Tim SAR Gabungan Jumat (13/5) mengevakuasi mayat pemancing asal Desa Wonoharjo, Rowokele Kebumen, yang tergulung ombak di Pantai Jetis,, Nusawungu, Cilacap.(Foto:SB/Sie Humas Polres)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Sempat dinyatakan hilang terseret ombak saat memancing di breakwater atau border pemecah ombak Pantai Jetis, Cilacap, Agus Priyanto (22), warga Dusun Luwung, Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele, Kebumen ditemukan meninggal dunia.

Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Kebumen Aiptu S Catur Nugraha mengungkapkan, korban ditemukan Jumat (13/5) siang sekitar pukul 15.30 WIB, oleh pengunjung pantai yang melihat mayat mengapung di tengah muara.

“Jenazah ditemukan kurang lebih 20 meter dari titik awal mula hilang ke arah selatan. Masih di sekitar alur muara Kali Bodo di perbatasan Pantai Logendung Ayah dan Pantai Jetis Nusawungu Cilacap,”jelas Aiptu Catur.

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban tergulung ombak di Pantau Jetis, Nusawungu, Cilacap menggunakan perahu karet.(Foto:SB/Sie Humas Polres)

Warga yang melihat korban mengapung di tengah air lantas melaporkan ke Tim SAR Gabungan yang sedang melakukan pencarian dan dievakuasi ke daratan menggunakan perahu karet.

Seperti diberitakan sebelumnya, Agus Priyanto (22) warga Dusun Luwung, Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele, Kebumen, terseret ombak saat mancing di breakwater atau border pemecah ombak Pantai Jetis, Cilacap, Kamis (12/5).

Korban hilang sekitar Pukul 12.30 WIB saat membetulkan mata kail yang nyangkut di borderan pemecah gelombang.

Saat korban turun berada dekat di permukaan air untuk membetulkan, tiba-tiba ombak tinggi menyapu korban hingga jatuh ke muara.

Warga setempat yang melihat peristiwa tersebut sempat berusaha menolong korban dengan menggunakan papan selancar namun tubuh pemancing itu hilang tidak tertolong.

Setelah dievakuasi, j enazah telah diserahkan oleh Tm SAR Gabungan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Komper Wardopo