blank
Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono SPi MSi (kelima dari kiri), usai menerima penghargaan Lifetime Achievement Hipka Jateng dari Himpunan Pengusaha Kahmi Jawa Tengah. Foto: Dok/Hipka

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Wakil Ketua DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono, SPi MSi menerima penghargaan Lifetime Achievement Hipka Jateng dari Himpunan Pengusaha Kahmi Jawa Tengah, sebagai Politisi Penggerak Ekonomi Kerakyatan di Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut diterima pada Safari Ramadan Hipka yang berlangsung di Hotel Gets Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (8/4/2023).

Ferry dinilai memilki kepedulian terhadap ekonomi kerakyatan di Jawa Tengah. Diketahui, sejumlah upaya yang dilakukan untuk menggerakkan Ekonomi Kreatif (Ekraf) diantaranya terlibat langsung bersama anak-anak muda kreatif Banjarnegara, Purbalingga dan Kebumen membuat film dan lagu dengan nuansa kearifan lokal.

Bahkan Ferry langsung terjun menjadi pemain dan menjadi Executive produser. “Kreatifitas anak-anak muda pembuatan film dan lagu berdampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pengembangan ekonomi kreatif,” kata Ferry, Minggu (9/4/2023).

Menurutnya, perkembangan masyarakat sudah mulai menggunakan media sosial, pihaknya mendorong agar ada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Sektor UMKM dan ekonomi kreatif harus mendapatkan porsi lebih dari pemerintah.

Bahkan, seluruh wilayah di Jateng dapat terakses internet, mendorong terwujudnya desa digital. Di masing-masing desa harus ada spot center digital untuk kegiatan ekonomi kreatif. Juga mendorong literasi dunia digital, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif sudah melek digital.

“Selain itu juga dilatih memasarkan, bertransaksi dengan dunia digital. Melatih menggunakan kata kunci, dihubungkan dengan sektor lain. Ini perlu pelatihan dan dorongan,” tukasnya.

Selain UMKM, Ferry juga mendorong Desa Wisata mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Ketika sebuah desa sudah memiliki tiga komponen yakni potensi wisata, minat dan kesiapan masyarakat terhadap pengembangan destinasi wisata setempat dan keunikan konsep desa wisata, maka yang dibutuhkan adalah adanya keterbukaan, bersatu dan kekompakan.

” Ada banyak manfaat dari pengembangan desa wisata. Selain mendongkrak perekonomian warga, juga membantu menjaga kelestarian budaya daerah dan nasional, serta lingkungan hidup,” kata dia.