JEPARA (SUARABARU.ID) – Setelah melaksanakan Shalat Idul Fitri, 31 Maret 2025 digelar acara Kenduri Dudah Sumpet Among Riyoyo yang dipimpin oleh Kyai Nuril. Acara ini diikuti oleh jamaah Shalat Idul Fitri yang hadir. Ini sekaligus sebagai penutupan rangkaian Festival Kenduri Among Riyoyo yang digelar masyarakat Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Jepara.
Puncak Festival Kenduri Among Riyoyo dimulai dengan rangkaian kegiatan yang penuh makna, sebagai bagian dari tradisi adat dan budaya masyarakat setempat. Festival ini diawali dengan serangkaian acara yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, pejabat daerah, serta seluruh lapisan warga masyarakat yang sangat antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang berlangsung.

Sebelumnya pada hari Minggu telah digelar Kirab Ubo Rampe Among Riyoyo yang dimulai dari Gubuk Barokah Al-Qur’an Hijaiyyah menuju Masjid Jami’ Darul Muttaqien. Sebelum kirab dimulai, acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan “Obonging Ratus Wangi” oleh Diyan Aris Susanto, dan penyulutan obor oleh Nur Hidayat, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jepara, sebagai simbol dimulainya kembali adat dan tradisi Among Riyoyo yang diharapkan dapat terus membara dan berkobar.

Obor tersebut kemudian diserahkan kepada Manggolo Kirab, yaitu Ketua Karang Taruna Cakra Muda Desa Bringin, Faisal Aji Saputra. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan doa pemberangkatan yang dipimpin oleh Kyai Hisyam Zamroni, Kepala KUA Kecamatan Batealit sekaligus Wakil Ketua PCNU Kabupaten Jepara.

Kirab Ubo Rampe kemudian dipimpin oleh Manggolo Kirab dan diikuti oleh pembawa alat musik bende, 2 lampu sentir, 2 tombak, tokoh agama dan masyarakat, pembawa ubo rampe, pembawa bendera pusaka merah putih, Karang Taruna, IPNU, IPPNU, pembawa obor, serta peserta kirab umum.

Sesampainya di Masjid Jami’ Darul Muttaqien, Ubo Rampe diterima dengan penuh hormat oleh sesepuh agama Kyai Sutoyo, Kyai Nuril, serta Sumardi Petinggi Desa Bringin. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi “Sumpet” yang dipimpin oleh Kyai Sutoyo, diikuti oleh seluruh tamu undangan, mulai dari sesepuh agama, tokoh masyarakat, anggota DPRD, pakasa Jepara, hingga Yayasan Praja Hadipuran Manunggal. Pada acara ini juga diberikan SK Adat oleh Pemerintah Desa kepada Ketua Karang Taruna sebagai simbol pengakuan atas kontribusi dan partisipasi dalam pelestarian adat dan tradisi.

Sebagai penutup festival, setelah melaksanakan Shalat Idul Fitri, acara dilanjutkan dengan Kenduri Dudah Sumpet Among Riyoyo yang dipimpin oleh Bapak Kyai Nuril. Acara ini diikuti oleh jamaah Shalat Idul Fitri yang hadir, sebagai penutupan rangkaian puncak Festival Kenduri Among Riyoyo tahun ini.

Acara Puncak Festival Kenduri Among Riyoyo ini berjalan dengan lancar, penuh khidmat, serta dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang semakin mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan di Desa Bringin. Tradisi dan budaya yang dilestarikan melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjaga warisan budaya lokal.
Hadepe – Adi Pratama