Sebagai narasumber adalah Dedy Mulyadi – Ketua APSAI Kota Semarang dan Dr. Martini Rachma Ningrum – Dokter Perujuk Laboratorium CITO.

Independen
Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) merupakan lembaga Independen yang dapat menentukan kriteria kelayanan sebuah perusahaan terhadap pemenuhan hak-hak anak, dan mengukur kelayakan sebuah perusahaan yang layak bagi anak.

Ini merupakan salah satu dari mandat UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 72 yang menyatakan, masyarakat berperan serta dalam perlindungan anak, baik perseorangan maupun kelompok.

Masyarakat yang dimaksud meliputi orang perseorangan, lembaga perlindungan anak, lembaga kesejahteraan sosial, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, dunia usaha dan media massa.

Peran dunia usaha diwadahi menjadi satu dalam asosiasi yang selanjutnya diberikan nama Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia.

Demikian dikatakan oleh Tsaniatus Solihah , Direktur Anantaka, Jumat (27/1/2023) dalam talk show memperingati Hari Gizi Nasional , selaku ketua panitia.

Edukasi
Tsaniatus Solihah menyampaikan, kegiatan ini diharapkan bisa memberikan edukasi terhadap anak dan remaja dalam mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, sehingga anak-anak bisa menjadi anak yang sehat sesuai dengan kebutuhan gizinya.

“ Seperti kita ketahui anak-anak banyak disuguhkan dengan makanan yang kurang sehat baik di rumah, di sekolah atau jajanan yang dijual bebas, sehingga mereka perlu untuk mengetahui informasi tentang gizi agar mereka bisa mengatur apa yang mereka konsumsi agar bisa memenuhi standar kebutuhan gizi nya,”ujarnya.