JEPARA (SUARABARU.ID)– Jumlah warga Jepara yang terpapar covid-19 terus bertambah. Minggu (12/7) malam Juru Bicara   Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jepara , dr M. Fahruddin mengumumkan kembali 34 orang penduduk  Jepara yang terkonfirmasi positif covid-19   berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Mereka berasal dari Kecamatan Jepara 14 orang, Kalinyamatan 7 orang, Pecangaan 7 orang, Tahunan, Bangsri, Welahan, dan Mayong masing- masing 2 orang serta Pakis Aji dan Batealit masing-masing 1 orang. Dengan demikian warga Jepara yang terpapar covid-19 jumlah akumulatifnya  mencapai 659 orang.

Data hasil pemeriksaaan laboratorium terkonfirmasi positif covid-19 , Minggu 12 Juli 2020 jam 20.00.

Sedangkan bila dihitung dengan jumlah warga luar Jepara yag dirawat di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan Jepara, jumlah akumulatifnya mencapai 694 orang.

Sementara  dalam portal resmi GTPP Jepara, htpp://corona.jepara.go.id/ diumumkan dari   694 orang tersebut 91 orang dinyatakan sembuh, 42 meninggal dunia, dan 561 orang masih positif covid-19 dan dalam perawatan.

Dari jumlah ini, 538 orang dirawat didalam daerah dan 23 orang dirawat diluar daerah. Mereka yang dirawat di rumah sakit 52 orang di RSUD RA Kartini 19 orang, RS Rehatta Kelet 22 orang, RSI Sultan Hadlirin 3 orang, RS Graha 5 orang dan 3 orang di rawat di RS PKU Muhamaddiyah Mayong.

Dengan demikian 509 orang positif covid-19 dirawat diluar rumah sakit. Berdasarkan catatan SUARABARU.ID, dari jumlah ini terdapat tenaga kasehatan yang menjalani karantina sebanyak 72 orang. Ini berarti 437 orang lainnya dirawat dirumah masing-masing dengan isolasi mandiri.

Banyaknya pasien covid-19 ini membuat rumah sakit yang ada di Jepara kelebihan beban atau overload.  Dalam portal resmi GTPP Jepara, htpp://corona.jepara.go.id/ yang di umumkan ada 64 orang pasien yang menunggu dirujuk dengan rincian RSUD RA Kartini 23 orang, RS Rehatta 11 orang, RSI Sultan Hadlirin 21 orang, dan RS Graha Husada  9 orang.

Hadepe – ua