blank
Danramil Mertoyudan memberikan bingkisan kepada anak stunting, hari ini. Foto: eko

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Anak penderita stunting atau gagal pertumbuhan tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Termasuk dari pihak Koramil 11 Mertoyudan, Kodim 0705/Magelang.

“Intervensi yang diberikan itu bertujuan menekan jumlah anak yang mengalami gangguan tumbuh kembang,” kata Komandan Koramil 11 Mertoyudan, Kapten Arm Mashudi Pitoyo, hari ini Senin (3/10).

Dia mengatakan hal itu di sela-sela memberikan bingkisan kepada anak stunting atas nama Muhammad Haidar Ali dan Aira yang tinggal di Dusun Kedungingas, Desa Bulurejo.

Pada kesempatan itu, Kapten Arm Mashudi memberikan imbauan kepada orang tua yang anaknya stunting supaya lebih memperhatikan asupan gizi untuk anaknya. Selain asupan gizi, hal yang perlu diperhatikan adalah kebersihan, karena masalah stunting juga dapat dipicu akibat kebersihan lingkungan yang buruk.

Maka dari itu, orang tua dan seluruh anggota keluarga harus menerapkan kebersihan yang tepat. Misalnya, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyiapkan makanan.

“Stunting kalau tidak cepat diatasi bisa bahaya, karena ketika dewasa rawan terkena penyakit kronis,” ujar Kapten Pitoyo.

Untuk mengatasi anak yang susah makan, orang tua dapat memberikan variasi makanan yang sehat dan beragam. Salah satu sayuran yang direkomendasikan adalah sayur daun kelor. Selain mengandung nutrisi tinggi, daun kelor juga murah dan cenderung mudah didapat, karena merupakan tanaman asli dari Indonesia.

Eko Priyono