Camat Jatiroto, Suparmo, dan Kapolsek Iptu Askuri (kedua dan kesatu dari kiri), mendampingi Danramil-16/Jatiroto Kapten (Inf) Eko Budi Santoso, menyerahkan bibit alpukat Kepada Kades Brenggolo, Marwoto.
WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Tanaman perkebunan jenis Alpukat (Persea americana) dan Kopi (Coffea), dikembangkan di wilayah perbukitan Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

Diharapkan, budidaya komoditas tanaman buah ini, dapat memberikan nilai tambah penghasilan petani, yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan kehidupannya.

Tahap pertama, dilakukan penanaman bibit Alpukat sebanyak 125 pohon, dan Kopi sebanyak 2.750 batang. Penyerahan bibit tanaman buah ini, dilakukan dalam acara yang digelar di rumah Kepala Dusun (Kadus) Brenggolo, Sugeng.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Jatiroto, Suparmo, Danramil-16/Jatiroto Kapten (Inf) Eko Budi Santoso, Kapolsek Jatiroto Iptu Askuri, Kepala Desa (Kades) Brenggolo, Marwoto, bersama perangkat desa.

Camat Jatiroto, Suparmo, berharap, dengan penanaman Alpukat dan Kopi, mampu memberikan azas kemanfaatan yang bernilai positif kepada semua warga. ”Demi membangun harapan bersama, sebagai titik awal memajukan Desa Brenggolo,” tandasnya.

Maju Sejahtera

Danramil Kapten (Inf) Eko Budi Santosa, mengajak warga untuk bersama-sama menunjukkan bahwa masyarakat Brenggolo bersatu membangun komitmen bersama, untuk lebih memajukan desanya dan mensejahterakan warganya.

”Melalui kreatifitas dan inovasi para perangkat desa bersama warga masyarakat, diharapkan pengembangan potensi perkebunan ini, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris desa (Sekdes), Sriyanti, mengatakan, kopi yang ditanam adalah jenis Kopi Robusta. Penanamannya berada di lahan tanah kas desa Dusun Brenggolo dan diharapkan jadi kebun model perocontohan.

Budidaya tanaman perkebunan ini, dibeayai dengan dana desa. Harapannya, ke depan Brenggolo dapat menjadi sentara kawasan pengembangan kopi sebagai komoditas produk unggulan.

Sedangkan penanaman pohon Alpukat, dilakukan atas Kerjasama Sama Antar-Desa dengan UPK Dusun Semo. Pemilihan budidaya Alpukat, karena buah ini memiliki nilai ekonomis tinggi.

Bambang Pur