang kaki lima, khususnya pedagang angkringan yang mangkal di sepanjang jalan Ahmad Yani Jepara, Ketua Fraksi DKBH (demokrat, PKS,Berkarya, Hanura) Latifun meminta agar penyedia Jasa pelaksana pembangunan jembatan serta PPKom untuk meningkatkan semua elemen pendukung konstruksi untuk mempercepat penyelesaiannya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Latifun kepada SUARABARU.ID usai bertemu dengan sejumlah pedagang angkringan di Jln. Ahmad Yani Jepara.  “Kalau di lihat dengan  lokasi dan jumlah pekerja yang terlihat di lokasi masih sangat memungkinkan ditambah pekerjanya, sehingga target pekerjaan cepat terlampaui,” ujar Latifun yang juga anggota Komisi D..

Menurut Latifun, jika tidak dipercepat, proyek senilai Rp. 11 milliar tersebut akan menggangu UMKM sepanjang jalan utara jembatan serta lalu lintas Jn. Brigjen Katamso jadi krodit setiap jam padat.

“Ini jantung kota Jepara sehingga keseriusan dalam melaksanakan pekerjaan harus di buktikan dengan adanya tenaga kerja dilapangan secara maksimal,” paparnya.

Menurut Latifun, walaupun kontrak kerja lebih awal dari dimulainya pelaksanaan konstruksi tidak bisa dijadikan alasan akan kelambatan pelaksanaan pekerjaan yang sekarang ada Sebab kondisi existing sangat aman untuk mengejar waktu yang berjalan.

Disamping itu pembangunan jembatan Kaliwiso ini harus mengakomodir kearifan lokal Jppara dan mengaplikasikan Perda Jepara sehingga nuansa Jeparanya agar muncul pada bangunan jembatan.

Hadepe