Bagikan
Selagi para relawan siaga bencana basah kuyub berupaya membuka kembali akses hubungan darat yang macet, tak satu pun pengendara yang peduli turun membantu.(suarabaru.id/bp)

WONOGIRI – Hujan turun sejak pagi di Kabupaten Wonogiri. Dampaknya, telah menyebabkan pohon tanaman tegakan hutan, roboh melintang jalan di ruas jalur antarprovinsi Wonogiri (Jateng)-Pacitan (Jatim). Lokasinya di Kilometer 25, tepatnya di area Hutan Gunung Pegat, Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.

”Pohon tumbang menutup seluruh badan jalan, sehingga praktis macet. Baik itu arus lalu lintas yang datang dari arah Wonogiri maupun dari arah Pacitan,” ujar Narto. Oleh warga Dusun Kepuh Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, kejadian pohon tumbang yang melintang jalan ini, telah dilaporkan pamong desa dan diteruskan ke Polsek Nguntoronadi.

Laporan juga disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapaten Wonogiri. Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, menyatakan, telah mengirimkan relawan siaga bencana dari brigade Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. ”Langsung dilakukan penanganan,” tegasnya.

Pohon tumbang yang roboh melintang jalan tersebut, adalah jenis Sonokeling yang merupakan tanaman tegakan (inti) hutan di Petak 41 A area Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gebang, Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonogiri. Kejadiannya berlangsung Selasa pagi (22/1) pukul 08.00. Tidak ada korban jiwa, sebab saat pohon itu tumbang, kebetulan tidak ada kendaraan yang melintas.

Upaya penanganan di lokasi Gunung Pegat, dilakukan bersama personel Polsek dan anggota Koramil Nguntoronadi, pamong desa dan warga masyarakat. Personel Polsek Nguntoronadi terdiri atas Aiptu Sukar, Bripka Umar Jamzani, Brigadir Edi Wiyanto dan Brigadir Andi Suryatmoko. Oleh relawan siaga bencana dari TRC-BPBD Kabupaten Wonogiri, segera dilakukan pemotongan dahan, ranting dan pohon yang tumbang, untuk kemudian digotong ke arah pinggir. Tujuannya, agar akses hubungan darat antarprovinsi yang macet, segera terbuka kembali. ”Alhamdullah, langsung dapat kita tangani dengan cepat, dan kemacetan dapat segera diatasi, sekarang sudah terkondisikan kembali lancar,” tegas Bambang Haryanto.(suarabaru.id/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here