blank
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Padmasari Mestikajati berdialog langsung dengan petugas Dinkes Grobogan saat peninjauan operasi yustisi di Kecamatan Toroh. Foto : hana eswe.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Pelaksanaan operasi yustisi merupakan ikhtiar bersama. Hal tersebut dikatakan Padmasari Mestikajati, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Usai pelaksanaan operasi yustisi pendisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan cegah Covid-19 bersama instansi samping yang digelar di dua tempat, Rabu (14/10/2020), Padma mengungkapkan pemerintah dengan jajarannya dan DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk terus menurunkan angka Covid-19.

Baca juga Operasi Yustisi di Grobogan, 40 Pelanggar 16 di Antaranya Wajib Tes Swab

“Melalui operasi yustisi ini menurut saya cukup efektif. Hal tersebut karena masyarakat menjadi lebih disiplin menjalankan 3M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Di samping itu, masyarakat menjadi teredukasi,” kata Padmasari, dari Partai Golkar ini.

Dalam operasi ini, katanya, ternyata ditemukan masyarakat yang masih kurang paham tentang bahaya Covid-19.

Terkait dengan hukuman sosial yang diberikan kepada para pelanggar, Padma mengungkapkan hal itu wajar saja. Pihaknya meyakini, jika dengan hukuman sosial seperti menghafalkan sila Pancasila atau membersihkan lingkungan sekitar, sudah memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Menurut saya, sanksi sosial tersebut wajar saja. Saya tadi juga sudah mengobrol kepada Kasatpol PP Grobogan, agar dalam operasi ini diberikan hukuman yang mengedukasi masyarakat, bukan hukuman fisik,” ujar putri dari tokoh Jawa Tengah, Bambang Sadono ini.

blank
Operasi yustisi ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan 3M dan hindari kerumunan di masa pandemi Covid-19. Foto : hana eswe.

Bentuk Perhatian

Di samping sanksi sosial, dalam operasi yustisi ini juga diadakan uji swab bagi masyarakat secara gratis melalui Dinas Kesehatan Grobogan. Padma mengungkapkan, adanya uji swab ini merupakan bentuk perhatian negara hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Tadi juga dilengkapi dengan uji Swab dari Dinkes Grobogan. Adanya uji swab ini merupakan bentuk kalau negara hadir. Swab mandiri kan masih dirasa mahal untuk masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Penindakan Perda Satpol PP Grobogan, Eni Erawati menjelaskan tujuan dari adanya operasi yustisi guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Grobogan. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19. Yakni dengan melaksanakan 3M dan hindari kerumunan.

Hana Eswe-trs