blank
Karyawan PTSG mempersiapkan limbah kulit sebelum dijadikan bahan pengumpanan. Foto: Humas SG

REMBANG (SUARABARU.ID) – Limbah kulit sisa produksi tas dari Kabupaten Grobogan PT dimanfaatkan oleh PT Semen Gresik (PTSG) sebagai bahan bakar alternatif atau Alternative Fuel dan Raw Material (AFR). Optimalisasi pemanfaatan bahan bakar alternate ini sebagai pendukung bahan bakar utama.

Senior Manajer Komunikasi dan CSR PTSG Dharma Sunyata menandaskan, pemanfaatan limbah kulit merupakan bagian dari perbaikan berkelanjutan untuk mencapai manufacturing excellence agar operasional pabrik lebih efisien serta mengurangi tingkat polusi udara karena rendah emisi.

“Selain itu, limbah kulit dinilai lebih ekonomis karena dengan 1 ton limbah kulit mampu  menggantikan 1,05 ton batu bara,” kata Dharma.

Sesuai hasil analisis laboratorium, tambah Dharma, limbah sisa produksi tas memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi yaitu lebih dari 4.000 kal. Dengan demikian, limbah sisa produksi tas ini sangat berpotensi untuk dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif di samping bahan bakar utama batu bara, “ ujar Dharma dalam siaran yang diterima suarabaru.id, Rabu (22/6/2022).