blank
Peserta Sarasehan Pengelola Kerjasama Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2023 dengan penyelenggara LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah berfoto bersama di sela kegiatan. (Dok/UMS)

SURAKARTA (SUARABARU.ID)- Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah menggelar Sarasehan Pengelola Kerjasama Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2023.

Kegiatan mengambil tema “Mendorong Kembali Program Internasionalisasi Perguruan Tinggi pasca Pandemi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI” berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) serta The Alana Hotel and Convention Center Solo selama dua hari hingga Rabu (13/12).

Kegiatan diisi sejumlah pemateri diantaranya Koordinator Bidang Research and Staff Mobility Universitas Airlangga Tofan Agung Eka Prasetya, Ph.D., Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Padjajaran Ronny Lesmana, dr., M.Kes., AIFO., PhD, serta Kepala Kantor Urusan Internasional Institut Teknologi Sepuluh November Prof. Maria Anityasari, Ph.D.

Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah VI Adhrial Refaddin, SIP., MPP. mengemukakan, forum sarasehan ini menjadi waktu tepat untuk menguatkan strategi program internasionalisasi yang selama masa pandemi sempat tertunda.

Diharapkan, pada tahun 2024 di dalam kerangka Kampus Merdeka, PTS se-Jawa Tengah dapat menginisiasi program-program baru untuk internasionalisasi. “Saat pandemi, saya mengatakan bahwa Internasionalisasi tidak akan berhenti.

blank
Wakil Rektor V Bidang Kerjasama dan Urusan Internasional UMS Prof. Supriyono, S.T., M.T, Ph.D. sedang menyampaikan sambutan pada Sarasehan Pengelola Kerjasama Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2023 dengan penyelenggara LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah yang berlangsung di kampus UMS (Dok/UMS)

Saat pandemi kita merencanakan strategi agar kita lebih siap untuk bermitra dengan perguruan tinggi luar negeri. Dan ini saat yang tepat,” kata Adhrial.

Sementara itu Wakil Rektor V Bidang Kerjasama dan Urusan Internasional UMS Prof. Supriyono, S.T., M.T, Ph.D. mengatakan, sarasehan menjadi wahana dalam menghadapi tantangan namun sekaligus menjadi peluang Hal demikian karena ada dorongan dari pemerintah untuk menjadikan PTS di Indonesia memasuki kancah dunia.

“Forum ini dapat mengembangkan kerjasama demi kemajuan kita bersama dalam menghadapi tantangan dan peluang. Saat ini ada kemauan  cukup besar yang mendorong riset dan inovasi Perguruan Tinggi di Indonesia dalam kancah dunia,” jelasnya.

Bagus Adji