Kolonel Kav Susanto, S.I.P., M.A.P, Kapendam IV/Diponegoro mengikuti Rakornis Penerangan TNI secara virtual dengan Puspen TNI di Mako Pendam IV/Diponegoro, Jl. Perintis Kemerdekaan, Watugong, Semarang. Selasa (9/3/2021). Foto : Dok. Pendam IV/Dip.

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Ganip Warsito SE, MM menegaskan, insan penerangan TNI harus menguasai media social.

“Media sosial kini menjadi medan pertempuran baru serta meningkatkan wawasan tentang ilmu pengetahuan dan teknologi bidang komunikasi sehingga insan penerangan TNI dapat bertindak tepat dan terukur dalam menghadapi perang informasi,” kata Kasum TNI saat membuka Rakornis Penerangan Puspen TNI secara virtual, Selasa (9//3/2021).

Kegiatan yang juga digelar secara virtual ini, diikuti seluruh Pejabat Penerangan jajaran TNI di tempat kerja masing-masing, begitu juga Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Kav Susanto SIP, MAP yang mengikuti kegiatan secara virtual di Mako Pendam IV/Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Semarang. 2021).

Rakornis sendiri bertujuan untuk, mengevaluasi Program Kerja dan Anggaran TA 2020 serta menyampaikan pokok-pokok kebijakan Panglima TNI bidang Penerangan TA 2021.  Diharapkan, dengan kebijakan tersebut mampu mewujudkan kesamaan visi dan misi Penerangan jajaran TNI serta tercapai sinergitas dan soliditas satuan Penerangan jajaran TNI.

Kasum TNI mengungkapkan, bahwa dari berbagai lembaga yang ada, rakyat Indonesia selalu menempatkan TNI sebagai institusi yang paling dipercaya oleh masyarakat. Capaian ini tentu menjadi tantangan dan tanggung jawab besar bagi jajaran penerangan TNI untuk mampu mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat tersebut dengan cara terus mempublikasikan kinerja dan capaian positif TNI di berbagai platform.

Kegiatan ini bertajuk “Penerangan TNI Yang Informatif Dan Komunikatif Siap Bekerjasama Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional”.

“Saya berharap tema tersebut dapat benar-benar diwujudkan sekaligus sebagai acuan dan motivasi kerja seluruh jajaran penerangan TNI,” tegasnya.

Absa-wied