blank
Flandy Limpele

SANTANDER (SUARABARU.ID)-Pelatih ganda campuran yang mendampingi tim Indonesia di turnamen bulu tangkis Kejuaraan Dunia Junior 2022, Flandy Limpele optimistis peluang anak asuhnya untuk bisa berbicara banyak di ajang ini. Tapi ia mengatakan beban dan tekanan selalu ada.

Kejuaraan Dunia Junior 2022 akan menjadi turnamen mayor pertama Flandy setelah kembali ke Indonesia awal tahun ini dan dipercaya menjadi pelatih ganda campuran pratama pelatnas PBSI Cipayung. Harapan besar untuk meraih prestasi maksimal pun tak ayal terus bergema.

“Target pasti memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Semoga kami di ganda campuran bisa kasih hasil yang maksimal,” ujar Flandy di sela-sela memimpin latihan tim di arena pertandingan Palacio de Deportes de Santander, Santander, Spanyol hari Minggu (16/10).

“Beban dan tekanan selalu ada tapi semua dibawa enjoy saja. Saya juga terus memberikan motivasi dan berbagi pengalaman kepada anak-anak biar mereka lebih yakin dan lebih percaya diri lagi,” tambah Flandy.

Disinggung mengenai persiapan, Flandy yang mengandalkan duet Rafli Ramanda/Az-Zahra Putri Dania dan Zaidan Arrafi Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di sektir beregu itu mengatakan semua sudah ok dan siap bertanding.

“Persiapan sudah ok, tidak ada kendala apapun. Semua siap bertanding terutama secara mental,” kata Flandy.

“Semua sudah disiapkan dan dua pasangan ini kan secara kualitas mirip-mirip jadi untuk laga pertama saya akan rapat dulu. Siapa yang paling siap dialah yang akan turun,” jelasnya.

Indonesia akan memulai perjuangan di Grup A Kejuaraan Dunia Junior 2022 sektor beregu atau Piala Suhandinata 2022 pada Senin (17/10) besok melawan Latvia. Dilanjutkan kontra Swedia pada hari Selasa (18/10) dan menghadapi Malaysia di laga terakhir hari Rabu (19/10).

Sementara, Rafli Ramanda/Az-Zahra Putri Dania mengaku siap bila diturunkan. Ketegangan menghadapi Kejuaraan Dunia Junior 2022 pertama kali coba mereka singkirkan.

“Latihan hari ini sudah lumayan enak dibandingkan hari pertama kemarin. Baik dari sisi adaptasi lapangan maupun kondisi badan sendiri,” ucap Dania.

“Tegang ada karena ini Kejuaraan Dunia Junior pertama kami. Tapi harus semangat dan kami siap kalau besok dipercaya untuk main. Kami mau sumbang angka untuk Indonesia,” tegas Rafli.

Muhaimin