blank
Anjungan Kabupaten Kudus di Maerakaca dengan bangunan khasnya yang mengacu ke Masjid Menara Kudus . Foto: R. Widiyartono

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kota Semarang kini menjadi seb8uah destinasi penting di Jawa Tengah. Pada hari biasa terlebih hari libur, bus-bus pariwisata dari berbagai kota datang ke sini.

Para wisatawan kini selalu datang ke Semarang dengan tujuan ke Kota Lama, Lawang Sewu, Kelenteng Sam Po Kong atau Gedung Batu. Tetapi sebenarnya adajuga tempat wisata yang sudah ada sejak tahun 90-an, yaitu Puri Maerakaca, yang merupakan Taman Mininya Jawa Tengah, di kawasan Tawangmas, dekat Bandara Ahmad Yani.

Puri Maerakaca tang kemudian bertransformasi menjadi Grand Maerakaca Semarang memang sudah banyak berubah. Semula kawasan ini memang hanya berupa bangunan berupa anjungan masing-masing kabupaten/kota di Jawa Tengah yang jumlahnya 35 bangunan.

Dulu masing-masing kabupaten/kota memang memelihara anjungannya, bahkan ada petugas dari kabupaten/kota yang bersangkutan. Sehingga semuanya terpelihara relatif baik.

Tetapi sekarang memang berubah, bahkan ada anjungan yang sudah ambruk karena beberapa tahun lalu terbakar, sampai sekarang pun tidak diperbaiki. Pemkab/pemkot tidak lagi secara penuh mengelolanya.

Memang masih ada beberapa anjungan yang menyediakan hasil kerajinan setempat. Tetapi yang lain banyak yang tidak dijaga atau bahkan tutup. Grand Maerakaca kini dikelola oleh PT PRPP Jawa Tengah sebagai BUMD.

Terus Dikembangkan

Memang, Maerakaca tidak hanya bangunan anjungan 35 kabupaten/kota di Jateng. Kini, pohon bakau yang makin rimbun juga menjadi daya Tarik bagi wisatawan.