Christian Horner/dok

(SUARABARU.ID) – Pada Formula 1 (F1) Grand Prix (GP) Rusia di Sirkuit Sochi, Minggu (26/9/2021), Max Verstappen akan menjalani penalti mundur tiga posisi start.

Verstappen kena penalti itu setelah mobilnya menabrak mobil Lewis Hamilton pada GP Italia.

Max bisa terkena penalti tambahan kalau mengganti mesin pada GP Rusia nanti.

Bos Tim Red Bull, Christian Horner, menyatakan risiko itu tak bisa dihindari.

Red Bull memang perlu memasang power unit Honda baru ke mobil Verstappen.

‘’Tidak dapat dihindari, kami harus mengambil penalti,’’ tutur Horner seperti dikutip dari RacingNews365.

Bagian tersulit bagi Red Bull adalah mencoba mengatur waktu penalti agar bisa dilakukan di trek di mana Max dapat melakukan pemulihan terbaik.

Menurut Horner, keputusan itu sangat tergantung pada posisi pembalapnya nanti.

‘’Kami akan membuat keputusan itu lebih cepat,’’ tandas pria berkebangsaan Inggris ini.

Dengan segala risiko itu, kans Verstappen di Sochi nanti jadi amat berat.

Peluangnya untuk menambah poin otomatis terkendala oleh penalti tersebut.

Max saat ini unggul lima poin di depan urutan kedua dan rival terdekatnya, Lewis Hamilton.

rr

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here