blank
Zuli Silawanto, Ketua Komite Perwasitan dan Pertandingan PP KBI (kaos merah) memberikan materi dalam Pelatihan Pelatih dan Penataran Wasit, di Hotel Get Semarang, Sabtu (10/9/2022). Foto : Absa

SEMARANG (SUARABARU.ID) Pengurus Provinsi (Pengprov) Kick Boxing Indonesia (KBI) Jawa Tengah, siapkan atlit-atlit berkualitas dan berbakat untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pra Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah pada bulan Oktober 2022 mendatang.

“Kita nanti persiapan untuk mengikuti Kejurnas di Riau pada 6 Oktober 2022, terus pada bulan yang sama pada 28 Oktober 2022 Pra Porprov di Semarang,” kata Eko Firli Ketua Pengprov KBI Jawa Tengah di sela-sela Pelatihan Pelatih dan Penataran Wasit, di Hotel Get Semarang, Sabtu (10/9/2022).

Prestasi yang baru saja diraih atlit KBI Jawa Tengah, lanjutnya, adalah juara umum eksibisi Pekan Olah Raga Nasional (PON) belum lama ini, yang nantinya akan dipertandingkan dalam PON berikutnya.

Disampaikan pula Firli, Pengprov KBI Jawa Tengah juga sudah melakukan sosialisasi terkait olahraga Kick Boxing dengan aturan pertandingan yang benar, ke beberapa Kota/Kabupaten di Jawa Tengah.

“Kemarin bersama pelatih nasional itu, kita juga sudah muter ke beberapa Kota/Kabupaten. Di Semarang, Kudus, Solo dan Kabupaten Magelang, untuk sosialisasi tentang aturan dasar pertandingan olahraga Kick Boxing. Selain juga mencari atlit-atlit berbakat untuk nantinya akan dilatih di Akademi Kick Boxing di Jakarta,” terang Ketua Periode 2018-2022 ini.

blank
Eko Firli Ketua Pengprov KBI Jawa Tengah dalam pembukaan Pelatihan Pelatih dan Penataran Wasit, di Hotel Get Semarang, Sabtu (10/9/2022). Foto : Dok Absa

Pengprov Jawa Tengah Paling Aktif

Apresiasi dari Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) diberikan kepada Pengprov KBI Jawa Tengah, yang dinilai aktif dalam berorganisasi dan menggelar event-event olahraga Kick Boxing, dibandingkan dengan Pengurus Provinsi lain.

“Pengprov KBI di Indonesia sebenarnya sudah hampir semua ada, namun banyak yang terkesan mandeg ya. Yang paling aktif itu ya, Pengprov Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Utara, Kepulauan Riau, DKI. Selain itu juga banyak yang belum dapat support dari KONI di daerah,” ungkap Zuli Silawanto, Ketua Komite Perwasitan dan Pertandingan PP KBI.

Dikatakan pula, bahwa PP KBI terbentuk sebagai wadah organisasi KBI sejak tahun 2015 lalu, kemudian di tahun 2019 diterima oleh KONI dan terbentuk kepengurusan di Jawa Tengah tahun 2018.

“Sekarang PP KBI itu di bawah Internasional Federationnya WAKO (World Association Of Kickboxing Organization), satu-satunya organisasi terbesar Kick Boxing terbesar di dunia, yang saat ini audah diterima International Olimpic Comitte,” urai Zilu

Jadi WAKO adalah, imbuhnya, satu-satunya organisasi yang dapat mengantar atlit-atlit berbakat Indonesia untuk bertarung hingga di dunia internasional. Dan sampai saat ini, KBI sudah mengikuti beberapa kejuaraan multi event di luar Indonesia.

“Tahun lalu kita sudah mengikuti event dua kali sea games. Dan belum lama ini kita juga mengikuti Islamic Solidarity Game di Turki dan atlit kita memperoleh medali,” pungkasnya.

Absa