blank
Ajang sparring try out kedua ini, digelar di ruang terbuka yang ada di Rambing Boxing Camp. Foto: dok/ist

SEMARANG (Suarabaru.id)– Insan Tinju Kota Semarang (ITKS), kembali menggelar sparring try out bagi petinju-petinju muda, yang digelar di Rambing Boxing Camp, Semarang, Minggu (10/4/2021). Ajang ini digelar untuk kedua kalinya, sebelumnya di akhir Maret lalu juga digelar kegiatan yang sama.

Inisiator sparring try out kedua ini, Dokter Susanto menyatakan, dalam kegiatan ini pihaknya mengundang beberapa petinju dari daerah lain, seperti dari Kudus, Demak, Cilacap dan para petinju Kota Semarang.

Menurut dia, yang juga sering menjadi dokter ring pada beberapa pertandingan tinju di Jateng, kegiatan ini diikuti 10 petinju putra, dengan mempertandingkan kelas 60 kg hingga 70 kg Elite Putra.

BACA JUGA: Mulai Hari Ini Operasi Keselamatan Candi 2021 di Blora Dimulai

Salah satu tujuan digelarnya kegiatan ini, selain menggairahkan para petinju untuk latihan bersama di tengah pandemi covid-19, juga untuk menjaga kondisi fisik dan teknik para petinju muda.

Dari beberapa petinju yang diundang ke Semarang ini, imbuh Susanto, ternyata mereka sangat bergairah dan bersemangat, karena mendapat lawan tanding yang sepadan. Disamping itu, kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari petinju-petinju daerah lain.

”Gairah tanding bareng ini ternyata disambut positif dari petinju-petinju daerah lain. Selain untuk silaturahmi, juga untuk menjaga fisik para petinju,” ungkap dokter yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.

blank
Para petinju sebelum bertanding, mendapatkan pengarahan dari salah seorang pengurus ITKS. Foto: dok/ist

BACA JUGA: Smart City Powered By Bank Jateng Sebagai Tondo Tresno Bank Jateng

Sementara itu, wasit senior asal Jawa Tengah, Hunadi, minta kepada pengurus ITKS, agar memperluas peserta yang diundang untuk diajak latihan bersama.

”Saya rasa jangan hanya petinju dari sasana di Kudus, Demak dan Cilacap saja yang diundang latihan bareng, namun juga petinju dari kabupaten dan kota lain, agar juga bisa didatangkan panitia pelakksana,” ungkap Hunadi.

Dia juga berharap, ke depannya bisa dipasang ring tinju, sebagai arena pertandingan. Karena dengan adanya ring tinju, para atlet yang bertanding lebih fokus.

Pada kesempatan itu, panpel menetapkan Ego, petinju asal Rambing Boxing Camp, sebagai petinju terbaik.

Sigit PR-Riyan