Suami Mbah Darmi, Mbah Karyono bersama Petinggi Tanjung Dwi Ganoto (Foto: Hadepe)

JEPARA (SUARABARU.ID) – Hingga Kamis (7/7-2022) malam, jejak mbah Darmi (69) tetap  misterius. Padahal ratusan warga Desa Tanjung dan petugas  dari BPBD dan relawan terus mencarinya sejak nenek yang memiliki  3 anak dan 6 cucu  ini dinyatakan hilang  Selasa (5/7-2022). Mbah Darmi walaupun berusia lanjut namun masih sehat dan belum pikun.

Menurut Petinggi Tanjung Dwi Ganoto, mbah Darmi yang tinggal di Dukuh Alang-alang Ombo RT 18 /RW 03, Desa Tanjung Kecamatan Pakisaji, Jepara itu sejak Selasa subuh keluar rumah. Biasanya ia pergi ke sawah atau ke hutan. Namun hingga Selasa sore ia tidak kembali ke rumah. “Biasanya Mbah Darmi pulang ke rumah siang hari,” ujar Dwi Ganoto.

Petinggi Tanjung Dwi Ganoto bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas di rumah Mbah Darmi

Mendapat laporan hilangnya Mbah Darmi, perangkat desa, warga, relawan Desa Tanjung, bersama petugas Babinsa, Bhabinkamtibmas, petugas BPBD Kabupaten Jepara melakukan pencarian di kawasan, lereng Barat Muria itu. “Namun hingga Kamis malam ini belum juga ditemukan,” ujar Dwi Ganoto.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara  Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, usaha pencarian akan terus dilanjutkan. Petugas BPBD bersama warga dan petugas terkait, akan terus berupaya hingga korban ditemukan.

Sementara suami mbah Darmi, Mbah Karyono (70). berharap istrinya dapat diketemukan dalam keadaan selamat. “Kami mohon bantuan bapak-bapak aparat untuk mencari istri saya,” ujarnya

Hadepe